Breaking News
light_mode

Gus Kikin Ceritakan Masuknya Aswaja di Indonesia

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
  • visibility 709
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar acara halal bihalal di area Rumah Sakit Nahdlatul Ulama RSNU Kecamatan Kejayaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (11/05/2024).

Penjabat (Pj) Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz menceritakan bahwasanya masuknya ajaran Ahlusunnah Wal Jamaah  (Aswaja) di Indonesia  menurut catatan sejak zaman Wali Songo.

“Kenyataannya ajaran Aswaja sudah di terapkan   jauh sebelum lahirnya NU ada yang bilang mulai zaman wali songo atau bahkan sebelum eranya. Hal itu dibuktikan dengan makam makam Islam yang cukup tua diantaranya Syekh Mahmud Sumatera Utara dan Syahrufunuddin,” ujarnya.

Meskipun ajaran aswaja sudah mendarah daging kepada masyarakat nahdiyin ternyata ajaran asawja pernah mengahadapi cobaan dan tantangan tantangan baru hingga Hadrrotusyeh KH Hasyim Asy’ari membuat tulisan yang berjudul Kaff al-‘Awâm ‘an al-Khaudhi fî Syirkah al-Islâm yang ditulis pada tahun 1913 yang di kirimkan kepada gurunya Syekh Ahmad Khatib Minangkabawi gurunya di Mekkah.

“Pada saat itu organisasi yang paling besar Sarikat Islam (SI) umat Islam yang hampir memecah belah umat Islam jika khususnya pengikut aswaja namun karena para ulama tidak diam saja melainkan berkumpul dan mendirikan organisasi yang bernama NU,” tendasnya.

Kalau para ulama zaman itu tidak ambil tindakan tidak menjaga itu yang mungkin umat Islam sudah habis ini di Indonesia khususnya yang mengikuti paham Ahlussunnah Wal jamaah karena berdirinya NU pada tahun 1926 yang relatif belakangan dibanding yang lain seperti SI dan Budi Utomo dianggap berpotensi memecahkan belah dalam umat Islam ternyata tidak, NU dapat menyatukan umat Islam pada waktu itu.

” NU adalah pelopor federasi Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI)  yang menaungi 13 organisasi Islam di Indonesia,” papar pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang tersebut.

Baru pertama kalinya  umat Islam di Indonesia dikumpulkan oleh Muasis Jam’iyah Nahdlatul Ulama agar bangsa Indonesia tidak terpecah belah. Hal ini tidak pernah dilakukan oleh organisasi Islam yang lainnya dan NU yang pertama hingga saat ini.

“Sampai sekarang juga masih belum pernah terjadi lagi umat Islam menyatu selain di bawah kepemimpinan NU,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harapan Wakil Ketua NU Pasuruan di Rakercab Ansor

    Harapan Wakil Ketua NU Pasuruan di Rakercab Ansor

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • visibility 940
    • 0Komentar

    Prigen, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP)  Ansor Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab ) I di Aula Hotel Permata Biru Lumbangrejo Prigen Pasuruan, Sabtu -Ahad (15-16/02/2024). Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus Taufik Abdurahman mengatakan program Ansor harus sejalan dengan PCNU karena Ansor merupakan bagian dari NU. […]

  • Perkuat Tata Kelola Madrasah Diniyah, Maarif NU Pasuruan Gelar Pelatihan Manajemen

    • calendar_month Ming, 30 Jun 2019
    • visibility 987
    • 0Komentar

    Lembaga Pendidikan Maarif (LP Maarif) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar Pelatihan Manajemen Administrasi Madrasah Diniyah bertempat di Gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pasuruan, Sabtu (29/6/2019). Menurut KH. Mujib Imron, selaku Ketua LP Maarif PCNU Kabupaten Pasuruan, terdapat sebuah tantangan bagi Madrasah Diniyah di era digitalisasi saat ini. Sehingga harus dipersiapkan sumber […]

  • KH Wahid Hasyim, Potret Santri Milenial

    KH Wahid Hasyim, Potret Santri Milenial

    • calendar_month Sel, 8 Des 2020
    • visibility 538
    • 0Komentar

    Era milenial ditandai dengan pola perilaku dan pola pikir yang berbeda seiring dengan perkembangan teknologi dan arus informasi yang pesat. Bahkan dalam dunia industri, karya dan produk berupaya disesuaikan dengan karakter generasi milenial yang salah satunya menyukai sesuatu yang serba cepat dan instan. Meski demikian, generasi milenial juga memiliki sifat kritis terhadap fenomena dan perubahan […]

  • ISNU Pasuruan Ajak Pemkab Perkuat Kolaborasi dan Turun Langsung ke Masyarakat

    ISNU Pasuruan Ajak Pemkab Perkuat Kolaborasi dan Turun Langsung ke Masyarakat

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • visibility 1.507
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan  Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar halal bihalal dan turba di Kecamatan Gondangwetan, Jum’at (18/04/2024). Dalam acara tersebut ISNU Kabupaten Pasuruan memberikan sejumlah masukan strategis kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan sebagai bagian dari komitmen kebangsaan dan kepedulian terhadap pembangunan daerah. Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Ahmad Adib Muhdi, […]

  • LP Ma’arif NU  Pasuruan Gelar Raker 2026, Tekankan Program Berkelanjutan

    LP Ma’arif NU Pasuruan Gelar Raker 2026, Tekankan Program Berkelanjutan

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kerja (Raker) 2026 di Pondok Pesantren Singa Putih, Kabupaten Pasuruan, Sabtu–Ahad (10–11/05/2026). Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus Taufiq Abdurahman, menegaskan bahwa program kerja LP Ma’arif harus dirancang secara berkesinambungan agar mampu menghasilkan capaian yang nyata. “Jangan sampai program LP […]

  • Silatnas Admin Digdaya Jadi Ruang Evaluasi Transformasi Digital NU

    Silatnas Admin Digdaya Jadi Ruang Evaluasi Transformasi Digital NU

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2026
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jombang, NU Pasuruan Forum Silaturahmi Nasional (Silatnas) Admin Digdaya digelar di Aula MAN 3 Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jumat (28/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di sela-sela rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tersebut menjadi ruang silaturahmi, evaluasi, sekaligus berbagi pengalaman bagi para admin Digdaya dari berbagai cabang. Ketua Tim Transformasi Digital Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca