Breaking News
light_mode

Refleksi Perjuangan Ketua IPPNU Kabupaten Pasuruan dari Masa ke Masa

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 30 Mar 2022
  • visibility 523
  • comment 0 komentar

Ketua memegang peranan sentral dengan menjadi kepala pada tubuh sebuah organisasi. Buku ini menceritakan kisah perjuangan para ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan dari masa ke masa. Di mana keputusan dan langkahnya dapat membawa kemajuan serta memperbaiki stigma negatif di masyarakat terkait dengan aktifis perempuan.

Buku berjudul ‘The Journey of IPPNU Kabupaten Pasuruan’ ini berisi kisah perjuangan dari 10 Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan. Buku ini disusun oleh pengurus di tingkat Cabang masa khidmah 2015-2017. Tujuan awalnya sebagai bahan bacaan pengurus di masa itu untuk belajar mengenal medan garapannya.

Tapi lebih dari itu, nyatanya buku ini hadir membawa semangat perjuangan yang bisa dirasakan pembaca hingga saat ini. Lebih-lebih bagi pengurus PC IPPNU Kabupaten Pasuruan sebagai media untuk merefleksikan diri.

Pada halaman ke-7 misalnya, menceritakan kepengurusan di periode pertama. Zainab binti Zaki bin Abdullah Ubaid sebagai Ketua IPPNU periode 1979-1982. Waktu itu, tantangan terbesarnya adalah menghadapi kokohnya adat di Pasuruan. Bahwa perempuan itu harus di rumah saja.

Di samping itu, pembentukan juga upaya mengaktifkan kembali Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPPNU se-kabupaten Pasuruan dengan berbagai strategi menjadi fokus utama organisasi hingga dua periode kepengurusan berikutnya.

Salah satu pencapaian besar PC IPPNU yang dikisahkan dalam buku ini adalah ketika Ibu Khofifah Indar Parawansa yang saat itu menjabat sebagai Menteri Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) nimbrung dalam kegiatan pelajar di periode Rekanita Siti Habibah yang bersanding dengan Rekan M Irsyad Yusuf sebagai Ketua PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) pada tahun 1999-2001.

The Journey of IPPNU merupakan buku yang memiliki daya tarik sendiri untuk terus mengobarkan semangat pelajar putri Nahdlatul Ulama di Kabupaten Pasuruan. Keseluruhan isi dari buku mendeskripsikan betapa eksistensi IPPNU yang tinggi saat ini dicapai dengan usaha yang sama sekali tidak mudah. Sehingga sangat tidak pantas rasanya jika harus menyia-nyiakannya.

Gambaran perihal sulitnya IPPNU untuk diterima oleh masyarakat, diungkapkan oleh Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan periode 1991-1993, Rekanita Aidatul Fitriyah. “Dulu masih belum dianggap ada, padahal IPPNU adalah salah satu wadah bagi kader-kader muda untuk melatih diri agar siap terjun dan berjuang di tengah masyarakat. Oleh karena itu, IPPNU harus mengupayakan kegiatan-kegiatan yang mengena bagi masyarakat di kalangan pelajar.”

Identitas Buku
Judul: The Journey of IPPNU Kabupaten Pasuruan
Penyusun: Pengurus PC IPPNU Kabupaten Pasuruan 2015-2017
Penerbit: PC IPPNU Kabupaten Pasuruan
Peresensi: Rahma Salsabila (Anggota Lembaga Jurnalistik PC IPPNU Kabupaten Pasuruan)

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Pasuruan Beri Penghargaan untuk Muassis di Momen Satu Abad NU

    PCNU Pasuruan Beri Penghargaan untuk Muassis di Momen Satu Abad NU

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar tasyakuran peringatan satu abad berdirinya NU Pasuruan di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (23/09/2025). Acara ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan kepada para muassis dan ulama pendiri NU yang telah meletakkan dasar perjuangan di Pasuruan sejak seabad lalu. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH […]

  • MUI Kota Pasuruan dan ISNU Pasuruan Gelar Bedah Buku

    MUI Kota Pasuruan dan ISNU Pasuruan Gelar Bedah Buku

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Dewan Pimpinan (DP) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pasuruan dan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Sarjana Nahdlatul Ulama ISNU Kabupaten Pasuruan menggelar acara bedah buku yang berjudul Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari dan KH Abdul Hamid Bapak NU Guru Pesantren Kita. Acara tersebut dipusatkan di gedung serbaguna YPPI Az- Zahrah Kelurahan Petahunan Kecamatan […]

  • Tingkatkan Kualitas Petugas Adzan & Iqomah, LTM PCNU Kab. Pasuruan Gelar Diklat

    • calendar_month Rab, 26 Des 2018
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, sukses menyelenggarakan Diklat Petugas Adzan & Iqomah bertempat di Graha KH. Ach. Jufri, kompleks kantor PCNU Kabupaten Pasuruan, Jln. Raya Warungdowo Utara Kejayan Pasuruan, Selasa (25/12/2018). Menurut Mundir Muslih, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman terkait tata cara adzan dan iqomah. Seperti Adzan dalam […]

  • LPBINU dan Muslimat Bagikan Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir

    LPBINU dan Muslimat Bagikan Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Gondangwetan membagikan nasi bungkus kepada warga yang terdampak korban banjir di Kecamatan Winongan, Kamis (19/12/2020). Wakil Ketua LPBINU Kabupaten Pasuruan Aris Felani mengatakan, perbedaan pembagian nasi bungkus kali ini di support […]

  • KH Imron Mutamakkin Ingatkan Kekuatan NU Berasal dari Jaringan Pesantren

    KH Imron Mutamakkin Ingatkan Kekuatan NU Berasal dari Jaringan Pesantren

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, memasuki abad kedua NU , seluruh elemen jam’iyyah harus kembali menguatkan semangat kebersamaan sebagaimana para pendiri NU dahulu menyatukan pesantren dengan bermusyawarah. Hal itu diungkapkaan pada saat silaturahmi bersama para pengasuh pondok pesantren di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kabupaten Pasuruan, […]

  • Bersama Hadapi Covid-19, LAZISNU Kab. Pasuruan Bantu Pekerja Loundry Sekitar Pondok Pesantren

    Bersama Hadapi Covid-19, LAZISNU Kab. Pasuruan Bantu Pekerja Loundry Sekitar Pondok Pesantren

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Masa pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, membuat dampak yang signifikan dalam segala sektor kehidupan. Bukan hanya dampak pendidikan dan sosial, dalam segi ekonomi pun sangat terdampak. Hal ini juga yang dialami para pekerja laudry yang berada di sekitar Pondok Pesantren yang berada di Kabupaten Pasuruan. Tepatnya sudah hampir 3 bulan sejak para santri dipulangkan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca