Breaking News
light_mode

Gus Kikin Ceritakan Masuknya Aswaja di Indonesia

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
  • visibility 746
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar acara halal bihalal di area Rumah Sakit Nahdlatul Ulama RSNU Kecamatan Kejayaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (11/05/2024).

Penjabat (Pj) Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz menceritakan bahwasanya masuknya ajaran Ahlusunnah Wal Jamaah  (Aswaja) di Indonesia  menurut catatan sejak zaman Wali Songo.

“Kenyataannya ajaran Aswaja sudah di terapkan   jauh sebelum lahirnya NU ada yang bilang mulai zaman wali songo atau bahkan sebelum eranya. Hal itu dibuktikan dengan makam makam Islam yang cukup tua diantaranya Syekh Mahmud Sumatera Utara dan Syahrufunuddin,” ujarnya.

Meskipun ajaran aswaja sudah mendarah daging kepada masyarakat nahdiyin ternyata ajaran asawja pernah mengahadapi cobaan dan tantangan tantangan baru hingga Hadrrotusyeh KH Hasyim Asy’ari membuat tulisan yang berjudul Kaff al-‘Awâm ‘an al-Khaudhi fî Syirkah al-Islâm yang ditulis pada tahun 1913 yang di kirimkan kepada gurunya Syekh Ahmad Khatib Minangkabawi gurunya di Mekkah.

“Pada saat itu organisasi yang paling besar Sarikat Islam (SI) umat Islam yang hampir memecah belah umat Islam jika khususnya pengikut aswaja namun karena para ulama tidak diam saja melainkan berkumpul dan mendirikan organisasi yang bernama NU,” tendasnya.

Kalau para ulama zaman itu tidak ambil tindakan tidak menjaga itu yang mungkin umat Islam sudah habis ini di Indonesia khususnya yang mengikuti paham Ahlussunnah Wal jamaah karena berdirinya NU pada tahun 1926 yang relatif belakangan dibanding yang lain seperti SI dan Budi Utomo dianggap berpotensi memecahkan belah dalam umat Islam ternyata tidak, NU dapat menyatukan umat Islam pada waktu itu.

” NU adalah pelopor federasi Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI)  yang menaungi 13 organisasi Islam di Indonesia,” papar pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang tersebut.

Baru pertama kalinya  umat Islam di Indonesia dikumpulkan oleh Muasis Jam’iyah Nahdlatul Ulama agar bangsa Indonesia tidak terpecah belah. Hal ini tidak pernah dilakukan oleh organisasi Islam yang lainnya dan NU yang pertama hingga saat ini.

“Sampai sekarang juga masih belum pernah terjadi lagi umat Islam menyatu selain di bawah kepemimpinan NU,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Nasionalisme Siswa Madrasah, SAKO MA’ARIF NU Lekok Pasuruan Rutin Gelar Persami

    • calendar_month Ming, 12 Agu 2018
    • visibility 415
    • 3Komentar

    Perkuat Nasionalisme Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Se-Kecamatan Lekok, Pengurus Sako (Satuan Komunitas) Ma’arif NU Lekok, rutin setiap tahun menggelar Perkemahan Sabtu Minggu (Persami). Tahun ini, Persami dilaksanakan di Lapangan Batu Luncing Desa Gejugjati Kecamatan Lekok, pada tanggal 11-12 Agustus 2018. Sebanyak 500 Siswa dari 24 MI Se-Kecamatan Lekok menjadi pesertanya.

  • Rakor ISNU Pasuruan Bahas Persiapan Hari Santri 2024

    Rakor ISNU Pasuruan Bahas Persiapan Hari Santri 2024

    • calendar_month Sen, 14 Okt 2024
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan PAC ISNU kecamatan di aula Pondok Pesantren Assolcah, Kejeron, Desa bayeman kecamatan Gondangwetan, Ahad (13/10/2024). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengatakan, Dalam rakor tersebut ISNU Kabupaten Pasuruan akan mempersiapkan hari santri 2024 yakni menyiapkan […]

  • RMINU dan LDNU Pasuruan Gelar Penutupan Safari Pesantren

    RMINU dan LDNU Pasuruan Gelar Penutupan Safari Pesantren

    • calendar_month Jum, 5 Apr 2024
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Rabithah Alawiyah Nahdatul Ulama (RMINU) dan Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan menggelar penutupan safari pesantren di Aula KH Ahmad Djufri PCNU Kabupaten Pasuruan, Rabu (3/04/2024). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya, penutupan safari pesantren bukanlah tanda kita berhenti berdakwah tetapi sebagai jembatan untuk terus […]

  • PCNU Pasuruan Akan Bentuk Sadgas Penangan Pemuda Bersama Polres

    PCNU Pasuruan Akan Bentuk Sadgas Penangan Pemuda Bersama Polres

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • visibility 1.229
    • 0Komentar

    Pohjenterk, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar audensi dengan Kapolres Pasuruan di Bale Pasehan Polres Pasuruan, (30/01/2025). Dalam audensi tersebut PCNU Kabupaten Pasuruan akan membentuk sadgas penanganan pemuda. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutammikin mengatakan bahwanya saat ini banyak sekali kasus kasus kekerasan di Kabupaten Pasuruan diantaranya adalah begal,pengedaran narkoba […]

  • Menuju Mahasiswa Santri, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Ngaji Bareng Gus Haidar Hafeez

    Menuju Mahasiswa Santri, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Ngaji Bareng Gus Haidar Hafeez

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
    • visibility 831
    • 0Komentar

    Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama-Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (ITSNU-STAIS) Pasuruan merupakan Kampus yang beda dari kampus lain yang hanya menginginkan mahasiswanya memiliki kecerdasan, intelektual dan skill yang baik. Namun, ITSNU-STAIS Pasuruan merupakan kampus yang memadukan antara kehidupan mahasiswa dan pesantren. Sehingga, bukan hanya dituntut untuk memiliki kecerdasan tinggi dan keahlian tertentu yang mumpuni […]

  • Di Tahlil IKA PMII Pasuruan, Gus Hakim Refleksikan Sosok Cak Lim dan Indikator Keberhasilan Kader

    Di Tahlil IKA PMII Pasuruan, Gus Hakim Refleksikan Sosok Cak Lim dan Indikator Keberhasilan Kader

    • calendar_month Rab, 28 Okt 2026
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC IKA PMII) Pasuruan menggelar kegiatan perdana berupa Tahlil dan Doa Bersama secara daring, Selasa (27/10/2026) malam. Majelis ini digelar untuk mengenang dan mendoakan almarhum H. Fatkhan Subchi (Ketua Umum PB IKA PMII) serta almarhum H. Muslim Mustajab (Perintis PMII Pasuruan). Dalam kesempatan tersebut, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca