Breaking News
light_mode

Puncak Satu Abad NU Pasuruan, KH Imron Mutamakkin Ajak Warga NU Jaga Kekompakan dan Warisan Perjuangan

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
  • visibility 174
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Puncak peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) Pasuruan berlangsung khidmat di area Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan bersama Majelis Syubanul Muslimin, dan dihadiri ribuan warga nahdliyin dari berbagai wilayah.


Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan kesolidan seluruh unsur NU dalam melanjutkan perjuangan para pendiri organisasi.


“NU lahir di Pasuruan sekitar tahun 1307 H atau 1928 M, dan hingga kini alhamdulillah tetap hadir di tengah masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan,” ujarnya.


Beliau menyampaikan rasa syukur atas peran aktif NU di berbagai sektor, terutama dalam bidang sosial dan pendampingan masyarakat.“Keterlibatan kita di tengah masyarakat adalah bentuk istikamah dalam menjalankan jalan yang telah ditetapkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tuturnya.


Lebih lanjut, Gus Ipong menjelaskan bahwa NU Pasuruan terus mengembangkan peran strategisnya, termasuk dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.


“Insyaallah dalam waktu dekat, operasional Rumah Sakit Nahdlatul Ulama akan segera berjalan. Dalam bidang ekonomi pun terus kita upayakan penguatan, meski masih ada beberapa kendala,” ungkapnya.


Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penguatan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) NU sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai persoalan umat.“Kita berharap NU ke depan terus bisa berdebar, hidup, dan hadir di tengah masyarakat,” tambahnya.


Dirinya juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam merawat dan membesarkan NU di Pasuruan.“Semua capaian ini berkat kekompakan para tokoh, pengurus, dan warga NU. Tanpa kekompakan, mustahil NU bisa hadir dan diterima di tengah masyarakat,” tegasnya.


Beliau kemudian mengingatkan agar semangat perjuangan dan kebesaran NU terus diwariskan kepada generasi penerus.


“Kita menerima warisan besar dari para pendahulu. Jangan sampai warisan itu hanya tinggal nama. NU tidak akan hilang, tidak akan lemah, kecuali kalau kita sendiri yang melemahkannya,” pesannya.
Di akhir sambutan, Gus ipong menengaskan menekankan pentingnya peran ilmu dan santri bagi masa depan bangsa.


“Peranan santri sudah nyata, baik dalam kehidupan bernegara maupun bermasyarakat. Untuk ke depan, semua itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.


Beliau menutup dengan doa agar peringatan satu abad NU membawa keberkahan dan rahmat bagi masyarakat Pasuruan.


“Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya sebagaimana hujan yang menyuburkan bumi, menghidupkan Aswaja, menguatkan NU, dan menyejahterakan masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Giliran Ansor Pohjentrek Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim

    Giliran Ansor Pohjentrek Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim, Ahad (23/03/2025). Kegiatan dipusatkan di Pondok Pesantren Issadul Ummah, Dusun Mojosemi, Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek. Acara dimulai pukul 16.30 WIB dan dimeriahkan oleh penampilan Marching Band Barisan Ansor Serbaguna (Banser) binaan PAC GP […]

  • Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Menginisiasi Gerakan 50.000 Masker Kain Gratis

    Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Menginisiasi Gerakan 50.000 Masker Kain Gratis

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2020
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Senada dengan anjuran WHO dan Pemerintah terkait penggunaan masker ketika di luar rumah, Satgas Pencegahan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, membuka donasi khusus untuk pengadaan 50.000 masker kain. Selain dibagikan kepada masyarakat pada umumnya, masker tersebut juga akan diberikan kepada seluruh pengurus NU yang bertujuan memberikan edukasi dan keteladanan kepada masyarakat betapa pentingnya […]

  • Pendataan Aset NU, LWPNU Pasuruan Gelar MoU Hingga Pendirian LWP MWCNU

    Pendataan Aset NU, LWPNU Pasuruan Gelar MoU Hingga Pendirian LWP MWCNU

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanLembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi MoU dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pasuruan di Aula KH Ahmad Djufri Graha PCNU, Kecamatan Pohjentrek, Rabu (23/2/2022). Ketua LWPNU Abdul Karim menyampaikan, kegiatan itu juga dalam rangka membentuk Majelis Wakil Cabang (MWC) LWPNU Se Kabupaten Pasuruan. “Nantinya LWPNU tingkat MWC harus mendata […]

  • Cegah Bullying di Sekolah, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Gelar Pembinaan

    Cegah Bullying di Sekolah, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Gelar Pembinaan

    • calendar_month Sel, 19 Sep 2023
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Kejayan, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 12 mendukungGerakan Stop Bullying di sekolah. Hal itu diwujudkan dalam kegiatan pembinaan bertajuk “Gerakan Stop Bullying” di Sekolah Menengah Pertama Islam (SMPI) Tsamrotul Afkar, Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, […]

  • Tingkatkan Pembelajaran Madrasah Diniyah, Dinas Pendidikan & Kemenag Kabupaten Pasuruan Gelar Bimtek

    • calendar_month Kam, 30 Agu 2018
    • visibility 477
    • 1Komentar

    Seiring dengan pesatnya perkembangan MADIN (Madrasah Diniyah) sejak diberlakukannya Peraturan Bupati Nomor 21 tahun 2016 tentang wajib MADIN di Pasuruan, Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan adakan Bimbingan Teknis metode pembelajaran MADIN Pontren, Rabu (29/8) di Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini dilakukan untuk melakukan pembenahan dalam semua aspek internal MADIN termasuk administrasi dan […]

  • Gus Kikin: KH Hasyim Asy’ari Teladan Ulama Pejuang yang Berpihak pada Rakyat

    Gus Kikin: KH Hasyim Asy’ari Teladan Ulama Pejuang yang Berpihak pada Rakyat

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz menegaskan bahwa Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari merupakan sosok ulama pejuang yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga memperjuangkan nasib rakyat kecil dari penindasan kolonial Belanda. Hal itu disampaikan Gus Kikin dalam acara Refleksi Hari Santri Nasional 2025 yang digelar […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca