Breaking News
light_mode

Begini Toleransi yang Dikritik oleh Gus Dur

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Rab, 6 Des 2023
  • visibility 1.460
  • comment 0 komentar

Sukorejo, NU Pasuruan

Komunitas Gitu Saja Kok Repot Pasuruan (KGSKR) GUSDURian Pasuruan menggelar Kajian Gus Dur (KGD) dengan mengulas tulisan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang berjudul “Toleransi dan Batasannya,” secara virtual, Rabu (29/11/2023).

Koordinator Wilayah (Korwil) Jaringan GUSDURian Imam Maliki menyebutkan kritik Gus Dur atas pemaknaan toleransi yang setengah hati. Bahwa toleransi itu hanya dimaknai bila minoritas menghormati mayoritas. Dan karena hal itu mayoritas mengayomi.

“Ini seolah-olah toleransi hanya (bentuk) kompensasi atau semacam kamu menghormati ya aku (membalas) menghormati,” imbuhnya.

Mantan Koordinator GUSDURian Mojokerto itu mengungkap, harapan Gus Dur agar masyarakat Indonesia dapat bertoleransi dengan sepenuh hati.

“Sebagaimana yang kita ketahui bersama, pesan Gus Dur bahwa ‘Perdamaian tanpa keadilan adalah ilusi’. Sehingga toleransi dengan setengah hati hanyalah ilusi,” pungkas Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia itu.

Sementara itu, Penggerak KGSKR GUSDURian Pasuruan Khoridatul Bahiyyah menjelaskan prinsip atau dalil perihal batasan toleransi. Yakni bagimu agamamu, bagiku agamaku.

“Silahkan kamu berdoa dengan cara mu dan kami juga akan berdoa dengan cara kami sendiri. Yang penting mari saling menghormati, menerima, dan menghargai perbedaan,” kata Guru Madrasah Aliyah (MA) Hasan Munadi itu.

Dari pantauan kontributor nupasuruan, kajian berjalan dengan interaktif. Dimulai pukul 19.00 WIB dan berakhir 21.20 WIB.

Untuk diketahui, KGD merupakan kegiatan rutin satu bulan sekali KGSKR GUSDURian Pasuruan yang diselenggarakan secara virtual. KGD bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penggerak KGSKR sekaligus kampanye Nilai, Pemikiran, dan Keteladanan Gus Dur.

Penulis: Mohammad Hamdani

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP Ma’arif NU Pasuruan Lestarikan Tradisi Nadzom Aqidatul Awam Lewat Lomba Paduan Suara Santri

    LP Ma’arif NU Pasuruan Lestarikan Tradisi Nadzom Aqidatul Awam Lewat Lomba Paduan Suara Santri

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Lomba Paduan Suara Nadzom Aqidatul Awam di Lapangan Ahmad Yani, Kecamatan Grati, Sabtu (1/11/2025). Ketua Panitia Hari Santri Nasional Kabupaten Pasuruan, Gus Nasih Nashor, menjelaskan […]

  • KH Imron Mutamakkin Ulas Amalan Pembuka Keberkahan Rezeki

    KH Imron Mutamakkin Ulas Amalan Pembuka Keberkahan Rezeki

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menyampaikan bahwa salah satu keutamaan dalam ajaran Islam adalah membaca Surat Al-Waqi’ah yang diyakini dapat membantu seseorang terhindar dari kefakiran dan kesulitan ekonomi. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Ngaji Tafsir Ayatul Ahkam di Pondok Pesantren Besuk, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (21/2/2025). Menurutnya, […]

  • Menuju Santri Yang Mampu Melayani Masyarakat, Ponpes Sabilul Muttaqin Rutin Gelar Diklat Tajhizul Mayit

    • calendar_month Sel, 25 Des 2018
    • visibility 1.343
    • 0Komentar

    Agus H. Muhammad Nawawi, Putra Pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Karangayar Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa Pelaksanaan Diklat Tajhizul Mayit sebagai salah satu cara dalam upaya mewujudkan Dawuh Romo KH. AD Rahman Syakur. “KH. AD Rahman Syakur pernah dawuh, santri iku kudu ngerti lan iso melayani kebutuhane masyarakat,” kenang Ketua Lazisnu PCNU Kabupaten Pasuruan […]

  • Wisuda Perdana STAI Al-Yasini Sukses Luluskan 117 Sarjana Pintar Baca Kitab Kuning

    • calendar_month Ming, 23 Des 2018
    • visibility 900
    • 0Komentar

    PASURUAN. Yayasan Miftahul Ulum Al-Yasini komitmen dan istiqamah terus menyiapkan generasi yang berprestasi dan berkarakter santri. Sabtu (22/22) lalu Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini Pasuruan mewisuda 117 mahasiswanya. Ratusan wisudawan telah dikukuhkan itu berasal dari sejumlah jurusan. Diantaranya dari Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sebanyak 24 wisudawan, 41 wisudawan dari guru Madrasah Diniyah yang mendapat […]

  • Gus Taufiq Sebut Kajian Aswaja Harus Dapat di Konsumsi Masyarakat

    Gus Taufiq Sebut Kajian Aswaja Harus Dapat di Konsumsi Masyarakat

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • visibility 1.466
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Aswaja NU Center Kabupaten Pasuruan menggelar seminar Aswaja ‘kupas tuntas ayat ayat mutasyabihat’ di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (27/10/2024). Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Taufiq Abdurahman mengatakan, bahwasannya kawan-kawan Aswaja NU Center sudah cukup mewarnai di kalangan masyarakat diantanya dengan menerbitkan buku benteng […]

  • Bupati Pasuruan: Pemkab Siap Beli Beras Organik Sehat Milik Ansor untuk RSUD

    Bupati Pasuruan: Pemkab Siap Beli Beras Organik Sehat Milik Ansor untuk RSUD

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • visibility 902
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyatakan dukungan penuh terhadap inovasi padi sehat organik rendah gula yang dikembangkan oleh Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan. Inovasi ini telah melalui serangkaian uji laboratorium dan dinilai layak menjadi role model pertanian sehat di masa depan. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca