Breaking News
light_mode

Apakah Menangis Membatalkan Puasa ? Simak Penjelasannya

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
  • visibility 5.636
  • comment 1 komentar

Menangis adalah respons alami manusia terhadap berbagai perasaan, seperti kesedihan, kebahagiaan, atau ketakutan. Namun, ketika seseorang menjalankan ibadah puasa, muncul pertanyaan: apakah menangis dapat membatalkan puasa?

10 Hal yang Membatalkan Puasa Menurut Syekh Ibnu Qasim

Dalam kitabnya, Syekh Ibnu Qasim menjelaskan bahwa ada 10 hal yang dapat membatalkan puasa, yaitu:

  1. Masuknya sesuatu ke dalam tubuh melalui lubang-lubang alami, seperti mulut, hidung, telinga, qubul, dan dubur. Contohnya, makan, minum, atau memasukkan cotton buds ke telinga.
  2. Masuknya sesuatu ke dalam tubuh melalui jalur yang tidak biasa, seperti luka yang mencapai otak.
  3. Memasukkan obat melalui anus atau alat kelamin, misalnya menggunakan supositoria.
  4. Muntah dengan sengaja.
  5. Sengaja berhubungan badan saat berpuasa. Jika terjadi saat puasa Ramadan, ada konsekuensi kafarah yang lebih berat.
  6. Sengaja mengeluarkan mani, baik dengan tangan maupun cara lainnya, seperti onani dan masturbasi. Berbeda dengan mimpi basah (ihtilam), yang tidak membatalkan puasa.
  7. Haid dan nifas. Jika seorang wanita mengalami haid atau nifas sebelum waktu berbuka, maka puasanya batal.
  8. Gila atau hilang akal. Jika seseorang mengalami gangguan mental sementara atau hilang kesadaran sepanjang hari, puasanya batal.
  9. Mabuk atau pingsan sepanjang hari, dari sebelum Subuh hingga Maghrib.
  10. Murtad atau keluar dari agama Islam, meskipun tidak makan dan minum, puasanya tidak sah.

Apakah Menangis Membatalkan Puasa?

Menurut Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan, Gus Ahad Arafat, dalam Kitab Matan Abi Syuja dijelaskan bahwa menangis tidak membatalkan puasa.

“Menangis tidak membatalkan puasa, kecuali jika air mata yang keluar begitu deras hingga masuk ke mulut atau hidung dan terminum. Jika air tersebut sampai ke tenggorokan, maka itu dapat membatalkan puasa,” jelasnya kepada NU Pasuruan pada Selasa (4/03/2025).

Namun, menangis yang disebabkan oleh emosi seperti kesedihan atau kemarahan bisa mengurangi keutamaan (keafdholan) puasa.

“Bukan batal, tetapi dapat mengurangi keafdholan puasa,” tambahnya.

Menangis saat puasa tidak membatalkan puasa, kecuali jika air mata terminum. Namun, menangis karena emosi tertentu bisa mengurangi keutamaan puasa. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk menjaga ketenangan hati dan pikiran agar puasa semakin berkah dan sempurna.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Profesionalisme Guru Madrasah, Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan PTK

    • calendar_month Sel, 3 Jul 2018
    • visibility 786
    • 0Komentar

    Perkuat Profesionalisme dan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan, Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (PC. LP. Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Jum’at-Sabtu, 29-30 Juni 2018 bertempat di Rumah Inovasi Pendidikan PC LP Ma’arif NU Kab. Pasuruan. Menurut Mahmud, selaku Fasilitator Kegiatan, bahwa selesai mengikuti Pelatihan, Pendidik diharapkan dapat menyusun […]

  • Pesantren Ramadhan PCNU Pasuruan Digelar Serentak di 41 SMPN, Perkuat Karakter Religius dan Wawasan Kebangsaan

    Pesantren Ramadhan PCNU Pasuruan Digelar Serentak di 41 SMPN, Perkuat Karakter Religius dan Wawasan Kebangsaan

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Pohjenterk, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pesantren Ramadhan pada Senin–Rabu (2–4/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 41 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) se-Kabupaten Pasuruan. Pesantren Ramadhan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, PCNU Kabupaten Pasuruan, dan PCNU Bangil, sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter religius peserta […]

  • Memuliakan Malam Nuzulul Qur’an, Mahasiswa ITSNU-STAIS Pasuruan 99 Kali Khatam Al Quran Dalam Sehari

    Memuliakan Malam Nuzulul Qur’an, Mahasiswa ITSNU-STAIS Pasuruan 99 Kali Khatam Al Quran Dalam Sehari

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2020
    • visibility 1.208
    • 0Komentar

    Tanggal 17 Ramadan merupakan malam yang istimewa bagi umat Islam. Malam tersebut diperingati sebagai malam Nuzulul Qur’an atau malam turunnya Alquran untuk seluruh umat manusia melalui Nabi Muhammad SAW. Pada Ramadhan tahun ini, malam nuzulul Qur’an jatuh pada hari Minggu, tanggal 10 Mei 2020. ”Adanya pandemi COVID-19 ini tidak menghalangi kami untuk melaksanakan khataman Alquran […]

  • Serba Serbi Penyambutan Mahasiswa KKN Kolaboratif UNU STAI Salahuddiin Pasuruan

    Serba Serbi Penyambutan Mahasiswa KKN Kolaboratif UNU STAI Salahuddiin Pasuruan

    • calendar_month Sab, 6 Jul 2024
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Kabupaten Pasuruan di telah sampai di lokasi penugasan di beberapa desa di Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/07/2024). Diantara mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan yang di sambut dengan baik oleh masyarakat terletak di Desa Ledug Kecamatan Prigen, Desa Kejapanan […]

  • Gelar PKD, Ikhtiar PMII Al-Yasini Cetak Kader Teladan & Pejuang

    Gelar PKD, Ikhtiar PMII Al-Yasini Cetak Kader Teladan & Pejuang

    • calendar_month Rab, 9 Mar 2022
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Al-Yasini menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) di Gedung Serbaguna Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Yasini (STAIA), Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin-Kamis (28/02-03/03/2022). Majelis Keluarga Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA) KH Nur Solikin menegaskan, menjadi kader PMII harus menjadi teladan bagi mahasiswa, santri dan pemuda. “Menjadi […]

  • Harapan Ketua ISNU Pasuruan Kepada Pendamping PPH Pasuruan

    Harapan Ketua ISNU Pasuruan Kepada Pendamping PPH Pasuruan

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    Pandaan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar rapat kordinasi (Rakor) di Masjid Cheng Hoo, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Ahad (23/06/2024). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengatakan, tujuan dari rakor adalah mengajak pengurus yang menjadi pendamping PPH ISNU bisa mengembangkan usahanya sendiri dan tidak melupakan kewajibannya sebagai […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca