Breaking News
light_mode

SIAP; ITS NU-STAIS Pasuruan sinergikan Pendidikan Tinggi dengan Pesantren

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 9 Jun 2018
  • visibility 1.087
  • comment 1 komentar

Memperkuat Visi dan Misi Institut Teknologi & Sains Nahdlatul Ulama-Sekolah Tinggi Agam Islam Shalahuddin Pasuruan, siap berkomitmen untuk melakukan sinergi antara Pendidikan Tinggi dengan Pendidikan Pondok Pesantren.

“Bentuk penguatan dari Visi Misi Perguruan Tinggi, mengharapkan ada sinergitas Pendidikan Salaf Pondok Pesantren dengan Pendidikan Tinggi” ujar Dr. Abu Amar Bustomi selaku Ketua ITS NU-STAIS Pasuruan saat memberikan sambutan kegiatan dalam memperingati Nuzulul Quran di Gedung Pusat, Kampus ITS NU, Kamis (7/6/2018).

“Bisa saja suatu saat mahasiswa kami dari luar Negeri, yang ingin mempelajari Islam atau Pendidikan Islam, kita tempatkan di Pesantren-Pesantren Pasuruan. Selain mendapat kajian Keislaman Modern juga mendapat hal yang sakral dalam Islam yaitu Akhlaqul karimah. Jadi ada langkah yang sejalan antara hati dan akal pemikiran” imbuh Ketua LPTNU Kabupaten Pasuruan 2016-2021 tersebut.

Pak Bustomi, sapaan akrabnya, menjelakan bahwa ITS NU-STAIS Pasuruan menjadi anugrah NU Pasuruan untuk bisa lebih baik di segala sektor, terutama pada keilmuan Kader NU. Maka dari itu ITS NU-STAI Salahuddin membuka beasiswa yang sebesar-besarnya bagi kader NU.

“Beasiswa Kader tersebut cukup mendapatkan rekomendasi dari semua perangkat dan peringkat organisasi NU, baik lembaga maupun banom NU, jadi MWCNU, PERGUNU, JQH, MUSLIMAT, FATAYAT, ANSOR, PMII dan yang lain silahkan merekom kadernya dan kami jamin mendapat beasiswa”,

pungkas Alumni PMII tersebut dihadapan Jajaran Rois-Tanfidziyah, Lembaga dan Banom, serta Ketua MWC NU diwilayah PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut. (Wadud/Makhfud).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heroik Santri 2025, KH Imron Mutamakkin Ajak Santri Jadi Pejuang Akhlak di Era Medsos

    Heroik Santri 2025, KH Imron Mutamakkin Ajak Santri Jadi Pejuang Akhlak di Era Medsos

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengajak seluruh santri untuk terus meneladani perjuangan para pendahulu dengan berperang di medan baru perang melawan kemerosotan akhlak dan pengaruh negatif media sosial. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada Malam Puncak Hari Pahlawan dan Hari Santri Heroik 2025, yang digelar di […]

  • Begini Cara KKN Kelompok 2 STAI Salahuddin Peringati Hari Kemerdekaan Bersama Masyarakat Lebak Sari

    • calendar_month Sen, 27 Agu 2018
    • visibility 748
    • 0Komentar

    Sebagai wujud penghormatan kepada pahlawan yang gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 2 (dua) Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan, gelar acara Jalan Sehat dan Lomba-Lomba menarik Di MTs. Sabilun Najah Lebak Sari, Senin (27/8). Abdul Wadud, salah satu peserta KKN mengatakan, tujuan acara ini untuk memperkuat cinta tanah air […]

  • Hukum Menetapkan Status Anak Yatim Berdasarkan KK, Bagaimana Ketentuannya?

    Hukum Menetapkan Status Anak Yatim Berdasarkan KK, Bagaimana Ketentuannya?

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Penetapan status anak yatim berdasarkan data Kartu Keluarga (KK) atau akta kelahiran yang menggunakan kalender Masehi tidak dapat dijadikan patokan secara langsung. Dalam ketentuan fikih, batas usia anak yatim berakhir ketika anak telah baligh, sedangkan ukuran usia baligh 15 tahun mengacu pada kalender Hijriah, bukan kalender Masehi. Selain berdasarkan usia, baligh juga dapat diketahui melalui […]

  • Ramadlan, Iklan Sirup dan Kapitalisasi Agama

    Ramadlan, Iklan Sirup dan Kapitalisasi Agama

    • calendar_month Jum, 23 Apr 2021
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Hampir bisa dipastikan. Jika iklan sirup sudah berkali-kali ditayangkan di televisi, itu berarti Ramadlan sebentar lagi menjelang. Jika televisi mulai berlomba-lomba menayangkan program pengajian dan produk apapun dihubung-hubungkan dengan ibadah, fix Ramadlan telah menjelang. Menjalankan ibadah Ramadhan di negeri ini, bisa jadi godaannya lebih gawat daripada di negara minoritas Muslim, sekali pun. Mengapa? Karena konseptor […]

  • Meriahkan Hari Santri 2019 Pasuruan, 340 Atlet Ikuti KEJURCAB Pagar Nusa

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2019
    • visibility 779
    • 0Komentar

    Pencak Silat Nahdlatul Ulama, Pagar Nusa, memperingati Hari Santri tahun 2019 dengan menyelenggarakan kegiatan Kejuaraan Cabang (KEJURCAB) III se-Kabupaten Pasuruan, 25 s.d 27 Oktober 2019 bertempat di Aula KH. Achmad Jufri Graha PCNU Kabupaten Pasuruan. Tercatat, 340 Atlet dari 27 Kontigen dari PAC, Komisariat, Ranting, Perguruan & lembaga/sekolah di wilayah kerja cabang pagar nusa kabupaten […]

  • Bikin Logo, Cara Mahasiswa ITSNU Pasuruan Kenalkan Tape Khas Desa Kenduruan

    Bikin Logo, Cara Mahasiswa ITSNU Pasuruan Kenalkan Tape Khas Desa Kenduruan

    • calendar_month Sen, 28 Feb 2022
    • visibility 761
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanMahasiswa Institut teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) membantu warga dalam membranding produk Tape Khas Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Koordinator Kegiatan Lailatul maulidiyah menjelaskan, mayoritas masyarakat adalah pembuat tape. Sehingga Desa Kenduruan disebut Kampung Tape. Hanya saja, belum ada logo produk […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca