Breaking News
light_mode

Berkah Ramadhan, Begini Kisah Ketua PCINU Japan Mas Kiai Gazali

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
  • visibility 981
  • comment 0 komentar

Sukorejo, NU Pasuruan
Ketua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Japan Achmad Gazali membagikan pengalaman berpuasa di Negeri Sakura. Dari merasa terharu atas perhatian sensei yang membimbingnya, durasi waktu berpuasa, hingga merasakan cuaca musim dingin.

“Aku kemarin mencari di internet, makanan apa yang dimakan muslim untuk berbuka puasa. Aku menemukan kurma. Jadi aku membelikan mu kurma di toko yang menyediakan makanan ekspor di Tsukuba Center,” ujarnya sebagaimana terjemahan pernyataan dari Dr Takafumi N Sugimoto kepada NU Pasuruan, Selasa (26/03/2024).

Alumnus United Graduate School of Agricultural Science (UGSAS) Gifu University itu menyebutkan, senseinya juga kembali membelikannya kacang-kacangan untuk cemilan di malam hari saat Bulan Ramadhan.


“Sensei beragama Budha. Senang dan terharu. Karena sebegitu perhatiannya. Bahkan Beliau sampai riset di internet apa saja yang dikonsumsi saat buka puasa,” kata alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.


Dirinya juga menceritakan, pernah merasakan berpuasa selama 17 belas jam ditambah kondisinya saat musim panas. Padahal sebelumnya sudah terbiasa berpuasa di Indonesia sekitar 13 jam.

“Kalau musim panas waktu malam sangat pendek. Sering kesiangan. Sekarang puasa lumayan singkat di musim dingin. Normal seperti di Indonesia. Karena hawa dingin, kadang masih kesiangan karena terlalu enak tidur selimutan,” imbuhnya sambil tertawa.


Untuk diketahui, tempat mencari takjil di Japan bisa di Masjid NU Attaqwa Koga, Masjid Nusantara Akihabara, dan Masjid Al-Ikhlas Kabukicho. Ketiga masjid itu didirikan oleh PCINU Japan. Bahkan, saat ini telah membangun Pesantren NU pertama di Negeri Matahari Terbit tersebut.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Kemandirian Jam’iyah, LAZISNU  Pasuruan Intensifkan Gerakan Koin NU

    Perkuat Kemandirian Jam’iyah, LAZISNU Pasuruan Intensifkan Gerakan Koin NU

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Intensifikasi Koin NU di Kebon Pring, Kota Pasuruan, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat gerakan Koin NU sebagai instrumen kemandirian organisasi dan jam’iyah Nahdlatul Ulama. Ketua PC LAZISNU Kabupaten Pasuruan, Nur Kholis Majid, […]

  • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Ajak Anak-Anak Pesisir Semangat Belajar Hingga Kuliah

    Mahasiswa ITSNU Pasuruan Ajak Anak-Anak Pesisir Semangat Belajar Hingga Kuliah

    • calendar_month Kam, 10 Feb 2022
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kelompok 12 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) membantu peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan menghitung anak-anak pesisir di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Penanggung jawab kegiatan Maria Zulfa menjelaskan, kegiatan itu sebagai bentuk motivasi dan dukungan kepada anak-anak usia sekolah agar […]

  • Syaikh Nawawi Banten, Gurunya Ulama Pesantren

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 975
    • 0Komentar

    Pada penghujung abad ke-18 lahir seorang yang bernama Nawawi di Banten, Jawa Barat. Setelah dia menuntut ilmu yang sangat banyak, mensyarah kitab-kitab klasik bahasa Arab dalam pelbagai disiplin ilmu. Sungguhpun Syeikh Nawawi al-Bantani diakui alim dalam semua bidang ilmu keislaman, namun dalam dunia at-thariqah ash-shufiyah, gurunya Syeikh Ahmad Khathib Sambas tidak melantik beliau sebagai seorang […]

  • Perkuat Pengelolaan Masjid, LTM NU Pasuruan Rutin Gelar Sambang Masjid

    • calendar_month Ming, 23 Sep 2018
    • visibility 854
    • 2Komentar

    Berlanjut, Roadshow Sambang Masjid (Silaturrohim, Koordinasi, dan Konsolidasi Pengurus Masjid) Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC LTM NU) Kabupaten Pasuruan sukses digelar di Masjid Baitul Muttaqin Desa Areng-Areng Sambisirah Kecamatan Woborejo, Ahad (23/9/2018). Dalam kegiatan tersebut, Mundir Muslih menekankan tiga hal utama dalam mewujudkan pengelolaan Manajemen Masjid yang Baik. “Adanya legalitas tanah masjid […]

  • Memasuki Abad Kedua, LWP PBNU Minta PCNU Serius Mengelola Wakaf Uang

    Memasuki Abad Kedua, LWP PBNU Minta PCNU Serius Mengelola Wakaf Uang

    • calendar_month Sel, 7 Feb 2023
    • visibility 1.160
    • 0Komentar

    Purworejo, NU PasuruanKetua Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Syaiful Munir menyebutkan, menuju abad kedua NU Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) diminta untuk memaksimalkan pengelolaan wakaf uang di daerahnya masing-masing. “Peran strategis itu (pengelolaan wakaf uang) banyak dimanfaatkan oleh kelompok di luar NU,” imbuhnya dalam kegiatan Seminar Literasi Wakaf di […]

  • Ketua NU Pasuruan Jelaskan Makna Santri

    Ketua NU Pasuruan Jelaskan Makna Santri

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • visibility 1.813
    • 0Komentar

    Phojentrek, NU Pasuruan Istilah santri biasanya dinisbatkan kepada mereka yang tengah menimba ilmu agama Islam di sebuah tempat bernama pesantren. Santri juga bisa diartikan sebagai orang yang beribadat dengan sungguh-sungguh Mennggapi hal tersebut Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin menjelaskan tiga makna santri menurut ulama Pasuruan. Hal itu disampaikan pada […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca