Eks Kantor PBNU Jadi Perhatian PCNU Pasuruan saat Ziarah Muassis
- account_circle Mokh Faisol
- calendar_month Kam, 29 Jan 2026
- visibility 21
- comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pasuruan Raya yang tergabung dalam Zona 6 menggelar ziarah muasis NU Pasuruan, Sabtu (24/1/2026).Hal yang membedakan ziarah kali ini adalah kunjungan ke eks kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) atau Hoofd Bestuur Nahdlatoel Oelama yang berada di Kota Pasuruan. Bangunan tersebut merupakan rumah Ketua PBNU pada masanya, KH Muhammad Dachlan.Ketua PCNU Kota Pasuruan, Gus H M Nailurohman, mengatakan bahwa PBNU pernah berkantor di Kota Pasuruan, tepatnya di rumah KH Muhammad Dachlan. Ia berharap bangunan bersejarah tersebut dapat ditetapkan sebagai cagar budaya.“PBNU pernah berada di Kota Pasuruan, tepatnya di rumah Ketua PBNU KH Muhammad Dachlan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi cagar budaya,” ujarnya.Gus Amak sapan akrabnya menambahkan bahwa setiap kali melewati bangunan tersebut, para pengurus NU selalu mendoakan agar rumah itu tetap lestari. Pihaknya juga terus berupaya menjalin komunikasi dengan keluarga besar KH Muhammad Dachlan.“Alhamdulillah, hari ini hadir di tengah-tengah kita cucu Mbah Yai Dahlan, semuanya perempuan. Mudah-mudahan silaturahmi ini bisa terus terjaga,” terangnya.Sementara itu, Sekretaris PCNU Kota Pasuruan, Achmad Mudhofir, mengungkapkan bahwa mendengar kabar eks kantor PBNU akan dikunjungi para pengurus NU, pengurus ranting NU Bangilan bersama warga setempat berinisiatif membersihkan bangunan tersebut.“Alhamdulillah, para pengurus ranting NU dan warga sekitar sangat semangat membersihkan eks kantor PBNU yang sudah lama tidak dihuni,” katanya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan pada saat yang bersamaan keluarga dari Mbah Dachlan datang ke Pasuruan untuk menjalin silaturahmi dengan PCNU Kota Pasuruan tepatnya di Pondok Pesantren Bayt Al Hikmah.
“Pada waktu ke Sidogiri keluarga dari malang datang ingin bersilaturahmi dengan pengurus NU,” jelasnya.
Adapun, rangkaian ziarah dimulai dari makam KH Abdurrahman Legi Kota Pasuruan, dilanjutkan transit di Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan, kemudian menuju Gedung HBNO Pasuruan, makam KH Abdul Hamid, makam KH Nawawi Sidogiri, dan ditutup dengan ziarah ke makam KH Zainal Abidin Grogolan.
- Penulis: Mokh Faisol

Saat ini belum ada komentar