Breaking News
light_mode

Bagi Takjil & Pelatihan Fiqh Difabel, Cara Khidmah Pertuni Pasuruan di Bulan Ramadhan

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
  • visibility 965
  • comment 1 komentar

Bangil, NU Pasuruan
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Fiqh Difabel Tingkat Lanjut di Masjid Baitul Maslahat, Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, Dusun Karangpanas, Desa Raci, Kecamatan Bangil, Sabtu (22/03/2025).

Ketua DPC Pertuni Kabupaten Pasuruan Denny Kurniawan menerangkan, tujuan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan gerakan ibadah dengan benar bagi tunanetra. Sebelum pelatihan, dilaksanakan bagi takjil di jalan raya di depan kompleks Perkantoran Pemda Kabupaten Pasuruan.

“Kami mengusung tema ‘Memberdayakan diri dengan menambah wawasan pribadi untuk beribadah kepada Allah serta langkah yang indah berbagi berkah di bulan mulia’. Agar mampu beribadah sesuai syariat Rasulullah dengan kondisi fisik kami,” ujarnya kepada NU Pasuruan, Selasa (25/03/2024).

Penyiar Radio Senkom dan Radio Rivana Kota Pasuruan itu juga berharap, teman-teman tunanetra yang mengikuti pelatihan mampu memberi edukasi kepada sesama tunanetra lainnya. Minimal mengajarkan bagaimana cara wudhu dan sholat yang baik dan benar.

“Tunanetra tidak cukup diajarkan dengan diberi tahu konsepnya. Tunanetra perlu diajarkan bagaimana gerakan wudhu dan sholat satu per satu,” kata pemenang lomba Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) se-Jawa Timur tahun 2007 silam itu.

Dirinya menambahkan, pelatihan diampu oleh Ustadz Wahyu Nur Rahman, Tunanetra dari Banyuwangi dan Ustadz Doktor Munif Armuza selaku penceramah dalam Program Lentera Hati di Radio Suara Pasuruan.

“Ustadz Wahyu menerangkan bagaimana menyikapi diri (Sebagai Tunanetra) dalam memperjuangkan hak dan kewajiban sebagai muslim. Sedangkan Ustadz Munif menjelaskan tata cara sholat dan puasa serta motivasi untuk tetap semangat beribadah dan berorganisasi,” tutup alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) tersebut.

Untuk diketahui, pelatihan diikuti oleh tunanetra yang berdomisili di kabupaten dan Kota Pasuruan. Usai pelatihan dilakukan penyaluran zakat.

Turut hadir Difabel Motor Indonesia (DMI), Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia), Relawan Peduli Disabilitas Pasuruan (RPDP), dan perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UNU STAI Pasuruan Gerakkan Edukasi Lingkungan, Literasi Digital, dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

    Mahasiswa UNU STAI Pasuruan Gerakkan Edukasi Lingkungan, Literasi Digital, dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuran Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) STAI Salahudin Pasuruan terus aktif melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di berbagai wilayah Kabupaten Pasuruan. Beragam kegiatan edukasi, pelatihan, dan pendampingan digelar untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, literasi digital, serta keterampilan ekonomi warga. E Ecobrick di SDN Jatirejo Sementara […]

  • Perkuat Pembelajaran Sains Secara Daring, Prodi Pendidikan Biologi ITSNU Pasuruan Gelar Webinar

    Perkuat Pembelajaran Sains Secara Daring, Prodi Pendidikan Biologi ITSNU Pasuruan Gelar Webinar

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2020
    • visibility 671
    • 0Komentar

    Sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) saat ini memang telah diterapkan di berbagai forum dan instansi, termasuk instansi pendidikan. Pembelajaran daring tersebut biasanya melalui platform aplikasi zoom meeting, google meet, youtube, dan aplikasi lainnya. Dalam situasi pandemi covid-19 seperti ini, selain sesuai, sistem pembelajaran daring memicu civitas akademika dan masyarakat umum lebih melek terhadap teknologi informasi. […]

  • Wakil Bupati Pasuruan Resmikan NU Mart MWCNU Sukorejo

    • calendar_month Ming, 31 Mar 2019
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Peresmian “NU Mart” Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo Kabupaten Pasuruan diresmikan oleh KH. Mujib Imron selaku Wakil Bupati Pasuruan, Ahad (31/3/2019) bertempat di Masjid Besar al-Mukhlasin Desa Glagahsari Kecamatan Sukorejo Pasuruan. Dalam sambutannya, H. Anjumil Azhari menjelaskan bahwa NU MART adalah salah saru program unggulan MWCNU Sukorejo yang bertujuannya untuk mewujudkan kemandirian ekonomi […]

  • Wujudkan Keluarga Maslahat, NU Pasuruan Bentuk Satgas dan Kader GKMNU

    Wujudkan Keluarga Maslahat, NU Pasuruan Bentuk Satgas dan Kader GKMNU

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menindaklanjuti Program Gerakan Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama (GKMNU) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Hal itu diwujudkan dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) GKMNU dan Kader Kemaslahatan Keluarga di Aula KH Achmad Djufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Jl Raya Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kamis (6/7/2023). […]

  • Mengenal KH Abdul Ghofur Cholil Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan 1980-2001

    Mengenal KH Abdul Ghofur Cholil Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan 1980-2001

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
    • visibility 1.820
    • 0Komentar

    KH Abdul Ghofur Cholil merupakan Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan pada tahun 1980- 2001 beliau adalah putra dari pasangan H Cholil dan Mazidah. Beliau di lahirkan perkiraan tahun 1910 H di Surabaya dan tidak diketahui tanggal dan bulanannya.Beliau termasuk kiai kharismatik yang banyak mengisi pengajian di wilayah kota maupun Kabupaten Pasuruan […]

  • Kisah Ketua NU Pasuruan Ketika Menjadi Ketua Ishari NU Kejayan

    Kisah Ketua NU Pasuruan Ketika Menjadi Ketua Ishari NU Kejayan

    • calendar_month Kam, 23 Nov 2023
    • visibility 853
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Setiap orang pasti memiliki kisah tersendiri ketika diamanahi menjadi seororang pemimin diantranya adalah Ketua Pengurus Cabang Nahti dlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin mengatakan, sebelum saya menjadi ketua PCNU saya pernah menjadi ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) NU Kejayan. Hal itu diungkapkan pada saat […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca