Breaking News
light_mode

Gedung RSNU Pasuruan ‘On Progress’, Layanan Klinik Segera Dibuka

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 14 Des 2022
  • visibility 2.161
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan
Pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Pasuruan saat ini sudah memasuki tahap penyelesaian pembangunan gedung dan infrastruktur.

Ketua Panitia Pembangunan RSNU, H Farid Syauqi menyampaikan, sejak dilakukan peletakan batu pertama pada 28 Februari 2021 oleh Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, saat ini sudah tegak berdiri tiga klaster gedung.

“Gedung untuk Unit Gawat Darurat (UGD), Poliklinik dan Rawat Jalan. Kemudian Gedung Rawat Inap dan Gedung untuk Instalasi dan Laboratorium,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Rabu (14/12/2022).

Dirinya menambahkan, biaya pembangunan RSNU mencapai hampir seratus miliar rupiah. Empat miliar dialokasikan untuk pembangunan sarana fisik dan gedung. Sisanya untuk peralatan medis.

“Biaya tersebut diperoleh melalui iuran warga dan pengurus, serta bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Pasuruan, dan sumber lain yang tidak mengikat, kata Ketua Yayasan Kesejahteraan NU itu.

Terkait rencana dimulainya layanan klinik di rumah sakit bagi masyarakat umum, pihaknya akan menggunakan salah satu gedung yang sudah siap, yakni Gedung Laboratorium dan utilitas.

“Ditargetkan dalam empat bulan ke depan, kluster gedung rawat inap dan gedung Poli, UGD, dan Rawat Jalan sudah rampung dibangun,” ujarnya.

Dirinya juga menyebutkan, PCNU Kabupaten Pasuruan sedang mengupayakan akses layanan BPJS dari pemerintah untuk mendukung layanan klinik tersebut.

“Kami mohon doa restu dari para masyayikh dan warga NU agar proses pembangunan lancar, termasuk penggalangan dananya,” tandasnya.

Diketahui, RSNU Pasuruan menempati lahan seluas 1,6 hektar. Terletak di pusat ekonomi strategis Warungdowo, tepatnya di Kelurahan Kejayan, jalur utama Pasuruan-Malang.

Penulis: AHJ

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Maulid Nabi, Banom & MWC NU Gondangwetan Bersholawat di Pendopo Kecamatan

    • calendar_month Sel, 27 Nov 2018
    • visibility 572
    • 0Komentar

    MWC NU & BANOM mengadakan NU BERSHOLAWAT dalam memperingati maulid nabi Muhammad SAW yang diadakan di Pendopo Kecamatan Gondangwetan pada hari Minggu kemarin, (25/11/2018). Adapun, kepanitiaan, dikoordinir oleh PAC GP Ansor Gondangwetan. Agenda yang dihadiri oleh jajaran Pengurus MWCNU, BANOM, ranting NU dan BANOM, Muspika, Ketua sekaligus sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan, dan Pengurus PC GP Ansor […]

  • Siap Mengabdi di 100 Desa, Peserta KKN TAHAN COVID-19 STAIS Pasuruan Resmi Dilepaskan Kemendes

    Siap Mengabdi di 100 Desa, Peserta KKN TAHAN COVID-19 STAIS Pasuruan Resmi Dilepaskan Kemendes

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Dalam situasi pandemi, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan telah mendesain konsep Kuliah Kerja Nyata Kuat dan Handal Hadapi Pandemi COVID-19, disingkat menjadi KKN TAHAN COVID-19. Senin (27/7/2020), sebanyak 124 peserta KKN yang tersebar di 100 Desa, resmi dilepaskan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Republik […]

  • Diklatsar Banser Sukorejo, Diharap Siap Berkhidmah Tanpa Pamrih

    Diklatsar Banser Sukorejo, Diharap Siap Berkhidmah Tanpa Pamrih

    • calendar_month Sen, 15 Nov 2021
    • visibility 1.383
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanSatuan Kordinator Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sukorejo menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) VIII bertempat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kalirejo 2, Kabupaten Pasuruan, Minggu (14/11/2021). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menegaskan bahwa Banser dan Ansor […]

  • Regenerasi Berintegritas, PK IPNU-IPPNU MA Ma’arif Al-Asy’ari Gondangwetan Lahirkan Pemimpin Baru

    Regenerasi Berintegritas, PK IPNU-IPPNU MA Ma’arif Al-Asy’ari Gondangwetan Lahirkan Pemimpin Baru

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • visibility 648
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Semangat regenerasi pelajar Nahdlatul Ulama tampak nyata dalam gelaran Rapat Anggota (Rapta) VIII dan Pemilihan Umum Raya (Permira) Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) MA Ma’arif Al-Asy’ari Gondangwetan, Sabtu (1/11/2025). Dengan mengusung tema “Tongkat Estafet: Regenerasi Berintegritas, Membangun Kualitas, Menggapai Cita Bersama,” kegiatan […]

  • Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 1.862
    • 4Komentar

    “Sebelum menyimak kisah ini, ada baiknya kita hitung dulu berapa banyak 1000 dinar itu. Kalau 1 dinar setara dengan 4,25 gram emas murni, maka, 1000 dinar berarti 4.250 gram atau 4.25 kg. Jika 1 gram emas murni seharga Rp500.000, maka, seribu dinar senilai Rp2,125 miliar. Angka yang tidak kecil.” Oleh: Aboe Khidir SEKARANG, mari kita […]

  • Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
    • visibility 1.078
    • 0Komentar

    Perbincangan tentang pendirian dan/atau investasi terhadap Pabrik Minuman Keras (Miras) yang beberapa hari ramai dibicarakan, jauh sebelumnya, KH. Ahmad Djufri, Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten tahun 1965 hingga 1974, yang saat itu masih menjabat sebagai Rais Syuriyah, telah melarang masuknya pabrik miras di Pasuruan. Hal itu Beliau lakukan karena tidak ingin bahaya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca