Breaking News
light_mode

KH Tamimuddin Hamzah : Seimbangkan Urusan Dunia dan Akhirat

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
  • visibility 1.458
  • comment 0 komentar

Kraton, NU Pasuruan

Wakil Katib Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH. Tamimuddin Hamzah, mengatakan bahwasanya hidup itu harus mempunyai pegangan dunia dan akhirat karena tidak selamanya kita kekal.

Hal itu diungkapkan pada saat Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan, di Masjid Rahmat, Dusun Ngempit Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan Jum’at (7/04/2025).

“Maksimal hidup enam puluh tahun lebih dari itu bonus,” ujarnya.

Salah satu bentuk ikhtiar untuk menghadap kepada Allah adalah istighosah, tadarus, maulid, acara NU dan sebagainya. Intinya berkumpul untuk bekal kita kelak.

“Dengan mengikuti kegiatan tersebut kita berharap barokah bukan yang lainnya,” tendasnya.

Disisi lain orang yang baik bukan hanya yang memikirkan akhirat tetapi ikhtiar menyukupi kebutuhan keluarga. Karena banyak diantara keluarga kita yang ingin dicukupi kebutuhannya.

“Pagi kita kerja ke pasar, pabrik malam tadarus, shalat dan ikut acara PCNU itu sangat bagus,” tambahnya.

Maka dari itu jangan sampai meninggalkan dunia dan akhirat karena keduanya sangat di butuhkan dan sama sama pentingnya untuk keluarga dan bekal kita di akhirat.

“Tujuan hidup adalah akhirat jadi jangan meninggalkan dunia dan jangan meninggalkan urusan akhirat untuk kepentingan dunia,” jelasnya.

Dirinya berharap mari kepada warga nahdliyyin untuk terus mencari bekal urusan akhirat kedua mari bersama sama mencari biayanya di dunia dengan cara yang halal.

“Teruslah berdoa meskipun belum dikabulkan mungkin ada hal yang kurang baik menurut Allah dan baik menurut kita,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Kab. Pasuruan Beri Pendidikan & Bagi Masker di 9 Pasar Tradisional

    PCNU Kab. Pasuruan Beri Pendidikan & Bagi Masker di 9 Pasar Tradisional

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2020
    • visibility 1.143
    • 0Komentar

    Satgas Pencegahan Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan memberikan pendidikan & pembagian masker secara serentak di 9 Pasar Tradisonal. Meliputi Pasar Wonorejo, Pasar Warungdowo, Pasar Gondangwetan, Pasar Pasrepan, Pasar Winongan, Pasar Trewung, Pasar Ngopak, Pasar Lekok, dan Pasar Nguling, Kamis Pagi (23/04/2020). “Pasar tradisional sebagai tempat berputarnya ekonomi rakyat perlu terus mendapatkan edukasi […]

  • Jadwal Safari Ramadhan NU Pasuruan, Nahdliyin Dapat Hadir Luring atau Daring

    Jadwal Safari Ramadhan NU Pasuruan, Nahdliyin Dapat Hadir Luring atau Daring

    • calendar_month Rab, 5 Mar 2025
    • visibility 954
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerbitkan Surat Pemberitahuan dengan nomor 26/PC.03/A.I.01.01/1635/03/2025 perihal Safari Ramadhan Tahun 1446 H/2025 M. Dimulai pada tanggal 6 sampai dengan 12 Ramadhan dan bertempat di 19 masjid di wilayah kerja PCNU setempat. “Tujuan kegiatan tentu saja untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan. Sekaligus konsolidasi organisasi atara PCNU, […]

  • Di Makesta, Pelajar Diberitahu Alasan Masyarakat Semangat Melawan Penjajah di Surabaya

    Di Makesta, Pelajar Diberitahu Alasan Masyarakat Semangat Melawan Penjajah di Surabaya

    • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
    • visibility 995
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan Ahmad Farid mengungkapkan, alasan masyarakat bersemangat dalam pertempuran melawan Pasukan Sekutu di Surabaya pada tahun 1945. Yakni mengikuti Fatwa Resolusi Jihad dari Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari. Hal itu ditegaskan saat menjadi pemateri di acara Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Pimpinan Anak Cabang […]

  • Status Keabsahan Konsep KHGT Dalam Pandangan Fikih

    Status Keabsahan Konsep KHGT Dalam Pandangan Fikih

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang meniadakan ru’yatul hilal sebagai dasar penetapan awal bulan Hijriah dan menjadikan hisab sebagai satu-satunya landasan penetapan awal bulan tidak dapat diterima menurut pendapat mu‘tamad dalam fikih Syafi’iyyah. Sebab, penetapan awal bulan Hijriah secara syar‘i dilakukan melalui ru’yatul hilal atau istikmal (menyempurnakan bulan menjadi 30 hari). Selain itu, pelaksanaan […]

  • Tanggap Bencana Banjir, PMII Pasuruan Galang Dana di 8 Titik

    • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Pasuruan kembali gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Banjir di Pasuruan, Senin (21/1) di 8 titik tempat jalan raya kabupaten dan kota Pasuruan. Dilaporkan kepada tim media nupasuruan.or.id, bahwa 8 (tujuh) titik tempat diantaranya adalah Alun-alun Bangil, Perempatan Taman Dayu Pandaan, Pertigaan Purwosari, Perempatan Semeru, Perempatan Krampyangan, Perempatan Penjara, Perempatan Kebonagung, […]

  • Gus Ipong Ajak Masyarakat Jadikan Ramadhan Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Moralitas

    Gus Ipong Ajak Masyarakat Jadikan Ramadhan Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Moralitas

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Nguling, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial, menjaga moralitas, serta memperkuat tanggung jawab bersama dalam membangun kehidupan yang lebih baik. Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Istighosah Jum’at legi rutin PCNU Kabupaten Pasuruan di […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca