Breaking News
light_mode

KH Imron Mutamakkin: Shalat Tidak Boleh Ditinggalkan,Dalam Kondisi Apapun.

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
  • visibility 360
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa shalat merupakan sarana utama seorang hamba berinteraksi dengan Allah SWT, sekaligus menjadi pengingat agar manusia senantiasa bergantung dan memohon pertolongan kepadanya.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Ngaji Tafsir Ayatul Ahkam Minal Qur’an di Pondok Pesantren Besuk, Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/02/2026).

Menurutnya, shalat fardhu tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun, bahkan dalam situasi paling sulit sekalipun.

“Jangan sampai kita meninggalkan shalat fardhu, khususnya meskipun dalam keadaan perang. Salah satu kunci kemenangan Islam dalam berbagai peperangan adalah menjaga shalat,” ujarnya.

Ia mencontohkan kisah sejarah pada masa Muhammad Al Fatih, ketika benteng Bizantium yang tampak sangat kuat akhirnya dapat ditaklukkan meskipun secara peralatan pasukan tidak sepenuhnya unggul.

Menurutnya, kekuatan iman dan kedekatan kepada Allah menjadi faktor utama keberhasilan tersebut.

“Di mana pun kita berada harus tetap mengandalkan Allah, karena itu kunci kemenangan dalam setiap perjuangan,” terangnya.

Gus Ipong sapaan akrabnyamenjelaskan bahwa kewajiban shalat tidak dapat dihentikan begitu saja, kecuali dalam kondisi darurat yang benar-benar mengancam keselamatan jiwa. Bahkan dalam keadaan sulit, umat Islam tetap diperintahkan mencari cara agar shalat tetap terlaksana.

“Kalau tidak memungkinkan membatalkan aktivitas, maka carilah tempat yang aman dan suci untuk tetap melaksanakan shalat,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam kondisi peperangan sekalipun, shalat tetap wajib dilakukan meski dengan berbagai penyesuaian, seperti sambil bergerak, membawa perlengkapan, atau dalam kondisi terbatas selama waktu shalat belum terlewati.

“Meskipun kita sibuk atau memiliki banyak kegiatan, jangan sampai meninggalkan shalat. Orang-orang pada zaman Nabi tetap bisa shalat meski dalam keadaan perang,” tambahnya.

Menurutnya, hal ini menunjukkan keistimewaan shalat dibandingkan ibadah lainnya. Ibadah tertentu dapat gugur karena uzur, namun shalat tetap diwajibkan dengan keringanan cara pelaksanaan sesuai kemampuan masing-masing.

“Jika khawatir terkena mudarat ketika berdiri, maka shalatlah sesuai kemampuan, bisa sambil berjalan atau berkendaraan. Ketika keadaan sudah aman, maka kembali melaksanakannya secara sempurna,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berikut Dua Tugas Guru Menurut KH Imron Mutamakkin

    Berikut Dua Tugas Guru Menurut KH Imron Mutamakkin

    • calendar_month Sen, 2 Des 2024
    • visibility 1.683
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, tugas utama seorang guru bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan tetapi juga mengajak murid untuk mencintai ilmu. Hal itu diungkapkan pada saat Bimtek Pengembangan Menejemen Madrasah Diniyah di rumah inovasi LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Ahad (1/12/2024). “Terus ajak murid muridmu […]

  • Perkuat Kemandirian Pesantren, LPNU Pasuruan Bersama Pemerintah Daerah Sosialisasi OPOP

    Perkuat Kemandirian Pesantren, LPNU Pasuruan Bersama Pemerintah Daerah Sosialisasi OPOP

    • calendar_month Sab, 9 Jul 2022
    • visibility 797
    • 0Komentar

    Rembang, NU Pasuruan Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Pasuruan bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi Program One Pesantren One Product (OPOP) di di Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Desa Pekoran, Kecamatan Rembang, Kamis (07/07/2022). Ketua LPNU Ustadz Samsul Arifin menjelaskan, Program OPOP merupakan program unggulan Pemerintah Jawa Timur. Tujuannya untuk upgreding […]

  • KH Imron Mutamakkin Lepas Atlet Terbaik Pagar Nusa ke Banyuwangi

    KH Imron Mutamakkin Lepas Atlet Terbaik Pagar Nusa ke Banyuwangi

    • calendar_month Rab, 23 Sep 2026
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Pasuruan melepas para atlet yang akan mengikuti Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Pagar Nusa. Pelepasan berlangsung di Gedung PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (22/9/2026). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, kemenangan dalam sebuah pertandingan tidak hanya diukur dari hasil akhir. Menurutnya, kemenangan terbesar justru ketika seseorang mampu mengendalikan dan mengalahkan […]

  • GP Ansor Kabupaten Pasuruan Akan Siapkan 15 Posko Lebaran untuk Pemudik

    GP Ansor Kabupaten Pasuruan Akan Siapkan 15 Posko Lebaran untuk Pemudik

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • visibility 676
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Gedung LP Ma’arif NU Pasuruan pada Ahad (23/3/2025). Dalam rakor tersebut, mereka memutuskan untuk mendirikan 15 posko mudik di beberapa kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan, Abdul Karim, […]

  • Ansor Banser NU Pasuruan Gelar Bhakti Sosial Relokasi Rumah Pasca Terbakar

    • calendar_month Sel, 4 Sep 2018
    • visibility 813
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP ANSOR) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan bersama PAC GP Ansor Kecamatan Tutur, gelar Kegiatan Bhakti Sosial Relokasi Rumah Korban Bencana Kebakaran, di Dusun Andong Timur RT 07 RW 01 Desa Ngembal Kecamatan Tutur, Minggu (2/9/2018). Menurut Muhamad Farid Sauqi, kebakaran rumah Bapak Saidi terjadi pada tanggal 12 Agustus […]

  • Dorong Ekonomi Kreatif, Mahasiswa  STAI Al-Yasini Bekali Warga Pekangkungan Strategi Digital

    Dorong Ekonomi Kreatif, Mahasiswa STAI Al-Yasini Bekali Warga Pekangkungan Strategi Digital

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Al-Yasini menggelar seminar ekonomi kreatif sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Pekangkungan, di Balai Desa Pekangkungan, beberapa hari yang lalu. Kegiatan yang melibatkan warga dari empat dusun tersebut bertujuan membangun ekosistem usaha desa yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan era digital. Nur Shofa Ulfiyati selaku […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca