Breaking News
light_mode

Kurangi Risiko Bencana, LPBI NU Pasuruan Istiqomah Fasilitasi Penguatan SDM

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
  • visibility 1.120
  • comment 0 komentar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan istiqomah melibatkan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan dalam membentuk Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Sejauh ini, LPBI NU Kabupaten Pasuruan adalah satu satunya fasilitator yang sudah teruji dan profesional dalam kegiatan penguatan kapasitas tersebut.

“Penanganan bencana tidak lagi ketika tanggap darurat saja. Tapi penguatan kapasitas sebagai upaya mengurangi dampak risiko bencana menjadi bagian penting dalam penanggulangan bencana,” ungkap Aris Felani selaku Sekretaris LPBI PCNU Kabupaten Pasuruan di sela-sela kegiatan Persiapan Pembentukan Desa Tanggap Bencana di Balai Desa Tambak Rejo Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, Kamis (13/6/2019).

“Kegiatan Destana 2019 dimulai kembali, dan inti dari kegiatan tersebut adalah bertujuan untuk mengurangi risiko bencana di daerah terdampak bencana sebagai upaya kesiapsiagaan desa dalam mengahadapi bencana,” imbuh pria yang pernah menjabat sekretaris PC IPNU Kab. Pasuruan tersebut.

Lebih lanjut, Aris juga menjelaskan bahwa dalam kegiatan destana tersebut meliputi pembentukan forum PRB desa, Pembuatan Perdes penanggulangan bencana, pembuatan dokumen RPB (Rencana Penanggulangan Bencana), dokumen Renkon (Rencana Kontijensi), dokumen RAK(Rencana Aksi Komunitas), serta melakukan Kajian Risiko bencana termasuk membuat peta risiko bencana Desa melalui partisipasi masyarakat desa yang terdampak.

Adapun rencana pembentukan desa tangguh bencana khususnya di desa tambak rejo ini akan berlangsung selama 6 bulan. Terhitung mulai bulan Juni 2019 ini. Penyelenggara adalah BPBD Kabupaten Pasuruan dengan fasilitator LPBI NU Kab. Pasuruan.

“Sudah 8 Desa di Kabupaten Pasuruan yang dibentuk sebagai Desa Tangguh Bencana. 2 prestasi yang telah diperoleh adalah Desa Wonokitri Juara 1 tingkat propinsi Jatim (tingkat Madya) tahun 2016 terkait ancaman bencana longsor dan desa Kedawung kulon juara 1 tingkat Propinsi Jatim tahun 2018 terkait ancaman banjir,” pungkas pria asal desa Ranggeh Kec. Gondangwetan tersebut. (Makhfud).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bolehkah Menyimpan Daging Qurban

    Bolehkah Menyimpan Daging Qurban

    • calendar_month Sen, 19 Jul 2021
    • visibility 921
    • 0Komentar

    Idul Adha identik dengan kurban. Ia sekaligus menjadi ajang berbagi sesama. Pada hari itu, semua muslim di manapun merasakan nikmatnya makan daging kurban. Bagi orang kaya mungkin makan sesuatu yang lumrah, namun hal ini sangat istimewa bagi orang yang tidak mampu. Bahkan, bisa jadi mereka hanya sekali dalam setahun makan daging. Rasulullah SAW pernah melarang […]

  • Ust. H. Nurul Huda & Ust. Abdurrohman, Nahkoda Baru Ranting NU Desa Tambak MWC NU Lekok

    • calendar_month Sab, 1 Sep 2018
    • visibility 540
    • 3Komentar

    Reformasi Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Desa Tambak Majelis Wilayah Cabang (MWC) NU Lekok Kabupaten Pasuruan sukses digelar pada hari Kamis, (30/8) di Masjid Roudlatul Syafi’i Tambak Lekok. Reformasi PR NU Desa Tambak menjadi Kegiatan Reformasi Kepengurusan di Tingkat Ranting yang ke 10 dari 15 Pengurus Ranting se-Kecamatan Lekok. Kegiatan wajib yang dilaksanakan sekali […]

  • Keutamaan Shalat Dhuha

    Keutamaan Shalat Dhuha

    • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
    • visibility 1.968
    • 1Komentar

    Shalat dhuha adalah shalat sunah yang dikerjakan di pagj hari yakni ketika waktu matahari terbit setinggi tombak hingga waktu zawal atau menjelang shalat bhuhur.Biasanya sejumlah sekolah atau madrasah menyelenggarakan sholat dhuha berjamaah di musholla atau masjid milik sekolah. Shalat dluha memiliki beberapa fadilah atau keutamaan yang pertama adalah mengikuti sunah Rasulullah SAW sebagaimana berwasiat kepada […]

  • PCNU Kabupaten Pasuruan Resmikan RSNU, Farid Syauqi Sampaikan Apresiasi Dukungan Warga dan Ulama

    PCNU Kabupaten Pasuruan Resmikan RSNU, Farid Syauqi Sampaikan Apresiasi Dukungan Warga dan Ulama

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Kejayan NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan meresmikan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kabupaten Pasuruan, Senin (26/1/2026), di area rumah sakit setempat. Ketua Yayasan RSNU Kabupaten Pasuruan, Farid Syauqi, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh warga Nahdliyin, khususnya doa para ulama dan kiai PCNU Kabupaten Pasuruan. Ia berharap keberadaan RSNU dapat […]

  • Hendak Melawan Radikalisasi, Matan Universitas Yudharta Pasuruan Gelar Kelas Literasi

    Hendak Melawan Radikalisasi, Matan Universitas Yudharta Pasuruan Gelar Kelas Literasi

    • calendar_month Ming, 14 Mar 2021
    • visibility 1.114
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Kabupaten Pasuruan Pengurus Komisariat (PK) Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (MATAN) Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) menggelar Kelas Literasi Matan, Sabtu (13/3/2021). Kegiatan yang bertempat di Kantor Pengurus Cabang MATAN, Desa Kembang Kuning Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, dihadiri oleh calon penggerak literasi organisasi kemahasiswaan tersebut. Menurut M. Fauzi Hidayatulloh, selaku Koordinator MATAN Menulis, bahwa […]

  • Belajar Menjaga Barisan Jamiyyah Terbesar Di Dunia, PCNU Kab. Pasuruan Sowan Mbah Hasyim Asy’ari

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • visibility 921
    • 0Komentar

    Momentum Harlah NU ke-97, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengadakan beberapa kegiatan. Salah-satunya kegiatan ziarah muassis NU. Usai dari Sidogiri & Bangkalan, tentu menuju Makam Mbah Hasyim Asy’ari di Jombang. Menurut KH. Abdulloh Nasih Nashor, selaku Bendahara PCNU Kabupaten Pasuruan, berdasarkan hasil survey LSI tahun 2019, warga NU di Indonesia sebanyak 49,5%, yakni […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca