Breaking News
light_mode

Mahasiswa UNU Pasuruan Sedekah Eco Enzyme, Warga Berharap Jadi Gerakan Selamatkan Danau Ranu

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
  • visibility 267
  • comment 0 komentar

Grati, NU Pasuruan

Masyarakat sekitar Danau Ranu menaruh harapan besar terhadap kegiatan Sedekah Eco Enzyme yang dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan. Warga berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi aksi rutin demi memulihkan ekosistem danau.

Kegiatan sedekah eco enzyme berupa penuangan cairan hasil fermentasi limbah organik ke perairan danau tersebut dilaksanakan pada Jumat (13/02/2026). Program ini muncul sebagai respons atas kondisi Danau Ranu yang semakin memprihatinkan, mulai dari air yang keruh kehijauan hingga fenomena kematian ikan yang kerap terjadi pada awal musim hujan.

Bagi warga setempat, kegiatan ini menghadirkan harapan baru. Kiswanto, warga Desa Ranu Klindungan, menilai sedekah eco enzyme bisa menjadi jalan kolektif untuk menjaga danau yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut. Kalau bisa, masyarakat dan pemerintah desa ikut terlibat menyumbangkan eco enzyme secara rutin, misalnya setiap bulan,” ungkapnya kepada NU Pasuruan, Ahad (15/02/2026).

Ketua Kelompok KKN, Abu Hasan, menyampaikan bahwa keresahan masyarakat menjadi dasar utama mahasiswa menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, eco enzyme dipilih karena murah, mudah dibuat, dan ramah lingkungan.

“Eco enzyme berasal dari fermentasi limbah kulit buah selama kurang lebih 100 hari. Cairan ini dapat membantu menjernihkan air, mengurai amoniak, dan memperbaiki keseimbangan ekosistem perairan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, eco enzyme dibuat dari campuran molase atau tetes tebu, limbah kulit buah, dan air dengan perbandingan 1:3:10. Seluruh bahan difermentasi dalam wadah tertutup hingga siap digunakan.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UNU Pasuruan, M. Solkhan menyebutkan, gerakan ini tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga membuka peluang pengembangan keilmuan dan riset berbasis pengabdian masyarakat.

“Eco enzyme ini sudah diuji mampu mengurangi bau amis dan membantu menjernihkan air. Jika dikembangkan lebih lanjut, kegiatan ini bisa menjadi bahan penelitian atau skripsi mahasiswa, karena teknologinya relatif baru dan aplikatif,” jelasnya.

Ia menambahkan, teknologi eco enzyme mudah direplikasi oleh masyarakat dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut. Bahkan, apabila ditemukan inovasi baru dalam prosesnya, tidak menutup kemungkinan untuk dipatenkan.

“Melalui kolaborasi antara mahasiswa, warga, akademisi, dan dukungan kampus, masyarakat berharap gerakan sedekah eco enzyme dapat menjadi langkah awal pemulihan Danau Ranu sekaligus contoh pengabdian lingkungan yang berkelanjutan,” tutup Dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian tersebut.

Diketahui, kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor UNU Pasuruan Abu Amar Bustomi, Wakil Rektor I Suadi, Wakil Rektor II M. Yusuf, Direktur Akmal M. Khoirul Lutfi, perwakilan Indonesia Power, serta anggota Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM).

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Istighosah Rutin Jum’at Legi, KH. Imron Mutamakkin Berpesan Agar Menggunakan Akhlak Ketika Mengkritik

    • calendar_month Ming, 9 Des 2018
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin, berharap agar masyarakat dalam menyampaikan kritik yang bersifat membangun dan dalam menyampaikan kritik tersebut disertai dengan Akhlak. Mengkritik boleh, tapi kritik yang membangun. Dan disampaikan dengan Akhlakul Karimah”, disampaikan dalam Istighotsah Rutin Jum’at Legi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan di Masjid Baitul Muttaqin MWC NU […]

  • Penutupan Safari Ramadhan: KH. Imron Mutamakkin Jelaskan Makna & Konteks Berjihad

    • calendar_month Ming, 3 Jun 2018
    • visibility 354
    • 1Komentar

    Merespon terjadinya kesalahan dalam memaknai Jihad yang dilakukan oleh kelompok Radikal, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengajak warga Nahdliyin untuk kembali memahami makna dan bagaimana konteks dalam berjihad di dalam agama Islam.

  • Akhirnya, Pagar Kompleks Perkantoran NU Pasuruan Diresmikan

    Akhirnya, Pagar Kompleks Perkantoran NU Pasuruan Diresmikan

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2023
    • visibility 657
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanAkhirnya, gapura dan pagar kompleks perkantoran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Desa Warung Dowo, Kecamatan Pohjentrek, diresmikan, Ahad (17/9/2023). Gapura dan pagar kantor yang dibangun sejak Bulan Juni itu, akhirnya diresmikan dan bersamaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pasuruan ke 1094. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyebutkan, pagar […]

  • NU Pasuruan Gelar MoU Dengan Bank Mandiri Terkait Pengembangan Produk

    NU Pasuruan Gelar MoU Dengan Bank Mandiri Terkait Pengembangan Produk

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
    • visibility 582
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan silaturahmi dari Bank mandiri Pasuruan di Ruang Rapat PCNU Kabupaten Pasuruan, Kamis (23/11/2023). Kunjungan tersebut juga dalam rangka Memorandum of Understanding (MoU) pengembangan produk produk NU Pasuruan. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, bidang ekonomi merupakan bagian yang harus diperhatikan oleh […]

  • Isra’ Mi’raj & Ekspresi Iman Imam al-Bushiriy

    Isra’ Mi’raj & Ekspresi Iman Imam al-Bushiriy

    • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
    • visibility 497
    • 0Komentar

    14 Abad yang lalu, Rasulullah pernah melakukan perjalanan yang dahsyat, yang secara logika berpikir tidak masuk akal, yakni perjalanan dari Masjid al-Haram di Mekah menuju Masjid al-Aqsha di Palestina, tidak lebih dari satu kedipan mata. Padahal, dengan transportasi yang ada saat itu, menunggang Unta misalnya, diperlukan waktu selama 40 hari. Bahkan hingga saat ini, pun […]

  • Rukyatul Hilal Akan Digelar di MAN IC Pasuruan, Berikut Prediksi PC LFNU

    Rukyatul Hilal Akan Digelar di MAN IC Pasuruan, Berikut Prediksi PC LFNU

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanRukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadhan 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Pasuruan dijadwalkan berlangsung di MAN Insan Cendekia Pasuruan, Kecamatan Grati, Selasa (17/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian observasi nasional yang hasilnya akan dibawa ke sidang isbat penetapan awal Ramadhan. Menjelang pelaksanaan rukyat, Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca