Breaking News
light_mode

Begini Toleransi yang Dikritik oleh Gus Dur

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Rab, 6 Des 2023
  • visibility 1.507
  • comment 0 komentar

Sukorejo, NU Pasuruan

Komunitas Gitu Saja Kok Repot Pasuruan (KGSKR) GUSDURian Pasuruan menggelar Kajian Gus Dur (KGD) dengan mengulas tulisan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang berjudul “Toleransi dan Batasannya,” secara virtual, Rabu (29/11/2023).

Koordinator Wilayah (Korwil) Jaringan GUSDURian Imam Maliki menyebutkan kritik Gus Dur atas pemaknaan toleransi yang setengah hati. Bahwa toleransi itu hanya dimaknai bila minoritas menghormati mayoritas. Dan karena hal itu mayoritas mengayomi.

“Ini seolah-olah toleransi hanya (bentuk) kompensasi atau semacam kamu menghormati ya aku (membalas) menghormati,” imbuhnya.

Mantan Koordinator GUSDURian Mojokerto itu mengungkap, harapan Gus Dur agar masyarakat Indonesia dapat bertoleransi dengan sepenuh hati.

“Sebagaimana yang kita ketahui bersama, pesan Gus Dur bahwa ‘Perdamaian tanpa keadilan adalah ilusi’. Sehingga toleransi dengan setengah hati hanyalah ilusi,” pungkas Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia itu.

Sementara itu, Penggerak KGSKR GUSDURian Pasuruan Khoridatul Bahiyyah menjelaskan prinsip atau dalil perihal batasan toleransi. Yakni bagimu agamamu, bagiku agamaku.

“Silahkan kamu berdoa dengan cara mu dan kami juga akan berdoa dengan cara kami sendiri. Yang penting mari saling menghormati, menerima, dan menghargai perbedaan,” kata Guru Madrasah Aliyah (MA) Hasan Munadi itu.

Dari pantauan kontributor nupasuruan, kajian berjalan dengan interaktif. Dimulai pukul 19.00 WIB dan berakhir 21.20 WIB.

Untuk diketahui, KGD merupakan kegiatan rutin satu bulan sekali KGSKR GUSDURian Pasuruan yang diselenggarakan secara virtual. KGD bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penggerak KGSKR sekaligus kampanye Nilai, Pemikiran, dan Keteladanan Gus Dur.

Penulis: Mohammad Hamdani

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampingi KH M Afif, H Sutaji Kembali Terpilih Ketua MWCNU Purwosari

    Dampingi KH M Afif, H Sutaji Kembali Terpilih Ketua MWCNU Purwosari

    • calendar_month Sel, 8 Mar 2022
    • visibility 977
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanKonferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCMU) pada Sabtu-Ahad (05-06/03/2022) telah selesai. Permusyawaratan tertinggi di MWCNU ini menghasilkan keputusan H Sutaji kembali terpilih menjadi Ketua Tanfidziyah bersama KH M Afif sebagai Rais Syuriyah untuk masa khidmat 2022-2027. Dalam Konferensi ini pemilihan Rais Syuriyah melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa). Sebanyak 19 Pengurus […]

  • Menuju Konfercab XVIII, IPPNU Kab. Pasuruan Gelar Pelatihan Persidangan

    Menuju Konfercab XVIII, IPPNU Kab. Pasuruan Gelar Pelatihan Persidangan

    • calendar_month Sel, 29 Des 2020
    • visibility 836
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Pasuruan dalam waktu dekat berencana untuk mengadakan musyawarah pergantian kepengurusan dalam ajang yang dikenal dengan istilah Konferensi Cabang. Oleh karena itu, dalam rangka mempersiapkan agenda Konferensi Cabang XVIII PC IPPNU Kabupaten Pasuruan, PC IPPNU Kabupaten Pasuruan mengadakan Pelatihan Teknik Persidangan dengan mengundang 2 (dua) orang […]

  • KH Ma’sum Hasyim Ceritkan Mbah Wahab Bikin Nama ISHARI, Lempar Terbang di Ka’bah

    KH Ma’sum Hasyim Ceritkan Mbah Wahab Bikin Nama ISHARI, Lempar Terbang di Ka’bah

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
    • visibility 1.281
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Ma’sum Hasyim mengatakan, mengatakan bahwa kesenian hadrah yang didirikan oleh KH Abdurrahim dari Pasuruan. Dahulu, jamaah ini beranggotakan ribuan orang bernama Jamaah Terbang Abdurrohim. Dulu namanya bukan Ishari tetapi jama’ah terbang Abdurrohim,” ujarnya pada acara Lailatul Hadroh Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia […]

  • PMM UNU-STAIS Pasuruan Edukasi Anak-anak Soal Etika Hormat kepada Orang Tua dan Guru

    PMM UNU-STAIS Pasuruan Edukasi Anak-anak Soal Etika Hormat kepada Orang Tua dan Guru

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama – STAI Salahuddin Pasuruan menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Bijak Beretika: Dampak Positif Hormat kepada Orang Tua dan Guru” , di Dusun Kebonsawah dan Dusun Kisik, Sabtu (19/07/2025). Ketua Kelompok PMM UNU STAI Salahuddin Pasuruan Dinda Trisnani, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini […]

  • Kembangkan Produk Berbasis Potensi Desa, Mahasiswa ITSNU Pasuruan Buat Jamu Daun Mimba

    Kembangkan Produk Berbasis Potensi Desa, Mahasiswa ITSNU Pasuruan Buat Jamu Daun Mimba

    • calendar_month Sen, 7 Feb 2022
    • visibility 1.208
    • 0Komentar

    Kelompok 6 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan berhasil mengembangkan inovasi produk berbasis potensi desa di Desa Jatirejo Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Yakni membuat ‘Jamu Instan Intaran’ yang terbuat dari Daun Mimba. Koordinator Tim Pembuatan Jamu Hasanah menyampaikan, potensi Pohon Mimba di Desa Jatirejo belum secara maksimal dimanfaatkan. […]

  • Innalillahi, Ustadz H Saifulloh Rais Syuriyah PRNU Jetis Wafat

    Innalillahi, Ustadz H Saifulloh Rais Syuriyah PRNU Jetis Wafat

    • calendar_month Sab, 28 Mei 2022
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU Pasuruan Kabar duka datang dari Dusun Jetis, Desa Dhompo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Musabbabnya, Ustadz H Saifulloh, Rais Syuriyah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, wafat pada Jumat (13/05/2022) dini hari. “Jam 1.30 pagi, kamis malam jumat Beliau wafat. Kami ini ditinggalkan Pak Haji Saiful suasananya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca