Breaking News
light_mode

Agar Puasa Tidak Batal, Begini Cara dan Bersuci saat Buang Air

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
  • visibility 3.906
  • comment 1 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menjelaskan, beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan buang air besar atau berak dalam kondisi berpuasa. Musabbabnya, memasukkan jari ke dalam dubur dapat membatalkan puasa.

“Kecuali terpaksa. Karena kotoran (tinja) sulit keluar. Tidak bisa keluar tanpa memasukkan jari ke dalam dubur,” imbuhnya dalam kegiatan Hikayat Ramadhan (Hikam) melalui youtube nupasuruan, Ahad (03/04/2022).

Dirinya lalu menyampaikan, untuk tidak memutus tinja yang sedang keluar. Karena ketika sisa kotoran yang berada di dalam terputus dan kembali masuk ke dalam anus dapat membatalkan puasa.

“Terkadang di awal puasa kotoran kita terasa keras. Sehingga kita berak agak lama dan kotoran yang keluar tidak putus-putus. Kita harus hati-hati,” tuturnya.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang masih berak di sungai, agar tidak menempelkan bagian dubur masuk ke dalam air. Karena saat mengeluarkan tinja, lubang anus akan terbuka. Hal itu dikhawatirkan air masuk ke dalam. “Jangan berak di sungai. Bisa mengotori sungai itu sendiri,” harapnya.

Gus Ipong, sapaan akrabnya, mengingatkan bagi perempuan agar setelah selesai buang air kecil, saat membersihkannya dilakukan dengan pelan-pelan dan berhati-hati. Apabila ada air yang masuk kedalam vagina, dapat membatalkan puasa.

“Jangan memasukkan jari ke bagian dalam vagina juga. Yang dimaksud vagina bagian dalam adalah bagian yang tidak terlihat ketika jongkok,” pungkasnya.

Penulis: Dewi Rizky Itsnaini

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

      • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
      • visibility 1.522
      • 0Komentar

      Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai […]

    • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan, Gelar Pelatihan Budidaya Magot

      Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan, Gelar Pelatihan Budidaya Magot

      • calendar_month Kam, 21 Sep 2023
      • visibility 779
      • 0Komentar

      Tutur, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Universitas Nahdaltul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan mengelar pelatihan budidaya magot di Balai Desa Kayukebek, Kabupaten Pasuruan Saptu (8/08/2023). Ketua kelompak 1 M Nabil Hafidz mengatakan, kegiatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan warga desa tentang pentingnya budidaya magot. “Warga kami tugaskan untuk memilah […]

    • ISNU Pasuruan dan Pemkab Pasuruan Gelar MoU Implementasi Perguruan Tinggi

      ISNU Pasuruan dan Pemkab Pasuruan Gelar MoU Implementasi Perguruan Tinggi

      • calendar_month Sab, 29 Jun 2024
      • visibility 1.041
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan di Hotel Dalwa, Jum’at, (29/06/2024).  Objek kesepakatan ini adalah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan pemanfaatan teknologi untuk pengembangan pembangunan di Kabupaten Pasuruan. “Tujuan kesepakatan bersama ini adalah meningkatkan fungsi fungsi kepemerintahan, pembangunan dan […]

    • Deklarasi Areng-Areng: Teguhkan Sinergi PMII Pasuruan dengan Pesantren

      • calendar_month Sab, 17 Nov 2018
      • visibility 710
      • 0Komentar

      Launching Dakwah Rutin Santri Pergerakan (DARUSAN) Dialog Terbuka dengan tema “PMII dan Pesantren”, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC. PMII) Pasuruan Deklarasikan komitmennya terhadap Pondok Pesantren di Pasuruan, Jum’at (16/11) di STAI Al Yasini Pasuruan. Deklarasi yang dinamai deklarasi Areng-Areng tersebut, berisikan tentang komitmen PMII terhadap pesantren di Pasuruan antara lain komitmen turut berperan […]

    • PAC IPNU-IPPNU Sukorejo Peringati Harlah IPNU ke 65 & IPPNU ke 64 tahun

      • calendar_month Ming, 31 Mar 2019
      • visibility 1.089
      • 0Komentar

      Pimipinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU-IPPNU) Sukorejo peringati Hari Lahir IPNU ke 65 dan IPPNU ke 64 tahun, Minggu (31/3) di Balai Desa Lecari Kecamatan Sukorejo. Menurut Imam Muzakki salah satu Kader IPNU, tujuan kegiatan ini adalah selain menjadi ajang silaturrahim juga sebagai upaya penguatan komitmen […]

    • SAJAK BANGGA INDONESIA – GUS HAIDAR HAFEEZ

      SAJAK BANGGA INDONESIA – GUS HAIDAR HAFEEZ

      • calendar_month Jum, 16 Apr 2021
      • visibility 1.602
      • 0Komentar

      Indonesia tuhan cipta dari sumpah pemudaBertanah air berbahasa berbangsa IndonesiaIndonesia adalah tanah airIndonesia adalah bahasaIndonesia adalah bangsaIndonesia adalah bangga kamiBertanah airBerbahasaBerbangsa IndonesiaAku bangga bertanah air IndonesiaBersama kehendak TuhanAku bangga berbahasa IndonesiaBersama kehendak TuhanAku bangga berbangsa IndonesiaBersama kehendak tuhanBer Indonesia dalam rangkaku tebalkan imanHorizontal dengan hubbul watan minal imanIndonesia bukan saja air mataTetapi Indonesia darah para […]

    expand_less

    Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca