Breaking News
light_mode

Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
  • visibility 1.194
  • comment 0 komentar

Sidogiri, NU Pasuruan
Ustadz M Samian selaku Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, rupanya pernah menjadi Pasukan Berani Mati mendukung KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Dirinya berangkat ke Jakarta untuk melawan persekongkolan politik dalam upaya menjatuhkan Gus Dur sebagai Presiden pada pertengahan tahun 2001 silam.

“Per Ranting dua. Yang mau cuman saya dan sekretaris Ansor Desa Dhompo Cak Wahid. Ke Jakarta menggunakan baju biasa, bukan seragam Banser (Barisan Ansor Serbaguna),” ujarnya kepada NU Pasuruan, Jumat (20/05/2022).

Ia menambahkan, diantarkan istri dan keluarga dari Dusun Jetis, Desa Dhompo, menuju Lapangan Sidogiri dengan berjalan kaki. Ia berangkat ke Jakarta meninggalkan istri dan anaknya yang masih bayi. “Di Jakarta saya ingat, gimana anak saya,” imbuhnya.

Dirinya lalu menceritakan bahwa Bus dari Pasuruan sempat tertinggal dari Bus lainnya. Akhirnya pada saat melewati hutan di daerah Jawa Barat dihadang begal.

“Bus ini dihadang 3 orang. Di sini (penumpang) sudah siap. Turun semua. Melihat (yang turun) banyak yang bawa rotan, (Begalnya) lari ke hutan,” tutur Alumni Pondok Pesantren Sidogiri itu.

Malam hari pertama di Jakarta, dirinya bersama ratusan orang harus tidur di halaman Monumen Nasional (Monas). Ternyata saat tengah malam, Gus Dur itu datang menemui kami. Meminta agar besok tidur di Asrama Haji.

“Besok jangan tidur di sini lagi. Nanti masuk angin. (Menirukan ajakan Gus Dur) Kata teman-teman, sudah biasa Gus. Kami juga sering tidur di Mushola dulu (Sembari tertawa akrab),” imbuh pria yang aktif kegiatan Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari) itu.

Menurut Ustadz Samian, ada beberapa hal yang membuat kami semua ini berani dan tidak takut mati ketika mendukung Gus Dur. Diantaranya, sudah mengkonsumsi pisang yang diberikan KH M Amir Kholili Susukan Rejo dan membawa Rotan dari KH Abdulloh Siroj Sidogiri.

“Apalagi kalau di lapangan (Demontrasi), ada Gus Suadi. Salah satu oratornya Gus Mujib (KH A Mujib Imron). Jadi tambah berani. Kiai ikut. Tambah berani,” lanjut Pengusaha Mebel itu.

Ia juga mengaku, bahwa saat berdemontrasi dan berada di barisan depan, untuk pertama kalinya merasakan perihnya Gas Air Mata. Untungnya, ada yang memberikan pasta gigi untuk dioleskan di sekitar mata. Sehingga tidak terlalu terasa perih.

Meski demikian, ia dan rombongan akhirnya harus pulang sebagaimana perintah Gus Dur. Harapan Gus Dur agar tidak terjadi keributan yang dapat menimbulkan korban dari masyarakat Indonesia karena urusan politik.

“Memang Gus Dur sendiri menyuruh kami pulang. Itu diumumkan pada malam ke empat (kami di Jakarta). Datang (Gus Dur) ke Asrama Haji. (Kami) Disuruh pulang,” pungkasnya.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Kembali Lakukan Edukasi & Pembagian Masker

    Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Kembali Lakukan Edukasi & Pembagian Masker

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2020
    • visibility 1.019
    • 0Komentar

    Melihat perkembangan kasus covid-19 di kabupaten Pasuruan, upaya pencegahan dan penanggulanggan covid-19 terus dilakukan oleh Satgas Pencegahan Covid-19 PCNU kabupaten Pasuruan. Mulai dari penyemprotan disinfektan tempat ibadah dan fasilitas umum, hingga berkali-kali melakukan pembagian masker. Rabu, 6 Mei 2020 bertepat di Aula KH. A Jufri Graha PCNU kabupaten Pasuruan diadakan kegiatan sosialisasi pencegahan covid-19 di […]

  • PCNU Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Satu Abad NU Pasuruan Berikut Rangkainnya

    PCNU Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Satu Abad NU Pasuruan Berikut Rangkainnya

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • visibility 590
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar rangkaian satu abad NU Pasuruan di Aula KH Djufri, PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (23/09/3/2025). Berdasarkan nomor surat 184/PC.03/A.II.08.01/1635/09/2025 PCNU Kabupaten Pasuruan menyampaikan instruksi sebagai berikut: Ketua pelaksana Satu abad NU Pasuruan Gus H Abdullah Nasih Nashor mengatakan bahwasanya rangkaian acara satu abad NU Pasuruan […]

  • UNU STAI Shalahuddin Pasuruan Resmi Lepas Mahasiswa  PMM 2025

    UNU STAI Shalahuddin Pasuruan Resmi Lepas Mahasiswa PMM 2025

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • visibility 824
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) STAI Shalahuddin Pasuruan secara resmi melepas mahasiswa peserta Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) 2025 di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Rabu (09/07/2025). Rektor UNU Pasuruan Abu Amar Bustomi, dalam sambutannya menegaskan bahwa PMM bukan sekadar program pengganti Kuliah Kerja Nyata (KKN), melainkan sebagai wadah integrasi antara riset, keilmuan, dan pengabdian […]

  • Menjadi Calon Ketua Umum, Nur Rizky Amania Usung Visi PMII Pasuruan Berkarakter

    Menjadi Calon Ketua Umum, Nur Rizky Amania Usung Visi PMII Pasuruan Berkarakter

    • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
    • visibility 602
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU PasuruanBadan Pekerja Konferensi Cabang (BPK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan ke XXI, menetapkan 3 (tiga) Calon Ketua Umum Pengurus Cabang (PC) PMII Pasuruan masa khidmat 2023-2024. Akhmad Ghozi dari Pengurus Komisariat (PK) PMII Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT). Kemudian Hafid Zaini dari PK PMII Ki Hajar Dewantara. Terakhir, Nur Rizky Amania dari […]

  • Peduli Banjir, IPNU-IPPNU Kabupaten Pasuruan Galang Dana di 3 titik

    • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama & Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPNU-IPPNU) Kabupaten Pasuruan, melalui CBP (Corp Brigade Pembangunan) & KPP (Korp Pelajar Putri) DKC (Dewan Koordinator Cabang) melakukan galang dana untuk korban banjir di 3 (tiga) titik, yakni perempatan Kebonagung, perempatan Purwosari, dan perempatan Sukorejo, Ahad (20/1/2019). “Kami bergerak atas instruksi Rekan […]

  • Untuk alumni dan wali santri, Sholat Jenazah KH A Nawawi Abdul Djalil Sidogiri Bisa Diikuti Secara Bil Ghaib

    Untuk alumni dan wali santri, Sholat Jenazah KH A Nawawi Abdul Djalil Sidogiri Bisa Diikuti Secara Bil Ghaib

    • calendar_month Ming, 13 Jun 2021
    • visibility 1.324
    • 0Komentar

    Pasuruan, NU PasuruanKabar duka kembali menyelimuti Pasuruan. Adalah KH Ahmad Nawawi Abdul Djalil selaku Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Desa Sidogiri Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, wafat. Kabar akan wafatnya almaghfurlah sempat berseliweran di media sosial. Namun kabar tersebut akhirnya dipastikan pada Minggu (13/06/2021) pukul 16.40 WIB. Keluarga Pesantren Sidogiri, M Syamsul Munawwir, menjelaskan saat ini sedang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca