Breaking News
light_mode

Menolak Lupa Khazanah Intelektual Ulama & Pesantren

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 31 Okt 2017
  • visibility 1.299
  • comment 2 komentar

Pasuruan,- Menandai Hari Santri Nasional 2017, PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar Expo Khazanah Intelektual Ulama dan Pesantren yang berlangsung di Museum Muhammad Chenghoo Pandaan, 30-31 Nofember ini. Digelar di posisi strategis jalur Surabaya-Malang, Expo menampilkan beberapa event unik dan menarik sebagaimana sarasehan karya Ulama Nusantara yang menghadirkan fiolog santri Rijal Mumazziq, pameran manuskrip kitab kuning kuno dan Buku/Kitab Terbitan Pesantren, pameran fotografi Santri Story, Pelatihan Desain Grafis untuk medsos oleh Santri Design Community (SDC), coaching clinic pengelolaan website pesantren/UKM, hingga bazar produk UKM Santri. Pameran dan expo digelar dua hari ini mulai jam 9 pagi hingga 9 malam.
Lakpesdam NU Kab Pasuruan sebagai pelaksana kegiatan sengaja mendesain event ini sebagai bentuk apresiasi generasi hari ini pada karya dan perjuangan dakwah-ilmu para ulama pesantren. Di Pasuruan, ditemukan banyak karya kitab kuning yang ditulis para kiai baik untuk bahan ngaji di pesantren maupun untuk umum. Ada Alm Kiai Hasan Asy’ary (Ranggeh, Gondangwetan, dimakamkan di Sladi, Kejayan) menulis Kitab Induk Ilmu Falak; Muntahal Aqwal/Nataijul Aqwal. Salah satu murid beliau adalah Kiai Maksum pakar Ilmu Falak yang tak lain adalah mushannif Kitab Durusul Falakiyah yang hingga kini menjadi rujukan utama pengajaran ilmu falak di pesantren dan kampus.
Ada Alm Kiai Abdul Karim, Pondok Pesantren Kramat, Kraton. Menulis belasan kitab Kuning yang sudah diterbitkan dan dikaji rutin. Sang putra, Alm Kiai As’ad Abd Karim menulis Kitab Manaqibul Karamat yang rutin dibaca umat hingga kini. Ada Alm Kiai Hafidz Hasyim, PP Darul Ulum Karangpandan, Rejoso, menulis Kitab Alfiyah Fiqih Thaharah, 1000 bait nadzam berisi aturan bersuci, juga menyusun Kitab Manaqibul Barakat.
Ada Alm Kiai Jakfar Shadiq, Sladi, Kejayan manuskrip tulisan Kitab kuningnya tentang fiqih masih berserakan belum sempat diterbitkan. Dan… Waliyullah, Mbah Kiai Hamid, Ulama teduh, peneduh batin umat itu pun menyusun kitab Alfiyah Sullam Taufiq, seribu bait nadzam intisari Kitab Sullamut Taufiq. Masih banyak para kiai mushannif yang tersebar, tak hanya di Pasuruan juga di antero tanah Jawa dan nusantara.
Dari kegiatan ini diharapkan ada kesadaran baru di kalangan santri ‘jaman now’, untuk kembali menoleh pada karya para ulama terdahulu, tak hanya mendapat asupan informasi dari media sosial, google dan sumber instan lainnya. Sementara negara, khususnya pemerintah kabupaten pasuruan didesak membuat afirmasi kebijakan yang berorientasi pada pelestarian karakter keagamaan di daerah berbasis pesantren seperti Pasuruan (*)

PIC: Mahfudz Syawaludin ( Sekretaris Lakpesdam NU Kabupaten Pasuruan)

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (2)

  • Alpianti

    Bagaimana cara membangkitkan semnagat para santri untuk membaca atau memahami karya para ulama terdahulu?

    Balas2 April 2018 11:58
    • Mohammad Subadar

      Pertama, kita semua harus memberikan motivasinya. Seperti dengan menunjukkan khazanah intelektual ulama dan pesantren itu sendiri.

      Balas4 Juni 2018 20:12

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. M. Sholeh Bahruddin: Dimana ada kelebihan, disitulah ada kekurangan

    • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
    • visibility 1.160
    • 0Komentar

    KH. M. Sholeh Bahruddin, pengasuh Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Kabupaten Pasuruan, kembali menegaskan bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Oleh karena itu, sesama manusia harus saling tolong menolong. “Tidak ada manusia yang sempurna. Semua punya kekurangan,” ujarnya saat memberikan Mauidhotul Hasanah dalam kegiatan Seninan, di Masjid Aminah Kompleks Pondok Pesantren Ngalah Purwosari, Senin (21/1/2019). “Dimana […]

  • PAC se Pasuruan Raya Ikuti Akreditasi PW Ansor Jatim, Ini Hasilnya

    PAC se Pasuruan Raya Ikuti Akreditasi PW Ansor Jatim, Ini Hasilnya

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Beji, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Bangil, Kota dan Kabupaten Pasuruan menggelar ‘Visitasi Assesor Akreditasi’ di Aula Anisah Foundation, Desa Sidowayah, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Ahad (04/09/2022). Kegiatan visitasi diikuti ketua dan sekretaris atau tim akrediasi yang berasal dari dua puluh delapan (28) Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor […]

  • 1500 Undangan Hadir di Haul KH. Muhammad Kholilurrahman bin KH. Abdul Alim

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • visibility 1.196
    • 0Komentar

    Tepat pada hari Rabu 02 Januari 2019 atau 25 Robiul Tsani 1440 Pondok Pesantren Sidogiri memperingati Haul KH. Muhammad Kholilurrahman bin KH. Abdul Alim dan Mas Moch. Daqiqiyah bin KH. Abdul Alim. Acara haul yang dilaksanakan di kediaman KH. Abdul Alim bin Abdul Jalil tersebut, diiringi dengan pembacaan Sholawat Burdah oleh tim sholawat Ponpes Sidogiri. […]

  • LPPNU Pasuruan Panen Udang Vanamei  Siap Ekspor Luar Negeri

    LPPNU Pasuruan Panen Udang Vanamei  Siap Ekspor Luar Negeri

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • visibility 757
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Imbas dari kemarau panjang maupun iklim yang kurang mendukung menyebabkan banyak petani yang sulit mendapatkan pemasukan namun hal ini tidak dirasakan oleh para petani udang. Dimusim panas kali ini mereka berhasil memanen udang vanamei 27 kwintal hasilnya banyak pengepul yang sudah menunggu hasil panen udang tersebut. Siapa sangka peteni udang venamei organik […]

  • Gus Shon: Almaghfurlah KH Ad Rahman Syakur Teladan Disiplin Waktu

    Gus Shon: Almaghfurlah KH Ad Rahman Syakur Teladan Disiplin Waktu

    • calendar_month Sel, 5 Des 2023
    • visibility 1.281
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Shonhaji Abdus Shomad menyebutkan, KH Ad Rahman Syakur menjadi suri teladan dalam perilaku disiplin waktu. “Dalam segi kedisplinan KH Ad Rahman Syakur selalu datang lebih awal satu-dua jam di setiap rapat harian NU,” ujarnya di Peringantan Haul ke-4 KH Ad Rahman Syakur […]

  • Yuk Ikut Majelis Rindu, Asyiknya Ngaji, Musik, dan Curhat

    Yuk Ikut Majelis Rindu, Asyiknya Ngaji, Musik, dan Curhat

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanLembaga dan Badan Otonom (Banom) di tingkat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan akan menggelar ‘Majelis Rindu: Never Sambat, Loss Bahagia’, besok Sabtu (20/08/2022). Lokasi kegiatan dipusatkan di KH Achmad Djufri Hall Room, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Direktur Media Center PCNU, Ustadz M Subadar menjelaskan, sasaran peserta ‘Majelis […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca