Breaking News
light_mode

Agar Puasa Tidak Batal, Begini Cara dan Bersuci saat Buang Air

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
  • visibility 3.807
  • comment 1 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menjelaskan, beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan buang air besar atau berak dalam kondisi berpuasa. Musabbabnya, memasukkan jari ke dalam dubur dapat membatalkan puasa.

“Kecuali terpaksa. Karena kotoran (tinja) sulit keluar. Tidak bisa keluar tanpa memasukkan jari ke dalam dubur,” imbuhnya dalam kegiatan Hikayat Ramadhan (Hikam) melalui youtube nupasuruan, Ahad (03/04/2022).

Dirinya lalu menyampaikan, untuk tidak memutus tinja yang sedang keluar. Karena ketika sisa kotoran yang berada di dalam terputus dan kembali masuk ke dalam anus dapat membatalkan puasa.

“Terkadang di awal puasa kotoran kita terasa keras. Sehingga kita berak agak lama dan kotoran yang keluar tidak putus-putus. Kita harus hati-hati,” tuturnya.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang masih berak di sungai, agar tidak menempelkan bagian dubur masuk ke dalam air. Karena saat mengeluarkan tinja, lubang anus akan terbuka. Hal itu dikhawatirkan air masuk ke dalam. “Jangan berak di sungai. Bisa mengotori sungai itu sendiri,” harapnya.

Gus Ipong, sapaan akrabnya, mengingatkan bagi perempuan agar setelah selesai buang air kecil, saat membersihkannya dilakukan dengan pelan-pelan dan berhati-hati. Apabila ada air yang masuk kedalam vagina, dapat membatalkan puasa.

“Jangan memasukkan jari ke bagian dalam vagina juga. Yang dimaksud vagina bagian dalam adalah bagian yang tidak terlihat ketika jongkok,” pungkasnya.

Penulis: Dewi Rizky Itsnaini

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • KH. M. Sholeh Bahruddin: Dimana ada kelebihan, disitulah ada kekurangan

      • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
      • visibility 1.234
      • 0Komentar

      KH. M. Sholeh Bahruddin, pengasuh Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Kabupaten Pasuruan, kembali menegaskan bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Oleh karena itu, sesama manusia harus saling tolong menolong. “Tidak ada manusia yang sempurna. Semua punya kekurangan,” ujarnya saat memberikan Mauidhotul Hasanah dalam kegiatan Seninan, di Masjid Aminah Kompleks Pondok Pesantren Ngalah Purwosari, Senin (21/1/2019). “Dimana […]

    • Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Menginisiasi Gerakan 50.000 Masker Kain Gratis

      Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Menginisiasi Gerakan 50.000 Masker Kain Gratis

      • calendar_month Sab, 11 Apr 2020
      • visibility 643
      • 0Komentar

      Senada dengan anjuran WHO dan Pemerintah terkait penggunaan masker ketika di luar rumah, Satgas Pencegahan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, membuka donasi khusus untuk pengadaan 50.000 masker kain. Selain dibagikan kepada masyarakat pada umumnya, masker tersebut juga akan diberikan kepada seluruh pengurus NU yang bertujuan memberikan edukasi dan keteladanan kepada masyarakat betapa pentingnya […]

    • Juara MHQ Internasional Iqbal Aris Maulana Dipastikan Hadir di Halalbihalal NU Pasuruan

      Juara MHQ Internasional Iqbal Aris Maulana Dipastikan Hadir di Halalbihalal NU Pasuruan

      • calendar_month Sel, 7 Mei 2024
      • visibility 1.776
      • 0Komentar

      Gondangwetan, NU Pasuruan Juara 6 Musabaqoh Hifdzil Quran (MHQ) Internasional Cabang 30 Juz di Negara Yordania Tahun 2024 Iqbal Aris Maulana dipastikan hadir sebagai pelantun Ayat Suci Al-Quran dalam Halalbihalal Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan di Kompleks RSNU Pasuruan, Sabtu mendatang (11/05/2024). “Alhamdulillah. Saya sangat bersyukur sekali diminta ngaji dalam acara PCNU,” ujar […]

    • Syaikh Nawawi Banten, Gurunya Ulama Pesantren

      • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
      • visibility 931
      • 0Komentar

      Pada penghujung abad ke-18 lahir seorang yang bernama Nawawi di Banten, Jawa Barat. Setelah dia menuntut ilmu yang sangat banyak, mensyarah kitab-kitab klasik bahasa Arab dalam pelbagai disiplin ilmu. Sungguhpun Syeikh Nawawi al-Bantani diakui alim dalam semua bidang ilmu keislaman, namun dalam dunia at-thariqah ash-shufiyah, gurunya Syeikh Ahmad Khathib Sambas tidak melantik beliau sebagai seorang […]

    • Grati & Rejoso Banjir, NU Pasuruan Kembali Salurkan Bantuan Logistik

      Grati & Rejoso Banjir, NU Pasuruan Kembali Salurkan Bantuan Logistik

      • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
      • visibility 395
      • 0Komentar

      Grati, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) melalui Tim NU Peduli Kabupaten Pasuruan gerak cepat menyalurkan bantuan untuk korban banjir, Ahad (13/02/2022). Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak mencapai 2196 di Kecamatan Rejoso dan 1236 KK di Kecamatan Grati. Sekretaris Lembaga Penangulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan R Didik Subihandoko menjelaskan, […]

    • Begini Cara Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Dukung Usaha Songkok Desa Sungi Wetan

      Begini Cara Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Dukung Usaha Songkok Desa Sungi Wetan

      • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
      • visibility 1.053
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Geliat perekonomian di desa terus mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, pihak swasta, dan pemangku kepentingan lainnya. Satu dari beberapa dukungan itu adalah Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) yang diinisiasi oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT) Abdul Halim Iskandar. Ikut mendukung itu, Mahasiswa Sekolah Tinggi […]

    expand_less

    Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca