Breaking News
light_mode

Ini Jadwal Imsakiyah, Buka Puasa, dan Waktu Sholat Ramadhan di Pasuruan

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Sen, 12 Apr 2021
  • visibility 1.161
  • comment 0 komentar

NU Pasuruan – Imsak merupakan salah satu rukun dalam ibadah puasa yang artinya menahan. Maksudnya adalah menahal diri dari segala hal yang membatalkan puasa, baik itu makan, minum atau bergaul dengan pasangan di siang hari. Puasa memang pada hakikatnya adalah berimsak, namun imsak dalam puasa harus didahului atau setidaknya diiringi dengan niat berpuasa.

Orang yang tidak makan atau minum sejak subuh hingga maghrib bisa disebut berimsak, namun belum tentu bisa untuk disebut berpuasa. Sebab bisa saja dia memang tidak berniat untuk puasa. Maka bisa kita simpulkan bahwa puasa adalah imsak yang disertai niat. Tapi imsak belum tentu puasa.

Seluruh ulama sepakat bahwa waktu mulainya orang ber-imsak adalah sejak munculnya fajar shadiq, alias waktu subuh. Itu adalah waktu imsak yang sebenarnya. Maka ketika masuk waktu subuh, orang yang sudah berniat sebelumnya dari malam hari, statusnya ketika itu berubah menjadi shaim alias orang yang berpuasa yang terlarang memasukkan segala sesuatu ke dalam rongga tubuh yang terbuka secara sengaja.

ูƒูู„ููˆุง ูˆุงุดู’ุฑูŽุจููˆุง ุญุชูŽู‘ู‰ ูŠูŽุชูŽุจูŽูŠูŽู‘ู†ูŽ ู„ูƒูู…ู ุงู„ุฎูŽูŠู’ุทูŒ ุงู„ุฃูŽุจู’ูŠูŽุถู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฎูŽูŠู’ุทู ุงู„ุฃูŽุณู’ูˆูŽุฏู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ููŽุฌู’ุฑู

Makan dan minumlah sampai jelas untuk kalian garis putih di antara garis hitam di waktu fajar (al-Baqarah 187)

Waktu imsak yang popular di kalangan kebanyakan orang muslim Indonesia adalah 10 menit sebelum masuk waktu subuh. Dan itu sudah sangat masyhur sekali. Padahal bukanlah itu waktu sebenarnya imsak, kalau dilihat dari makna imsak itu sendiri. Karena makna imsak adalah menahan, dan waktu menahan itu mulai ketika waktu subuh bukan 10 menit sebelumnya. Dan itu adalah waktu yang masih dibolehkan untuk makan dan minum.

Tapi kemudian, ini bisa dipahami dan maklumi, bahwa adalah imsak yang mana itu 10 menit sebelum adzan subuh adalah sebagai kehati-hatian, dan juga persiapan. Dan ternyata Nabi pun tidak benar-benar menahan atau imsak di waktu subuh. Nabi justru sudah berhenti makan dan minum sebelum waktu subuh datang. Dan itu jelas terbukti dalam beberapa riwayat.

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽู†ูŽุณู ุจู’ู†ู ู…ูŽุงู„ููƒูุŒ ุนูŽู†ู’ ุฒูŽูŠู’ุฏู ุจู’ู†ู ุซูŽุงุจูุชู ู‚ูŽุงู„ูŽ: ุชูŽุณูŽุญูŽู‘ุฑู’ู†ูŽุง ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽุŒ ุซูู…ูŽู‘ ู‚ูู…ู’ู†ูŽุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุตูŽู‘ู„ุงูŽุฉูุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู‚ูู„ู’ุชู: ูƒูŽู…ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู‚ูŽุฏู’ุฑู ุฐูŽู„ููƒูŽุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู‚ูŽุฏู’ุฑู ุฎูŽู…ู’ุณููŠู†ูŽ ุขูŠูŽุฉู‹

Dari Anas r.a., dari Zaid bin Tsabit r.a., beliau berkata: “Kami sahur bersama Nabi lalu kami beranjak menuju sholat (Subuh).”, Anas r.a. bertanya: “berapa jarak keduanya? (antara sahur dan sholat)”. Beliau mengatakan: “Sekitar bacaan Qur’an 50 ayat”. (HR al-Tirmidzi)

Itulah kenapa kemudian kami Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan membuat jadwal imsak, buka puasa dan sholat lima waktu sebagai bentuk persiapan dan kehati-hatian ketika masuk bulan ramadhan. Yang mana waktu imsak adalah 10 menit sebelum adzan, mengacu kepada berhentinya Nabi maka minum sebelum waktu subuh sekitar bacaan 50 ayat.

Seluruh ulama sepakat bahwa waktu berakhirnya imsak sama dengan masuknya malam hari. Dan masuknya malam hari itu ditandai dengan terbenamnya matahari. Yang mana pada waktu itulah waktu maghrib. Jadi waktu maghrib adalah awal mula malam, dan waktu itu orang berpuasa sudah selesai dalam puasa hari itu.

Bagi anda warga Nahdhiyyin tinggal di Pasuruan dan sekitarnya, sebaiknya simpan dan bagikan informasi di bawah ini tentang jadwal imsakiyah, waktu buka puasa, hingga jadwal sholat 5 waktu. Anda juga bisa mengunduhnya melalui tautan ini “Jadwal Imsyakiyah Ramadhan 1442 Pasuruan“

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pestisida dalam Pandangan Syariat: Bolehkah Menggunakan, Menjual, dan Mengonsumsinya

    Pestisida dalam Pandangan Syariat: Bolehkah Menggunakan, Menjual, dan Mengonsumsinya

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • visibility 921
    • 0Komentar

    Dalam dunia pertanian modern, penggunaan pestisida menjadi hal yang lazim dilakukan untuk menjaga tanaman dari serangan hama dan penyakit. Tujuannya jelas: agar hasil panen tetap melimpah, sehat, dan bernilai jual tinggi. Namun, di balik manfaatnya, ada pula tantangan moral dan kesehatan yang perlu disikapi dengan bijak, khususnya bagi petani Muslim yang ingin tetap sejalan dengan […]

  • Ikuti Tadarus Ramadhan di Kantor NU Pasuruan Bareng Qori JQHNU

    Ikuti Tadarus Ramadhan di Kantor NU Pasuruan Bareng Qori JQHNU

    • calendar_month Ming, 2 Mar 2025
    • visibility 1.211
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanDi mulai kemarin malam, Sabtu (01/03/2025), Pimpinan Cabang (PC) Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Tadarus Al-Qur’an di Aula KH Achmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Tadarus itu dalam rangka menyemarakkan Bulan Ramadhan. Ketua PC JQHNU Ustadz Sajumin menjelaskan, tadarus akan diampu oleh Qori’-qori’ terbaik dari […]

  • Tim KOIN NU Maslahat Rejoso Peduli Korban Angin Puting Beliung

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2020
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Tim KOIN NU Maslahat Rejoso terdiri dari Fatayat, Muslimat, dan MWCNU Rejoso, kali ini menyalurkan bantuan kepada korban angin puting beliung, Kamis, 12 Maret 2020. Neng Laily Qomariah, ketua Fatayat NU Rejoso, menjelaskan bahwa tim KOIN NU Maslahat Rejoso yang selama istiqomah sejak 2017 membantu korban banjir masyarakat rejoso, kali ini juga membantu korban angin […]

  • Di Yudisium UNU Pasuruan, Kiai Karim Akan Ijazahi Calon Wisudawan

    Di Yudisium UNU Pasuruan, Kiai Karim Akan Ijazahi Calon Wisudawan

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • visibility 478
    • 0Komentar

    KH Abd Karim Djasim sedang memimpin doa di kegiatan Istighosah Rutin PCNU Kabupaten Pasuruan

  • Agar Beternak Secara Praktis & Ramah Lingkungan, LPPNU Pasuruan Lakukan Pembinaan

    Agar Beternak Secara Praktis & Ramah Lingkungan, LPPNU Pasuruan Lakukan Pembinaan

    • calendar_month Sen, 27 Des 2021
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanLembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melakukan pembinaan kepada peternak kambing dan sapi di Desa Mulyorejo Kecamatan Kraton, Ahad (26/12/2021). Kegiatan itu bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Ketua LPPNU PCNU Kabupaten Pasuruan Syamsul Maarif, menjelaskan fokus pembinaan terkait penggunaan pakan […]

  • Bersama Tokoh Agama, Bawaslu Kabupaten Pasuruan Optimalisasi Pengawasan Partisipatif

    Bersama Tokoh Agama, Bawaslu Kabupaten Pasuruan Optimalisasi Pengawasan Partisipatif

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Prigen, NU PasuruanBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan menggelar “Workshop Materi Penyusunan Materi Pengawasan Pemilu Partisipatif Berbasis Agama pada Pemilu Serentak Tahun 2024”, Rabu-Kamis (16-17/11/2022). Kegiatan itu dipusatkan di Royal Senyiur Hotel Prigen, Jl. Putuk Truno No. 208 Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Workshop diikuti oleh perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangil dan Kabupaten […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca