Breaking News
light_mode

Tingkatkan SDM Menulis, Media NU Pasuruan Gelar Tadarus Digital

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 16 Mei 2019
  • visibility 806
  • comment 0 komentar

Pasuruan – Tim Cyber NU Kabupaten Pasuruan menggelar acara Tadarus Digital. Acara ini digelar di ruang rapat Kantor PCNU kabupaten setrmpat, jalan raya Warungdowo. Acara yang digelar perdana di wilayah Pasuruan ini membahas seputar dunia digital khas milenial. Rabu, 15 Mei 2019.

Para peserta yang hadir dalam acara ini berasal dari perwakilan badan otonom (Banom) di lingkungan PCNU Kabupaten Pasuruan, yakni meliputi (Ansor, IPNU, IPPNU, PMII, dll). Serta ada juga yang berasal dari masyarakat umum dan pelajar.

“Tujuan digelarnya kegiatan ini adalah untuk mengajak para milenial mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan – kegiatan positif, salah satunya seperti kegiatan Tadarus Digital ini,” ujar M Ainul Yakin, Panitia Pelaksana.

Dijelaskan, dalam kegiatan ini pihaknya menghadirkan dua orang narasumber. Di antaranya yaitu Shohibul Hujjah (Gus Shohib Cinta) dari Kabarpas.com dan Cak Sahlul dari Bramanews.com.

“Kedua materi yang sangat berkompeten dan berpengalaman ini menjelaskan materi seputar bahaya dan manfaat media sosial sekaligus tentang jurnalistik ke-NUan atau An-Nahdliyah,” terangnya.

Selain mendapatkan wawasan dan pengetahuan seputar dunia digital, para peserta juga ikut buka bersama dengan para pemateri. Dan acara kemudian ditutup dengan salat berjamaah.

Sementara itu, Gus Shohib yang merupakan salah satu narasumber dalam acara Tadarus Digital ini menyampaikan bahwa kaum Millenial saat ini harus bisa menjadi pelopor pemberi informasi yang positif.

“Kaum Millenial khususnya kaum muda NU harus berani berperang melawan informasi negatif. Alasannya sederhana, jika bukan Anda (kaum millenial muda NU.red) lalu siapa lagi?. Kabarkan informasi yang Haq (sesuai fakta) dan jangan sebar hoax (kebohongan,” ungkap pria yang pernah aktif sebagai staf khusus di Pimpinan Pusat LP Ma’arif Jakarta tersebut.

Selain itu, Gus Shohib juga mengungkapkan bahwa kaum muda NU saat ini masih sedikit yang memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan berita yang positif. Mereka lebih cenderung memanfaatkan medsos hanya untuk upload foto dan mudah terpancing dengan berita-berita hoax dari sumber yang tak valid.

“Saatnya kaum muda NU menjadi pelopor pemberi informasi yang positif dan maslahat. Sehingga bisa memanfaatkan media sosial lebih baik lagi,” tutup pria yang saat ini aktif sebagai bendahara di LTN PCNU Kota Pasuruan tersebut.

Adapun Cak Sahlul, sapaan akrabnya, lebih menekankan kepada tindak lanjut kegiatan.

“Yang pasti, setelah ini harus aktif menulis berita di nupasuruan.or.id. intinya menulia dulu, nanti akan semakin baik menulisnya”, pungkas Pengurus Lakpesdam PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut. (Yaqin).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan, Gelar Pelatihan Hitung Cepat Metode Gasing

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan, Gelar Pelatihan Hitung Cepat Metode Gasing

    • calendar_month Kam, 21 Sep 2023
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Universitas Nahdaltul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan  mengelar pelatihan jarimatika metode gampang asik dan menyenangkan (Gasing) ala KKN ITSNU STAI Salahuddin di MI Miftahul Ulum, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Rabu (9/08/2023) Ketua kelompak 1 M Nabil Hafidz mengatakan, pembelajaran berhitung cepat Matematika […]

  • NU Pasuruan Gelar Meet and Great Instruktur Aswaja ke NU an

    NU Pasuruan Gelar Meet and Great Instruktur Aswaja ke NU an

    • calendar_month Rab, 28 Feb 2024
    • visibility 954
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengelar meet and great instruktur Aswaja ke NU an di Aula KH Ahmad Djufri PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (25/02/2024). Dalam acara tersebut instruktur diharapkan untuk konsisten dan satu komando dalam mengawal materi ke NU an dan Aswaja. ” Kehadiran dalam acara ini merupakan bentuk keseriusan […]

  • Di Haul ke-4, Gus Lutfi Ungkap Kisah Teladan Kiai Muzayyin

    Di Haul ke-4, Gus Lutfi Ungkap Kisah Teladan Kiai Muzayyin

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • visibility 1.475
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU PasuruanPondok Pesantren (Ponpes) Assholach Kejeron, Dusun Podokaton, Desa Bayeman, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, menggelar Haul ke-4 pendiri ponpes, Almaghfurlah KH Achmad Muzayyin Zein, Jumat (7/4/2023). Pengasuh Ponpes, Gus Lutfil Hakim menyampaikan, kegiatan haul ini sebagai bentuk kecintaan kepada Almaghfurlah KH Achmad Muzayyin Zein. “Kita hadir di haul karena cinta kepada almaghfurlah. Di akhirat […]

  • Produktif di Tengah Pandemi, IPNU-IPPNU Kraton Sukses Bentuk Ranting Baru

    Produktif di Tengah Pandemi, IPNU-IPPNU Kraton Sukses Bentuk Ranting Baru

    • calendar_month Sel, 22 Des 2020
    • visibility 857
    • 0Komentar

    Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU-IPPNU) Kecamatan Kraton berhasil menginisiasi terbentuknya ranting di Desa Bendungan Kecamatan Kraton untuk kali pertama. Peresmian ranting baru tersebut ditandai dengan pelantikan 22 pengurus IPNU serta 16 pengurus IPPNU masa bakti 2020-2022 oleh Pengurus Cabang yang bertempat di Mushollah Darus Suadah […]

  • Cegah Kasus Baru di Pesantren, PCNU Kab. Pasuruan Bentuk Sub-Satgas COVID-19 di Ponpes & MWCNU

    Cegah Kasus Baru di Pesantren, PCNU Kab. Pasuruan Bentuk Sub-Satgas COVID-19 di Ponpes & MWCNU

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2020
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Adanya kasus baru COVID-19 di lingkungan salah satu Pondok Pesantren di Jawa Timur, PCNU Kabupaten Pasuruan akan membentuk Sub-Gugus Tugas Penanganan COVID-19 untuk Pondok Pesantren dan Gugus Tugas di tingkat MWCNU sebagai langkah percepatan dalam antisipasi dan penanganan COVID-19 di Pondok Pesantren. “Kita perlu antisipasi agar tidak sampai ada kasus baru COVID-19 di Pondok Pesantren […]

  • Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Azizi Hasbulloh menilai, Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan, terlalu berlebihan. “Peraturan terkait rokok ini sudah berlebihan. Rokok seakan-akan dianggap sebagai (satu-satunya) pembunuh,” ujarnya disela-sela Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Canga’an, Kecamatan Bangil, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca