Breaking News
light_mode

Program Studi Teknologi Hasil Pertanian ITSNU Pasuruan Komitmen Kembangkan Kopi Pasuruan

  • account_circle Fahrizal Yusuf
  • calendar_month Sel, 30 Jun 2020
  • visibility 864
  • comment 0 komentar

Kabupaten Pasuruan memliki potensi kopi yang luar biasa. Tahun 2019, produksi kopi mencapai 1.365,43 ton. Terlebih, perhatian pemerintah daerah kabupaten Pasuruan luar biasa terhadap kopi, mulai dari rebranding kopi hingga adanya hari wajib minum kopi pun ada. Menyadari itu, program studi Teknologi Hasil Pertanian (Prodi THP) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan meneguhkan komitmennya dalam mengawal dan mendukung produk unggulan daerah di bidang pertanian, khususnya kopi tersebut.


ā€œAlhamdulillah. Pagi tadi, secara formal sudah ditandatangani, kerja sama prodi THP dengan APEKI, yakni Kerjasama Perkuliahan Teknologi Pengolahan Kopi. Sekarang juga sedang proses pendirian kafe sebagai laboratorium praktik dan akan memproduksi kopi khas ITSNU Pasuruan. Tunggu saja,ā€ ujar Anis Nurhayati, selaku Kaprodi THP ITSNU Pasuruan usai kegiatan penandatanganan kerja sama tersebut, Prigen (30/6/2020).


ā€œKami juga akan mendampingi pengembangan kopi Pasuruan agar terus berkembang sehingga memberikan dampak positif bagi petani kopi dan secara umum untuk kemajuan industri pengolahan kopi di Pasuruan,ā€ imbuh Alumnus Pascasarjana Teknologi Hasil Perkebunan UGM Yogyakarta tersebut.


Abdul Karim, selaku ketua APEKI (Asosiasi Petani Kopi) Pasuruan, menjelaskan bahwa ITSNU sebagai ilmuan diharapkan bisa terus mendampingi petani kopi sehingga hasil produksi dan olahannya semakin berkualitas dan memiliki daya saing.


ā€œAPEKI sebagai wadah petani kopi yang setiap hari berkutat di budi daya tentunya pemahaman bercocok tanam kopi meski dengan belajar secara otodidak banyak mengalami kejadian di lapangan yang terkadang tidak pas dengan teori yang ada, nah ITSNU sebagai lembaga pendidikan tinggi tentunya bisa mengembangkan sains terkini dengan mengikuti dan memanfaatkan perkembangan tekhnologi terbaru, saya yakin perpaduan dua hal tersebut akan menghasilkan sesuatu yang sangat berharga yang bisa di manfaatkan oleh kedua belah pihak untuk kemaslahatan umat,ā€ ujar pria yang akrab panggil Cak Karim tersebut.

Kontributor: M. Fahrizal Yusuf

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Fahrizal Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momentum HUT RI ke-74, Rijalul Ansor Rejoso Baca Doa & Tahlil Untuk Pahlawan

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Kegiatan rutin rijalul Ansor kecamatan Rejoso, dalam momentum HUT RI ke-74 di buka dengan pembacaan maulid dan tahlil kepada para pahlawan kemerdekaan, Jumat (20/8/2019). Acara yang diadakan di rumah Kasatkoryon Rejoso tersebut, di akhiri dengan tausiah oleh ketua lembaga dakwah NU MWC NU Rejoso. Gus Hasyim Asyari berpesan kepada sahabat-sahabat Ansor di PAC rejoso ini […]

  • Apakah Nabi SAW Berolahraga?

    Apakah Nabi SAW Berolahraga?

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • visibility 853
    • 0Komentar

    Tergantung apa yang dimaksud dengan olahraga. Kalau yang dimaksud olahraga itu seperti kita dengan cara jogging, sepedaan, tred-mill, jalan sehat, dan sejenisnya, tentu saja tidak dilakukan oleh Nabi SAW. Apalagi dalam bentuk permainan atau pertandingan, seperti bikin kesebelasan sepak-bola, atau turmanem bulu tangkis, basket, voli, catur, dan seterusnya, tentu saja tidak dilakukan oleh Nabi SAW. […]

  • Mahasiswa  UNU STAIS Pasuruan Kenalkan Inovasi Paving Blok dari Abu Sampah Non-Organik

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Kenalkan Inovasi Paving Blok dari Abu Sampah Non-Organik

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • visibility 759
    • 1Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) dari Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan STAI Shalahuddin Pasuruan memperkenalkan inovasi ramah lingkungan berupa pembuatan paving blok dari abu hasil pembakaran sampah non-organik di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (26/07/2025). Ketua kelompok PMM, Ulva Jauharotul Mukaromah, mengatakan inovasi ini menjadi bagian dari program edukasi dan […]

  • Kembangkan Produk Berbasis Potensi Desa, Mahasiswa ITSNU Pasuruan Buat Jamu Daun Mimba

    Kembangkan Produk Berbasis Potensi Desa, Mahasiswa ITSNU Pasuruan Buat Jamu Daun Mimba

    • calendar_month Sen, 7 Feb 2022
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    Kelompok 6 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan berhasil mengembangkan inovasi produk berbasis potensi desa di Desa Jatirejo Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Yakni membuat ā€˜Jamu Instan Intaran’ yang terbuat dari Daun Mimba. Koordinator Tim Pembuatan Jamu Hasanah menyampaikan, potensi Pohon Mimba di Desa Jatirejo belum secara maksimal dimanfaatkan. […]

  • Agar Tugas Akhir Mahasiswa Berkualitas, ISNU Kab. Pasuruan Gelar Workshop Metodologi Penelitian

    Agar Tugas Akhir Mahasiswa Berkualitas, ISNU Kab. Pasuruan Gelar Workshop Metodologi Penelitian

    • calendar_month Sen, 14 Des 2020
    • visibility 605
    • 0Komentar

    Mengerjakan skripsi adalah kewajiban bagi setiap mahasiswa dalam studinya. Sering kali, terdapat problem mendasar yang dialami mahasiswa dalam pembuatan tugas akhir tersebut. Misalnya, kebanyakan tentang pemilihan metodologi penelitiannya. Oleh karena itu, dalam upaya membantu mengoptimalisasikan tugas mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir tersebut, Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan mengadakan pelatihan atau […]

  • Tingkatkan Kinerja Takmir Masjid, LTM NU Pasuruan Beri 18 Sepeda Motor Untuk LTM MWCNU

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • visibility 985
    • 0Komentar

    Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyerahkan 18 unit Sepeda Motor untuk operasional kegiatan LTM MWCNU (pengurus di tingkat kecamatan) di wilayah PCNU Kabupaten Pasuruan, Rabu (17/7/2019). “Motor tersebut untuk meningkatkan aktifitas keliling masjid di wilayahnya masing-masing, mempercepat koordinasi, serta lebih kreatif dalam membuat kegiatan,” ujar Mundir Muslih selaku Ketua […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca