Breaking News
light_mode

KH Imron Mutamakkin: Shalat Tidak Boleh Ditinggalkan,Dalam Kondisi Apapun.

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
  • visibility 357
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa shalat merupakan sarana utama seorang hamba berinteraksi dengan Allah SWT, sekaligus menjadi pengingat agar manusia senantiasa bergantung dan memohon pertolongan kepadanya.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Ngaji Tafsir Ayatul Ahkam Minal Qur’an di Pondok Pesantren Besuk, Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/02/2026).

Menurutnya, shalat fardhu tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun, bahkan dalam situasi paling sulit sekalipun.

“Jangan sampai kita meninggalkan shalat fardhu, khususnya meskipun dalam keadaan perang. Salah satu kunci kemenangan Islam dalam berbagai peperangan adalah menjaga shalat,” ujarnya.

Ia mencontohkan kisah sejarah pada masa Muhammad Al Fatih, ketika benteng Bizantium yang tampak sangat kuat akhirnya dapat ditaklukkan meskipun secara peralatan pasukan tidak sepenuhnya unggul.

Menurutnya, kekuatan iman dan kedekatan kepada Allah menjadi faktor utama keberhasilan tersebut.

“Di mana pun kita berada harus tetap mengandalkan Allah, karena itu kunci kemenangan dalam setiap perjuangan,” terangnya.

Gus Ipong sapaan akrabnyamenjelaskan bahwa kewajiban shalat tidak dapat dihentikan begitu saja, kecuali dalam kondisi darurat yang benar-benar mengancam keselamatan jiwa. Bahkan dalam keadaan sulit, umat Islam tetap diperintahkan mencari cara agar shalat tetap terlaksana.

“Kalau tidak memungkinkan membatalkan aktivitas, maka carilah tempat yang aman dan suci untuk tetap melaksanakan shalat,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam kondisi peperangan sekalipun, shalat tetap wajib dilakukan meski dengan berbagai penyesuaian, seperti sambil bergerak, membawa perlengkapan, atau dalam kondisi terbatas selama waktu shalat belum terlewati.

“Meskipun kita sibuk atau memiliki banyak kegiatan, jangan sampai meninggalkan shalat. Orang-orang pada zaman Nabi tetap bisa shalat meski dalam keadaan perang,” tambahnya.

Menurutnya, hal ini menunjukkan keistimewaan shalat dibandingkan ibadah lainnya. Ibadah tertentu dapat gugur karena uzur, namun shalat tetap diwajibkan dengan keringanan cara pelaksanaan sesuai kemampuan masing-masing.

“Jika khawatir terkena mudarat ketika berdiri, maka shalatlah sesuai kemampuan, bisa sambil berjalan atau berkendaraan. Ketika keadaan sudah aman, maka kembali melaksanakannya secara sempurna,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wasiat Kiai Kholil Sukorejo, Mari Menjadi Teladan dalam Menegakkan Akhlakul Karimah

    Wasiat Kiai Kholil Sukorejo, Mari Menjadi Teladan dalam Menegakkan Akhlakul Karimah

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • visibility 1.273
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Darul Muttaqin KH Abdullah Kholil Imam berwasiat, untuk selalu meneruskan perjuangan Rasulullah. Dengan menjadi teladan dalam menegakkan perilaku akhlakul karimah. “Abah berpesan, agar ‘Berjuang dengan berakhlakul karimah. Tidak harus dengan kekuasaan dan harta. Sebab, khidmah pada manusia dengan harta saja, kamu tidak akan membuat mereka puas’ (Menirukan […]

  • Dorong Guru Inovatif Mengajar Aswaja, Ma’arif NU Pasuruan Gelar Workshop Reaktualisasi Kurikulum

    Dorong Guru Inovatif Mengajar Aswaja, Ma’arif NU Pasuruan Gelar Workshop Reaktualisasi Kurikulum

    • calendar_month Jum, 14 Jul 2023
    • visibility 1.110
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul ULama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan mendorong guru di sekolah dan madrasah yang dinaunginya untuk mampu melakukan inovasi pembelajaran Aswaja. Hal itu dilaksanakan di kegiatan Workshop Reaktualisasi Kurikulum Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di Aula KH Ahmad Djufri, Graha NU Kabupaten Pasuruan, Jalan Raya Warungdowo, Kecamatan […]

  • Dampak gempa malang di pasuruan

    NU Tutur Pasuruan Bantu Data Bangunan Rusak karena Gempa

    • calendar_month Ming, 11 Apr 2021
    • visibility 817
    • 0Komentar

    Nu Pasuruan – Dampak gempa 6,1 skala richter yang berpusat di Kabupaten Malang merambat ke daerah lain. di Kabupaten Pasuruan, sejumlah bangunan rusak karena getaran gempa. Salah satunya di Kecamatan Tutur. Sekretaris Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tutur Sholekan menyebutkan ada kerusakan bangunan di daerahnya. Misalnya […]

  • Terpilih! Kader IPNU-IPPNU Kabupaten Pasuruan Ikut Program Youcan Millenial Mengabdi di Malaysia

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • visibility 784
    • 0Komentar

    Ket. Foto (kiri): Marta, Mr. Abdifatah Mohamed Abdulle (Founder Somali Community School In Malays For Urban Youth Children School, Kuala Lumpur), Farchan. Pasuruan – Nur Ali Farchan (Wakil Ketua II PC IPNU Kabupaten Pasuruan) dan Dwi Marta Marwatul Warda (Sekretaris PC IPPNU Kabupaten Pasuruan) berhasil membawa nama Kabupaten Pasuruan di forum internasional, pasalnya 2 kader […]

  • Begini Sambutan Wakil Bupati Pasuruan dalam Istighosah Rutin Jumat Legi PCNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Ming, 9 Des 2018
    • visibility 705
    • 0Komentar

    Wakil Bupati Pasuruan, KH. A. Mujib Imron, menegaskan komitmen Pemerintah Daerah berdasarkan Visi dan Misi Bupati, akan membangun Kabupaten Pasuruan berbasis keluarga dan memiliki karakter. “Pemerintah kabupaten Pasuruan melalui Visi Misi Bupati bertekad membangun Pasuruan berbasis keluarga dan Karakter,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara Istighotsah Rutin Jum’at Legi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten […]

  • Olimpiade Ma’arif NU Pasuruan 2025 Jadi Ajang Motivasi Pelajar untuk Terus Belajar

    Olimpiade Ma’arif NU Pasuruan 2025 Jadi Ajang Motivasi Pelajar untuk Terus Belajar

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • visibility 651
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang PC Lembaga Pendidikan LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menggelar Olimpiade Ma’arif 2025 di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (16/08/2025). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwa olimpiade ini merupakan ajang untuk mengukur kemampuan dan sarana motivasi baik diri sendiri atau teman teman yang lainnya  […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca