Breaking News
light_mode

Sambut 1 Muharram, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Semarakan Gebyar Muharram

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 8 Jul 2024
  • visibility 1.233
  • comment 0 komentar

Pohjentek, NU Pasuruan

Banyak cara yang dilakukan untuk menyambut tahun baru islam 1446 salah satunya adalah gebyar muharram sebagai mana yang di lakukan Mahasiswa  Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan, Sabtu-Ahad (6-7/07/2024).

Pawai Obor Kecamatan Kraton

Pawai Obor tersebut di pusatkan di beberapa titik diantaranya Café Laut Semare dan Masjid Al Karomah, Desa Kalirejo,  Kecamatan Kraton, Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan.

Kepala Desa Semare  Mustaqim mengatakan, pawai  obor  keliling juga di iringi dengan bacaan sholawat oleh warga dengan riang gembira.

“Pawai obor keliling kampung ini untuk menyemarakkan dan mengingatkan tahun baru islam 1 Muharram 1446 H kepada khalayak ramai, ” ujarnya.

Sementara salah satu peserta Eka Oktavi mengatakan, perayaan momen tahun baru islam adalah ajang untuk menyambung silaturahmi dengan warga dan teman baru khususnya.

“Dari kecil saya sudah ikut  pawai obot dan setiap tahunnya tambah menyenangkan dan banyak yang antuisias dan berparisipasi, ” ungkapnya.

Eka sapaan akrabnya menjelaskan, pada momentum satu suro perbanyaklah sholawat dan terus memohon doa kepada Allah jangan sampai melakukan yang tidak bermanfaat.

“Perbanyaklah membaca sholawat serta memohon segala sesuatu kebaikan di malam bulan ini,” paparnya.

Pawai Obor Kecamatan Gondangwetan

Sekretaris Desa Tebas, Mujib dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga desa dalam kegiatan ini. Semoga pawai obor ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya gotong royong dan kebersamaan warga Desa Tebas.

“Pawai obor ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga simbol kekompakan dan persatuan warga Desa Tebas,” ungkapnya.

Sementara tradisi di Desa Kalirejo dalam peringatan muharram  adalah menghiasi setiap jalan di dengan lampu botol  dan Masyarakat juga mengadakan prosesi pawai obor yang dimana setiap dusun menampilkan keunikan yang dimiliki.

Kepala Desa Kalirejo Abdul Qodir juga menyampaikan ucapan banyak terima kasih atas sukses acara ini kepada semua pihak yang membantu acara ini serta moment adalah moment yang tepat untuk bersyukur dan memperkokoh ikatan kebersaman.

“Peringatan 1 Muharram di Kalirejo tahun ini berhasil menjadi bukti nyata dari kekayaan budaya dan keagamaan yang dimiliki oleh masyarakat setempat,” tutupnya.

Pawai Obor Kecamatan Gempol

H. Nur Shodiq selaku toko agama setempat berharap Semoga di awal tahun baru ini mendapatkan keberkahan dan keselamatan sehingga bisa mempererat silatuurahmi.

“Acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antarwarga, tetapi juga sebagai pengingat bagi generasi muda akan pentingnya menjaga tradisi dan memperkuat nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.

Penulis: Eki Puspita Ariyanti, Nurul Hidayah, Nurul Maula dan Fa’idatunnafi’ah

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Rakorcab, ISNU Pasuruan Fokus Konferancab Hingga Pemenuhan PPH di Setiap Kecamatan

    Di Rakorcab, ISNU Pasuruan Fokus Konferancab Hingga Pemenuhan PPH di Setiap Kecamatan

    • calendar_month Jum, 2 Jun 2023
    • visibility 1.082
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) untuk membahas persiapan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) setempat. Rakorcab dipusatkan di Ruang Meeting Pascasarjana, Gedung Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kompleks Universitas Yudharta Pasuruan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (27/5/2023). Ketua PC ISNU, Ahmad Adip Muhdi menyampaikan, Rakorcab mentargetkan […]

  • Hukum Berqurban

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 1.251
    • 0Komentar

    Sahabat Zakat mengenai hukum berqurban para ulama terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok yang berpendapat bahwa qurban hukumnya wajib bagi orang yang berkemampuan untuk berqurban. Ulama yang berpendapat demikian adalah Rabi’ah (guru Imam Malik), Al-Auza’i, Imam Abu Hanifah, Imam Ahmad dalam salah satu pendapatnya, Laits bin Sa’ad serta sebagian ulama pengikut Imam Malik, […]

  • Pendataan Aset NU, LWPNU Pasuruan Gelar MoU Hingga Pendirian LWP MWCNU

    Pendataan Aset NU, LWPNU Pasuruan Gelar MoU Hingga Pendirian LWP MWCNU

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • visibility 791
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanLembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi MoU dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pasuruan di Aula KH Ahmad Djufri Graha PCNU, Kecamatan Pohjentrek, Rabu (23/2/2022). Ketua LWPNU Abdul Karim menyampaikan, kegiatan itu juga dalam rangka membentuk Majelis Wakil Cabang (MWC) LWPNU Se Kabupaten Pasuruan. “Nantinya LWPNU tingkat MWC harus mendata […]

  • Peringati Tahun Baru Islam, Ponpes Ash-Shiddiqi Nguling Gelar Santunan Yatim & Dhuafa

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • visibility 937
    • 0Komentar

    Kegiatan Santunan Anak Yatim dan Pengajian umum kembali digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Ash-Shiddiqi pada hari kamis (19/9) di Desa Nguling kecamatan Nguling kabupaten Pasuruan. Menurut Adi selaku ketua panitia, kegiatan ini merupakan kegiatan terbesar di kecamatan Nguling. “Terbukti dengan ribuan orang hadir memadati lokasi […]

  • Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Merespon viralnya sebuah video azan yang menyelipkan lafaz ‘hayya alal jihad’, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyatakan bahwa hal tersebut tidak dibenarkan dalam hukum agama Islam. “Rasulullah berkali-kali berjihad. Tidak pernah sekalipun ada riwayat, yang (menunjukkan Rasulullah) merubah hayya alas sholah menjadi hayya alal jihad,” tegas KH. Muhib Aman Aly, selaku Katib Syuriah, […]

  • Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • visibility 1.245
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU PasuruanUstadz M Samian selaku Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, rupanya pernah menjadi Pasukan Berani Mati mendukung KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Dirinya berangkat ke Jakarta untuk melawan persekongkolan politik dalam upaya menjatuhkan Gus Dur sebagai Presiden […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca