Breaking News
light_mode

Agar Puasa Tidak Batal, Begini Cara dan Bersuci saat Buang Air

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
  • visibility 3.758
  • comment 1 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menjelaskan, beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan buang air besar atau berak dalam kondisi berpuasa. Musabbabnya, memasukkan jari ke dalam dubur dapat membatalkan puasa.

“Kecuali terpaksa. Karena kotoran (tinja) sulit keluar. Tidak bisa keluar tanpa memasukkan jari ke dalam dubur,” imbuhnya dalam kegiatan Hikayat Ramadhan (Hikam) melalui youtube nupasuruan, Ahad (03/04/2022).

Dirinya lalu menyampaikan, untuk tidak memutus tinja yang sedang keluar. Karena ketika sisa kotoran yang berada di dalam terputus dan kembali masuk ke dalam anus dapat membatalkan puasa.

“Terkadang di awal puasa kotoran kita terasa keras. Sehingga kita berak agak lama dan kotoran yang keluar tidak putus-putus. Kita harus hati-hati,” tuturnya.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang masih berak di sungai, agar tidak menempelkan bagian dubur masuk ke dalam air. Karena saat mengeluarkan tinja, lubang anus akan terbuka. Hal itu dikhawatirkan air masuk ke dalam. “Jangan berak di sungai. Bisa mengotori sungai itu sendiri,” harapnya.

Gus Ipong, sapaan akrabnya, mengingatkan bagi perempuan agar setelah selesai buang air kecil, saat membersihkannya dilakukan dengan pelan-pelan dan berhati-hati. Apabila ada air yang masuk kedalam vagina, dapat membatalkan puasa.

“Jangan memasukkan jari ke bagian dalam vagina juga. Yang dimaksud vagina bagian dalam adalah bagian yang tidak terlihat ketika jongkok,” pungkasnya.

Penulis: Dewi Rizky Itsnaini

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

      • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
      • visibility 1.372
      • 0Komentar

      Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai […]

    • Begini Pengundian Hadiah Gotri Ala Gotri Nogosari Pasuruan 2020

      Begini Pengundian Hadiah Gotri Ala Gotri Nogosari Pasuruan 2020

      • calendar_month Rab, 26 Agu 2020
      • visibility 1.139
      • 0Komentar

      Pengundian Doorprize dalam kegiatan Gowes Gotri ala Gotri Nogosari Pasuruan 2020 yang diadakan di Pondok Pesantren Terpadu Alyasini, dilakukan secara virtual oleh panitia melalui Channel Youtube I LOVE PAS TV milik Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Selasa Malam (25/8/2020) Kegiatan pengundian secara virtual yang dilakukan di komplek Pendopo Kabupaten Pasuruan tersebut, diawali dengan pembacaan Sholawat oleh Group […]

    • Cegah Radikalisme, PCNU Kab. Pasuruan Gelar Pondok Ramadhan Khusus Pelajar

      • calendar_month Sab, 25 Mei 2019
      • visibility 993
      • 0Komentar

      Kali pertama, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar Pondok Ramadhan khusus pelajar ditingkat SMAN dan SMKN dalam upaya pembentengan radikalisme di sekolah. Kegiatan dimulai pada tanggal 22 s.d 29 mei dengan melibatkan 33 kader PCNU Kabupaten Pasuruan. “Mengantisipasi berkembangnya paham radikal dan intoleran di kalangan pelajar sekolah umum, PCNU kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan […]

    • LAZISNU Pasuruan, Ikut Bantu Korban Banjir Banyuwangi & Siap Sukseskan Gerakan Koin NU

      • calendar_month Sen, 2 Jul 2018
      • visibility 505
      • 0Komentar

      Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (PC LAZISNU) Kabupaten Pasuruan, ikut memberikan Donasi Korban Banjir Banyuwangi yang dikoordinir oleh PW LAZISNU Jawa Timur saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Gerakan Koin dan Kirab Koin Raksana Nahdlatul Ulama di Ngasem Bojonegoro, Minggu (01/06/2018). Dalam kegiatan yang dihadiri oleh […]

    • Kepala Madrasah Di Maarif NU Pasuruan Dilantik, Gus Taufiq: Menjadi Guru Itu Anugerah

      Kepala Madrasah Di Maarif NU Pasuruan Dilantik, Gus Taufiq: Menjadi Guru Itu Anugerah

      • calendar_month Kam, 7 Jul 2022
      • visibility 1.057
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pengukuhan, Upgrade dan Brainstorming Lembaga Pendidikan, Rabu (06/07/2022). Kegiatan dipusatkan di Aula KH Ahmad Djufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Jln. Raya Warungdowo (Barat Lapangan), Kecamatan Pohjentrek. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, H Ahmad Taufik menyatakan, menjadi guru adalah anugerah. […]

    • Nanti Sore, LFNU Pasuruan & Bangil Rukyatul Hilal di Dusun Kalikunting

      Nanti Sore, LFNU Pasuruan & Bangil Rukyatul Hilal di Dusun Kalikunting

      • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
      • visibility 1.292
      • 1Komentar

      Keterangan foto: observasi lokasi oleh LFNU Kab. Pasuruan dan LFNU Bangil Winongan, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan dan LFNU Bangil memilih area persawahan di Jalan Kakap, Dusun Kalikunting, Desa Tambakan, Kecamatan Bangil sebagai tempat Rukyatul Hilal, Jumat (28/02/2025) sore. “Kita pilih lokasi di Dusun Kalikunting karena posisi (Yang baik […]

    expand_less

    Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca