Breaking News
light_mode

Menolak Lupa Khazanah Intelektual Ulama & Pesantren

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 31 Okt 2017
  • visibility 1.476
  • comment 2 komentar

Pasuruan,- Menandai Hari Santri Nasional 2017, PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar Expo Khazanah Intelektual Ulama dan Pesantren yang berlangsung di Museum Muhammad Chenghoo Pandaan, 30-31 Nofember ini. Digelar di posisi strategis jalur Surabaya-Malang, Expo menampilkan beberapa event unik dan menarik sebagaimana sarasehan karya Ulama Nusantara yang menghadirkan fiolog santri Rijal Mumazziq, pameran manuskrip kitab kuning kuno dan Buku/Kitab Terbitan Pesantren, pameran fotografi Santri Story, Pelatihan Desain Grafis untuk medsos oleh Santri Design Community (SDC), coaching clinic pengelolaan website pesantren/UKM, hingga bazar produk UKM Santri. Pameran dan expo digelar dua hari ini mulai jam 9 pagi hingga 9 malam.
Lakpesdam NU Kab Pasuruan sebagai pelaksana kegiatan sengaja mendesain event ini sebagai bentuk apresiasi generasi hari ini pada karya dan perjuangan dakwah-ilmu para ulama pesantren. Di Pasuruan, ditemukan banyak karya kitab kuning yang ditulis para kiai baik untuk bahan ngaji di pesantren maupun untuk umum. Ada Alm Kiai Hasan Asy’ary (Ranggeh, Gondangwetan, dimakamkan di Sladi, Kejayan) menulis Kitab Induk Ilmu Falak; Muntahal Aqwal/Nataijul Aqwal. Salah satu murid beliau adalah Kiai Maksum pakar Ilmu Falak yang tak lain adalah mushannif Kitab Durusul Falakiyah yang hingga kini menjadi rujukan utama pengajaran ilmu falak di pesantren dan kampus.
Ada Alm Kiai Abdul Karim, Pondok Pesantren Kramat, Kraton. Menulis belasan kitab Kuning yang sudah diterbitkan dan dikaji rutin. Sang putra, Alm Kiai As’ad Abd Karim menulis Kitab Manaqibul Karamat yang rutin dibaca umat hingga kini. Ada Alm Kiai Hafidz Hasyim, PP Darul Ulum Karangpandan, Rejoso, menulis Kitab Alfiyah Fiqih Thaharah, 1000 bait nadzam berisi aturan bersuci, juga menyusun Kitab Manaqibul Barakat.
Ada Alm Kiai Jakfar Shadiq, Sladi, Kejayan manuskrip tulisan Kitab kuningnya tentang fiqih masih berserakan belum sempat diterbitkan. Dan… Waliyullah, Mbah Kiai Hamid, Ulama teduh, peneduh batin umat itu pun menyusun kitab Alfiyah Sullam Taufiq, seribu bait nadzam intisari Kitab Sullamut Taufiq. Masih banyak para kiai mushannif yang tersebar, tak hanya di Pasuruan juga di antero tanah Jawa dan nusantara.
Dari kegiatan ini diharapkan ada kesadaran baru di kalangan santri ‘jaman now’, untuk kembali menoleh pada karya para ulama terdahulu, tak hanya mendapat asupan informasi dari media sosial, google dan sumber instan lainnya. Sementara negara, khususnya pemerintah kabupaten pasuruan didesak membuat afirmasi kebijakan yang berorientasi pada pelestarian karakter keagamaan di daerah berbasis pesantren seperti Pasuruan (*)

PIC: Mahfudz Syawaludin ( Sekretaris Lakpesdam NU Kabupaten Pasuruan)

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (2)

  • Alpianti

    Bagaimana cara membangkitkan semnagat para santri untuk membaca atau memahami karya para ulama terdahulu?

    Balas2 April 2018 11:58
    • Mohammad Subadar

      Pertama, kita semua harus memberikan motivasinya. Seperti dengan menunjukkan khazanah intelektual ulama dan pesantren itu sendiri.

      Balas4 Juni 2018 20:12

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berikut Tradisi Lebaran Ketujuh di Pasuruan

    Berikut Tradisi Lebaran Ketujuh di Pasuruan

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
    • visibility 1.413
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Hari Raya Idul Fitri merupakan momentum bahagia bagi umat Islam di berbagai penjuru dunia khususnya di Indonesia. Tak hanya religius, Lebaran juga menyimpan budaya dan tradisi unik di seluruh Indonesia. Kearifan lokal ini diwariskan secara turun temurun sebagai ciri khas masing-masing Berbagai tradisi unik dan penuh makna muncul untuk menandai dan menambah […]

  • RESMI DILANTIK, PW ISNU Jatim Berharap ISNU Pasuruan Melanjutkan Pemikiran GUS DUR

    • calendar_month Ming, 2 Sep 2018
    • visibility 943
    • 1Komentar

    Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan Periode 2018-2022 Resmi dilantik oleh PW ISNU Jawa Timur bertempat di Hotel Dalwa Bangil Kabupaten Pasuruan, Jumat (31/08/2018). Usai Melantik, Prof. Mas’ud Said mengucapkan selamat kepada Jajaran Pengurus, khususnya kepada Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I., selaku Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan. Prof. Said, sapaan akrabnya, […]

  • Hadirkan Enam Pembicara, ISNU Gandeng IAI Dalwa Gelar Seminar Nasional dan Bedah Buku

    Hadirkan Enam Pembicara, ISNU Gandeng IAI Dalwa Gelar Seminar Nasional dan Bedah Buku

    • calendar_month Sab, 1 Jan 2022
    • visibility 704
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan – Dipenghujung akhir tahun, Jumat 31 Desember 2021. Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan bersama Institut Agama Islam Darullughah Wadda’wah (IAI Dalwa) mengundang enam pembicara dalam acara seminar nasional dan bedah buku “Tradisi Pendidikan Nilai di Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren”. Seminar ini dihadiri oleh para sarjana NU disetiap […]

  • Di Ngarak Catin LKKNU Pasuruan, Peserta Dibekali 10 S

    Di Ngarak Catin LKKNU Pasuruan, Peserta Dibekali 10 S

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Kabupaten Pasuruan gelar Ngaji Pranikah Bagi Calon Pengantin (Ngarak Catin), Rabu (06/07/2022). Kegiatan dipusatkan di Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rejoso, Jl. Raya Pantura No.23, Desa Rejoso Lor. Ketua LKKNU Ustadz Nur Khotib menuturkan, tujuan Ngarak Catin untuk membekali […]

  • Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriyah : Bacaan, Arti dan Keutmaaannya

    Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriyah : Bacaan, Arti dan Keutmaaannya

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Salah satu amalan yang banyak dikerjakan oleh kaum muslimin menjelang pergantian Tahun Hijriyah adalah membaca doa akhir tahun.Doa tersebut dibaca pada sore hari setelah shalat Ashar di tanggal akhir bulan Dzulhijjah hingga sebelum masuk waktu Maghrib yang menandai datangnya tanggal 1 Muharam. Di dalam doa akhir tahun Islam yang dianjurkan oleh para ulama saleh terdahulu, […]

  • Kerendahan Hati KH Ma’shum Hasyim Saat Dipilih Menjadi Pj Rais Syuriyah PCNU Kab. Pasuruan

    Kerendahan Hati KH Ma’shum Hasyim Saat Dipilih Menjadi Pj Rais Syuriyah PCNU Kab. Pasuruan

    • calendar_month Sen, 13 Nov 2023
    • visibility 1.330
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Wakil Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Ma’shum Hasyim resmi ditetapkan menjadi Penjabat (Pj) Rais Syuriah. Kiai Ma’shum menggantikan Almaghfurllah KH Muzakki Birrul Alim yang wafat pada Jum’at (20/10/2023). “Ada maksudnya ketika saya membuka sambutan (Pertama sebagai Pj Rais Syuriyah) dengan membaca ‘AlladzĂŽna idzâ ashâbat-hum mushĂŽbah, qâlĂť innâ […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca