Breaking News
light_mode

Yuk Semangat Tarawih! Fadilahnya Dosa Diampuni Hingga Dibangunkan Rumah di Surga

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 25 Mar 2023
  • visibility 340
  • comment 0 komentar

Sukorejo, NU Pasuruan

Keberkahan Bulan Ramadhan telah kita rasakan bersama. Sudah tiga hari kita berpuasa, menahan nafsu lahir dan nafsu batin. Berkumpul bersama keluarga, berbuka dan bersahur bersama. Setiap malamnya, kita sholat tarawih berjamaah dan bertadarrus di Musholla dan Masjid. Meskipun, ada beberapa saudara kita yang tidak dapat merasakan Bulan Ramadhan sebagaimana pernyataan di atas. Bagaimana pun keadaannya, kita tetap patut bersyukur. Alhamdulillah.

Hari pertama di Bulan Ramadhan, hampir seluruh Musholla dan Masjid dipenuhi jamaah. Dipenuhi jamaah Sholat Tarawih. Biasanya, semakin hari menuju pertengahan Bulan Ramadhan, para jamaah berkurang satu per satu. Hingga mendekati akhir Bulan Ramadhan, Sholat Tarawih akan kembali dipenuhi jamaah. Semoga kita semuanya diberikan kekuatan untuk terus Sholat Tarawih berjamaah. Aamiin.

Sebagai upaya agar kita bersemangat untuk jamaah Sholat Tarawih, mari bersama-sama membaca Keutamaan Shalat Tarawih. Sebagaimana dijelaskan di dalam Kitab Durratun Nasihin, terdapat keutamaan-keutamaan tertentu di setiap malam Sholat Tarawih.

Malam ke-1: Dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.

Malam ke-2: Orang yang shalat Tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.

Malam ke-3: Malaikat di bawah Arasy berseru: mulailah melakukan amal kebaikan, maka Allah akan mengampuni dosamu yang telah lalu.

Malam ke-4: Dia (yang melakukan tarawih) mendapatkan pahala sebagaimana pahala seseorang yang membaca kitab Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur’an.

Malam ke-5: Allah memberikan pahala seperti pahala seseorang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.

Malam ke-6: Allah memberikan pahala seperti pahala malaikat yang tawaf di Baitul Makmur dan setiap batu dan tanahpun memintakan ampunan untuknya.

Malam ke-7: (Mendapatkan pahala) Seakan-akan menemui zaman Nabi Musa AS dan menolongnya dari serangan Fir’aun dan Haman.

Malam ke-8: Allah memberi anugerah sebagaimana anugerah yang  telah diberikan kepada Nabi Ibrahim.

Malam ke-9: (Mendapatkan pahala) Seakan-akan beribadah kepada Allah sebagaimana ibadahnya para Nabi.

Malam ke-10: Allah akan memberikan kebaikan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.

Malam ke-11: Kelak Ia akan meninggal dunia seperti keadaan dimana ia baru dilahirkan dari perut ibunya.

Malam ke-12: Pada saat hari kiamat wajahnya bersinar bagaikan bulan di malam purnama.

Malam ke-13: Pada saat hari kiamat ia akan selamat dari segala macam keburukan.

Malam ke-14: Malaikat menjadi saksi bahwa ia melakukan shalat tarawih. Maka Allah tidak akan menghisabnya kelak di hari kiamat.

Malam ke-15: Para malaikat, malaikat penyangga Arsy dan para malaikat penjaga kursi kerajaan langit akan memintakan ampunan untuknya.

Malam ke-16: Allah mencatat kebebasan selamat dari neraka dan kebebasan masuk surga baginya.

Malam ke-17: (Yang melakukan tarawih) Akan diberi pahala sebagaimana pahala para Nabi.

Malam ke-18: Malaikat berkata: wahai hamba Allah, sesungguhnya Allah telah meridhaimu dan kedua orang tuamu.

Malam ke-19: Allah akan mengangkat derajatnya di surga.

Malam ke-20: (Yang melakukan tarawih) Akan diberi pahala seperti pahala orang yang mati syahid dan orang-orang shalih.

Malam ke-21: Allah akan membangun rumah di surga yang terbuat dari cahaya untuknya.

Malam ke-22: Jika hari kiamat tiba, maka Ia akan selamat dari segala macam kesusahan dan kebingungan.

Malam ke-23: Allah akan membangun kota di dalam surga untuknya.

Malam ke-24: (Yang melakukan tarawih) Akan memperoleh dua puluh empat doa yang mustajab.

Malam ke-25: Allah akan menghilangkan siksa kubur darinya.

Malam ke-26: Allah akan meningkatkan pahalanya selama empat puluh tahun.

Malam ke-27: Di hari kiamat, Ia melewati jembatan Shirathal Mustaqim secepat sambaran kilat.

Malam ke-28: Allah akan mengangkat seribu derajat baginya di surga.

Malam ke-29: Allah akan memberikan pahala seribu ibadah haji yang diterima.

Malam ke-30: Allah berkata: Makanlah buah-buahan surga, mandilah dengan air salsabil, dan minumlah di telaga kautsar. Sesungguhnya aku adalah Tuhanmu dan engkau adalah hambaku.

Meski keterangan dari kitab Durratun Nasihin itu tidak berasal dari hadits, tetap bisa dijadikan sebagai motivasi untuk selalu mendirikan Sholat Tarawih. Lebih-lebih dilakukan dengan berjamaah.

Semoga kita semuanya diberikan kekuatan untuk selalu bertaqwa kepada Allah SWT. Dengan demikian, semoga kita dapat mendapatkan ridha Allah SWT. Aamiin.

Penyusun: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lomba Dai Nusantara, Upaya LDNU Pasuruan Cetak Generasi Pendakwah Muda NU

    Lomba Dai Nusantara, Upaya LDNU Pasuruan Cetak Generasi Pendakwah Muda NU

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Lomba Dai Nusantara di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (19/10/2025). Ketua PC LDNU Kabupaten Pasuruan, Gus Ahda Arafat, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini bukan semata untuk memperebutkan hadiah, tetapi menumbuhkan keberanian anak-anak untuk tampil berdakwah di depan umum. “Tujuan […]

  • Perkuat Kaderisasi, PAC Ansor Gondangwetan Gelar Kaderisasi Dua Matra

    Perkuat Kaderisasi, PAC Ansor Gondangwetan Gelar Kaderisasi Dua Matra

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gondangwetan menggelar Apel Pembukaan Kaderisasi Dua Matra Pendidikan Kader Dasar (PKD) Ansor dan Diklatsar Banser di Pondok Pesantren Al Fudlola Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (22/05/2026). Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan Abdul Karim, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan proses penting dalam membentuk […]

  • Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • visibility 697
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU PasuruanUstadz M Samian selaku Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, rupanya pernah menjadi Pasukan Berani Mati mendukung KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Dirinya berangkat ke Jakarta untuk melawan persekongkolan politik dalam upaya menjatuhkan Gus Dur sebagai Presiden […]

  • Pentingnya Pendidikan tentang Cinta

    Pentingnya Pendidikan tentang Cinta

    • calendar_month Ming, 6 Des 2020
    • visibility 862
    • 1Komentar

    Cinta itu minnah, anugerah dari Allah, yang datangnya “Min Haitsu La Yahtasib,” tanpa diduga-duga. Bisa di detik ini, satu jam kemudian, esok ataupun lusa, bahkan tidak dalam hitungan apapun. Dalam hal ini, pepatah jawa “Witing trisno jalaran soko kulino,” tak berlaku. Meskipun, dalam realitanya, sangat sering terjadi, bahwa ketika kita sering berinteraksi dengan seseorang, akan […]

  • Melalui Harlah Ansor Kayu Kebek Tutur, KH. Marzuki Mustamar Tegaskan Dalil Amaliah NU

    Melalui Harlah Ansor Kayu Kebek Tutur, KH. Marzuki Mustamar Tegaskan Dalil Amaliah NU

    • calendar_month Rab, 21 Okt 2020
    • visibility 613
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor (PR GP Ansor) dan satkorpok Banser Kayu Kebek Kecamatan Tutur yang ke-3, digelar kegiatan tasyakuran, Minggu Pagi (11/10/2020). Tasyakuran yang bertempat di Dusun Taman Desa Kayu kebek Kecamatan Tutur, bentuk acara sebagaimana kegiatan Rijalul Ansor. Tak hanya MWC NU TUTUR, Pengurus PAC GP Ansor […]

  • PMII Shalahuddin Promosikan ITS NU Pasuruan Melalui Pembagian Takjil

    • calendar_month Sen, 4 Jun 2018
    • visibility 563
    • 1Komentar

    Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Shalahuddin Sekolah Tinggi Agama Islam Shalahuddin (STAIS) promosikan Institut Teknologi & Sains Nahdlatul Ulama (ITS NU) Pasuruan melalui Kegiatan Pembagian Takjil, Minggu (3/6/2018). “Saat pembagian Takjil, kami juga mempromosikan ITS NU. Kami membagikan brosur dan mengajak masyarakat agar mendaftarkan dirinya, putra-putrinya, dan sanak saudara di Kampus ITS […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca