Breaking News
light_mode

Gus Kikin Ceritakan Masuknya Aswaja di Indonesia

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
  • visibility 682
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar acara halal bihalal di area Rumah Sakit Nahdlatul Ulama RSNU Kecamatan Kejayaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (11/05/2024).

Penjabat (Pj) Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz menceritakan bahwasanya masuknya ajaran Ahlusunnah Wal Jamaah  (Aswaja) di Indonesia  menurut catatan sejak zaman Wali Songo.

“Kenyataannya ajaran Aswaja sudah di terapkan   jauh sebelum lahirnya NU ada yang bilang mulai zaman wali songo atau bahkan sebelum eranya. Hal itu dibuktikan dengan makam makam Islam yang cukup tua diantaranya Syekh Mahmud Sumatera Utara dan Syahrufunuddin,” ujarnya.

Meskipun ajaran aswaja sudah mendarah daging kepada masyarakat nahdiyin ternyata ajaran asawja pernah mengahadapi cobaan dan tantangan tantangan baru hingga Hadrrotusyeh KH Hasyim Asy’ari membuat tulisan yang berjudul Kaff al-‘Awâm ‘an al-Khaudhi fî Syirkah al-Islâm yang ditulis pada tahun 1913 yang di kirimkan kepada gurunya Syekh Ahmad Khatib Minangkabawi gurunya di Mekkah.

“Pada saat itu organisasi yang paling besar Sarikat Islam (SI) umat Islam yang hampir memecah belah umat Islam jika khususnya pengikut aswaja namun karena para ulama tidak diam saja melainkan berkumpul dan mendirikan organisasi yang bernama NU,” tendasnya.

Kalau para ulama zaman itu tidak ambil tindakan tidak menjaga itu yang mungkin umat Islam sudah habis ini di Indonesia khususnya yang mengikuti paham Ahlussunnah Wal jamaah karena berdirinya NU pada tahun 1926 yang relatif belakangan dibanding yang lain seperti SI dan Budi Utomo dianggap berpotensi memecahkan belah dalam umat Islam ternyata tidak, NU dapat menyatukan umat Islam pada waktu itu.

” NU adalah pelopor federasi Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI)  yang menaungi 13 organisasi Islam di Indonesia,” papar pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang tersebut.

Baru pertama kalinya  umat Islam di Indonesia dikumpulkan oleh Muasis Jam’iyah Nahdlatul Ulama agar bangsa Indonesia tidak terpecah belah. Hal ini tidak pernah dilakukan oleh organisasi Islam yang lainnya dan NU yang pertama hingga saat ini.

“Sampai sekarang juga masih belum pernah terjadi lagi umat Islam menyatu selain di bawah kepemimpinan NU,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Rekomendasi Untuk Anda

  • Takut Sahur Kebablasan? Yuk Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1444 H / 2023 M Wilayah Pasuruan

    Takut Sahur Kebablasan? Yuk Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1444 H / 2023 M Wilayah Pasuruan

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanInstitut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (ITSNU-STAIS) Pasuruan menerbitkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1444 H/2023 M. Jadwal Imsakiyah itu dirumuskan oleh Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Sebagaimana telah diingatkan oleh Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, untuk berhenti melakukan hal-hal […]

  • Gus Mujib Minta Ma’arif NU Pasuruan Tingkatkan SDM di Pesantren

    Gus Mujib Minta Ma’arif NU Pasuruan Tingkatkan SDM di Pesantren

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2024
    • visibility 939
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Mustaysar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Mujib Imron mengatakan,  LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan harus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Pondok Pesantren yang baru yang memiliki lembaga formal. “Banyak guru di pondok pesantren yang membutuhkan pengetahuan khususnya pengelolaan lembaga pendidikan,” ujarnya pada saat  Rapat Kerja (Raker) PC […]

  • Mahasiswa UNU Pasuruan Ajak Siswa Kreatif Mengelola Sampah Saat MPLS Ramah di SD Balunganyar

    Mahasiswa UNU Pasuruan Ajak Siswa Kreatif Mengelola Sampah Saat MPLS Ramah di SD Balunganyar

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • visibility 847
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 4 di Desa Balunganyar, Kecamatan Lekok, diminta mendampingi kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) setempat, Senin-Jumat (14-18/07/2025). Mahasiswa mengenalkan dan mengajarkan bagaimana memilah sampah dan memanfaatkan sampah yang bisa diolah […]

  • Melalui Ta’aruf Pengurus Baru, Gus Saiful Berharap IPNU Tingkatkan Kualitas Kader

    Melalui Ta’aruf Pengurus Baru, Gus Saiful Berharap IPNU Tingkatkan Kualitas Kader

    • calendar_month Ming, 27 Des 2020
    • visibility 986
    • 0Komentar

    Setelah ditentukan jajaran kepengurusan melalui rapat tim formatur, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pasuruan mengadakan pertemuan pengurus baru masa khidmah 2020-2022 yang bertempat di Ruang Rapat PC IPNU Kabupaten Pasuruan. Jum’at (25/12/2020). Dalam kegiatan yang bertajuk ta’aruf pengurus baru tersebut dihadiri kurang lebih 35 anggota pengurus yang berlangsung selama 3 jam, […]

  • IPNU IPPNU MA Ma’arif Al Asy’ari Jadikan Pelantikan dan Pengkaderan Ajang Kuatkan Kaderisasi

    IPNU IPPNU MA Ma’arif Al Asy’ari Jadikan Pelantikan dan Pengkaderan Ajang Kuatkan Kaderisasi

    • calendar_month Sen, 23 Des 2024
    • visibility 657
    • 0Komentar

    Paserpan, NU Pasuruan Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Madrasah Aliyah (MA) Ma’arif Al Asy’ari Gondangwetan menggelar pelantikan masa khidmah 2024-2025 di Gedung MTs Al-Mubarok Tempuran, Kecamtan Paserpan, Ahad (22/12/2024). Kepala Sekolah MA Ma’arif Al Asy’ari Dieah Dwi Suyawati mengatakan bahwa pengurus yang sudah dilantik harus mengemban […]

  • Lantik 408 Pengurus Ranting NU, PCNU Pasuruan Tekankan Literasi dan Loyalitas Berorganisasi

    Lantik 408 Pengurus Ranting NU, PCNU Pasuruan Tekankan Literasi dan Loyalitas Berorganisasi

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo melantik 408 pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) se-Kecamatan Sukorejo di Graha Al-Mukhlasin, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Ahad (12/07/2026). Ketua MWCNU Sukorejo, Ustadz H Anjumil Azhari, mengatakan pelantikan merupakan momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas pengurus dalam menjalankan amanah jam’iyah. “Pelantikan ini untuk memperkokoh barisan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca