Breaking News
light_mode

Humor Singkatan Nama

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 5 Des 2020
  • visibility 1.521
  • comment 0 komentar

Alkisah di negara antah berantah tersebutlah tiga orang cewek yang selalu melakukan apa saja bersama-sama atas dasar konformitas yang kemudian mereka jadikan doktrin solidaritas, kesetiakawanan.

Main bersama, belajar bersama, sekolah di sekolah yang sama, kuliah pun di kampus yang sama bahkan di fakultas dan jurusan yang sama. Jomblo pun sama-sama, punya pacar sama-sama, bahkan menikah pun barengan hanya resepsinya selang beberapa hari saja, sampai hamil pun mereka merencakannya sama-sama.

Saya tidak tahu apakah kelak ketika meninggal dunia juga kalau bisa bareng-bareng atau minimal makam mereka bersebelahan sebagai simbol kesetiakawanan sehidup semati. Oh ya, saya lupa, belum memberitahu nama-nama mereka. Mereka adalah Elok, Nida dan Komariah.

Singkat cerita mereka sedang hamil tua. Saat itu sedang antri di bank, tiba-tiba Nida memulai pembicaraan tentang rencana nama anak mereka.

“Nama anakku aku ambil dari potongan namaku dan nama suamiku, Udin-Nida. Jadi kalau digabung menjadi Dinda.” tegas Nida.

Elok pun segera menimpali, “Kalau nama anakku, Elvis, gabungan dari Elok-Navis.”

Tak mau kalah dari dua temannya, Komariah yang sebenarnya bingung namun tetap dengan PD-nya ia mmenimpali, â€œKalau anakku perempuan kuberi nama Angelina, kalau laki-laki kuberi nama Robert.”

Kedua temannya heran dan tidak terima. Nida langsung berkomentar, â€œKamu sudah gak solider lagi, Kom.”

“Iya, Kom… Menyalahi kesepakatan kita itu namanya. Harusnya kan gabungan namamu dan nama suamimu,” timpal Elok.

 â€œKalau aku nuruti kalian menggabung namaku dan nama suamiku untuk nama anakku, aku malah jadi orang tua durhaka,” sergah Komariah tanpa pikir panjang.

“Kok, bisa?” tanya Nida dan Elok hampir bersamaan.

“Kalian lupa ya kalau nama suamiku Basori? Lha… masa aku mau menamai anakku Baskom?

Sumber: arrahim.id

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Turba ISNU Pasuruan Bahas Percepatan Organisasi

    Turba ISNU Pasuruan Bahas Percepatan Organisasi

    • calendar_month Ming, 3 Des 2023
    • visibility 837
    • 0Komentar

    Grati, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan mengelar Turun Kebawah (Turba) di Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan Jum’at (1/11/2023). Dalam turba tersebut PC ISNU Kabupaten Pasuruan mengintruksikan kepada PAC yang untuk mengejar mengejar ketertinggalan dengan membuat progam Amati Tiru Modifikasi (ATM). “Apabila PAC tidak bisa membuat program bisa […]

  • Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 1.778
    • 4Komentar

    “Sebelum menyimak kisah ini, ada baiknya kita hitung dulu berapa banyak 1000 dinar itu. Kalau 1 dinar setara dengan 4,25 gram emas murni, maka, 1000 dinar berarti 4.250 gram atau 4.25 kg. Jika 1 gram emas murni seharga Rp500.000, maka, seribu dinar senilai Rp2,125 miliar. Angka yang tidak kecil.” Oleh: Aboe Khidir SEKARANG, mari kita […]

  • LFNU Pasuruan: Hilal di Kabupaten Pasuruan Tidak Terlihat

    LFNU Pasuruan: Hilal di Kabupaten Pasuruan Tidak Terlihat

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • visibility 1.089
    • 1Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rukyatul hilal di area persawahan di Jalan Kakap, Dusun Kalikunting, Desa Tambakan, Kecamatan Bangil sebagai tempat Rukyatul Hilal, Jumat (28/02/2025).Adapun pantauan lokasi di Kabupaten Pasuruan hilal tidak terlihat. Sekertaris PC LFNU Kabupaten Pasuruan M Rusdi mengatakan, tinggi hilal tidak sampai separuh […]

  • Optimalisasi Media Pesantren, IKMAL Putri Al-Yasini Gelar ToT Jurnalistik

    Optimalisasi Media Pesantren, IKMAL Putri Al-Yasini Gelar ToT Jurnalistik

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2024
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan Ikatan Kader Mahasiswa Al-Yasini (IKMAL) Putri menggelar Training of Trainer (ToT) Jurnalistik di Gedung Majelis Ta’lim Lantai 2, Kompleks Pondok Pesantren Terpadu Alyasini (PPTA), Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Jumat (01/03/2024). Ketua IKMAL Putri Nur Chofifah menyampaikan, tujuan ToT untuk menggugah semangat anggota dan pengurus dalam menulis serta optimalisasi media pesantren. Kegiatan itu […]

  • KH Imron Mutamakkin: Bahtsul Masail Merupakan Ciri Khas NU yang Harus Dipertahankan

    KH Imron Mutamakkin: Bahtsul Masail Merupakan Ciri Khas NU yang Harus Dipertahankan

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2026
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kejayaan, NU Pasuruan   Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menegaskan bahwa Bahtsul Masail merupakan salah satu ciri khas Nahdlatul Ulama (NU) yang harus terus dipertahankan dan dikembangkan. Hal tersebut disampaikan KH Imron Mutamakkin saat menghadiri kegiatan Bahtsul Masail di Masjid Sentono, Kecamatan Kejayaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (5/9/2026). Menurutnya, Bahtsul Masail […]

  • Berproses di IPNU-IPPNU, Dijamin Tidak Terpapar Radikalisme

    Berproses di IPNU-IPPNU, Dijamin Tidak Terpapar Radikalisme

    • calendar_month Sen, 12 Apr 2021
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan, sukses menggelar Rapat Anggota (Rapta) dan Konferensi Komisariat (Konferkom) ke-III di Aula KH. Ahmad Djufri Graha Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca