Breaking News
light_mode

Bagi Takjil & Pelatihan Fiqh Difabel, Cara Khidmah Pertuni Pasuruan di Bulan Ramadhan

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
  • visibility 1.182
  • comment 1 komentar

Bangil, NU Pasuruan
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Fiqh Difabel Tingkat Lanjut di Masjid Baitul Maslahat, Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, Dusun Karangpanas, Desa Raci, Kecamatan Bangil, Sabtu (22/03/2025).

Ketua DPC Pertuni Kabupaten Pasuruan Denny Kurniawan menerangkan, tujuan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan gerakan ibadah dengan benar bagi tunanetra. Sebelum pelatihan, dilaksanakan bagi takjil di jalan raya di depan kompleks Perkantoran Pemda Kabupaten Pasuruan.

“Kami mengusung tema ‘Memberdayakan diri dengan menambah wawasan pribadi untuk beribadah kepada Allah serta langkah yang indah berbagi berkah di bulan mulia’. Agar mampu beribadah sesuai syariat Rasulullah dengan kondisi fisik kami,” ujarnya kepada NU Pasuruan, Selasa (25/03/2024).

Penyiar Radio Senkom dan Radio Rivana Kota Pasuruan itu juga berharap, teman-teman tunanetra yang mengikuti pelatihan mampu memberi edukasi kepada sesama tunanetra lainnya. Minimal mengajarkan bagaimana cara wudhu dan sholat yang baik dan benar.

“Tunanetra tidak cukup diajarkan dengan diberi tahu konsepnya. Tunanetra perlu diajarkan bagaimana gerakan wudhu dan sholat satu per satu,” kata pemenang lomba Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) se-Jawa Timur tahun 2007 silam itu.

Dirinya menambahkan, pelatihan diampu oleh Ustadz Wahyu Nur Rahman, Tunanetra dari Banyuwangi dan Ustadz Doktor Munif Armuza selaku penceramah dalam Program Lentera Hati di Radio Suara Pasuruan.

“Ustadz Wahyu menerangkan bagaimana menyikapi diri (Sebagai Tunanetra) dalam memperjuangkan hak dan kewajiban sebagai muslim. Sedangkan Ustadz Munif menjelaskan tata cara sholat dan puasa serta motivasi untuk tetap semangat beribadah dan berorganisasi,” tutup alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) tersebut.

Untuk diketahui, pelatihan diikuti oleh tunanetra yang berdomisili di kabupaten dan Kota Pasuruan. Usai pelatihan dilakukan penyaluran zakat.

Turut hadir Difabel Motor Indonesia (DMI), Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia), Relawan Peduli Disabilitas Pasuruan (RPDP), dan perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Rekomendasi Untuk Anda

  • HADIRILAH: Semarak Hari Santri Nasional 2018 PCNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Ming, 14 Okt 2018
    • visibility 595
    • 1Komentar

    Dalam Rangka Peringatan Hari Santri Nasional 2018 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan akan menggelar acara yang akan dilaksanakan mulai tanggal 07 Oktober-10 November 2018. Adapun rangkaian acara adalah sebagaimana berikut: Nama Kegiatan & Waktu Tempat Pelaksanaan 1. Kirab Satu Negeri. Sabtu, 07 Oktober 2018 Pendopo Kabupaten Pasuruan   2. Lailatul Hadrah. Kamis, 18 […]

  • Tasyakuran Satu Abad NU Pasuruan, Kiai Anwar Ajak Kader Perkuat Barisan

    Tasyakuran Satu Abad NU Pasuruan, Kiai Anwar Ajak Kader Perkuat Barisan

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar tasyakuran memperingati satu abad perjalanan NU di Pasuruan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan pada Selasa (23/09/2025). Momentum ini menjadi ajang refleksi atas kiprah panjang NU Pasuruan yang telah hadir lebih dari seratus tahun, mengawal umat sekaligus berkontribusi bagi bangsa. Wakil Rais […]

  • Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Menetapkan dan mengumumkan awal Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah kepada masyarakat umum sebelum adanya penetapan resmi (itsbat) pemerintah tidak diperbolehkan apabila hal tersebut berpotensi menimbulkan perpecahan, perselisihan, dan kebingungan di tengah umat. Larangan ini didasarkan pada pertimbangan sadd adz-dzarî‘ah (menutup pintu kerusakan) dan menjaga persatuan kaum muslimin. Oleh karena itu, meskipun seseorang memiliki hasil hisab yang […]

  • Takut Sahur Kebablasan? Yuk Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1444 H / 2023 M Wilayah Pasuruan

    Takut Sahur Kebablasan? Yuk Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1444 H / 2023 M Wilayah Pasuruan

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanInstitut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (ITSNU-STAIS) Pasuruan menerbitkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1444 H/2023 M. Jadwal Imsakiyah itu dirumuskan oleh Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Sebagaimana telah diingatkan oleh Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, untuk berhenti melakukan hal-hal […]

  • Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Azizi Hasbulloh menilai, Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan, terlalu berlebihan. “Peraturan terkait rokok ini sudah berlebihan. Rokok seakan-akan dianggap sebagai (satu-satunya) pembunuh,” ujarnya disela-sela Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Canga’an, Kecamatan Bangil, […]

  • NU Pasuruan Bagikan 50 Paket Kepada Anak Yatim Piatu

    NU Pasuruan Bagikan 50 Paket Kepada Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2024
    • visibility 489
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar santunan anak yatim piatu di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/07/2024). Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Gus Nawawi mengatakan, dalam rangka memperingati tahun baru Islam NU Pasuruan melakukan tiga kegiatan sekaligus mulai dari, khitan masal, seminar bahaya narkoba, seminar waqof dan santunan anak yatim […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca