Breaking News
light_mode

Bagi Takjil & Pelatihan Fiqh Difabel, Cara Khidmah Pertuni Pasuruan di Bulan Ramadhan

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
  • visibility 1.123
  • comment 1 komentar

Bangil, NU Pasuruan
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Fiqh Difabel Tingkat Lanjut di Masjid Baitul Maslahat, Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, Dusun Karangpanas, Desa Raci, Kecamatan Bangil, Sabtu (22/03/2025).

Ketua DPC Pertuni Kabupaten Pasuruan Denny Kurniawan menerangkan, tujuan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan gerakan ibadah dengan benar bagi tunanetra. Sebelum pelatihan, dilaksanakan bagi takjil di jalan raya di depan kompleks Perkantoran Pemda Kabupaten Pasuruan.

“Kami mengusung tema ‘Memberdayakan diri dengan menambah wawasan pribadi untuk beribadah kepada Allah serta langkah yang indah berbagi berkah di bulan mulia’. Agar mampu beribadah sesuai syariat Rasulullah dengan kondisi fisik kami,” ujarnya kepada NU Pasuruan, Selasa (25/03/2024).

Penyiar Radio Senkom dan Radio Rivana Kota Pasuruan itu juga berharap, teman-teman tunanetra yang mengikuti pelatihan mampu memberi edukasi kepada sesama tunanetra lainnya. Minimal mengajarkan bagaimana cara wudhu dan sholat yang baik dan benar.

“Tunanetra tidak cukup diajarkan dengan diberi tahu konsepnya. Tunanetra perlu diajarkan bagaimana gerakan wudhu dan sholat satu per satu,” kata pemenang lomba Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) se-Jawa Timur tahun 2007 silam itu.

Dirinya menambahkan, pelatihan diampu oleh Ustadz Wahyu Nur Rahman, Tunanetra dari Banyuwangi dan Ustadz Doktor Munif Armuza selaku penceramah dalam Program Lentera Hati di Radio Suara Pasuruan.

“Ustadz Wahyu menerangkan bagaimana menyikapi diri (Sebagai Tunanetra) dalam memperjuangkan hak dan kewajiban sebagai muslim. Sedangkan Ustadz Munif menjelaskan tata cara sholat dan puasa serta motivasi untuk tetap semangat beribadah dan berorganisasi,” tutup alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) tersebut.

Untuk diketahui, pelatihan diikuti oleh tunanetra yang berdomisili di kabupaten dan Kota Pasuruan. Usai pelatihan dilakukan penyaluran zakat.

Turut hadir Difabel Motor Indonesia (DMI), Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia), Relawan Peduli Disabilitas Pasuruan (RPDP), dan perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kiai Muhib Kuliah di Perguruan Tinggi NU Niatkan Khidmah, Raih Ilmu

    Kiai Muhib Kuliah di Perguruan Tinggi NU Niatkan Khidmah, Raih Ilmu

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • visibility 1.518
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhibul Aman Aly mengatakan menempuh pendidikan di perguruan tinggi, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), bukan sekadar mencari gelar akademik. Lebih dari itu, ada dua niat utama yang seharusnya menjadi landasan setiap mahasiswa. Hal itu diungkapkan pada saat UNU Pasuruan bersholawat di halaman perkantoran […]

  • Tiga Amalan Utama di Bulan Ramadhan Ala Doktor Bahrul Ulum

    Tiga Amalan Utama di Bulan Ramadhan Ala Doktor Bahrul Ulum

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • visibility 1.002
    • 1Komentar

    Grati, NU PasuruanPelaksana Tugas (Plt) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan, Doktor H Bahrul Ulum menyebutkan, terdapat tiga amalan ibadah yang bersifat utama untuk dilaksanakan di Bulan Ramadhan. Hal itu disampaikan di acara Gerakan Madrasah Bertadarrus dan Kajian Bersama (Gema Berkah) di Masjid Ulul Albab, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Pasuruan, Jalan Raya Ngopak, Desa […]

  • RSNU  Siap Beroperasi, KH Imron Mutamakkin Serukan Doa Bersama Lewat Surat Al-Waqi’ah

    RSNU Siap Beroperasi, KH Imron Mutamakkin Serukan Doa Bersama Lewat Surat Al-Waqi’ah

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • visibility 2.042
    • 0Komentar

    Kejayaan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menyampaikan bahwa Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kabupaten Pasuruan akan mulai beroperasi bulan depan. Ia pun meminta seluruh warga Nahdliyyin untuk turut mendoakan kelancaran operasional RSNU, khususnya dengan membaca Surat Al-Waqi’ah sebanyak 14 kali setiap selesai salat asar. Hal itu diungkapkan […]

  • KH. Muzakki Birrul Alim: Dua Cara Menuju Surga Ala NU

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • visibility 386
    • 0Komentar

    KH. Muzakki Birrul Alim, Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatulloh Tampung Desa Kalirejo Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan, menjelaskan dua cara Nahdlatul Ulama (NU) dalam mengajak Jam’iyyah & Jamaahnya serta masyarakat pada umumnya menuju Surga. “Kita digiring oleh NU untuk melebu surga, caranya, pertama, amal ibadah, yang namanya surga bisa di dapatkan dengan ibadah, dhohir, seperti para Ulama,” […]

  • Antisipasi Banjir, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Buat Resapan Biopori di Kecamatan Rejoso

    Antisipasi Banjir, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Buat Resapan Biopori di Kecamatan Rejoso

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2024
    • visibility 1.111
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan aktivitas yang dilakukan selama mengabdi di suatu daerah. KKN tergolong kegiatan wajib karena termasuk ke dalam salah satu tridharma perguruan tinggi yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.  Sebagimana yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Universitas Nahdlatul ulama (UNU) dan Sekolah tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan […]

  • Mempertahankan Negara adalah Ajaran Agama Islam

    Mempertahankan Negara adalah Ajaran Agama Islam

    • calendar_month Sab, 21 Mei 2022
    • visibility 1.229
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Katib Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Muhib Aman Aly menjelaskan, tentang misi Islam dan alasan dalam menjaga keutuhan Negara. Khususnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Karena Islam menginginkan perdamaian. Islam itu sedikitpun tidak akan mendorong pada pertikaian. Maka bangsa-bangsa ini harus duduk berdampingan dengan baik,” imbuhnya saat mengampu […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca