Breaking News
light_mode

Humor Singkatan Nama

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 5 Des 2020
  • visibility 1.432
  • comment 0 komentar

Alkisah di negara antah berantah tersebutlah tiga orang cewek yang selalu melakukan apa saja bersama-sama atas dasar konformitas yang kemudian mereka jadikan doktrin solidaritas, kesetiakawanan.

Main bersama, belajar bersama, sekolah di sekolah yang sama, kuliah pun di kampus yang sama bahkan di fakultas dan jurusan yang sama. Jomblo pun sama-sama, punya pacar sama-sama, bahkan menikah pun barengan hanya resepsinya selang beberapa hari saja, sampai hamil pun mereka merencakannya sama-sama.

Saya tidak tahu apakah kelak ketika meninggal dunia juga kalau bisa bareng-bareng atau minimal makam mereka bersebelahan sebagai simbol kesetiakawanan sehidup semati. Oh ya, saya lupa, belum memberitahu nama-nama mereka. Mereka adalah Elok, Nida dan Komariah.

Singkat cerita mereka sedang hamil tua. Saat itu sedang antri di bank, tiba-tiba Nida memulai pembicaraan tentang rencana nama anak mereka.

“Nama anakku aku ambil dari potongan namaku dan nama suamiku, Udin-Nida. Jadi kalau digabung menjadi Dinda.” tegas Nida.

Elok pun segera menimpali, “Kalau nama anakku, Elvis, gabungan dari Elok-Navis.”

Tak mau kalah dari dua temannya, Komariah yang sebenarnya bingung namun tetap dengan PD-nya ia mmenimpali, â€śKalau anakku perempuan kuberi nama Angelina, kalau laki-laki kuberi nama Robert.”

Kedua temannya heran dan tidak terima. Nida langsung berkomentar, â€śKamu sudah gak solider lagi, Kom.”

“Iya, Kom… Menyalahi kesepakatan kita itu namanya. Harusnya kan gabungan namamu dan nama suamimu,” timpal Elok.

 â€śKalau aku nuruti kalian menggabung namaku dan nama suamiku untuk nama anakku, aku malah jadi orang tua durhaka,” sergah Komariah tanpa pikir panjang.

“Kok, bisa?” tanya Nida dan Elok hampir bersamaan.

“Kalian lupa ya kalau nama suamiku Basori? Lha… masa aku mau menamai anakku Baskom?

Sumber: arrahim.id

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harlah 24, Berikut Komitmen ISNU Kabupaten Pasuruan

    Harlah 24, Berikut Komitmen ISNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki potensi di sektor pertanian, pariwisata dan industri sehingga tidak mengherankan jika banyak orang yang datang ke Pasuruan. Menanggapi hal itu Ketua Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan Ahamad Adib Muhfi mengatakan, pada momentum Hari Lahir Harlah (ISNU) […]

  • Wanita Yang Tak Lemah (Puisi)

    Wanita Yang Tak Lemah (Puisi)

    • calendar_month Ming, 14 Mar 2021
    • visibility 1.071
    • 0Komentar

    Rekanita,Perjuangan masih panjangAku mengerti,Jadi seorang perempuan tidaklah mudahSering kali hak-haknya disepelekan Rekanita kuJadilah wanita yang tangguhGapailah impian serta citamuJangan pedulikan ia yang ingin merusak segala impian dihatimu Aku tahu,Menjadi wanita organisasi itu tidaklah mudah.Aku paham,Menjadi wanita yang tangguh pun rasanya tak mudah Namun RekanitaSampai kapan kita terus menerus berdiam diriSedangkan hak-hak kita rasanya sangat terbatasKita […]

  • Pelajar NU Pasuruan Bersih-bersih Sampah di Pantai Lekok

    Pelajar NU Pasuruan Bersih-bersih Sampah di Pantai Lekok

    • calendar_month Kam, 24 Feb 2022
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanDewan Koordinasi Cabang (DKC) Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan ‘Bersih Pantai’ di Pantai Lekok, Kecamatan Lekok, Ahad (20/02/2022). Komandan DKC CBP M Imam Muzakki menuturkan, kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-68 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Harlah ke-67 Ikatan Pelajar Putri […]

  • Gus Taufiq Sebut Kajian Aswaja Harus Dapat di Konsumsi Masyarakat

    Gus Taufiq Sebut Kajian Aswaja Harus Dapat di Konsumsi Masyarakat

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • visibility 1.391
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Aswaja NU Center Kabupaten Pasuruan menggelar seminar Aswaja ‘kupas tuntas ayat ayat mutasyabihat’ di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (27/10/2024). Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Taufiq Abdurahman mengatakan, bahwasannya kawan-kawan Aswaja NU Center sudah cukup mewarnai di kalangan masyarakat diantanya dengan menerbitkan buku benteng […]

  • PCNU Pasuruan Beri Penghargaan untuk Muassis di Momen Satu Abad NU

    PCNU Pasuruan Beri Penghargaan untuk Muassis di Momen Satu Abad NU

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • visibility 720
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar tasyakuran peringatan satu abad berdirinya NU Pasuruan di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (23/09/2025). Acara ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan kepada para muassis dan ulama pendiri NU yang telah meletakkan dasar perjuangan di Pasuruan sejak seabad lalu. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH […]

  • Peringati Harlah ke-96 NU, IPNU-IPPNU Yudharta Gelar Ngulas Film Sang Kiai

    Peringati Harlah ke-96 NU, IPNU-IPPNU Yudharta Gelar Ngulas Film Sang Kiai

    • calendar_month Sel, 8 Feb 2022
    • visibility 587
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) menggelar kegiatan Ngulas Film ‘Sang Kiai’ di Lantai Dua Kantin Kampus, Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Ahad (06/02/2022). Ketua Pelaksana Muhammad Ghufron menyampaikan, alasan memilih dan pentingnya film ‘Sang Kiai’ bagi santri dan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca