Breaking News
light_mode

Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
  • visibility 1.258
  • comment 0 komentar

Sidogiri, NU Pasuruan
Ustadz M Samian selaku Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, rupanya pernah menjadi Pasukan Berani Mati mendukung KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Dirinya berangkat ke Jakarta untuk melawan persekongkolan politik dalam upaya menjatuhkan Gus Dur sebagai Presiden pada pertengahan tahun 2001 silam.

“Per Ranting dua. Yang mau cuman saya dan sekretaris Ansor Desa Dhompo Cak Wahid. Ke Jakarta menggunakan baju biasa, bukan seragam Banser (Barisan Ansor Serbaguna),” ujarnya kepada NU Pasuruan, Jumat (20/05/2022).

Ia menambahkan, diantarkan istri dan keluarga dari Dusun Jetis, Desa Dhompo, menuju Lapangan Sidogiri dengan berjalan kaki. Ia berangkat ke Jakarta meninggalkan istri dan anaknya yang masih bayi. “Di Jakarta saya ingat, gimana anak saya,” imbuhnya.

Dirinya lalu menceritakan bahwa Bus dari Pasuruan sempat tertinggal dari Bus lainnya. Akhirnya pada saat melewati hutan di daerah Jawa Barat dihadang begal.

“Bus ini dihadang 3 orang. Di sini (penumpang) sudah siap. Turun semua. Melihat (yang turun) banyak yang bawa rotan, (Begalnya) lari ke hutan,” tutur Alumni Pondok Pesantren Sidogiri itu.

Malam hari pertama di Jakarta, dirinya bersama ratusan orang harus tidur di halaman Monumen Nasional (Monas). Ternyata saat tengah malam, Gus Dur itu datang menemui kami. Meminta agar besok tidur di Asrama Haji.

“Besok jangan tidur di sini lagi. Nanti masuk angin. (Menirukan ajakan Gus Dur) Kata teman-teman, sudah biasa Gus. Kami juga sering tidur di Mushola dulu (Sembari tertawa akrab),” imbuh pria yang aktif kegiatan Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari) itu.

Menurut Ustadz Samian, ada beberapa hal yang membuat kami semua ini berani dan tidak takut mati ketika mendukung Gus Dur. Diantaranya, sudah mengkonsumsi pisang yang diberikan KH M Amir Kholili Susukan Rejo dan membawa Rotan dari KH Abdulloh Siroj Sidogiri.

“Apalagi kalau di lapangan (Demontrasi), ada Gus Suadi. Salah satu oratornya Gus Mujib (KH A Mujib Imron). Jadi tambah berani. Kiai ikut. Tambah berani,” lanjut Pengusaha Mebel itu.

Ia juga mengaku, bahwa saat berdemontrasi dan berada di barisan depan, untuk pertama kalinya merasakan perihnya Gas Air Mata. Untungnya, ada yang memberikan pasta gigi untuk dioleskan di sekitar mata. Sehingga tidak terlalu terasa perih.

Meski demikian, ia dan rombongan akhirnya harus pulang sebagaimana perintah Gus Dur. Harapan Gus Dur agar tidak terjadi keributan yang dapat menimbulkan korban dari masyarakat Indonesia karena urusan politik.

“Memang Gus Dur sendiri menyuruh kami pulang. Itu diumumkan pada malam ke empat (kami di Jakarta). Datang (Gus Dur) ke Asrama Haji. (Kami) Disuruh pulang,” pungkasnya.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Muhibbul Aman Aly: Lailatul Ijtima’ untuk membentengi Aswaja An-Nahdliyah

    • calendar_month Ming, 23 Des 2018
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Lailatul Ijtima’ menjadi kegiatan rutin sebagai bagian bentuk nyata dari upaya menjaga akidah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah. Kali ini digelar oleh MWC NU Sidogiri, Sabtu Malam (22/12/2018) bertempat di Musholla at-Thoyyibah Dusun Wangkal Desa Sidogiri. Acara tersebut dilakukan tiap bulan sekali, dilaksanakan bergiliran pada tiap Pengurus Ranting NU di Kecamatan Kraton MWC Sidogiri. Dalam mauidah […]

  • Perkuat Masjid Jadi Media Ibadah & Dakwah, LTM NU Pasuruan Gelar Seminar

    • calendar_month Sen, 10 Des 2018
    • visibility 799
    • 0Komentar

    Minggu 09 Desember 2018 kemarin, Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC LTN NU) Kabupaten Pasuruan bersama Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Pasuruan gelar acara Seminar Memakmurkan Masjid di Gedung Serbaguna Pasuruan. Forum yang bertemakan “Menjaga dan memelihara ruh masjid sebagai media ibadah dan dakwah” tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH. A. Mujib […]

  • Kumpulan Doa Masuk Bulan Rajab Lengkap Beserta Artinya

    Kumpulan Doa Masuk Bulan Rajab Lengkap Beserta Artinya

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • visibility 1.671
    • 0Komentar

    Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal shaleh sebagai bentuk taqarrub kepada Allah SWT, termasuk memperbanyak doa, dzikir, dan ibadah sunnah. Salah satu doa yang masyhur dibaca saat memasuki bulan Rajab adalah doa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Doa ini […]

  • KH Imron Mutamakkin Ulas Perkembangan Batshul Masail Zaman Dulu dan Sekarang

    KH Imron Mutamakkin Ulas Perkembangan Batshul Masail Zaman Dulu dan Sekarang

    • calendar_month Jum, 28 Jun 2024
    • visibility 836
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan perkembangan batshul masail tidak luput dari perkembangan zaman kalau dulu yang di perdebatkan shahih atau tidak sekarang boleh apa tidak. Hal itu diungkapkan pada saat acara batshul masail di Hotel Royal Sanyur, Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan, Selasa – Rabu (25-26/06/2024). […]

  • Silaturahmi Alim Ulama, PCNU Kabupaten Pasuruan Siap Sukseskan Tiga Agenda Unggulan

    • calendar_month Ming, 10 Jun 2018
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Melalui Kegiatan Silaturahmi Alim Ulama, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan memohon doa restu dan bantuan kerjasama semua pengurus NU, agar komitmen PCNU dalam mensukseskan tiga agenda unggulan terdekatnya bisa berjalan dengan lancar.

  • Penuh Sampah di Rumah Hingga Tepi Pantai, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bikin Taman Ecobrick

    Penuh Sampah di Rumah Hingga Tepi Pantai, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bikin Taman Ecobrick

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • visibility 892
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 8 mengelola sampah menjadi Taman Ecobrick. Pemanfaatan sampah plastik menjadi taman itu dibangun di area pelaksanaan Skylot, berada di tengah-tengah Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Senin-Jumat (21-25/8/2023). Anggota Kelompok […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca