Breaking News
light_mode

Ngaji Literasi LTNNU, Zainul Milal Bizawie Ungkap Pasuruan dalam Jejaring Ulama Diponegoro

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Ming, 9 Jan 2022
  • visibility 1.217
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Program Ngaji Literasi dengan kegiatan diskusi buku Jejaring Ulama Diponegoro di Lantai 3 Gedung Rektorat Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan, Sabtu (08/01/2022).

Penulis buku Jejaring Ulama Diponegoro Zainul Milal Bizawie, mengungkap fakta sejarah betapa pentingnya Pasuruan yang menjadi salah satu tempat dalam membangun jejaring ulama yang sebelumnya sudah dibangun oleh Wali Songo.

“Pasuruan justru menjadi kawah candra dimuka. Ulama-ulama ketika mau membangun perjuangan itu larinya ke arah Timur. Sebut saja tokoh semacam Kiai Nur Imam Mlangi,” imbuhnya penulis buku Syekh Mutamakkin: Pelawanan Kultural Agama Rakyat itu.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa Kiai Nur Imam Mlangi itu adalah putra pertama dari Amangkurat IV yang tidak suka berpolitik dan menjadi menantu Adipati Pasuruan Untung Suropati.

“Itulah yang nantinya menghasilkan ulama-ulama sepanjang jalur dari mulai Tapal Kuda sampai Mataram,” tutur penulis buku Masterpiece Islam Nusantara: Sanad dan Jejaring Ulama-Santri (1830-1945) itu.

Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan H Ahmad Taufiq, menjelaskan tujuan mendiskusikan buku yang ditulis oleh Zainul Milal Bizawie itu. Bahwa PCNU berkeinginan menemukan jejaring Kiai dan Pesantren di Kabupaten Pasuruan.

“Dan kita bisa melihat betapa Pasuruan ini penuh dengan dinamika kepesantrenan dan keulamaan yang patut dipelajari,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan bahwa komunitas Pesantren dan Nahdlatul Ulama memiliki kekayaan intelektual yang sangat berharga. Yakni kekayaan sanad keilmuan, nasab, dan jihad.

“Kekayaan ini yang harus kita pelihara. Jangan sampai hilang kekayaan itu,” pungkas Ketua Yayasan Bayt Al-Hikmah Pasuruan itu.

Kegiatan itu dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU), ITSNU Pasuruan, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan, STAI Al-Yasini, dan Pustaka Compass.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memuliakan Malam Nuzulul Qur’an, Mahasiswa ITSNU-STAIS Pasuruan 99 Kali Khatam Al Quran Dalam Sehari

    Memuliakan Malam Nuzulul Qur’an, Mahasiswa ITSNU-STAIS Pasuruan 99 Kali Khatam Al Quran Dalam Sehari

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2020
    • visibility 1.324
    • 0Komentar

    Tanggal 17 Ramadan merupakan malam yang istimewa bagi umat Islam. Malam tersebut diperingati sebagai malam Nuzulul Qur’an atau malam turunnya Alquran untuk seluruh umat manusia melalui Nabi Muhammad SAW. Pada Ramadhan tahun ini, malam nuzulul Qur’an jatuh pada hari Minggu, tanggal 10 Mei 2020. ”Adanya pandemi COVID-19 ini tidak menghalangi kami untuk melaksanakan khataman Alquran […]

  • Kiai Muhib Ungkapkan Syarat Menyempurnakan Puasa Ramadhan

    Kiai Muhib Ungkapkan Syarat Menyempurnakan Puasa Ramadhan

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Pada saat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, kita tentunya ingin ibadah tersebut bernilai pahala. Tidak hanya sekadar mendapatkan lapar dan haus, atau hanya menggugurkan kewajiban saja tetapi menghapus dosa. Menanggapi hal tersebut Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Muhibbul Aman Aly menjelaskan syarat syarat yang harus dilakukan untuk menyempurnaakan puasa ramadhan […]

  • Gerakan Penguatan Masjid NU, Jadi Fokus Raker II PC LTM NU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 8 Jul 2018
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC LTM NU) Kabupaten Pasuruan gelar Rapat Kerja (Raker) II bertempat di Balai Pertemuan Desa Gendro Kecamatan Tutur, Sabtu Pagi (7/7/2018). Dalam kegiatan Raker yang bertajuk “Dari Masjid-Nya, Kita Makmurkan Bumi-Nya”, Gerakan Penguatan Masjid NU di Kabupaten Pasuruan menjadi fokus pembahasan dalam Raker tersebut. “Akan fokus di Gerakan […]

  • Bersama Tokoh Agama, Bawaslu Kabupaten Pasuruan Optimalisasi Pengawasan Partisipatif

    Bersama Tokoh Agama, Bawaslu Kabupaten Pasuruan Optimalisasi Pengawasan Partisipatif

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Prigen, NU PasuruanBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan menggelar “Workshop Materi Penyusunan Materi Pengawasan Pemilu Partisipatif Berbasis Agama pada Pemilu Serentak Tahun 2024”, Rabu-Kamis (16-17/11/2022). Kegiatan itu dipusatkan di Royal Senyiur Hotel Prigen, Jl. Putuk Truno No. 208 Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Workshop diikuti oleh perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangil dan Kabupaten […]

  • Mahasiswa UNU Pasuruan Mulai Mengabdi di Wonokerto dan Oro-Oro Ombo Wetan Berikut Programnya

    Mahasiswa UNU Pasuruan Mulai Mengabdi di Wonokerto dan Oro-Oro Ombo Wetan Berikut Programnya

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan resmi memulai pengabdian di dua desa, yakni Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, dan Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Senin (20/7/2026). Kedua kelompok mengusung tema berbeda sesuai potensi desa, yakni ketahanan lingkungan dan ketahanan pangan. Ketua PMM UNU Pasuruan, Izatul Lailiyah, menegaskan mahasiswa hadir […]

  • Mahasiswa UNU Pasuruan Sedekah Eco Enzyme, Warga Berharap Jadi Gerakan Selamatkan Danau Ranu

    Mahasiswa UNU Pasuruan Sedekah Eco Enzyme, Warga Berharap Jadi Gerakan Selamatkan Danau Ranu

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan Masyarakat sekitar Danau Ranu menaruh harapan besar terhadap kegiatan Sedekah Eco Enzyme yang dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan. Warga berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi aksi rutin demi memulihkan ekosistem danau. Kegiatan sedekah eco enzyme berupa penuangan cairan hasil fermentasi limbah organik […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca