Breaking News
light_mode

Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
  • visibility 1.161
  • comment 0 komentar

Sidogiri, NU Pasuruan
Ustadz M Samian selaku Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, rupanya pernah menjadi Pasukan Berani Mati mendukung KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Dirinya berangkat ke Jakarta untuk melawan persekongkolan politik dalam upaya menjatuhkan Gus Dur sebagai Presiden pada pertengahan tahun 2001 silam.

“Per Ranting dua. Yang mau cuman saya dan sekretaris Ansor Desa Dhompo Cak Wahid. Ke Jakarta menggunakan baju biasa, bukan seragam Banser (Barisan Ansor Serbaguna),” ujarnya kepada NU Pasuruan, Jumat (20/05/2022).

Ia menambahkan, diantarkan istri dan keluarga dari Dusun Jetis, Desa Dhompo, menuju Lapangan Sidogiri dengan berjalan kaki. Ia berangkat ke Jakarta meninggalkan istri dan anaknya yang masih bayi. “Di Jakarta saya ingat, gimana anak saya,” imbuhnya.

Dirinya lalu menceritakan bahwa Bus dari Pasuruan sempat tertinggal dari Bus lainnya. Akhirnya pada saat melewati hutan di daerah Jawa Barat dihadang begal.

“Bus ini dihadang 3 orang. Di sini (penumpang) sudah siap. Turun semua. Melihat (yang turun) banyak yang bawa rotan, (Begalnya) lari ke hutan,” tutur Alumni Pondok Pesantren Sidogiri itu.

Malam hari pertama di Jakarta, dirinya bersama ratusan orang harus tidur di halaman Monumen Nasional (Monas). Ternyata saat tengah malam, Gus Dur itu datang menemui kami. Meminta agar besok tidur di Asrama Haji.

“Besok jangan tidur di sini lagi. Nanti masuk angin. (Menirukan ajakan Gus Dur) Kata teman-teman, sudah biasa Gus. Kami juga sering tidur di Mushola dulu (Sembari tertawa akrab),” imbuh pria yang aktif kegiatan Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari) itu.

Menurut Ustadz Samian, ada beberapa hal yang membuat kami semua ini berani dan tidak takut mati ketika mendukung Gus Dur. Diantaranya, sudah mengkonsumsi pisang yang diberikan KH M Amir Kholili Susukan Rejo dan membawa Rotan dari KH Abdulloh Siroj Sidogiri.

“Apalagi kalau di lapangan (Demontrasi), ada Gus Suadi. Salah satu oratornya Gus Mujib (KH A Mujib Imron). Jadi tambah berani. Kiai ikut. Tambah berani,” lanjut Pengusaha Mebel itu.

Ia juga mengaku, bahwa saat berdemontrasi dan berada di barisan depan, untuk pertama kalinya merasakan perihnya Gas Air Mata. Untungnya, ada yang memberikan pasta gigi untuk dioleskan di sekitar mata. Sehingga tidak terlalu terasa perih.

Meski demikian, ia dan rombongan akhirnya harus pulang sebagaimana perintah Gus Dur. Harapan Gus Dur agar tidak terjadi keributan yang dapat menimbulkan korban dari masyarakat Indonesia karena urusan politik.

“Memang Gus Dur sendiri menyuruh kami pulang. Itu diumumkan pada malam ke empat (kami di Jakarta). Datang (Gus Dur) ke Asrama Haji. (Kami) Disuruh pulang,” pungkasnya.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LTNNU Pasuruan Edukasi Mahasiswa Melalui Literasi Digital

    LTNNU Pasuruan Edukasi Mahasiswa Melalui Literasi Digital

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • visibility 1.016
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pasuruan menggelar literasi digital di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Kamis (20/04/2024). Lukman Hakim selaku narasumber mengatakan, dalam menghadapi tantangan dosa-dosa pendidikan di era digital, literasi digital menjadi kunci untuk melawan dampak negatif yang mungkin timbul. Mengingat pentingnya pendidikan yang berkualitas dan […]

  • Stapa Center Ingatkan “Tanggung Jawab Para Juara” Dewi Youth Fest

    Stapa Center Ingatkan “Tanggung Jawab Para Juara” Dewi Youth Fest

    • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Lengkap sudah tahapan gelaran Festival Desa Wisata kerjasama antara Stapa Center, Dinas pariwisata, Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Forkompokdarwis kabupaten Pasuruan dari 8 hingga 16 Juni 2023. Malam Anugerah Apresiasi Pasuruan Maslahat menjadi puncak dari gelaran ini. 3 perwakilan desa wisata menaiki panggung dan menerima trophy juara yang diserahkan oleh […]

  • KH Imron Mutamakkin Ingatkan Warga NU Jangan Mudah Diadu

    KH Imron Mutamakkin Ingatkan Warga NU Jangan Mudah Diadu

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2026
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Purwodadi, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengingatkan warga NU agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah persatuan, termasuk isu yang mempertentangkan antarkelompok dan tokoh agama. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri istighosah Jumat Legi yang digelar PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Nurul Islam Capang, Kecamatan […]

  • Begini Pesan PCNU Kabupaten Pasuruan dalam Istighosah Rutin Jumat Legi di Tutur

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
    • visibility 735
    • 0Komentar

    Kegiatan rutin istighosah jumat legi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan di awal bulan muharram 1441 H dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas Andonosari Kecamatan Tutur, jumat (14/9/2019). KH. Imron Mutamakkin, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pasuruan, menyampaikan pesan tentang makna kebahagiaan yang sempurna. “Mboten di anggep seneng seng sempurna, onok ane uwong sehingga senang nang wong […]

  • Kader IPNU Terpilih Menjadi Ketua Pemuda Anti Narkoba Kab. Pasuruan

    Kader IPNU Terpilih Menjadi Ketua Pemuda Anti Narkoba Kab. Pasuruan

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
    • visibility 833
    • 0Komentar

    Nur Ali Farchan, kader Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pasuruan, terpilih sebagai ketua Forum Kader Pemuda Anti Narkoba (FKPAN) Kabupaten Pasuruan, Minggu (29/11/2020). Melalui musyawarah pengurus FKPAN Kabupaten Pasuruan, Nur Ali Farchan terpilih dengan suara keseluruhan peserta musyawarah. Farchan, sapaan akrabnya, berjanji bersungguh-sungguh dalam merumuskan program organisasi. “Sebagai salah satu organisasi […]

  • Warga dan Mahasiswa KKN UINSA Kenang Jasa Ustadz Ahmad Syafi’i, Guru Ngaji Pertama di Winong Barat

    Warga dan Mahasiswa KKN UINSA Kenang Jasa Ustadz Ahmad Syafi’i, Guru Ngaji Pertama di Winong Barat

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU Pasuruan Masyarakat Dusun Winong Barat, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, kembali memperingati Haul ke-24 Almarhum Ustadz Ahmad Syafi’i pada Kamis (25/06/2026). Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang sosok guru ngaji pertama di Dusun Winong Barat yang telah meletakkan dasar pendidikan Islam dan membangun kehidupan keagamaan masyarakat hingga terus dirasakan manfaatnya sampai sekarang. […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca