Breaking News
light_mode

Humor Singkatan Nama

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 5 Des 2020
  • visibility 1.434
  • comment 0 komentar

Alkisah di negara antah berantah tersebutlah tiga orang cewek yang selalu melakukan apa saja bersama-sama atas dasar konformitas yang kemudian mereka jadikan doktrin solidaritas, kesetiakawanan.

Main bersama, belajar bersama, sekolah di sekolah yang sama, kuliah pun di kampus yang sama bahkan di fakultas dan jurusan yang sama. Jomblo pun sama-sama, punya pacar sama-sama, bahkan menikah pun barengan hanya resepsinya selang beberapa hari saja, sampai hamil pun mereka merencakannya sama-sama.

Saya tidak tahu apakah kelak ketika meninggal dunia juga kalau bisa bareng-bareng atau minimal makam mereka bersebelahan sebagai simbol kesetiakawanan sehidup semati. Oh ya, saya lupa, belum memberitahu nama-nama mereka. Mereka adalah Elok, Nida dan Komariah.

Singkat cerita mereka sedang hamil tua. Saat itu sedang antri di bank, tiba-tiba Nida memulai pembicaraan tentang rencana nama anak mereka.

“Nama anakku aku ambil dari potongan namaku dan nama suamiku, Udin-Nida. Jadi kalau digabung menjadi Dinda.” tegas Nida.

Elok pun segera menimpali, “Kalau nama anakku, Elvis, gabungan dari Elok-Navis.”

Tak mau kalah dari dua temannya, Komariah yang sebenarnya bingung namun tetap dengan PD-nya ia mmenimpali, â€śKalau anakku perempuan kuberi nama Angelina, kalau laki-laki kuberi nama Robert.”

Kedua temannya heran dan tidak terima. Nida langsung berkomentar, â€śKamu sudah gak solider lagi, Kom.”

“Iya, Kom… Menyalahi kesepakatan kita itu namanya. Harusnya kan gabungan namamu dan nama suamimu,” timpal Elok.

 â€śKalau aku nuruti kalian menggabung namaku dan nama suamiku untuk nama anakku, aku malah jadi orang tua durhaka,” sergah Komariah tanpa pikir panjang.

“Kok, bisa?” tanya Nida dan Elok hampir bersamaan.

“Kalian lupa ya kalau nama suamiku Basori? Lha… masa aku mau menamai anakku Baskom?

Sumber: arrahim.id

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mencari Ilmu

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Oleh : KH Fahrurozi (Wakil Sekretaris PWNU Jatim ) Mencari ilmu wajib bagi setiap muslim dan muslimat sejak lahir hingga keliang lahat. Ilmu yang wajib diketahui pertama adalah tentang ilmu Keesaan Allah yaitu tauhid. “Orang beribadah tapi tidak punya ilmu maka lebih baik dari pada orang tidur tapi berilmu,” kata KH Fahrurozi, Wakil Sekretaris PWNU […]

  • Dalam Bulan Muharram, Rutinan MDS Rijalul Ansor Rejoso Santuni Anak Yatim

    Dalam Bulan Muharram, Rutinan MDS Rijalul Ansor Rejoso Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor yang rutin dilakukan oleh Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda ANSOR (PAC GP ANSOR) Kecamatan Rejoso, kali ini, Selasa Malam (1/9/2020), diakhir acaranya dilaksanakan santunan kepada 15 anak yatim piatu. MDS Rijalul Ansor yang dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren Bustanul Muta’alimin Desa Karangpandan Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan, dihadiri puluhan […]

  • Mahasiswa UNU Pasuruan Edukasi Siswa tentang Pengelolaan Sampah

    Mahasiswa UNU Pasuruan Edukasi Siswa tentang Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan  Mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah kepada siswa-siswi SD Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Mahasiswa UNU Pasuruan Nabilatus Sholichah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan jenis-jenis sampah sekaligus cara pengelolaannya kepada siswa sejak usia dini. “Kami melakukan sosialisasi tentang sampah dengan sasaran siswa […]

  • Profil Siti Julaikha, Berkiprah dari Komisariat Kini Ketua IPPNU Pasuruan

    Profil Siti Julaikha, Berkiprah dari Komisariat Kini Ketua IPPNU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • visibility 817
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Siti Julaikha resmi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Pasuruan Masa khidmah  2025–2027 pada Konferensi Cabang (Konfercab) XX yang digelar di Aula KH Ahmad Djufri, Sabtu (31/05/2025).  Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruanmenegaskan arah gerak IPPNU ke depan harus memperkuat dua sisi sekaligus yakni sebagai jama’ah dan sebagai jam’iyah. “IPPNU bukan sekadar […]

  • Bersama Tokoh Agama, Bawaslu Kabupaten Pasuruan Optimalisasi Pengawasan Partisipatif

    Bersama Tokoh Agama, Bawaslu Kabupaten Pasuruan Optimalisasi Pengawasan Partisipatif

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Prigen, NU PasuruanBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan menggelar “Workshop Materi Penyusunan Materi Pengawasan Pemilu Partisipatif Berbasis Agama pada Pemilu Serentak Tahun 2024”, Rabu-Kamis (16-17/11/2022). Kegiatan itu dipusatkan di Royal Senyiur Hotel Prigen, Jl. Putuk Truno No. 208 Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Workshop diikuti oleh perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangil dan Kabupaten […]

  • KIYAI MAIMUN PANTAS PAGI INI KABAH DIGUYUR HUJAN, Doa & Puisi Gus Haidar Hafeez

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • visibility 1.030
    • 0Komentar

    KIYAI MAIMUN PANTAS PAGI INI KABAH DIGUYUR HUJAN (Haidar Hafeez) . . Hujan Kau kabarkan padaku Subuh ini telah berpulang Kiyai Maimun Zuber Labaik Allah Huma labaik Mbah Maimun Engkau hadir Penuhi panggilan tuhan Bukan hanya jiwa Tetapi ragamu juga hadir Penuhi panggilan tuhan Demi labaik Allah Mbah Mun Bukan hanya santri Dihadapan kabah Langit […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca