Breaking News
light_mode

Kiai Muhib Ungkapkan Syarat Menyempurnakan Puasa Ramadhan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
  • visibility 958
  • comment 0 komentar

Pohjentek, NU Pasuruan

Pada saat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, kita tentunya ingin ibadah tersebut bernilai pahala. Tidak hanya sekadar mendapatkan lapar dan haus, atau hanya menggugurkan kewajiban saja tetapi menghapus dosa.

Menanggapi hal tersebut Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Muhibbul Aman Aly menjelaskan syarat syarat yang harus dilakukan untuk menyempurnaakan puasa ramadhan pertama adalah melakukan shalat tarawih, kedua mengkhatamkan Al Qur’an dan ketiga membayar zakat fitrah.

“Jika ada orang puasa Ramadhan tetapi dosanya tidak diterima maka termasuk orang yang rugi karena Allah membagikan rahmad dan maghfiroh di bulan Ramadhan,” ujarnya pada saat Khodmil Qur’an PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (7/04/2024).

Menurutnya shalat sunnah tarawih merupakan shalat yang dapat dilakukan di bulan Ramadhan. Jika dilakukan dibulan yang lainnya pasti di anggap ngelindur.

“Jika ada orang yang trawaehnya bolong bolong minta rahmad dan maghfiroh, mimpi sampean apalagi Lailatul Qadar mustahil,” paparnya

Lebih lanjut Kiai Muhib mengatakan, kedua khataman Al Qur’an minimal sekali. Imam abu les asmorokondii dalam dawuhnya mengatakan satu tahun minimal khatam dua kali pertama bulan ramadhan kedua diluar bulan romadhon.

“Jika sampai tidak khataman Al Qur’an jangan berharap rahmad dan maghfirah apalagi lailatul qadar mustahil,”tambahnya.

Dirinya menegaskan bagi orang yang tidak bisa membaca Al Qur’an cukup mendengarkan saja karena itu sama halnya dengan membaca Al Qur’an.

“mendengarkan orang yang membaca Al Qur’an sampai khatam sama halnya dengan khataman Al Qur’an,” tendasnya.

Adapun yang ketiga adalah membayar zakat fitrah tujuannya adalah untuk membersihkan diri sendiri , jika zakat maal untuk memberikan modal dari haknya mustahikin. Menurutnya orang wajib zakat namun tidak zakat seperti halnya mencuri haknya fakir miskin.

“Orang yang tidak zakat hakikatnya seperti maling yang mencuri barangnya orang kaya,” ujarnya.

Apabila ada yang bertanya lebih bagus mana orang yang tidak zakat dengan maling jawabannya sama sama jelek.”Kalau maling jelek saja tetapi kalau tidak zakat ya jelek ya kaparat,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • H Fausi, Teladan Bagi Kader dan Anak Muda NU

    H Fausi, Teladan Bagi Kader dan Anak Muda NU

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
    • visibility 997
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanBerpulangnya H Fausi pada Jumat (15/03/2024) dini hari, meninggalkan banyak kenangan serta warisan inspirasi bagi banyak kalangan. Mengingat almarhum tercatat aktif di beberapa organisasi, khususnya di Nahdlatul Ulama (NU). Diantaranya pernah menjadi Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Kabupaten Pasuruan dan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan. Saat ini, almarhum […]

  • Ngaji Muharraman KGSKR GUSDURian Pasuruan, Baca Puisi Gus Mus

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • visibility 783
    • 0Komentar

    Kegiatan Ngaji Muharraman yang dilaksanakan oleh Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan, Jumat (6/9/2019), bertempat di Aula SMAN 1 Bangil, dalam sesi pembacaan puisi, membacakan puisi karya KH. A. Mustofa Bisri, yang berjudul “Selamat Tahun Baru Kawan”. Adapun yang membaca puisi tersebut adalah Dita Febrianti, siswi SMAN 1 Purwosari. Berikut puisi tersebut: Selamat […]

  • Innalillahi, Ustadz Khudlori Nachrowi Aktifis LDNU Pasuruan Wafat

    Innalillahi, Ustadz Khudlori Nachrowi Aktifis LDNU Pasuruan Wafat

    • calendar_month Sab, 15 Jan 2022
    • visibility 999
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanKabar duka kembali datang dari Kabupaten Pasuruan. Musababnya, Ustadz H Khudlori Nachrowi, Wakil Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan wafat pada Jumat (14/01/2022) malam. “Pukul 11.00 WIB pagi tadi dikebumikan. Kami sangat kehilangan,” ujar Ustadz Subhani, Wakil sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan, kepada NU Pasuruan, Sabtu (15/01/2022). […]

  • Gerak Cepat, NU Peduli Pasuruan Dirikan Dapur Umum Untuk Warga Terdampak Banjir

    Gerak Cepat, NU Peduli Pasuruan Dirikan Dapur Umum Untuk Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • visibility 1.104
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan NU Peduli Pasuruan mendirikan dapur umum mendirikan dapur umum untuk warga yang terdampak banjir akibat hujan deras di Pasuruan, di Yayasan Al Baka Rejoso, Kamis (30/01/2024). Kordinator NU Peduli Pasuruan Aris Felani mengatakan, hujan deras selama dua hari mengakibatkan daerah aliran sungai Rejoso meluap. Luapan tersebut mengakibatkan tiga kecamatan yang dilaluinya terendam. Sekitar […]

  • Pandemi Tak Halangi 53 Pelajar Ikuti Makesta Raya IPNU-IPPNU Pohjentrek

    Pandemi Tak Halangi 53 Pelajar Ikuti Makesta Raya IPNU-IPPNU Pohjentrek

    • calendar_month Sel, 16 Mar 2021
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Kabupaten PasuruanPimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Pohjentrek menggelar kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) bertempat di Aula Utama Pondok Pesantren Ar-Roudloh, Kecamatan Paserpan, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 13-14 Maret 2021 ini, tidak hanya diikuti oleh delegasi pelajar Nahdlatul Ulama (NU) […]

  • Aswaja NU Center Kabupaten Pasuruan Perkuat Aqidah AnNahdliyah Dikalangan Santri

    Aswaja NU Center Kabupaten Pasuruan Perkuat Aqidah AnNahdliyah Dikalangan Santri

    • calendar_month Ming, 26 Des 2021
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Menjaga tradisi NU dan amaliyah Aqidah Ahlussunnah wal Jamaah Annahdliyah, menjadi perhatian Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Salah satunya melalui pengajian penguatan aswaja yang digelar besama santri Pondok Pesantren Assholach. Pengajian ini dilaksanakan pagi hari Ahad, 26 Desember 2021 di Aula KH. Zainuddin MA Assholach Kejeron Gondangwetan. Kegiatan ini dibuka langsung oleh pengasuh Pondok […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca