Breaking News
light_mode

Sambut 1 Muharram, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Semarakan Gebyar Muharram

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 8 Jul 2024
  • visibility 594
  • comment 0 komentar

Pohjentek, NU Pasuruan

Banyak cara yang dilakukan untuk menyambut tahun baru islam 1446 salah satunya adalah gebyar muharram sebagai mana yang di lakukan Mahasiswa  Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan, Sabtu-Ahad (6-7/07/2024).

Pawai Obor Kecamatan Kraton

Pawai Obor tersebut di pusatkan di beberapa titik diantaranya Café Laut Semare dan Masjid Al Karomah, Desa Kalirejo,  Kecamatan Kraton, Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan.

Kepala Desa Semare  Mustaqim mengatakan, pawai  obor  keliling juga di iringi dengan bacaan sholawat oleh warga dengan riang gembira.

“Pawai obor keliling kampung ini untuk menyemarakkan dan mengingatkan tahun baru islam 1 Muharram 1446 H kepada khalayak ramai, ” ujarnya.

Sementara salah satu peserta Eka Oktavi mengatakan, perayaan momen tahun baru islam adalah ajang untuk menyambung silaturahmi dengan warga dan teman baru khususnya.

“Dari kecil saya sudah ikut  pawai obot dan setiap tahunnya tambah menyenangkan dan banyak yang antuisias dan berparisipasi, ” ungkapnya.

Eka sapaan akrabnya menjelaskan, pada momentum satu suro perbanyaklah sholawat dan terus memohon doa kepada Allah jangan sampai melakukan yang tidak bermanfaat.

“Perbanyaklah membaca sholawat serta memohon segala sesuatu kebaikan di malam bulan ini,” paparnya.

Pawai Obor Kecamatan Gondangwetan

Sekretaris Desa Tebas, Mujib dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga desa dalam kegiatan ini. Semoga pawai obor ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya gotong royong dan kebersamaan warga Desa Tebas.

“Pawai obor ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga simbol kekompakan dan persatuan warga Desa Tebas,” ungkapnya.

Sementara tradisi di Desa Kalirejo dalam peringatan muharram  adalah menghiasi setiap jalan di dengan lampu botol  dan Masyarakat juga mengadakan prosesi pawai obor yang dimana setiap dusun menampilkan keunikan yang dimiliki.

Kepala Desa Kalirejo Abdul Qodir juga menyampaikan ucapan banyak terima kasih atas sukses acara ini kepada semua pihak yang membantu acara ini serta moment adalah moment yang tepat untuk bersyukur dan memperkokoh ikatan kebersaman.

“Peringatan 1 Muharram di Kalirejo tahun ini berhasil menjadi bukti nyata dari kekayaan budaya dan keagamaan yang dimiliki oleh masyarakat setempat,” tutupnya.

Pawai Obor Kecamatan Gempol

H. Nur Shodiq selaku toko agama setempat berharap Semoga di awal tahun baru ini mendapatkan keberkahan dan keselamatan sehingga bisa mempererat silatuurahmi.

“Acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antarwarga, tetapi juga sebagai pengingat bagi generasi muda akan pentingnya menjaga tradisi dan memperkuat nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.

Penulis: Eki Puspita Ariyanti, Nurul Hidayah, Nurul Maula dan Fa’idatunnafi’ah

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesan Ketua ISNU Pasuruan di Wisuda MA Ma’arif NU An Nur Winongan

    Pesan Ketua ISNU Pasuruan di Wisuda MA Ma’arif NU An Nur Winongan

    • calendar_month Sel, 28 Mei 2024
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Madrasah Aliyah (MA) Ma’arif NU An Nur Winongan Kabupaten Pasuruan menggelar wisuda  dan tasyakuran milad ke 13 di kantor MWCNU Kecamatan Winongan beberapa hari yang lalu.  Dalam kesempatan tersebut Ketua Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengatakan  siswa siswi Ma’arif NU harus melanjutkan keperguruan tinggi […]

  • Jelang Ramadhan, LTMNU Pasuruan Bimbing Muadzin Masjid dan Musolla

    Jelang Ramadhan, LTMNU Pasuruan Bimbing Muadzin Masjid dan Musolla

    • calendar_month Sel, 27 Feb 2024
    • visibility 516
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan menggelar bimbingan teknis muadzin masjid dan musolla di Aula KH Ahmad Djufri, PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (24/2/2024). Dalam hal tersebut Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhibbul Aman Aly menjelaskan perbedaan waktu adzan jum’at di Makkah dan di Indonesia. […]

  • Momen Harlah NU ke-96, Lazisnu Kab. Pasuruan Gelar Santunan dan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Rab, 13 Mar 2019
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Pasuruan, Rabu, 13 Maret 2019. PCNU Care Lazisnu Kabupaten Pasuruan mengadakan santunan yatim dan pengobatan gratis bersama RS BAZNAS Sidoarjo, dan MWC NU Nguling. Kegiatan ini juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan PCNU Kabupaten Pasuruan dalam memperingati Harlah NU ke-96. Pada kegiatan kali ini, lazisnu memberikan santunan berupa uang tunai dan bingkisan pada 30 anak […]

  • Kiai Muhib Ungkapkan Syarat Menyempurnakan Puasa Ramadhan

    Kiai Muhib Ungkapkan Syarat Menyempurnakan Puasa Ramadhan

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
    • visibility 640
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Pada saat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, kita tentunya ingin ibadah tersebut bernilai pahala. Tidak hanya sekadar mendapatkan lapar dan haus, atau hanya menggugurkan kewajiban saja tetapi menghapus dosa. Menanggapi hal tersebut Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Muhibbul Aman Aly menjelaskan syarat syarat yang harus dilakukan untuk menyempurnaakan puasa ramadhan […]

  • Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 8

    Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 8

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2023
    • visibility 599
    • 0Komentar

    E-Buletin An-Nahdliyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan edisi 8 di tahun 2023 mengambil tema “KH. Hasani, Pancasila & Gapura Sidogiri”.Daftar isi e-buletin edisi 8 di tahun 2023:

  • Jangan Salah, Islam dan Nasionalisme Tak Bertentangan

    Jangan Salah, Islam dan Nasionalisme Tak Bertentangan

    • calendar_month Sel, 20 Apr 2021
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanH. Ahmad Taufiq, wakil ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, mengungkapkan bahwa banyak dari masyarakat yang salah dalam memahami ajaran agamanya. Sehingga marak terjadi kekerasan atas nama agama. “Mereka yang keluar rel aswaja, memiliki kerentanan terpapar ekstrimisme,” ujarnya saat memberikan materi dalam kegiatan pembekalan Pemateri Pesantren Ramadlan, Senin (19/4/2021). Ia juga […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca