Breaking News
light_mode

Gus Ipong : Harlah Ke – 102 NU Momentum Mengenalkan Ciri Khas Pendidikan Tinggi NU

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
  • visibility 1.268
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, Harlah ke-102 NU adalah momentum untuk mengenalkan ciri khas pendidikan tinggi Nahdlatul Ulama.

“Kita tunjukkan pendidikan tinggi ala NU mempunyai ciri khas tersendiri dari pada perguruan tinggi yang lainnya,” ujarnya dalam acara UNU Pasuruan bersholawat di halaman perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/01/2024).

Menurutnya ciri khas pendidikan tinggi Nahdlatul Ulama adalah selalu mengedepankan akhlak, ilmu dan moralitas yang akan di ajarkan kepada mahasiswa dan mahasiswinya yang revlan di terapkan di masyarakat.

“Ilmu tanpa di iringi akhlak yang mulia tidak ada artinya di masyarakat. Maka dari itu orang berilmu harus disertai dengan akhlakul karimah,” tambahnya.

Pada zaman yang semakin maju ini, salah satu cara membesarkan Islam ala jam’iyah Nahdlatul Ulama adalah melahirkan kader-kader yang berintelektual yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami akan terus mengajari akhlak yang baik sebagai mana yang di ajarkan oleh Rasulullah Saw kepada para mahasiswa dan mahasiswi,”jelasnya.

Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan, ciri khas pendidikan tinggi NU harus terus di unggulkan jika tidak, kita akan kalah dengan perguruan tinggi swasta bahkan negeri yang sudah ada dan berkembang pesat saat ini.

“Ciri khas pembentukan karakter akan terus kita unggulkan dan gencarkan kepada masyarakat yang ingin mendaftarkan di pendidikan tinggi NU,” paparnya.

Saat ini, NU membutuhkan kader kader yang ahli di bidang teknologi, fisika, kimia, arsitektur. Menurutnya permasalahan yang berkembang di masyarakat harus diselesaikan dengan para ahli.

“Kami berharap pendidikan tinggi NU bisa melahirkan ilmuwan ilmuwan yang ahli di bidangnya sebagai mana zaman abu hanifah,” ungkapnya.

Dirinya berharap sarjana jebolan dari pendidikan tinggi NU adalah bisa mengimbangi ilmu dunia dan diniyyah sehingga dapat di terima di masyarakat.

“Kami berharap kader kader NU dapat mengimplementasikan ilmu dunia dan diniyyah sehingga dapat bermanfaat dan diterima oleh masyarakat,” tutupnya

Penulis: Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agar Selamat dari Godaan Setan, Lakukan Dua Hal Ini

    Agar Selamat dari Godaan Setan, Lakukan Dua Hal Ini

    • calendar_month Sel, 18 Agu 2020
    • visibility 1.173
    • 0Komentar

    Sebagaimana diketahui bahwa setan telah bersumpah untuk menggoda dan menjerumuskan manusia menuju neraka. Sedangkan arah yang digunakan setan untuk menggoda manusia meliputi depan, belakang, kanan, dan kiri. Penjelasan ini disampaikan KH Nu’man Abdul Majid sembari menyitir surat al-A’raf ayat 16 dan 17. Kedua ayat tersebut terjemahnya adalah: Iblis menjawab, karena Engkau (Allah SWT) telah menghukum […]

  • Profil Siti Julaikha, Berkiprah dari Komisariat Kini Ketua IPPNU Pasuruan

    Profil Siti Julaikha, Berkiprah dari Komisariat Kini Ketua IPPNU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • visibility 820
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Siti Julaikha resmi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Pasuruan Masa khidmah  2025–2027 pada Konferensi Cabang (Konfercab) XX yang digelar di Aula KH Ahmad Djufri, Sabtu (31/05/2025).  Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruanmenegaskan arah gerak IPPNU ke depan harus memperkuat dua sisi sekaligus yakni sebagai jama’ah dan sebagai jam’iyah. “IPPNU bukan sekadar […]

  • Penutupan Safari Ramadhan: KH. Imron Mutamakkin Jelaskan Makna & Konteks Berjihad

    • calendar_month Ming, 3 Jun 2018
    • visibility 405
    • 1Komentar

    Merespon terjadinya kesalahan dalam memaknai Jihad yang dilakukan oleh kelompok Radikal, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengajak warga Nahdliyin untuk kembali memahami makna dan bagaimana konteks dalam berjihad di dalam agama Islam.

  • Berikut Wisudawan Terbaik Wisuda ke-18 STAI Salahuddin Pasuruan

    Berikut Wisudawan Terbaik Wisuda ke-18 STAI Salahuddin Pasuruan

    • calendar_month Rab, 29 Nov 2023
    • visibility 952
    • 0Komentar

    Pasuruan, NU Pasuruan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menggelar Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-18 di Hotel Ascent Premire, Kota Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (25/11/23). Terdapat 2 wisudawan terbaik berdasar Keputusan Ketua STAI Salahuddin Pasuruan Nomor: Nomor : ST.056/K/PP.00.1/2654/2023 Tentang Lulusan Terbaik Program Pendidikan Sarjana STAI Salahuddin Pasuruan Tahun Akademik 2022/2023. Wisudawan […]

  • Mengenal KH Achmad Djufri Rais Syuriah NU Pasuruan

    Mengenal KH Achmad Djufri Rais Syuriah NU Pasuruan

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • visibility 384
    • 0Komentar

    KH Ahmad Djufri merupakan ulama yang lahir dilahirkan di Kota Pasuruan tahun 1317H/1900M dari pasangan suami istri Syekh Djufri dan Nyai Hj Sulhah. Sejak kecil pendidikannya di awasi langsung oleh kedua orang tuanya. Pendidikan Pada masa remaja beliau belajar ilmu agama dari banyak guru dan ulama ternama diantara adalah KH Abdullah bin Yasin Kebonsari, Kiai […]

  • Jelang Muktamar Ke-35 PCNU se-Pasuruan Raya Rumuskan Gagasan Transformasi Gerakan NU Menuju Abad Kedua

    Jelang Muktamar Ke-35 PCNU se-Pasuruan Raya Rumuskan Gagasan Transformasi Gerakan NU Menuju Abad Kedua

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Pasuruan Raya menggelar Diskusi Transformasi Gerakan Keagamaan dan Kemasyarakatan NU Abad Kedua di Gedung ITC Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Jumat-Sabtu (31/7–1/8/2026). Forum ini menjadi ruang konsolidasi gagasan menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama sekaligus merumuskan arah gerakan NU pada abad kedua. Mustasyar PCNU Kabupaten Pasuruan, Buya Muzammil Syafi’i, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca