Breaking News
light_mode

LFNU Pasuruan Selaraskan Kalender 1448 H untuk Kurangi Perbedaan Penentuan Awal Bulan

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
  • visibility 274
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Penyelarasan Kalender Hijriyah 1448 di ruang rapat PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (17/5/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan acuan penyusunan kalender 1448 Hijriyah yang akan digunakan pada tahun-tahun mendatang, sehingga lembaga pendidikan dan pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan tidak menerbitkan kalender sendiri-sendiri dengan perhitungan yang berbeda.

Sekretaris LFNU Kabupaten Pasuruan, M. Rusdi, menjelaskan bahwa penyelarasan kalender Hijriyah sangat penting untuk meminimalisir gejolak di tengah masyarakat, terutama dalam penentuan awal bulan-bulan penting seperti Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

“Kalender Hijriyah ini disusun untuk meminimalisir gejolak di masyarakat, khususnya dalam penentuan awal Ramadhan. Meskipun demikian, penetapan awal bulan tetap harus didasarkan pada rukyatul hilal,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila kalender telah disusun dan disepakati bersama, masyarakat diharapkan dapat menerima hasil penetapan dengan lebih tenang sehingga dapat mengurangi perbedaan dan kegaduhan.

Dalam forum tersebut, LFNU juga membahas berbagai metode hisab, mulai dari hisab taqribi, hisab haqiqi, hingga hisab kontemporer. Dari ketiga metode tersebut, hisab kontemporer dijadikan sebagai rujukan utama.

Rusdi menjelaskan bahwa salah satu perbedaan mendasar terletak pada kriteria imkanur rukyat. Sebagian masyarakat masih menggunakan kriteria lama dengan tinggi hilal minimal 2 derajat, sedangkan kriteria terbaru menetapkan tinggi hilal minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat.

“Dengan mempertimbangkan lokasi paling barat Indonesia, kriteria terbaru ini diharapkan menghasilkan perhitungan yang lebih mendekati hasil rukyat,” jelasnya.

Kriteria terbaru tersebut telah digunakan oleh negara-negara anggota MABIMS, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapore, dan Brunei.Menurut Rusdi, apabila sebagian masyarakat masih menggunakan metode hisab lama, maka potensi perbedaan penentuan awal bulan Hijriyah akan tetap terjadi.

“Kami juga terus melakukan sosialisasi. Harapannya, dengan menggunakan kriteria terbaru, hasil hisab tidak akan jauh berbeda dengan hasil rukyatul hilal,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Kaderisasi, PAC Ansor Gondangwetan Gelar Kaderisasi Dua Matra

    Perkuat Kaderisasi, PAC Ansor Gondangwetan Gelar Kaderisasi Dua Matra

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gondangwetan menggelar Apel Pembukaan Kaderisasi Dua Matra Pendidikan Kader Dasar (PKD) Ansor dan Diklatsar Banser di Pondok Pesantren Al Fudlola Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (22/05/2026). Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan Abdul Karim, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan proses penting dalam membentuk […]

  • PCNU Pasuruan Gelar Safari Ramadhan, Perkuat Silaturahmi dan Struktur Organisasi Play Button

    PCNU Pasuruan Gelar Safari Ramadhan, Perkuat Silaturahmi dan Struktur Organisasi

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Pasuruan  Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Baiturrahman, Kecamatan Lumbang, Senin (23/2/2026). Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus Abdullah Nasih Nasor, menyampaikan bahwa Safari Ramadhan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi organisasi antara jajaran PCNU dan MWCNU. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan agar seluruh […]

  • Peduli Korban Lombok, Gus Awie: Salurkan Donasi melalui “NU Peduli” LAZISNU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 12 Agu 2018
    • visibility 658
    • 1Komentar

    NU Peduli merupakan salah satu dari beberapa program NU di bidang Sosial yang bergerak membantu saudara sebangsa di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat yang sedang tertimpa musibah Gempa Bumi. Aksi NU Peduli dilakukan dalam bentuk kegiatan penggalangan dana bantuan untuk korban Gempa Lombok dengan cara menjaring dan mengonfirmasi langsung setiap donatur melalui struktur NU, Kader […]

  • LTMNU dan LAZISNU Pasuruan Gelar MoU : Kelola ZIS dan Peduli Lingkungan

    LTMNU dan LAZISNU Pasuruan Gelar MoU : Kelola ZIS dan Peduli Lingkungan

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) bersama Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU), di Kediaman Ketua PC LTMNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (17/8/2025). Ketua PC LTMNU Kabupaten Pasuruan, Mundzir  menyampaikan kerja sama ini menjadi langkah strategis kedua lembaga dalam mengoptimalkan […]

  • Komunitas Pegiat Desa Susun Buku Puisi tentang Desa & NU

    Komunitas Pegiat Desa Susun Buku Puisi tentang Desa & NU

    • calendar_month Sab, 1 Mei 2021
    • visibility 884
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanKomunitas Pegiat Desa (KPD) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan kegiatan Buka Bersama sekaligus penyerahan hadiah pemenang Sayembara Puisi 98 di Kantor Stapa Center, Jl. Raya Kecamatan No. 71 Kolusari, Kecamatan Bangil, Jumat (30/4/2021). Ketua KPD, H Maulana Sholehodin, mengucapkan selamat kepada pemenang dan terimakasih kepada peserta yang sudah berpartisipasi dalam Sayembara Puisi dalam rangka Hari […]

  • Gerakan Santri Menanam, Kolaborasi Pemerintah dengan PCNU Kab. Pasuruan dan Bangil

    Gerakan Santri Menanam, Kolaborasi Pemerintah dengan PCNU Kab. Pasuruan dan Bangil

    • calendar_month Jum, 31 Des 2021
    • visibility 623
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPemerintah Kabupaten Pasuruan berkolaborasi dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan dan Bangil untuk ‘Gerakan Santri Menanam’. Kegiatan itu dilaunching di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Budidaya Ternak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, Kamis (30/12/2021). Bupati Pasuruan H Irsyad Yusuf, merasa yakin gerakan itu akan sukses. Musabbabnya, berkolaborasi […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca