Breaking News
light_mode

GUSDURian Pasuruan Luncurkan Buku Hujan Gus Dur, KH. Ahmad Tohari: Saya Sangat Bangga

  • account_circle Fahrizal Yusuf
  • calendar_month Kam, 31 Des 2020
  • visibility 999
  • comment 0 komentar

Ketika Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan menerbitkan buku berjudul “Hujan Gus Dur: Antologi Cerpen tentang Gus Dur”, KH. Ahmad Tohari, Sastrawan Indonesia dan sahabat Gus Dur, merasa sangat bangga dengan para penulisnya karena cerita pendek dalam buku tersebut sudah bagus dan berhasil memberikan kesan mendalam ketika membacanya.

“Kehadiran kumpulan cerita pendek ini pasti memperkaya khazanah literasi sastra Indonesia. Saya sangat bangga, karena tulisan para penulis sudah sangat mengesankan. Jangan lupa, cerita pendek yang baik itu, cerita yang bisa memberikan kesan yang mendalam pada pembacanya. Ini semuanya sudah bagus, memberikan kesan mendalam bagi para pembacanya,” ungkap penulis Ronggeng Dukuh Paruk tersebut saat meluncurkan Buku Hujan Gus Dur secara virtual, Selasa (29/12/2020).

Lebih lanjut, Ahmad Tohari juga menegaskan bahwa Indonesia sangat menunggu lahirnya cerpenis-cerpenis baru untuk memperkaya literasi bangsa Indonesia. Karena bangsa yang literasinya tinggi, yang kebudayaan sastranya tinggi, bisa dipastikan bangsa itu akan menjadi bangsa yang tidak akan ketinggalan dengan bangsa manapun.

“Bagi para penulisnya saya katakan teruslah berkarya, jangan berhenti berkarya karena berkarya sebetulnya adalah sebuah ibadah juga,” pungkas Pria yang pernah mendapatkan Hadiah Sastra Asean, SEA Write Award tersebut.

Terkait alasan pemilihan judul Hujan Gus Dur, Makhfud Syawaludin, selaku Koordinator KGSKR GUSDURian Pasuruan, menjelaskan tentang adanya kesedihan yang mendalam atas kepergian Gus Dur yang sekaligus juga memberikan keberkahan kepada kita semua seperti hujan.

“Cerpen ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Call For Short Stories tahun 2019 dan Lokakarya Cerpen awal 2020, yang keduanya merupakan rangkaian Haul Gus Dur Kesepuluh. Alhamdulillah, pada Haul Kesebelas ini sudah bisa terbit dan diluncurkan oleh Kiai Ahmad Tohari,” pungkas Pria yang juga menjadi Dosen di ITSNU Pasuruan tersebut.

Kontributor: Bahrur Rozi

Editor: M. Fahrizal Yusuf

  • Penulis: Fahrizal Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sowan NU Pasuruan, Kapolres Diminta Serius Memberantas Narkoba

    Sowan NU Pasuruan, Kapolres Diminta Serius Memberantas Narkoba

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan meminta Kepolisian Resor (Polres) Kota Pasuruan secara serius dalam mencegah dan memberantas narkoba. NU Pasuruan juga siap bersinergi. Hal itu ditegaskan saat menerima kunjungan Kepala Polres (Kapolres) Pasuruan Kota di Ruang Tanfidziyah Lantai 2, Graha NU Kabupaten Pasuruan, Jl. Raya Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Selasa (23/05/2023). Wakil […]

  • Saatnya, Bersama Membangun Masjid yang Ramah Disabilitas

    Saatnya, Bersama Membangun Masjid yang Ramah Disabilitas

    • calendar_month Kam, 3 Des 2020
    • visibility 831
    • 0Komentar

    Setiap orang Islam pasti selalu berusaha agar dapat melaksanakan sholat, mengikuti pengajian, dan lain-lain di Masjid, begitu pun dengan saudara-saudara kita, para penyandang disabilitas. Namun, tidak semua Masjid, desain bangunannya ramah terhadap disabilitas. Terdapat beberapa kesulitan para penyandang disabilitas ketika hendak menggunakan haknya untuk beribadah di masjid. Misalnya, tangga masjid yang terlalu tinggi, tidak ada […]

  • Tahun 2022, 462 Santri Ponpes Al-Yasini Terjun ke Masyarakat

    Tahun 2022, 462 Santri Ponpes Al-Yasini Terjun ke Masyarakat

    • calendar_month Sab, 19 Feb 2022
    • visibility 946
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA), Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, memiliki Program Pengabdian Santri (P2S). Kegiatan itu diperuntukkan untuk santri yang lulus jenjang pendidikan menengah atas. Ketua Panitia H Jainuddin menjelaskan, tujuan kegiatan itu untuk memberikan pengalaman dalam mengamalkan ilmu yang telah didapatkan di sekolah dan pesantren. “Tugas pengabdian di masyarakat selama 30 hari,” […]

  • Ratusan Warga Mengungsi Akibat Pergeseran Tanah, NU Peduli Pasuruan Kirim Bantuan

    Ratusan Warga Mengungsi Akibat Pergeseran Tanah, NU Peduli Pasuruan Kirim Bantuan

    • calendar_month Sab, 1 Feb 2025
    • visibility 1.162
    • 0Komentar

    Purwodadi, NU Pasuruan Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Pasuruan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan untuk warga RT 01 RW 08 Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi. Warga setempat terdampak bencana pergeseran tanah. “Awalnya warga mendengar suara retakan pada Selasa (28/01/2025) kemarin. Di beberapa rumah temboknya retak dan ada yang rontok, ada […]

  • Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Menetapkan dan mengumumkan awal Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah kepada masyarakat umum sebelum adanya penetapan resmi (itsbat) pemerintah tidak diperbolehkan apabila hal tersebut berpotensi menimbulkan perpecahan, perselisihan, dan kebingungan di tengah umat. Larangan ini didasarkan pada pertimbangan sadd adz-dzarĆ®ā€˜ah (menutup pintu kerusakan) dan menjaga persatuan kaum muslimin. Oleh karena itu, meskipun seseorang memiliki hasil hisab yang […]

  • Mahasiswa  UNU Pasuruan Ajak Siswa SD Al Maksum Balunganyar Kuasai Penjumlahan Bersusun

    Mahasiswa UNU Pasuruan Ajak Siswa SD Al Maksum Balunganyar Kuasai Penjumlahan Bersusun

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2026
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan mengajak siswa kelas III SD Al Maksum Balunganyar belajar Matematika melalui metode interaktif di lembaga pendidikan setempat. Kegiatan tersebut bertujuan membantu siswa memahami materi penjumlahan bersusun dengan cara yang lebih menyenangkan sekaligus meningkatkan keaktifan mereka selama proses pembelajaran. Pembelajaran dipimpin oleh […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca