Breaking News
light_mode

Menolak Lupa Khazanah Intelektual Ulama & Pesantren

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 31 Okt 2017
  • visibility 1.328
  • comment 2 komentar

Pasuruan,- Menandai Hari Santri Nasional 2017, PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar Expo Khazanah Intelektual Ulama dan Pesantren yang berlangsung di Museum Muhammad Chenghoo Pandaan, 30-31 Nofember ini. Digelar di posisi strategis jalur Surabaya-Malang, Expo menampilkan beberapa event unik dan menarik sebagaimana sarasehan karya Ulama Nusantara yang menghadirkan fiolog santri Rijal Mumazziq, pameran manuskrip kitab kuning kuno dan Buku/Kitab Terbitan Pesantren, pameran fotografi Santri Story, Pelatihan Desain Grafis untuk medsos oleh Santri Design Community (SDC), coaching clinic pengelolaan website pesantren/UKM, hingga bazar produk UKM Santri. Pameran dan expo digelar dua hari ini mulai jam 9 pagi hingga 9 malam.
Lakpesdam NU Kab Pasuruan sebagai pelaksana kegiatan sengaja mendesain event ini sebagai bentuk apresiasi generasi hari ini pada karya dan perjuangan dakwah-ilmu para ulama pesantren. Di Pasuruan, ditemukan banyak karya kitab kuning yang ditulis para kiai baik untuk bahan ngaji di pesantren maupun untuk umum. Ada Alm Kiai Hasan Asy’ary (Ranggeh, Gondangwetan, dimakamkan di Sladi, Kejayan) menulis Kitab Induk Ilmu Falak; Muntahal Aqwal/Nataijul Aqwal. Salah satu murid beliau adalah Kiai Maksum pakar Ilmu Falak yang tak lain adalah mushannif Kitab Durusul Falakiyah yang hingga kini menjadi rujukan utama pengajaran ilmu falak di pesantren dan kampus.
Ada Alm Kiai Abdul Karim, Pondok Pesantren Kramat, Kraton. Menulis belasan kitab Kuning yang sudah diterbitkan dan dikaji rutin. Sang putra, Alm Kiai As’ad Abd Karim menulis Kitab Manaqibul Karamat yang rutin dibaca umat hingga kini. Ada Alm Kiai Hafidz Hasyim, PP Darul Ulum Karangpandan, Rejoso, menulis Kitab Alfiyah Fiqih Thaharah, 1000 bait nadzam berisi aturan bersuci, juga menyusun Kitab Manaqibul Barakat.
Ada Alm Kiai Jakfar Shadiq, Sladi, Kejayan manuskrip tulisan Kitab kuningnya tentang fiqih masih berserakan belum sempat diterbitkan. Dan… Waliyullah, Mbah Kiai Hamid, Ulama teduh, peneduh batin umat itu pun menyusun kitab Alfiyah Sullam Taufiq, seribu bait nadzam intisari Kitab Sullamut Taufiq. Masih banyak para kiai mushannif yang tersebar, tak hanya di Pasuruan juga di antero tanah Jawa dan nusantara.
Dari kegiatan ini diharapkan ada kesadaran baru di kalangan santri ‘jaman now’, untuk kembali menoleh pada karya para ulama terdahulu, tak hanya mendapat asupan informasi dari media sosial, google dan sumber instan lainnya. Sementara negara, khususnya pemerintah kabupaten pasuruan didesak membuat afirmasi kebijakan yang berorientasi pada pelestarian karakter keagamaan di daerah berbasis pesantren seperti Pasuruan (*)

PIC: Mahfudz Syawaludin ( Sekretaris Lakpesdam NU Kabupaten Pasuruan)

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (2)

  • Alpianti

    Bagaimana cara membangkitkan semnagat para santri untuk membaca atau memahami karya para ulama terdahulu?

    Balas2 April 2018 11:58
    • Mohammad Subadar

      Pertama, kita semua harus memberikan motivasinya. Seperti dengan menunjukkan khazanah intelektual ulama dan pesantren itu sendiri.

      Balas4 Juni 2018 20:12

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agar Anak Gemar Makan Ikan, Ini Cara Mahasiswa KKN ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    Agar Anak Gemar Makan Ikan, Ini Cara Mahasiswa KKN ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    • calendar_month Ming, 30 Jul 2023
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Gempol, NU PasuruanMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 11, menggelar Sosialisasi Gemar Makan Ikan. Kegiatan dipusatkan di Ruang Kelas Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Kamis (27/7/2023). “Terima kasih adek-adek KKN. […]

  • Mahasiswa UNU Pasuruan, Siap Bersinergi Percepat Pembangunan Desa Toyaning

    Mahasiswa UNU Pasuruan, Siap Bersinergi Percepat Pembangunan Desa Toyaning

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan secara resmi membuka pelaksanaan Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) 2026 di Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jumat (17/07/2026). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Toyaning tersebut menjadi penanda dimulainya pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan desa. Dosen Pembimbing Lapangan PMM, Nailatul Khoiriyah Cholil menyampaikan apresiasi […]

  • Innalillahi, Ketua STAI Salahuddin Periode 2010-2015 Wafat

    Innalillahi, Ketua STAI Salahuddin Periode 2010-2015 Wafat

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanInnalillahi wa inna ilaihi rajiun. Civitas Akademika Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan berduka. Pasalnya, Ketua STAI Salahuddin Pasuruan periode 2010-2015 H Fausi wafat pada Jumat (15/03/2024) dini hari. Kabar wafatnya H Fausi, yang juga menjabat Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan periode 2020-2025 itu tersebar luas di WhatsApp dan media sosial. […]

  • Rukyatul Hilal 1 Syawal Digelar di Pesantren Dalwah, Ini Prediksi LFNU Pasuruan

    Rukyatul Hilal 1 Syawal Digelar di Pesantren Dalwah, Ini Prediksi LFNU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • visibility 613
    • 2Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menjelaskan hasil analisis awal penentuan 1 Syawal 1447 H yang menunjukkan posisi hilal diperkirakan belum memenuhi kriteria imkanur rukyat. Meski demikian, rukyatul hilal tetap dilaksanakan di rooftop lantai 10 Gedung Mabna Abuya Habib Hasan Baharun, kompleks Pondok Pesantren Darullughah Waddawah (Dalwah), Desa Raci, […]

  • Terpilih! Kader IPNU-IPPNU Kabupaten Pasuruan Ikut Program Youcan Millenial Mengabdi di Malaysia

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • visibility 768
    • 0Komentar

    Ket. Foto (kiri): Marta, Mr. Abdifatah Mohamed Abdulle (Founder Somali Community School In Malays For Urban Youth Children School, Kuala Lumpur), Farchan. Pasuruan – Nur Ali Farchan (Wakil Ketua II PC IPNU Kabupaten Pasuruan) dan Dwi Marta Marwatul Warda (Sekretaris PC IPPNU Kabupaten Pasuruan) berhasil membawa nama Kabupaten Pasuruan di forum internasional, pasalnya 2 kader […]

  • ISNU Pasuruan Bekali Calon PAC Tentang Organisasi Hingga Kepemimpinan

    ISNU Pasuruan Bekali Calon PAC Tentang Organisasi Hingga Kepemimpinan

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2023
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan memastikan calon pengurus di tingkatan kecamatan memiliki pengetahuan dan pemahaman yang mendalam tentang kepemimpinan dan pengelolaan organisasi. Hal itu ditegaskan dalam acara Pembekalan Calon Pengurus Pimpinan  Anak Cabang (PAC) ISNU se Kabupaten Pasuruan yang digelar di Rest Area Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Ahad […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca