Breaking News
light_mode

Ngaji Literasi LTNNU, Zainul Milal Bizawie Ungkap Pasuruan dalam Jejaring Ulama Diponegoro

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Ming, 9 Jan 2022
  • visibility 1.077
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Program Ngaji Literasi dengan kegiatan diskusi buku Jejaring Ulama Diponegoro di Lantai 3 Gedung Rektorat Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan, Sabtu (08/01/2022).

Penulis buku Jejaring Ulama Diponegoro Zainul Milal Bizawie, mengungkap fakta sejarah betapa pentingnya Pasuruan yang menjadi salah satu tempat dalam membangun jejaring ulama yang sebelumnya sudah dibangun oleh Wali Songo.

“Pasuruan justru menjadi kawah candra dimuka. Ulama-ulama ketika mau membangun perjuangan itu larinya ke arah Timur. Sebut saja tokoh semacam Kiai Nur Imam Mlangi,” imbuhnya penulis buku Syekh Mutamakkin: Pelawanan Kultural Agama Rakyat itu.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa Kiai Nur Imam Mlangi itu adalah putra pertama dari Amangkurat IV yang tidak suka berpolitik dan menjadi menantu Adipati Pasuruan Untung Suropati.

“Itulah yang nantinya menghasilkan ulama-ulama sepanjang jalur dari mulai Tapal Kuda sampai Mataram,” tutur penulis buku Masterpiece Islam Nusantara: Sanad dan Jejaring Ulama-Santri (1830-1945) itu.

Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan H Ahmad Taufiq, menjelaskan tujuan mendiskusikan buku yang ditulis oleh Zainul Milal Bizawie itu. Bahwa PCNU berkeinginan menemukan jejaring Kiai dan Pesantren di Kabupaten Pasuruan.

“Dan kita bisa melihat betapa Pasuruan ini penuh dengan dinamika kepesantrenan dan keulamaan yang patut dipelajari,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan bahwa komunitas Pesantren dan Nahdlatul Ulama memiliki kekayaan intelektual yang sangat berharga. Yakni kekayaan sanad keilmuan, nasab, dan jihad.

“Kekayaan ini yang harus kita pelihara. Jangan sampai hilang kekayaan itu,” pungkas Ketua Yayasan Bayt Al-Hikmah Pasuruan itu.

Kegiatan itu dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU), ITSNU Pasuruan, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan, STAI Al-Yasini, dan Pustaka Compass.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wanita Yang Tak Lemah (Puisi)

    Wanita Yang Tak Lemah (Puisi)

    • calendar_month Ming, 14 Mar 2021
    • visibility 1.107
    • 0Komentar

    Rekanita,Perjuangan masih panjangAku mengerti,Jadi seorang perempuan tidaklah mudahSering kali hak-haknya disepelekan Rekanita kuJadilah wanita yang tangguhGapailah impian serta citamuJangan pedulikan ia yang ingin merusak segala impian dihatimu Aku tahu,Menjadi wanita organisasi itu tidaklah mudah.Aku paham,Menjadi wanita yang tangguh pun rasanya tak mudah Namun RekanitaSampai kapan kita terus menerus berdiam diriSedangkan hak-hak kita rasanya sangat terbatasKita […]

  • Pestisida dalam Pandangan Syariat: Bolehkah Menggunakan, Menjual, dan Mengonsumsinya

    Pestisida dalam Pandangan Syariat: Bolehkah Menggunakan, Menjual, dan Mengonsumsinya

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • visibility 931
    • 0Komentar

    Dalam dunia pertanian modern, penggunaan pestisida menjadi hal yang lazim dilakukan untuk menjaga tanaman dari serangan hama dan penyakit. Tujuannya jelas: agar hasil panen tetap melimpah, sehat, dan bernilai jual tinggi. Namun, di balik manfaatnya, ada pula tantangan moral dan kesehatan yang perlu disikapi dengan bijak, khususnya bagi petani Muslim yang ingin tetap sejalan dengan […]

  • Hingga ke Pulau Buru Maluku, Pesantren Al-Yasini Pasuruan Kirim Guru Tugas

    Hingga ke Pulau Buru Maluku, Pesantren Al-Yasini Pasuruan Kirim Guru Tugas

    • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
    • visibility 1.080
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA), Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan memberangkatkan Guru Tugas (GT) Madrasah Diniyah (Madin) Salafiyah Tingkat Ulya di Bulan Zulhijah. Lebih awal dari kebiasaan pesantren pada umumnya yang serentak di Bulan Syawal. Hal itu ditegaskan dalam Pemberangkatan Guru Tugas Madin Salafiyah Tingkat Ulya PPTA di Aula Kantor Yayasan Lantai 2, […]

  • SIAP: PC LFNU Kabupaten Pasuruan Gelar Rukyah Tentukan 1 Syawal 1439 H

    • calendar_month Rab, 13 Jun 2018
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Foto: Tim Rukyah PC LFNU Kabupaten Pasuruan dalam penentuan Awal Ramadhan 1439 H (15 Mei 2018) Pengurus Cabang Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (PC LFNU) Kabupaten Pasuruan siap melaksanakan Rukyah untuk menetukan 1 Syawal 1439 H di Lapan Watukosek pada hari Kamis, 14 Juni 2018.

  • Menandai Sejarah, NU Pasuruan Siapkan Peringatan 1 Abad

    Menandai Sejarah, NU Pasuruan Siapkan Peringatan 1 Abad

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • visibility 826
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad NU Pasuruan di Aula LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Selasa (16/09/2025). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menyampaikan bahwa penetapan Harlah NU Pasuruan didasarkan pada manuskrip kliping koran berhuruf pegon. Dari catatan itu […]

  • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Bantu Penanganan Banjir Selama Seminggu, Dari Terpeleset Hingga Dijodohkan

    Mahasiswa ITSNU Pasuruan Bantu Penanganan Banjir Selama Seminggu, Dari Terpeleset Hingga Dijodohkan

    • calendar_month Jum, 25 Feb 2022
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan Mukhammad Fery Ardiansyah menceritakan, pengalamannya saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. “Seminggu lebih di lokasi KKN hanya membantu penanganan banjir. Luar biasa,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Kamis (24/02/2022). Ia lalu menjelaskan, bahwa teman-teman kelompoknya terbagi menjadi […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca