Breaking News
light_mode

Sambut 1 Muharram, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Semarakan Gebyar Muharram

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 8 Jul 2024
  • visibility 1.199
  • comment 0 komentar

Pohjentek, NU Pasuruan

Banyak cara yang dilakukan untuk menyambut tahun baru islam 1446 salah satunya adalah gebyar muharram sebagai mana yang di lakukan Mahasiswa  Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan, Sabtu-Ahad (6-7/07/2024).

Pawai Obor Kecamatan Kraton

Pawai Obor tersebut di pusatkan di beberapa titik diantaranya Café Laut Semare dan Masjid Al Karomah, Desa Kalirejo,  Kecamatan Kraton, Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan.

Kepala Desa Semare  Mustaqim mengatakan, pawai  obor  keliling juga di iringi dengan bacaan sholawat oleh warga dengan riang gembira.

“Pawai obor keliling kampung ini untuk menyemarakkan dan mengingatkan tahun baru islam 1 Muharram 1446 H kepada khalayak ramai, ” ujarnya.

Sementara salah satu peserta Eka Oktavi mengatakan, perayaan momen tahun baru islam adalah ajang untuk menyambung silaturahmi dengan warga dan teman baru khususnya.

“Dari kecil saya sudah ikut  pawai obot dan setiap tahunnya tambah menyenangkan dan banyak yang antuisias dan berparisipasi, ” ungkapnya.

Eka sapaan akrabnya menjelaskan, pada momentum satu suro perbanyaklah sholawat dan terus memohon doa kepada Allah jangan sampai melakukan yang tidak bermanfaat.

“Perbanyaklah membaca sholawat serta memohon segala sesuatu kebaikan di malam bulan ini,” paparnya.

Pawai Obor Kecamatan Gondangwetan

Sekretaris Desa Tebas, Mujib dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga desa dalam kegiatan ini. Semoga pawai obor ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya gotong royong dan kebersamaan warga Desa Tebas.

“Pawai obor ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga simbol kekompakan dan persatuan warga Desa Tebas,” ungkapnya.

Sementara tradisi di Desa Kalirejo dalam peringatan muharram  adalah menghiasi setiap jalan di dengan lampu botol  dan Masyarakat juga mengadakan prosesi pawai obor yang dimana setiap dusun menampilkan keunikan yang dimiliki.

Kepala Desa Kalirejo Abdul Qodir juga menyampaikan ucapan banyak terima kasih atas sukses acara ini kepada semua pihak yang membantu acara ini serta moment adalah moment yang tepat untuk bersyukur dan memperkokoh ikatan kebersaman.

“Peringatan 1 Muharram di Kalirejo tahun ini berhasil menjadi bukti nyata dari kekayaan budaya dan keagamaan yang dimiliki oleh masyarakat setempat,” tutupnya.

Pawai Obor Kecamatan Gempol

H. Nur Shodiq selaku toko agama setempat berharap Semoga di awal tahun baru ini mendapatkan keberkahan dan keselamatan sehingga bisa mempererat silatuurahmi.

“Acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antarwarga, tetapi juga sebagai pengingat bagi generasi muda akan pentingnya menjaga tradisi dan memperkuat nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.

Penulis: Eki Puspita Ariyanti, Nurul Hidayah, Nurul Maula dan Fa’idatunnafi’ah

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Rasanya Upacara Bendera Raksasa di Dam Pleret

    Begini Rasanya Upacara Bendera Raksasa di Dam Pleret

    • calendar_month Ming, 21 Agu 2022
    • visibility 1.079
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Bagi warga kota dan Kabupaten Pasuruan, seperti sudah tidak asing dengan destinasi wisata Dam Pleret 1904. Destinasi wisata air yang terletak di Dusun Magersari, Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Di sana, juga sedang dibudidayakan Labu Madu untuk menunjang pengembangan wisata. Lebih dari itu, sudah sejak tahun 2012, setiap tanggal 17 Agustus, […]

  • Syaikh Nawawi Banten, Gurunya Ulama Pesantren

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 971
    • 0Komentar

    Pada penghujung abad ke-18 lahir seorang yang bernama Nawawi di Banten, Jawa Barat. Setelah dia menuntut ilmu yang sangat banyak, mensyarah kitab-kitab klasik bahasa Arab dalam pelbagai disiplin ilmu. Sungguhpun Syeikh Nawawi al-Bantani diakui alim dalam semua bidang ilmu keislaman, namun dalam dunia at-thariqah ash-shufiyah, gurunya Syeikh Ahmad Khathib Sambas tidak melantik beliau sebagai seorang […]

  • Rayakan Tradisi Bulan Suro, Ansor & Fatayat NU Nguling Sukses  Tebar Suka Cita Bersama Yatama

    Rayakan Tradisi Bulan Suro, Ansor & Fatayat NU Nguling Sukses Tebar Suka Cita Bersama Yatama

    • calendar_month Ming, 13 Sep 2020
    • visibility 948
    • 0Komentar

    Bulan Suro merupakan salah satu bulan yang dikeramatkan oleh orang Indonesia, khususnya masyarakat suku Jawa. Pasalnya, banyak ritual budaya kemasyarakatan yang dirayakan pada bulan pembuka dalam kalender Jawa ini. Sedangkan kalangan muslim menyebut bulan Suro dengan sebutan bulan Muharram ialah bulan yang penuh dengan berkah dan kebahagiaan, terlebih bagi anak yatim piatu dan dluafa, dimana […]

  • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Dampingi BUMDes Pasinan Olah Daun Kelor Jadi Jamu & Mie

    Mahasiswa ITSNU Pasuruan Dampingi BUMDes Pasinan Olah Daun Kelor Jadi Jamu & Mie

    • calendar_month Sab, 19 Feb 2022
    • visibility 1.338
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dampingi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pasinan, Kecamatan Lekok, kembangkan produk usaha. Ketua Kelompok M Faisol menjelaskan, banyaknya daun kelor di desa Pasinan hanya dijual tanpa diolah. Akibatnya, bernilai kurang ekonomis. “Biasanya satu ikat dijual […]

  • Membaca Kiai Ma’ruf Amin dari cuitan Prof Nadirsyah Hosen

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 962
    • 4Komentar

    Diaspora peranan dan gerakan Tokoh-tokoh NU patut untuk terus digali dan ajarkan, baik dari sisi keteladanan ahklaknya maupun buah pemikirannya. Salah satu dari sekian banyak deretan Tokoh-tokoh tersebut, sosok pribadi Kiai Ma’ruf Amin perlu diketahui. Seperti diketahui kiprah dan peranan Kiai Ma’ruf Amin bagi umat Islam Indonesia akrab dengan poisisinya dalam Syuriah Nahdlatul Ulama (Rais […]

  • Menyaksikan Sedekah Desa Saat KKN, Ini Catatan Mahasiswa STAIS-ITSNU Pasuruan

    Menyaksikan Sedekah Desa Saat KKN, Ini Catatan Mahasiswa STAIS-ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • visibility 946
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung di kelompok 6 memiliki kesan saat mengikuti kegiatan masyarakat di lokasi KKN. “Warga desa tetap berpegang teguh kepada budaya leluhur. Jujur saya banyak mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dari […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca