Breaking News
light_mode

KH Imron Mutamakkin Ulas Amalan Pembuka Keberkahan Rezeki

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
  • visibility 328
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menyampaikan bahwa salah satu keutamaan dalam ajaran Islam adalah membaca Surat Al-Waqi’ah yang diyakini dapat membantu seseorang terhindar dari kefakiran dan kesulitan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Ngaji Tafsir Ayatul Ahkam di Pondok Pesantren Besuk, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (21/2/2025).

Menurutnya, dalam konteks kehidupan finansial, membaca Surat Al-Waqi’ah tidak hanya menjadi amalan spiritual, tetapi juga diyakini membawa keberkahan rezeki serta perlindungan dari kesempitan ekonomi.

“Dalam konteks keuangan, membaca Surat Al-Waqi’ah juga diyakini bisa membawa berkah rezeki dan melindungi dari kesulitan ekonomi,” ujarnya.

Ia juga mengutip pandangan ulama tafsir Ibnu ‘Athiyah yang menjelaskan bahwa memahami kandungan Surat Al-Waqi’ah merupakan kenikmatan besar, karena seseorang tidak lagi terjebak dalam perebutan urusan duniawi semata.

Menurutnya, pemahaman tentang gambaran surga dan neraka dalam surat tersebut akan mendorong manusia menjauhi dosa. Namun, karena manusia memiliki nafsu, sering kali urusan dunia tetap bercampur dengan orientasi akhirat.

“Jika kita istiqamah membaca Surat Al-Waqi’ah namun belum melihat hasil secara duniawi, bisa jadi Allah memberikan nikmat berupa pemahaman isi surat tersebut sehingga segala amal kita lebih berorientasi pada akhirat,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila seseorang tidak memperoleh keuntungan dunia, maka setidaknya ia akan mendapatkan ganjaran akhirat dari amalan tersebut.

“Jika harapannya tidak tercapai janganlah menyesal membaca Al Waqiah mungkin ada nikmat yang lainnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Imam Sanusi turut menyampaikan bahwa kesengsaraan terkadang justru menjadi nikmat tersembunyi, misalnya sakit yang dapat menggugurkan dosa manusia.

“Terkadang kita diberi nikmat pun masih mengeluh, karena itu kita harus terus bersyukur kepada Allah SWT,” katanya.

Gus Ipong juga menjelaskan hadis riwayat Ibnu Mas’ud yang menyebutkan bahwa membaca Surat Al-Waqi’ah setiap malam memiliki keutamaan mencegah kefakiran. Namun, hal itu bukan berarti seseorang langsung memperoleh rezeki secara instan.

“Bukan berarti kita langsung mendapatkan beras satu karung, tetapi ikhtiar kita dimudahkan oleh Allah SWT,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa membaca surat tersebut juga membawa keberkahan dalam kehidupan serta memperdalam pemahaman tentang kehidupan akhirat, sehingga memotivasi umat Islam untuk meraih surga dan menjauhi neraka.

“Kuncinya adalah bersyukur, karena dengan bersyukur yang tidak enak menjadi enak, dan yang enak akan semakin terasa nikmat,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Stunting dengan Nugget Ikan Kembung Karya Mahasiswa ITSNU Pasuruan

    Cegah Stunting dengan Nugget Ikan Kembung Karya Mahasiswa ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 20 Feb 2022
    • visibility 814
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 12 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) olah Ikan Kembung jadi Nugget di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Penanggung Jawab Kegiatan Diversifikasi Pangan Khurin In menjelaskan, melimpahnya hasil laut Ikan Kembung, dijual tanpa diolah. Sehingga belum sepenuhnya memberikan nilai tambah […]

  • Alhamdulillah, Jamaah KBIH NU An Nahdliyah Tiba di Pasuruan

    Alhamdulillah, Jamaah KBIH NU An Nahdliyah Tiba di Pasuruan

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • visibility 940
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ratusan Jamaah Haji Asal Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIH) NU An Nahdliyah, Kabupaten Pasuruan tiba di tanah air. Suasana haru dan suka cita menyelimuti para keluarga yang menjemput mereka saat tiba di Aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Senin (1/7/2024). Banyak keluarga yang menunggu dini hari untuk menyambut […]

  • Safari Ramadhan, PCNU Pasuruan Ajak MWCNU Perkuat Ranting

    Safari Ramadhan, PCNU Pasuruan Ajak MWCNU Perkuat Ranting

    • calendar_month Jum, 22 Mar 2024
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Safari Ramadhan secara bergiliran ke Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se Kabupaten Pasuruan. Sekertaris PCNU Kabupaten Pasuruan Gus Saiful Anam Chalim mengatakan bahwasanya fungsi pendamping ranting di MWCNU adalah untuk menguatkan dan mengkonsolidasikan ranting karena pengurus ranting NU yang paling dekat dengan warga. […]

  • LPTNU Pasuruan Gelar Seminar Dauroh Ilmiah 

    LPTNU Pasuruan Gelar Seminar Dauroh Ilmiah 

    • calendar_month Jum, 7 Jun 2024
    • visibility 945
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) menggelar  dauroh ilmiah ‘pentingnya akademisi berthoriqoh bu’tabaroh di era islamic education online’di gedung rektorat UNU Pasuruan, Rabu (5/06/2024). Ketua PC LPTNNU Kabupaten Pasuruan Abu Amar Bustomi menggunakan bahwasanya   thoriqoh adalah jalan mendekatkan diri kepada Alloh dengan menjalankan syari’ah dan akhlaq yang mulia. ” […]

  • Launching Program Kerjasama Satgas Covid-19 PCNU Kab. Pasuruan dengan UNICEF

    Launching Program Kerjasama Satgas Covid-19 PCNU Kab. Pasuruan dengan UNICEF

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2020
    • visibility 1.118
    • 0Komentar

    Masa Pandemik Covid-19 telah berjalan selama tiga bulan lamanya. Hal ini telah membawa dampak dalam berbagai bidang dalam kehidupan masyarakat. Bukan hanya bidang ekonomi, sosial, pendidikan dan budaya saja, juga dalam bidang keagamaan. Menyadari itu, Satgas Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan semakin bergerak dalam membantu warga masyarakat. Bahkan, seluruh elemen dan badan otonom NU bergerak bahu […]

  • THAUN (CERPEN)

    THAUN (CERPEN)

    • calendar_month Sen, 8 Mar 2021
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Hawa gerah kian menyiksa, bahkan meski Kiai Marzuki baru saja berwudu. Musim kemarau belum menjelang, hujan kadang-kadang turun menjelang dini hari, namun hawa alam sudah kembali gerah. Rengek para balita di rumah tetangga silih berganti terdengar, pasti mereka tersiksa karena hawa bumi tak senyaman alam Rahim. Kiai renta itu perlahan bangkit setelah rakaat terahir salat […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca