Breaking News
light_mode

Refleksi Perjuangan Ketua IPPNU Kabupaten Pasuruan dari Masa ke Masa

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 30 Mar 2022
  • visibility 539
  • comment 0 komentar

Ketua memegang peranan sentral dengan menjadi kepala pada tubuh sebuah organisasi. Buku ini menceritakan kisah perjuangan para ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan dari masa ke masa. Di mana keputusan dan langkahnya dapat membawa kemajuan serta memperbaiki stigma negatif di masyarakat terkait dengan aktifis perempuan.

Buku berjudul ‘The Journey of IPPNU Kabupaten Pasuruan’ ini berisi kisah perjuangan dari 10 Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan. Buku ini disusun oleh pengurus di tingkat Cabang masa khidmah 2015-2017. Tujuan awalnya sebagai bahan bacaan pengurus di masa itu untuk belajar mengenal medan garapannya.

Tapi lebih dari itu, nyatanya buku ini hadir membawa semangat perjuangan yang bisa dirasakan pembaca hingga saat ini. Lebih-lebih bagi pengurus PC IPPNU Kabupaten Pasuruan sebagai media untuk merefleksikan diri.

Pada halaman ke-7 misalnya, menceritakan kepengurusan di periode pertama. Zainab binti Zaki bin Abdullah Ubaid sebagai Ketua IPPNU periode 1979-1982. Waktu itu, tantangan terbesarnya adalah menghadapi kokohnya adat di Pasuruan. Bahwa perempuan itu harus di rumah saja.

Di samping itu, pembentukan juga upaya mengaktifkan kembali Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPPNU se-kabupaten Pasuruan dengan berbagai strategi menjadi fokus utama organisasi hingga dua periode kepengurusan berikutnya.

Salah satu pencapaian besar PC IPPNU yang dikisahkan dalam buku ini adalah ketika Ibu Khofifah Indar Parawansa yang saat itu menjabat sebagai Menteri Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) nimbrung dalam kegiatan pelajar di periode Rekanita Siti Habibah yang bersanding dengan Rekan M Irsyad Yusuf sebagai Ketua PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) pada tahun 1999-2001.

The Journey of IPPNU merupakan buku yang memiliki daya tarik sendiri untuk terus mengobarkan semangat pelajar putri Nahdlatul Ulama di Kabupaten Pasuruan. Keseluruhan isi dari buku mendeskripsikan betapa eksistensi IPPNU yang tinggi saat ini dicapai dengan usaha yang sama sekali tidak mudah. Sehingga sangat tidak pantas rasanya jika harus menyia-nyiakannya.

Gambaran perihal sulitnya IPPNU untuk diterima oleh masyarakat, diungkapkan oleh Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan periode 1991-1993, Rekanita Aidatul Fitriyah. “Dulu masih belum dianggap ada, padahal IPPNU adalah salah satu wadah bagi kader-kader muda untuk melatih diri agar siap terjun dan berjuang di tengah masyarakat. Oleh karena itu, IPPNU harus mengupayakan kegiatan-kegiatan yang mengena bagi masyarakat di kalangan pelajar.”

Identitas Buku
Judul: The Journey of IPPNU Kabupaten Pasuruan
Penyusun: Pengurus PC IPPNU Kabupaten Pasuruan 2015-2017
Penerbit: PC IPPNU Kabupaten Pasuruan
Peresensi: Rahma Salsabila (Anggota Lembaga Jurnalistik PC IPPNU Kabupaten Pasuruan)

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAPINWIL II IPNU Jatim, Gus Mujib Ajak Pelajar Jadi Kassyajarotin Thoyyibatin

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2019
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Timur sukses gelar Rapat Pimpinan Wilayah (RAPINWIL) II pada hari Sabtu-Minggu, 11-12 Mei 2019 di Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini Pasuruan. Kegiatan yang bertajuk “Transformasi Pelajar Menyongsong Era Sociaty 5.0” ini dihadiri oleh tokoh-tokoh NU diantaranya Ketua Pimpinan Pusat IPNU rekan Aswandi Jailani, Dr. Mufarrihul Hazin Sekretaris […]

  • RSNU Pasuruan Jadi Lokasi Gelaran Kick Off HSN 2025 NU Pasuruan, Berikut Jadwalnya

    RSNU Pasuruan Jadi Lokasi Gelaran Kick Off HSN 2025 NU Pasuruan, Berikut Jadwalnya

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan resmi melaunching Rangkaian Hari Santri Nasional 2025 di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kabupaten Pasuruan, Rabu (8/10/2025). Ketua Panitia Hari Santri Nasional 2025 Gus Abdullah Nashih Nasor, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pembuka ini di lingkungan RSNU sebuah lembaga kesehatan yang menjadi […]

  • Sambut Ramadhan, JQHNU Pasuruan Gelar Khotmil Quran Serentak Bersama PAC

    Sambut Ramadhan, JQHNU Pasuruan Gelar Khotmil Quran Serentak Bersama PAC

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2024
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Banyak sekali cara yang dilakukan oleh masyarakat untuk menyambut dan memuliakan bulan suci ramadhan. Diantaranya adalah Khotmil Qur’an Serentak yang akan dilakukan oleh Pimpinan Cabang (PC) Jam’iyyatul Qurro’ Wal Huffadh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kabupaten Pasuruan. “Ahad depan (10/03/2024), Khotmil Qur’an digelar serentak di setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) JQHNU di wilayah kerja […]

  • Melalui Majelis Dzikir & Sholawat, Ansor Pasuruan Perkuat Konsolidasi Organisasi

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Jum’at, 11 Januari 2019 Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Pasuruan gelar Majelis Dzikir dan Sholawat di Gedung Pendopo kabupaten Pasuruan. Dalam sambutannya, H.M. Farid Syauqi berharap kegiatan MDS Rijalul Ansor dapat berjalan istiqomah demi merawat kekompakan dalam organisasi. “MDS ini adalah upaya kita merawat organisasi agar tetap solid” ujarnya. Disela-sela itu, H.M. […]

  • KKN di Pesantren, Ini Cerita Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

    KKN di Pesantren, Ini Cerita Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 24 Sep 2023
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Rembang, NU PasuruanKuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi antara Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan juga berlokasi di Pondok Pesantren (Ponpes). Yakni di Ponpes Al Ikhlas Kecamatan Rembang, Ponpes Miftahul Ulum Kecamatan Gondangwetan, dan Ponpes Bayt al Hikmah Kota Pasuruan. Perwakilan Kelompok 23 di Ponpes Al-Ikhlas Nur Aida Fitriana […]

  • Agar Puasa Tidak Batal, Begini Cara dan Bersuci saat Buang Air

    Agar Puasa Tidak Batal, Begini Cara dan Bersuci saat Buang Air

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • visibility 974
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menjelaskan, beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan buang air besar atau berak dalam kondisi berpuasa. Musabbabnya, memasukkan jari ke dalam dubur dapat membatalkan puasa. “Kecuali terpaksa. Karena kotoran (tinja) sulit keluar. Tidak bisa keluar tanpa memasukkan jari ke dalam dubur,” […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca