Breaking News
light_mode

Kurangi Risiko Bencana, LPBI NU Pasuruan Istiqomah Fasilitasi Penguatan SDM

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
  • visibility 1.086
  • comment 0 komentar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan istiqomah melibatkan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan dalam membentuk Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Sejauh ini, LPBI NU Kabupaten Pasuruan adalah satu satunya fasilitator yang sudah teruji dan profesional dalam kegiatan penguatan kapasitas tersebut.

“Penanganan bencana tidak lagi ketika tanggap darurat saja. Tapi penguatan kapasitas sebagai upaya mengurangi dampak risiko bencana menjadi bagian penting dalam penanggulangan bencana,” ungkap Aris Felani selaku Sekretaris LPBI PCNU Kabupaten Pasuruan di sela-sela kegiatan Persiapan Pembentukan Desa Tanggap Bencana di Balai Desa Tambak Rejo Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, Kamis (13/6/2019).

“Kegiatan Destana 2019 dimulai kembali, dan inti dari kegiatan tersebut adalah bertujuan untuk mengurangi risiko bencana di daerah terdampak bencana sebagai upaya kesiapsiagaan desa dalam mengahadapi bencana,” imbuh pria yang pernah menjabat sekretaris PC IPNU Kab. Pasuruan tersebut.

Lebih lanjut, Aris juga menjelaskan bahwa dalam kegiatan destana tersebut meliputi pembentukan forum PRB desa, Pembuatan Perdes penanggulangan bencana, pembuatan dokumen RPB (Rencana Penanggulangan Bencana), dokumen Renkon (Rencana Kontijensi), dokumen RAK(Rencana Aksi Komunitas), serta melakukan Kajian Risiko bencana termasuk membuat peta risiko bencana Desa melalui partisipasi masyarakat desa yang terdampak.

Adapun rencana pembentukan desa tangguh bencana khususnya di desa tambak rejo ini akan berlangsung selama 6 bulan. Terhitung mulai bulan Juni 2019 ini. Penyelenggara adalah BPBD Kabupaten Pasuruan dengan fasilitator LPBI NU Kab. Pasuruan.

“Sudah 8 Desa di Kabupaten Pasuruan yang dibentuk sebagai Desa Tangguh Bencana. 2 prestasi yang telah diperoleh adalah Desa Wonokitri Juara 1 tingkat propinsi Jatim (tingkat Madya) tahun 2016 terkait ancaman bencana longsor dan desa Kedawung kulon juara 1 tingkat Propinsi Jatim tahun 2018 terkait ancaman banjir,” pungkas pria asal desa Ranggeh Kec. Gondangwetan tersebut. (Makhfud).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Halal Bihalal ISNU se-Pasuruan Barat Sebagai Bentuk Jalin Solidaritas antar Pengurus

    Halal Bihalal ISNU se-Pasuruan Barat Sebagai Bentuk Jalin Solidaritas antar Pengurus

    • calendar_month Jum, 4 Jun 2021
    • visibility 1.067
    • 0Komentar

    Sebagai wujud rasa syukur atas datangnya bulan Syawal sekaligus sebagai momentum halal bilhalal silaturahmi Idul Fitri, Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar halal bihalal dan silaturahmi antara jajaran pengurus anak cabang se-Pasuruan barat, di STIKES Ar Rahma Mandiri Indonesia komplek Pondok Pesantren Ar Rahmah, Carat Gempol. Kegiatan yang terlaksana pada hari […]

  • LP Ma’arif NU Pasuruan Gelar Bimtek Manajemen Madin, Tegaskan Pentingnya Pelayanan dan Pemikiran Terbuka

    LP Ma’arif NU Pasuruan Gelar Bimtek Manajemen Madin, Tegaskan Pentingnya Pelayanan dan Pemikiran Terbuka

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • visibility 565
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Menejemen Madrasah Diniyah (Madin) di Rumah Inovasi LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Rabu-Kamis (6-7/8/2025). Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan Ahmad Farid mengatakan, Madin merupakan primadona di Pasuruan maka dari itu, sistem Madin harus naik kelas agar masyarakat […]

  • Dino Warno Pimpin Ansor Plososari Grati

    Dino Warno Pimpin Ansor Plososari Grati

    • calendar_month Sab, 24 Apr 2021
    • visibility 789
    • 0Komentar

    Grati, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Grati sukses fasilitasi Rapat Anggota (Rapta) Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Plososari bertempat di Yayasan Mamba’ul Muttaqin Desa Plososari Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan, Jum’at (23/4/2021). Ketua PAC GP Ansor Grati Misbahul Munir menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini untuk regenerasi kepengurusan dan menjadi pembelajaran berdemokrasi dalam […]

  • Visitasi ITSNU Jadi UNU, Ketua PCNU Pasuruan Ungkap Landasan Berdirinya Kampus

    Visitasi ITSNU Jadi UNU, Ketua PCNU Pasuruan Ungkap Landasan Berdirinya Kampus

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • visibility 860
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengungkapkan, landasan PCNU mendirikan Perguruan Tinggi (PT). Tak lain upaya menjalan perintah para muasis Jam’iyah NU setempat. Hal itu ditegaskan dalam Visitasi usul Perubahan Institut Teknologi Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan menjadi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan di Ruang Rapat Gedung […]

  • ANSOR Pasrepan Lakukan Penyemprotan Disinfektan Semua Pesantren, Musholla, dan Madrasah di Wilayahnya

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2020
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP ANSOR) Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan sejak Kamis hingga Sabtu kemarin (28/3/20) melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh Pondok Pesantren, Masjid, Musholah dan Madrasah di Wilayah Pasrepan. Kegiatan yang berkolaborasi dengan pihak Kecamatan, Pendamping Desa, Pemerintah Desa, dan IPNU tersebut sebagai upaya pencegahan terhadap virus Covid-19 atau virus Corona. […]

  • MANDIRMATHO Hanya Gunakan Kitab Kuning sebagai Literasinya

    • calendar_month Ming, 16 Des 2018
    • visibility 1.199
    • 0Komentar

    KH. Abd. Syakur, Wakil Ketua Bidang Madin PC LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa sebutan Hududul Funun mulai tahun pelajaran 1440 hijriyah diubah menjadi Manhaj Al Dirosah Madin Wustho yang disingkat MANDIRMATHO. “Mulai tahun pelajaran 1440 hijriyah, hududul funun diubah menjadi manhaj al dirosah dan tinggal merefleksikan 5 (lima) tahun ke depan,” tuturnya dalam […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca