Breaking News
light_mode

Bagi Takjil & Pelatihan Fiqh Difabel, Cara Khidmah Pertuni Pasuruan di Bulan Ramadhan

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
  • visibility 1.154
  • comment 1 komentar

Bangil, NU Pasuruan
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Fiqh Difabel Tingkat Lanjut di Masjid Baitul Maslahat, Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, Dusun Karangpanas, Desa Raci, Kecamatan Bangil, Sabtu (22/03/2025).

Ketua DPC Pertuni Kabupaten Pasuruan Denny Kurniawan menerangkan, tujuan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan gerakan ibadah dengan benar bagi tunanetra. Sebelum pelatihan, dilaksanakan bagi takjil di jalan raya di depan kompleks Perkantoran Pemda Kabupaten Pasuruan.

“Kami mengusung tema ‘Memberdayakan diri dengan menambah wawasan pribadi untuk beribadah kepada Allah serta langkah yang indah berbagi berkah di bulan mulia’. Agar mampu beribadah sesuai syariat Rasulullah dengan kondisi fisik kami,” ujarnya kepada NU Pasuruan, Selasa (25/03/2024).

Penyiar Radio Senkom dan Radio Rivana Kota Pasuruan itu juga berharap, teman-teman tunanetra yang mengikuti pelatihan mampu memberi edukasi kepada sesama tunanetra lainnya. Minimal mengajarkan bagaimana cara wudhu dan sholat yang baik dan benar.

“Tunanetra tidak cukup diajarkan dengan diberi tahu konsepnya. Tunanetra perlu diajarkan bagaimana gerakan wudhu dan sholat satu per satu,” kata pemenang lomba Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) se-Jawa Timur tahun 2007 silam itu.

Dirinya menambahkan, pelatihan diampu oleh Ustadz Wahyu Nur Rahman, Tunanetra dari Banyuwangi dan Ustadz Doktor Munif Armuza selaku penceramah dalam Program Lentera Hati di Radio Suara Pasuruan.

“Ustadz Wahyu menerangkan bagaimana menyikapi diri (Sebagai Tunanetra) dalam memperjuangkan hak dan kewajiban sebagai muslim. Sedangkan Ustadz Munif menjelaskan tata cara sholat dan puasa serta motivasi untuk tetap semangat beribadah dan berorganisasi,” tutup alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) tersebut.

Untuk diketahui, pelatihan diikuti oleh tunanetra yang berdomisili di kabupaten dan Kota Pasuruan. Usai pelatihan dilakukan penyaluran zakat.

Turut hadir Difabel Motor Indonesia (DMI), Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia), Relawan Peduli Disabilitas Pasuruan (RPDP), dan perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Ta’aruf Pengurus Baru, Gus Saiful Berharap IPNU Tingkatkan Kualitas Kader

    Melalui Ta’aruf Pengurus Baru, Gus Saiful Berharap IPNU Tingkatkan Kualitas Kader

    • calendar_month Ming, 27 Des 2020
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    Setelah ditentukan jajaran kepengurusan melalui rapat tim formatur, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pasuruan mengadakan pertemuan pengurus baru masa khidmah 2020-2022 yang bertempat di Ruang Rapat PC IPNU Kabupaten Pasuruan. Jum’at (25/12/2020). Dalam kegiatan yang bertajuk ta’aruf pengurus baru tersebut dihadiri kurang lebih 35 anggota pengurus yang berlangsung selama 3 jam, […]

  • Mengenal Tashwirul Afkar Reborn, Progam LTNNU Pasuruan di Hari Santri 2024

    Mengenal Tashwirul Afkar Reborn, Progam LTNNU Pasuruan di Hari Santri 2024

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • visibility 1.467
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Tashwirul Afkar adalah sebuah forum gerakan intelektual yang digagas oleh KH Wahab Chasbullah untuk merespons berbagai isu aktual yang dihadapi masyarakat waktu itu. esuai namanya, di dalam forum tersebut berkumpul para kiai pesantren. Tidak hanya yang muda, melainkan tua yang memiliki semangat sama yaitu menjaga Ahlussunah wal Jamaah. Salah satu kegiatannya adalah […]

  • Peduli Kekeringan, PCNU Kab. Pasuruan Bantu Air Bersih ke Desa

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2019
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Kabupaten Pasuruan sedang mengalami musim kemarau panjang. Tahun ini cukup parah, sehingga mengakibatkan beberapa wilayah di kabupaten pasuruan mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Diantaranya wilayah kecamatan Lumbang, Pasrepan, lekok dan Kejayan. Atas dasar persaudaraan dan rasa tanggung jawab moral kepada sesama umat, pada hari Ahad, 27 Oktober 2019, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten […]

  • Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Menetapkan dan mengumumkan awal Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah kepada masyarakat umum sebelum adanya penetapan resmi (itsbat) pemerintah tidak diperbolehkan apabila hal tersebut berpotensi menimbulkan perpecahan, perselisihan, dan kebingungan di tengah umat. Larangan ini didasarkan pada pertimbangan sadd adz-dzarî‘ah (menutup pintu kerusakan) dan menjaga persatuan kaum muslimin. Oleh karena itu, meskipun seseorang memiliki hasil hisab yang […]

  • Perkuat Profesionalisme Guru Madrasah, Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan PTK

    • calendar_month Sel, 3 Jul 2018
    • visibility 837
    • 0Komentar

    Perkuat Profesionalisme dan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan, Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (PC. LP. Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Jum’at-Sabtu, 29-30 Juni 2018 bertempat di Rumah Inovasi Pendidikan PC LP Ma’arif NU Kab. Pasuruan. Menurut Mahmud, selaku Fasilitator Kegiatan, bahwa selesai mengikuti Pelatihan, Pendidik diharapkan dapat menyusun […]

  • KH Imron Mutamakkin: Muktamar NU Jangan Terjebak pada Perebutan Kursi Ketua Umum

    KH Imron Mutamakkin: Muktamar NU Jangan Terjebak pada Perebutan Kursi Ketua Umum

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengingatkan agar Muktamar Nahdlatul Ulama tidak direduksi menjadi arena memilih ketua umum.  Pandangan tersebut disampaikan saat membuka Majelis Muhasabah di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (1/8/2026). “Forum permusyawaratan tertinggi NU justru harus menjadi ruang untuk merumuskan arah organisasi,” ujarnya. Gus Ipong […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca