Breaking News
light_mode

Relawan LPBINU Pasuruan Gelar Ngobar, Bahas Penguatan Kesiapsiagaan Bencana

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
  • visibility 322
  • comment 0 komentar

Rejoso, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Ngopi Bareng Edukasi Bencana pada Senin (24/11/2025) di Aida Resto Cafe Rejoso.

Forum ini menjadi wadah konsolidasi relawan sekaligus penguatan peran dalam penanggulangan kebencanaan di wilayah Pasuruan dan sekitarnya.

Sekretaris PC LPBINU Kabupaten Pasuruan, Aris Felani, menyampaikan bahwa kegiatan ini fokus membahas tantangan teknis kebencanaan serta merumuskan langkah konkret penguatan relawan di lapangan.

“Alhamdulillah, para relawan menyoroti sejumlah isu strategis, mulai dari upaya pengurangan risiko bencana, peningkatan koordinasi tanggap darurat, hingga mekanisme pemulihan pascabencana,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua LPBINU Kabupaten Pasuruan, Misbahudin, turut menegaskan pentingnya pembagian tugas yang jelas, terutama dalam proses pelaporan kondisi wilayah ketika terjadi cuaca ekstrem maupun bencana mendadak.

“Setiap relawan harus memiliki peran yang terstruktur. Pelaporan wilayah itu kunci agar kita bisa merespons lebih cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Koordinator NU Peduli Kabupaten Pasuruan, Gus H. M. Nawawi, juga memaparkan sejumlah temuan hasil asesmen lapangan terkait dampak erupsi Semeru. Temuan tersebut mencakup kebutuhan mendesak warga serta kondisi relawan yang masih berjibaku di lokasi terdampak.

” Kebutuhan prioritas meliputi bantuan logistik, perlengkapan kebersihan, kebutuhan harian pengungsi, serta dukungan operasional relawan,” terangnya

Mas Mamad sapaan akrabnya menegaskan bahwa laporan asesmen tersebut menjadi dasar penting bagi langkah cepat berikutnya.

“Kami menyiapkan pengiriman bantuan lanjutan yang lebih tepat sasaran. Koordinasi terus dilakukan bersama relawan dan jaringan NU di wilayah terdampak,” ujarnya.

NU Peduli Pasuruan memastikan seluruh unsur Bagana, LPBINU, Basada, hingga LAZISNUakan terus bersinergi dalam pendistribusian bantuan dan penanganan kebencanaan. Koordinasi intensif terus dilakukan agar bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan

.Dengan dukungan kuat dari seluruh elemen, NU Peduli Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmennya untuk tetap hadir, memberikan pelayanan terbaik, dan mempercepat pemulihan masyarakat pasca-erupsi Semeru.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 600-an Santri Ikut Kirab & Apel Hari Santri 2019 di Grogol Gondangwetan

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2019
    • visibility 303
    • 1Komentar

    Hari santri merupakan hari perayaan atas perjuangan para Santri untuk kemerdekaan Indonesia. Dalam peringatan tersebut berbagai event dan kreasi oleh santri. Mulai dari berbaris, kirab, perlombaan hingga pembuatan Film. Ahad (27/10), ratusan santri desa Grogol mengadakan Kirab dan Apel Santri. Kegiatan tersebut di ikuti oleh sekitar 600-an Santri dari tujuh lembaga di wilayah desa Grogol. […]

  • Gus Kikin Ceritakan Masuknya Aswaja di Indonesia

    Gus Kikin Ceritakan Masuknya Aswaja di Indonesia

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
    • visibility 651
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar acara halal bihalal di area Rumah Sakit Nahdlatul Ulama RSNU Kecamatan Kejayaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (11/05/2024). Penjabat (Pj) Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz menceritakan bahwasanya masuknya ajaran Ahlusunnah Wal Jamaah  (Aswaja) di Indonesia  menurut catatan sejak zaman Wali […]

  • Peringati Tahun Baru Islam, Ponpes Ash-Shiddiqi Nguling Gelar Santunan Yatim & Dhuafa

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Kegiatan Santunan Anak Yatim dan Pengajian umum kembali digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Ash-Shiddiqi pada hari kamis (19/9) di Desa Nguling kecamatan Nguling kabupaten Pasuruan. Menurut Adi selaku ketua panitia, kegiatan ini merupakan kegiatan terbesar di kecamatan Nguling. “Terbukti dengan ribuan orang hadir memadati lokasi […]

  • Bedah Buku “NU Penegak Panji Aswaja”, Singgung Eksistensi Indonesia tanpa NU

    • calendar_month Jum, 22 Mar 2019
    • visibility 910
    • 0Komentar

    Bedah buku berjudul “NU Penegak Panji Aswaja” dilakukan sebagai salah satu rangkaian kegiatan Peringatan Harlah NU ke-96 oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Maret 2019 di Aula KH. Ahmad Djufri Graha NU Kabupaten Pasuruan. Kegiatan bedah buku tersebut dipantik oleh beberapa narasumber antara lain Prof. Dr. […]

  • Medsos Aktif Hingga Bekali Desain, IPNU IPPNU Gondang Wetan Diminati Pelajar

    Medsos Aktif Hingga Bekali Desain, IPNU IPPNU Gondang Wetan Diminati Pelajar

    • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    Gondang Wetan, NU PasuruanKetua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Gondang Wetan Siti Julaikha mengungkapkan, bahwa kebanyakan pelajar setempat tertarik menjadi anggota berawal dari melihat aktifnya media sosial organisasi. “Ada juga yang awalnya hanya ingin belajar desain. Lama-lama ingin tahu tentang IPNU IPPNU,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Senin (24/01/2022). Ia […]

  • Kiai Matin, Ceritakan Teladan Mbah Wahab: Kedekatan Kiai dan Santri adalah Identitas NU

    Kiai Matin, Ceritakan Teladan Mbah Wahab: Kedekatan Kiai dan Santri adalah Identitas NU

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Wakil Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Matin Djawahir menegaskan kembali dawuh Hadlratussyekh KH Hasyim Asy’ari bahwa siapa pun yang mengurus NU akan dianggap sebagai santrinya. Menurutnya, pesan tersebut menjadi ikatan ruhani antara guru dan santri yang telah menjadi tradisi kuat di lingkungan NU.Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca