Breaking News
light_mode

Mengenal KH Abdul Ghofur Cholil Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan 1980-2001

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
  • visibility 1.153
  • comment 0 komentar

KH Abdul Ghofur Cholil merupakan Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan pada tahun 1980- 2001 beliau adalah putra dari pasangan H Cholil dan Mazidah.

Beliau di lahirkan perkiraan tahun 1910 H di Surabaya dan tidak diketahui tanggal dan bulanannya.Beliau termasuk kiai kharismatik yang banyak mengisi pengajian di wilayah kota maupun Kabupaten Pasuruan

Pendidikan

Pada umur tujuh tahun Ghofur Kecil sudah hafal alfiyah padahal mempelajari ilmu alat tersebut sangatlah sulit. Selain itu ia juga pernah mendalami ilmu di Kiai Cholil Bangkalan setelah itu ia pulang ke Pasuruan dan melanjutkan mengaji di Kiai Dahlan Gentong kemudian di kirim ke Pondok Pesantren Kasingan Rembang bersama KH Abdul Hamid, KH Abdurohim Singopolo Surabaya dan KH Mahrus Ali Kediri. Pasca dari Rembang ia melanjutkan mondok di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Mendirikan Pondok Pesantren

Sepulang dari mondok Kiai Ghofur menikah dengan Nyai Hj Munawaroh putri dari KH Anwar dari Surabaya. Oleh mertuanya dikasih dikasih sebidang tanah untuk di bangun Pondok Pesantren, sehingga lahirlah Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al Ghofuri di Bugul Lor Kota Pasuruan.

Banyak santri yang mengaji di sana di antaranya KH Abdullah Nasor Karangpandan, KH Abdullah Khunen Lekok, Gus Nasih bin Abdul Hamid, Pengasuh Pondok Pesantren Metal dan banyak yang sudah menjadi kiai besar.

Kiai Ghofur selalu menekankan agar santrinya terus menghafal dan memahami ilmu nahwu dan sharaf selain itu beliau juga teliti dalam mengambil hukum syariah.

Perjuangan di Nahdlaatul Ulama Pasuruan

Pada masa kepemimpinan NU sekitar tahun 1965-1974 kepemimpinan Rois Syuriah di emban oleh KH Ahmad Djufri. Ketegasnya dalam menaati hukum syariah yang di terapkan di NU salah satunya adalah memisahkan IPNU dan IPPNU di Kabupaten Pasuruan hingga sekarang.

Umat Menangis

Diusianya yang tidak muda Kiai Ghofur selalu menyempatkan untuk mengajar murid muridnya hingga sakit sehingga berhenti mengajar. Selama sakit beliau di rawat di RSUD Soedarsono Pasuruan, RS Aisyah Malang, RS Lavalette Malang kemudian sembuh di bawa pulang namun, beberapa hari kemudian di kembali di bawa di RS Saiful Anwar dan kondisi tidak menentu kemudian di bawa pulang tempatnya hari Selasa dan Kamisnya beliau meninggal dan di makamkan di komplek pemakaman Masjid Jamik Pasuruan. Untuk diketahui Kiai Ghofur wafat pada usia 91 tahun tepatnya 21 Juni 2001 atau 29 Robiul Awal 1422.

(Sumber Buku Perjuangan Kiai NU Pasuruan)

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Banser Rejoso Korban Kecelakaan saat Bertugas dapat Santunan Lazisnu

    Anggota Banser Rejoso Korban Kecelakaan saat Bertugas dapat Santunan Lazisnu

    • calendar_month Rab, 19 Mei 2021
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan memberikan santunan kepada anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang mengalami kecelakaan ketika bertugas mengamankan jalan saat lebaran, Sabtu (15/5/2021). Ketua PC LAZISNU Kabupaten Pasuruan Muhammad Nawawi, segera bergerak ketika mengetahui kabar duka itu untuk segera memberikan santunan. “Alhamdulillah, senin […]

  • Jelang MPLS, IPNU Pasuruan Perkuat Administrasi dan Public Speaking

    Jelang MPLS, IPNU Pasuruan Perkuat Administrasi dan Public Speaking

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Paserpan, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Smart Communicator di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Paserpan, Ahad (4/5/2025). Wakil Ketua PC IPNU Kabupaten Pasuruan, Khusnul Yaqin, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penguatan kapasitas komunikasi dan administrasi kader. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari pelatihan […]

  • Kebutuhan & Realisasi Harapan Rais Syuriyah, NU Pasuruan Bangun Pagar Kantor

    Kebutuhan & Realisasi Harapan Rais Syuriyah, NU Pasuruan Bangun Pagar Kantor

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar peletakan batu pertama pagar di kompleks perkantoran PCNU setempat, Jl Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Rabu (7/06/2023). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyampaikan, rasa syukur atas dimulainya pembangunan pagar di perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan. Hal itu sebagai upaya meningkatkan keamanan sekaligus mewujudkan harapan Almaghfurlah KH […]

  • Kumpulan Doa Masuk Bulan Rajab Lengkap Beserta Artinya

    Kumpulan Doa Masuk Bulan Rajab Lengkap Beserta Artinya

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal shaleh sebagai bentuk taqarrub kepada Allah SWT, termasuk memperbanyak doa, dzikir, dan ibadah sunnah. Salah satu doa yang masyhur dibaca saat memasuki bulan Rajab adalah doa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Doa ini […]

  • Konflik Masjid Hidayatulloh Usai, LPBHNU Kab. Pasuruan Gelar Tasyakuran & Buka Bersama

    • calendar_month Sab, 18 Mei 2019
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU) kabupaten Pasuruan gelar Tasyakuran di Masjid Hidayatulloh Kota Pasuruan, Jum’at (17/5). Diungkapkan oleh Ta’mir Masjid, bahwa tasyakuran ini merupakan ungkapan syukur atas selesainya permasalahan sengketa Masjid Hidayatulloh Pasuruan. Dan diketahui, beberapa hari yang lalu masjid tersebut sempat memicu konflik antara kelompok Salafi Wahabi dengan kelompok NU. […]

  • Ketua NU Pasuruan Jelaskan Makna Santri

    Ketua NU Pasuruan Jelaskan Makna Santri

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • visibility 722
    • 0Komentar

    Phojentrek, NU Pasuruan Istilah santri biasanya dinisbatkan kepada mereka yang tengah menimba ilmu agama Islam di sebuah tempat bernama pesantren. Santri juga bisa diartikan sebagai orang yang beribadat dengan sungguh-sungguh Mennggapi hal tersebut Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin menjelaskan tiga makna santri menurut ulama Pasuruan. Hal itu disampaikan pada […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca