Breaking News
light_mode

Gelar PKD, Ikhtiar PMII Al-Yasini Cetak Kader Teladan & Pejuang

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 9 Mar 2022
  • visibility 488
  • comment 0 komentar

Wonorejo, NU Pasuruan
Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Al-Yasini menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) di Gedung Serbaguna Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Yasini (STAIA), Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin-Kamis (28/02-03/03/2022).

Majelis Keluarga Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA) KH Nur Solikin menegaskan, menjadi kader PMII harus menjadi teladan bagi mahasiswa, santri dan pemuda.

“Menjadi yang terdepan dalam memberikan yang terbaik bagi agama, bangsa, dan negara. Kalau tak mampu memberikan teladan, maka jangan mengaku kader PMII,” imbuhnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan PKD ke-14 itu.

Dirinya juga menjelaskan arti kata “Pergerakan” dalam nama PMII. Sehingga PMII harus selalu memberikan warna di lingkungannya.

“Kader PMII harus punya filosofi cogito ergo sum. Saya ada maka saya berpikir, bergerak, dan beraktifitas. PMII jangan sampai ada namun berasa tidak ada,” pungkas Dosen Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember atau UIN KHAS Jember itu.

Sementara itu, Ketua Komisariat PMII Al-Yasini Akh Aji Fakhruri, berharap kepada peserta PKD nantinya dapat memperkuat dan mengembangkan pola kaderisasi PMII berbasis pondok pesantren.

“Bukan tentang keyakinan lagi. Tapi Kader Mujahid baru menjadi teladan bagi orang lain serta berjuang untuk kemaslahatan PMII Al-Yasini,” imbuhnya.

Ia menambahkan, bahwa sebagai kader harus meningkat sense of belonging terhadap PMII. Sehingga satu komando dan memiliki inisiatif dalam ber-PMII.

“Kader PMII Al-Yasini bukan kader yang manja. Kader harus tahu apa yang akan diperbuat di Komisariat. Tidak pasif menunggu instruksi,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pembukaan, Majelis Keluarga Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini Gus Ahmad Muhammad Najieh Syamsuddini.

Untuk diketahui, PKD ke-14 mengambil tema “Drestanta Tiyasa Adarma.” Yang memiliki arti panutan pandai dan berjuang. Adapun materi PKD diantaranya Strategi Pengembangan PMII, Nahdloh An-Nisa’, Advokasi, dan lain-lain.

Penulis: Fathur Rozak
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Ipong Jelaskan Makna Bertaqwa Dengan Separuh Kurma

    Gus Ipong Jelaskan Makna Bertaqwa Dengan Separuh Kurma

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • visibility 1.318
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melalui Media Center NU Pasuruan menggelar program Hikayat Ramadhan (Hikam). Sebuah program dengan memproduksi konten video keislaman melalui akun media sosial NU Pasuruan di platform Youtube, Facebook, dan Instagram. Konten pertama Hikam diampu langsung oleh Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin. Dengan membahas komitmen menjalankan […]

  • Mahasiswa UNU  STAI Salahuddin Kenalkan Ecoprint kepada Murid SD Al-Maksum

    Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Kenalkan Ecoprint kepada Murid SD Al-Maksum

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • visibility 624
    • 0Komentar

    Lekok , NU Pasuruan Mahasiswa  Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan memperkenalkan seni ecoprint kepada siswa SD Al-Maksum Balunganyar, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Selasa (22/07/2025). Ketua Kelompok PMM UNU STAI Pasuruan Nur Mufidah,  mengatakan kegiatan yang dikemas dalam bentuk workshop dan praktik langsung ini merupakan salah satu program unggulan. […]

  • NU Pasuruan Adakan Gerakan Peduli Palestina

    NU Pasuruan Adakan Gerakan Peduli Palestina

    • calendar_month Ming, 3 Des 2023
    • visibility 666
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengelar istighosah kubro di Balai Desa Kedawung Kulon, Jum’at (1/12/2023). Dalam acara tersebut NU Pasuruan mengintruksikan setiap Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) untuk menggelar gerakan peduli palestina. “Gerakan peduli palestina merupakan upaya kita untuk meringankan beban saudara kita disana,” ujar KH Imron Mutamkkin selaku […]

  • Kompleks RSNU Pasuruan Jadi Lokasi Halalbihalal PCNU

    Kompleks RSNU Pasuruan Jadi Lokasi Halalbihalal PCNU

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2024
    • visibility 1.455
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan akan menggelar Halalbihalal di Kompleks Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Pasuruan, Jalan Raya Kejayan, Sabtu (11/05/2024). Ketua Steering Committee (SC) Halalbihalal Gus Doktor HM Irsyad Yusuf menyebutkan, alasan pemilihan lokasi kegiatan dilaksanakan di Kompleks RSNU Pasuruan. “Itu menjadi momentum untuk memperkuat dan memulai Gerakan Urunan […]

  • Agar Puasa Tidak Batal, Begini Cara dan Bersuci saat Buang Air

    Agar Puasa Tidak Batal, Begini Cara dan Bersuci saat Buang Air

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • visibility 3.820
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menjelaskan, beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan buang air besar atau berak dalam kondisi berpuasa. Musabbabnya, memasukkan jari ke dalam dubur dapat membatalkan puasa. “Kecuali terpaksa. Karena kotoran (tinja) sulit keluar. Tidak bisa keluar tanpa memasukkan jari ke dalam dubur,” […]

  • LPBH NU Kab. Pasuruan Beri Bantuan Hukum Konflik Masjid Hidayatullah

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2019
    • visibility 1.008
    • 0Komentar

    Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama’ (LPBHNU) Kabupaten Pasuruan diminta bantuan oleh PCNU Kota Pasuruan terkait konflik di Masjid Hidayatullah Kota Pasuruan. “Konflik bermula dari kejadian meninggalnya dr. Hendra Romadlon yang disholatkan jenazahnya di masjid hidayatullah, pun pihak keluarga meminta di bacakan yasin dan tahlil. Tetapi di tolak oleh kelompok wahabi salafi yang sudah […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca