Breaking News
light_mode

Gerak Batin 1 Abad NU, Ribuan Alumni Baca Istighotsah Ijazah Masyayikh Sidogiri

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 10 Feb 2023
  • visibility 1.399
  • comment 0 komentar

Sidogiri, NU Pasuruan
Pengurus Pusat (PP) Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS) menggelar “Gerak Batin Sidogiri untuk Satu Abad Nahdlatul Ulama” di Gedung IASS, Jln Tambakrejo-Sidogiri, Desa Sungiwetan, Kecamatan Pohjentrek, Sabtu (4/2/2023).

Gerak batin juga diinstruksikan kepada Pengurus Wilayah se Indonesia dan di beberapa Negara seperti PW IASS Malaysia, Yaman, Mesir, dan Arab Saudi. Lokasi gerak batin dilakukan di lokasi PW setempat.

M Fahrurrozi menyebutkan, gerak batin di wilayah pasuruan diikuti lebih dari 2500 alumni dan Sidogirian (Pecinta dan simpatisan Pondok Pesantren Sidogiri).

“Kapasitas gedung untuk 2500 orang. Jamaah gerak batin sampai meluber ke halaman hingga jalan raya,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Jumat (10/2/2022).

Dirinya juga menyampaikan, “Gerak Batin untuk Satu Abad NU” dilakukan dengan membaca Istighotsah ijazah dari Almaghfurlah KH Hasani Nawawi dan KH Abdul Alim bin Abdul Jalil, Masyayikh Sidogiri.

“Kali ini bacaan istighotsahnya berbeda. Hakikatnya sama. Sama-sama taqorrub dan memohon kepada Allah SWT,” tandas ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat, Infaq, Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan itu.

Dimulai bertawassul dan surat al-Fatihah untuk Masyayikh Sidogiri dan Muassis Nahdlatul Ulama. Kemudian membaca kalimat istirja’ atau rarji 11 kali.

Selanjutnya membaca Surat Yasin, Ad-Dukhon, Ar-Rohman, al-Waqiah, al-Mulk dan al-Kahfi. Membaca doa ijazah KH Hasani Nawawi. Membaca Surat Ikhlas 11 kali dan ditutup dengan Doa Surat Al-Ikhlas.

Senada dengan itu, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, menyampaikan dawuh KH Anwar Iskandar, bahwa kekuatan NU bersumber dari kekuatan yang diberikan oleh Allah SWT.

“Kekuatan, idzin Allah, dilalui dengan menjalankan syari’at Allah dan taqorrub kepada Allah. Salah satu taqorrub adalah Gerak Batin atau istighotsah seperti malam ini,” tandasnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan itu.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tasyakuran Satu Abad NU Pasuruan, Kiai Anwar Ajak Kader Perkuat Barisan

    Tasyakuran Satu Abad NU Pasuruan, Kiai Anwar Ajak Kader Perkuat Barisan

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar tasyakuran memperingati satu abad perjalanan NU di Pasuruan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan pada Selasa (23/09/2025). Momentum ini menjadi ajang refleksi atas kiprah panjang NU Pasuruan yang telah hadir lebih dari seratus tahun, mengawal umat sekaligus berkontribusi bagi bangsa. Wakil Rais […]

  • Ada Dua Hukum Fikih untuk Bagi Hasil Ternak Kambing, Ketika…

    Ada Dua Hukum Fikih untuk Bagi Hasil Ternak Kambing, Ketika…

    • calendar_month Sab, 13 Mar 2021
    • visibility 3.945
    • 0Komentar

    Berikut hasil bahtsul masail Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Wonorejo Periode 2019-2024, yang disepakati pada hari Ahad, 20/11/2020. Adapun Tim Perumus meliputi KH. Sobih Asrory, KH. Ma’mun Munir, dan KH. Abdul Halim. Sedangkan Mushohih meliputi KH. Muhibbul Aman Aly dan KH. Nur Hasan. Deskripsi masalah Pak Qomar membeli 2 […]

  • Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Menetapkan dan mengumumkan awal Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah kepada masyarakat umum sebelum adanya penetapan resmi (itsbat) pemerintah tidak diperbolehkan apabila hal tersebut berpotensi menimbulkan perpecahan, perselisihan, dan kebingungan di tengah umat. Larangan ini didasarkan pada pertimbangan sadd adz-dzarî‘ah (menutup pintu kerusakan) dan menjaga persatuan kaum muslimin. Oleh karena itu, meskipun seseorang memiliki hasil hisab yang […]

  • ONPASY Perbankan Syariah STAI Salahuddin Sukses, Peserta Minta Diadakan Setiap Tahun

    ONPASY Perbankan Syariah STAI Salahuddin Sukses, Peserta Minta Diadakan Setiap Tahun

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanHimpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan sukses menggelar Olimpiade Perbankan Syariah (ONPASY), Sabtu dan Ahad (28, 30/01/2023). ONPASY menjadi satu dari beberapa kegiatan dalam memperingati dan bersyukur untuk Dies Maulidiyah ke-22 STAI Salahuddin Pasuruan dan Dies Maulidiyah Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan […]

  • Masa Balik Santri, HIMASAL Libatkan SATGAS COVID-19 PCNU Kab. Pasuruan

    Masa Balik Santri, HIMASAL Libatkan SATGAS COVID-19 PCNU Kab. Pasuruan

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
    • visibility 1.101
    • 0Komentar

    Masa pandemi COVID-19 yang tak kunjung selesai, SATGAS COVID-19 PCNU Kabupaten Pasuruan dengan Pondok Pesantren, bersama dengan sigap menyesuaikan beberapa kebijakan, salah satunya mengenai pengembalian santri ke Pondok Pesantren. Berdasarkan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Robithoh Ma’hid Al-Islamiyah (RMI) PBNU dan Kementerian Agama Republik Indonesia (KEMENAG RI) tentang protokol kesehatan bagi Pondok Pesantren, hal yang […]

  • Di Makesta, Pelajar Diberitahu Alasan Masyarakat Semangat Melawan Penjajah di Surabaya

    Di Makesta, Pelajar Diberitahu Alasan Masyarakat Semangat Melawan Penjajah di Surabaya

    • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
    • visibility 974
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan Ahmad Farid mengungkapkan, alasan masyarakat bersemangat dalam pertempuran melawan Pasukan Sekutu di Surabaya pada tahun 1945. Yakni mengikuti Fatwa Resolusi Jihad dari Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari. Hal itu ditegaskan saat menjadi pemateri di acara Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Pimpinan Anak Cabang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca