Breaking News
light_mode

KH Ma’sum Hasyim : Hidupkan NU dengan Segala Kemampuan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
  • visibility 1.266
  • comment 0 komentar

Kraton, NU Pasuruan

Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Ma’sum Hasyim, mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama untuk berkontribusi dalam menghidupkan NU sesuai dengan kemampuan masing-masing.

“Apapun yang bisa kamu lakukan, lakukanlah. Entah membantu mencuci piring atau hal lainnya, yang penting ikut berkontribusi untuk NU,” ujarnya dalam Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Miftakhus Sholihin, Dusun Semendi, Kecamatan Kraton, Jumat (7/4/2025).

Beliau menekankan bahwa mencintai, menyukai, dan membantu NU adalah nikmat besar yang sering kali tidak disadari. “Alhamdulillah, kita dapat membantu NU meskipun tidak ikut mendirikan. Ini adalah anugerah yang patut disyukuri,” tambahnya.

KH Ma’sum juga mengutip sebuah hadis yang menyebutkan bahwa siapa pun yang menolong ulama selama tujuh hari akan mendapatkan pahala ibadah selama tujuh puluh tahun. “Jika kalian membantu NU, yang kalian tolong bukan hanya ulama, tetapi juga pesantren-pesantren besar. Maka dari itu, jangan ragu untuk membantu NU,” jelasnya.

Selain itu, beliau berpesan kepada pengurus MWCNU Kraton agar menghidupkan kembali kegiatan Ikatan Seni Hadrah Indonesia (ISHARI) di wilayahnya. “ISHARI adalah bagian dari NU, khususnya di Pasuruan, dan harus tetap dilestarikan,” tegasnya.

Menurut KH Ma’sum, para anggota ISHARI adalah orang-orang yang ikhlas. Mereka melaksanakan kegiatan mulai dari selepas Isya hingga tengah malam dengan bacaan dan gerakan yang khas serta penuh makna. “Saking cintanya kepada Rasulullah, bacaan mereka berbeda. Bahkan ada orang yang menceritakannya kepada saya sambil menangis,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kinerja Kepala Madrasah, Maarif NU Kota Pasuruan Gelar Visitasi ke MI Roudlatus Salafiyah

    Tingkatkan Kinerja Kepala Madrasah, Maarif NU Kota Pasuruan Gelar Visitasi ke MI Roudlatus Salafiyah

    • calendar_month Sel, 25 Agu 2020
    • visibility 1.260
    • 0Komentar

    Sebagai sebuah organisasi masyarakat Islam, Nahdlatul Ulama (NU), salah satu bidang yang dikawal adalah bidang pendidikan. Kaitannya dengan itu, NU memiliki perangkat yakni lembaga pendidikan ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) . Secara institusional, LP Ma’arif NU mendirikan satuan-satuan pendidikan berupa sekolah dan madrasah, mulai tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Selanjutnya, tugas organisasi menjadi […]

  • Sepeda Listrik Tenaga Surya Jadi Kado ITSNU Pasuruan untuk 1 Abad NU

    Sepeda Listrik Tenaga Surya Jadi Kado ITSNU Pasuruan untuk 1 Abad NU

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • visibility 1.101
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanBagi Nahdliyin, dapat menyambut Satu Abad Nahdlatul Ulama (1 Abad NU) adalah momen spesial. Untuk itu, Dosen Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan, Mahendra Satria Hadiningrat, bersyukur dapat memberi kado spesial. “Inovasi sepeda listrik ini merupakan bentuk kepedulian ITSNU untuk mendorong kemandirian bagi penyandang disabilitas, khususnya tunadaksa di bagian kaki,” imbuhnya […]

  • ISNU Pasuruan Siapkan Duta Budaya dan Pariwisata Religi di Jawa Timur

    ISNU Pasuruan Siapkan Duta Budaya dan Pariwisata Religi di Jawa Timur

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
    • visibility 735
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur menggelar workshop dalam rangka generasi muda NU menjadi duta budaya dan pariwisata religi di Alienta Hotel Kota Malang. Merespon hal tersebut Pimpinan Cabang (PC) ISNU Kabupaten Pasuruan menyiapkan empat delegasi untuk menjadi duta budaya dan pariwisata di Kabupaten Pasuruan dan Jawa Timur. […]

  • Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Azizi Hasbulloh menilai, Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan, terlalu berlebihan. “Peraturan terkait rokok ini sudah berlebihan. Rokok seakan-akan dianggap sebagai (satu-satunya) pembunuh,” ujarnya disela-sela Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Canga’an, Kecamatan Bangil, […]

  • Fasilitator Program YESS: Materi Motivasi Bisnis dari ITSNU Pasuruan Mudah dan Menarik

    Fasilitator Program YESS: Materi Motivasi Bisnis dari ITSNU Pasuruan Mudah dan Menarik

    • calendar_month Ming, 18 Sep 2022
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanProgram Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) di Pasuruan melibatkan Dosen Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) setempat sebagai pemateri pelatihan. Fasilitator Program YESS di Kecamatan Kraton, Wahyu Kurniawan, menyatakan bahwa materi yang disampaikan oleh Dosen […]

  • Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Merespon viralnya sebuah video azan yang menyelipkan lafaz ‘hayya alal jihad’, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyatakan bahwa hal tersebut tidak dibenarkan dalam hukum agama Islam. “Rasulullah berkali-kali berjihad. Tidak pernah sekalipun ada riwayat, yang (menunjukkan Rasulullah) merubah hayya alas sholah menjadi hayya alal jihad,” tegas KH. Muhib Aman Aly, selaku Katib Syuriah, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca