Breaking News
light_mode

Mengenal KH Abdul Ghofur Cholil Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan 1980-2001

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
  • visibility 1.118
  • comment 0 komentar

KH Abdul Ghofur Cholil merupakan Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan pada tahun 1980- 2001 beliau adalah putra dari pasangan H Cholil dan Mazidah.

Beliau di lahirkan perkiraan tahun 1910 H di Surabaya dan tidak diketahui tanggal dan bulanannya.Beliau termasuk kiai kharismatik yang banyak mengisi pengajian di wilayah kota maupun Kabupaten Pasuruan

Pendidikan

Pada umur tujuh tahun Ghofur Kecil sudah hafal alfiyah padahal mempelajari ilmu alat tersebut sangatlah sulit. Selain itu ia juga pernah mendalami ilmu di Kiai Cholil Bangkalan setelah itu ia pulang ke Pasuruan dan melanjutkan mengaji di Kiai Dahlan Gentong kemudian di kirim ke Pondok Pesantren Kasingan Rembang bersama KH Abdul Hamid, KH Abdurohim Singopolo Surabaya dan KH Mahrus Ali Kediri. Pasca dari Rembang ia melanjutkan mondok di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Mendirikan Pondok Pesantren

Sepulang dari mondok Kiai Ghofur menikah dengan Nyai Hj Munawaroh putri dari KH Anwar dari Surabaya. Oleh mertuanya dikasih dikasih sebidang tanah untuk di bangun Pondok Pesantren, sehingga lahirlah Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al Ghofuri di Bugul Lor Kota Pasuruan.

Banyak santri yang mengaji di sana di antaranya KH Abdullah Nasor Karangpandan, KH Abdullah Khunen Lekok, Gus Nasih bin Abdul Hamid, Pengasuh Pondok Pesantren Metal dan banyak yang sudah menjadi kiai besar.

Kiai Ghofur selalu menekankan agar santrinya terus menghafal dan memahami ilmu nahwu dan sharaf selain itu beliau juga teliti dalam mengambil hukum syariah.

Perjuangan di Nahdlaatul Ulama Pasuruan

Pada masa kepemimpinan NU sekitar tahun 1965-1974 kepemimpinan Rois Syuriah di emban oleh KH Ahmad Djufri. Ketegasnya dalam menaati hukum syariah yang di terapkan di NU salah satunya adalah memisahkan IPNU dan IPPNU di Kabupaten Pasuruan hingga sekarang.

Umat Menangis

Diusianya yang tidak muda Kiai Ghofur selalu menyempatkan untuk mengajar murid muridnya hingga sakit sehingga berhenti mengajar. Selama sakit beliau di rawat di RSUD Soedarsono Pasuruan, RS Aisyah Malang, RS Lavalette Malang kemudian sembuh di bawa pulang namun, beberapa hari kemudian di kembali di bawa di RS Saiful Anwar dan kondisi tidak menentu kemudian di bawa pulang tempatnya hari Selasa dan Kamisnya beliau meninggal dan di makamkan di komplek pemakaman Masjid Jamik Pasuruan. Untuk diketahui Kiai Ghofur wafat pada usia 91 tahun tepatnya 21 Juni 2001 atau 29 Robiul Awal 1422.

(Sumber Buku Perjuangan Kiai NU Pasuruan)

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • UNU Pasuruan Gandeng Uniti.Asia Kembangkan Bisnis Keuangan Sosial Islam

    UNU Pasuruan Gandeng Uniti.Asia Kembangkan Bisnis Keuangan Sosial Islam

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan berkomitmen untuk melakukan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan. Hal itu dibuktikan melalui kerja sama internasional dengan lembaga Uniti.Asia Business Group Companies. Rektor UNU Pasuruan Abu Amar Bustomi menerangkan, Uniti.Asia Group merupakan lembaga bisnis berbasis keuangan sosial Islam. Lembaga ini membuka bisnis di sektor pendidikan, pengembangan properti, layanan Teknologi […]

  • Tekankan Komitmen Menulis ISNU Pasuruan  MoU dengan IAINU Bangil

    Tekankan Komitmen Menulis ISNU Pasuruan MoU dengan IAINU Bangil

    • calendar_month Sel, 31 Okt 2023
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan gelar Workshop sekaligus Memorandum of Understanding (MoU) bersama Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bangil di Kampus setempat, Ahad (29/10/2023). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adip Muhdi mengatakan bahwasanya titik tekan MoU adalah menekankan komitmen untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) […]

  • Mahasiswa UNU STAI Salahuddin dan PKK Randupitu Latih Warga Olah Cake Mocaf

    Mahasiswa UNU STAI Salahuddin dan PKK Randupitu Latih Warga Olah Cake Mocaf

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Gempol, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan bersama Tim Penggerak (TP) PKK Desa Randupitu menggelar sosialisasi dan pelatihan pembuatan cake slice berbahan dasar tepung mocaf di Balai Desa Randupitu, Ahad (20/07/2025). Kegiatan ini mengangkat tema ‘Pemberdayaan UMKM Berbasis Pangan Lokal’. Koordinator pelaksanaan, Pipit Novita, menjelaskan bahwa kegiatan […]

  • Ansor Banser Pasuruan Berduka, Kader Terbaik M Soleh Wafat

    Ansor Banser Pasuruan Berduka, Kader Terbaik M Soleh Wafat

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanGerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pasuruan berduka. Kader terbaiknya, Muhammad Soleh selaku Sekertaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Rejoso, wafat, Sabtu (16/03/2024). Ketua PAC Ansor Ilmy Sholeh mengungkapkan, merasa kehilangan sosok almarhum yang memiliki militansi dan istikamah dalam mengurus, merawat dan menjalankan program kegiatan Ansor. “Dalam berorganisasi semangatnya […]

  • Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
    • visibility 472
    • 0Komentar

    Perbincangan tentang pendirian dan/atau investasi terhadap Pabrik Minuman Keras (Miras) yang beberapa hari ramai dibicarakan, jauh sebelumnya, KH. Ahmad Djufri, Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten tahun 1965 hingga 1974, yang saat itu masih menjabat sebagai Rais Syuriyah, telah melarang masuknya pabrik miras di Pasuruan. Hal itu Beliau lakukan karena tidak ingin bahaya […]

  • Gus Taufiq Minta MWC dan Ranting Mengisi Waktu dan Tempat di Masyarakat dengan Program NU

    Gus Taufiq Minta MWC dan Ranting Mengisi Waktu dan Tempat di Masyarakat dengan Program NU

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU PasuruanWakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Ahmad Taufiq berpesan, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) serta perangkat organisasi menjalankan amanah Rais Syuriyah Almaghfurlah KH Ad Rahman Syakur. Hal itu diungkapkan pada Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Sabilillah, Dusun Jetis, Wilayah MWCNU […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca