Breaking News
light_mode

Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
  • visibility 1.138
  • comment 0 komentar

Sidogiri, NU Pasuruan
Ustadz M Samian selaku Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, rupanya pernah menjadi Pasukan Berani Mati mendukung KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Dirinya berangkat ke Jakarta untuk melawan persekongkolan politik dalam upaya menjatuhkan Gus Dur sebagai Presiden pada pertengahan tahun 2001 silam.

“Per Ranting dua. Yang mau cuman saya dan sekretaris Ansor Desa Dhompo Cak Wahid. Ke Jakarta menggunakan baju biasa, bukan seragam Banser (Barisan Ansor Serbaguna),” ujarnya kepada NU Pasuruan, Jumat (20/05/2022).

Ia menambahkan, diantarkan istri dan keluarga dari Dusun Jetis, Desa Dhompo, menuju Lapangan Sidogiri dengan berjalan kaki. Ia berangkat ke Jakarta meninggalkan istri dan anaknya yang masih bayi. “Di Jakarta saya ingat, gimana anak saya,” imbuhnya.

Dirinya lalu menceritakan bahwa Bus dari Pasuruan sempat tertinggal dari Bus lainnya. Akhirnya pada saat melewati hutan di daerah Jawa Barat dihadang begal.

“Bus ini dihadang 3 orang. Di sini (penumpang) sudah siap. Turun semua. Melihat (yang turun) banyak yang bawa rotan, (Begalnya) lari ke hutan,” tutur Alumni Pondok Pesantren Sidogiri itu.

Malam hari pertama di Jakarta, dirinya bersama ratusan orang harus tidur di halaman Monumen Nasional (Monas). Ternyata saat tengah malam, Gus Dur itu datang menemui kami. Meminta agar besok tidur di Asrama Haji.

“Besok jangan tidur di sini lagi. Nanti masuk angin. (Menirukan ajakan Gus Dur) Kata teman-teman, sudah biasa Gus. Kami juga sering tidur di Mushola dulu (Sembari tertawa akrab),” imbuh pria yang aktif kegiatan Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari) itu.

Menurut Ustadz Samian, ada beberapa hal yang membuat kami semua ini berani dan tidak takut mati ketika mendukung Gus Dur. Diantaranya, sudah mengkonsumsi pisang yang diberikan KH M Amir Kholili Susukan Rejo dan membawa Rotan dari KH Abdulloh Siroj Sidogiri.

“Apalagi kalau di lapangan (Demontrasi), ada Gus Suadi. Salah satu oratornya Gus Mujib (KH A Mujib Imron). Jadi tambah berani. Kiai ikut. Tambah berani,” lanjut Pengusaha Mebel itu.

Ia juga mengaku, bahwa saat berdemontrasi dan berada di barisan depan, untuk pertama kalinya merasakan perihnya Gas Air Mata. Untungnya, ada yang memberikan pasta gigi untuk dioleskan di sekitar mata. Sehingga tidak terlalu terasa perih.

Meski demikian, ia dan rombongan akhirnya harus pulang sebagaimana perintah Gus Dur. Harapan Gus Dur agar tidak terjadi keributan yang dapat menimbulkan korban dari masyarakat Indonesia karena urusan politik.

“Memang Gus Dur sendiri menyuruh kami pulang. Itu diumumkan pada malam ke empat (kami di Jakarta). Datang (Gus Dur) ke Asrama Haji. (Kami) Disuruh pulang,” pungkasnya.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UNU Pasuruan Perkuat Ketahanan Pangan dan Kelestarian Lingkungan di Desa Jatiarjo

    Mahasiswa UNU Pasuruan Perkuat Ketahanan Pangan dan Kelestarian Lingkungan di Desa Jatiarjo

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Prigen, NU Pasuruan  Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan resmi membuka Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (21/7/2026).  Dosen Pembimbing Lapangan, Anis Nurhayati, menegaskan bahwa PMM merupakan ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. “Program ini bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi juga panggilan […]

  • LKKNU Pasuruan Bantu Isbat Nikah 65 Pasangan di Kecamatan Lumbang

    LKKNU Pasuruan Bantu Isbat Nikah 65 Pasangan di Kecamatan Lumbang

    • calendar_month Jum, 28 Jan 2022
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Lumbang, NU PasuruanLembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Sidang Keliling Isbat Nikah di Aula Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Lumbang, Kamis (27/01/2022). Ketua LKKNU Kabupaten Pasuruan Ustadz Nur Khotib menyampaikan, kegiatan itu bertujuan untuk membantu pasangan suami istri yang belum memiliki surat nikah. “Agar pengurusan […]

  • Harlah 97, Ma’arif NU Pasuruan Gelar Lomba Nadzom Aqidatul Awwam

    Harlah 97, Ma’arif NU Pasuruan Gelar Lomba Nadzom Aqidatul Awwam

    • calendar_month Ming, 13 Sep 2026
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menggelar Musabqoh Nadzom Aqidatul Awwam Kontemporer di Gedung Lantai 3 ITC UNU Pasuruan, Sabtu (12/9/2026). Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan Ahmad Ma’arif mengatakan, lomba tersebut menjadi salah satu upaya mengenalkan Aqidatul Awwam sebagai dasar dalam mempelajari ilmu tauhid kepada masyarakat, […]

  • Inilah Pemenang Lomba Foto Bersama Banser

    • calendar_month Sen, 26 Nov 2018
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Lomba Foto Bersama Barisan Ansor Serbaguna (BANSER), Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pasuruan umumkan 3 (tiga) juara terbaik dan 1 (satu) juara favorit. Lomba foto ini diikuti oleh seluruh masyarakat umum. Terdapat ratusan foto yang telah dikirim melalui media sosial dan kemarin (10/11) Telah diumumkan pemenang kategori 3 terbaik dan 1 favorit. Setelah melalui […]

  • Jelang Ramadhan, Istighosah Jumat Legi Terakhir Bertempat di SMA Putri Shalahuddin

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2019
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama kabupaten Pasuruan kembali laksanakan rutinan Istighosah Juma’t Legi, Jum’at (26/4) di SMA Putri Shalahuddin Pasuruan. Bertepatan menjelang bulan Ramadhan, rutinan ini menjadi penanda penutupan sementara istighosah jum’at legi. Kegiatan diawali dengan pembacaan sholawat yang dibawakan oleh Lesbumi NU. Setelah berlangsungnya pembacaan istighosah, dilanjut dengan pembacaan hasil keputusan Bahtsul Masail oleh Gus […]

  • Safari Pesantren RMINU dan LDNU Pasuruan Ajang Santri Mencari Ilmu di Masyarakat 

    Safari Pesantren RMINU dan LDNU Pasuruan Ajang Santri Mencari Ilmu di Masyarakat 

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • visibility 1.044
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) bersama PC Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelepasan Dai Santri Program Safari Pesantren, Kamis (27/02/2025). Dalam safari pesantren tersebut RMINU Kabupaten Pasuruan mengirimkan 112 santri yang akan di kirim di desa terpencil di Kabupaten Pasuruan. Ketua PC RMINU Kabupaten Pasuruan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca