Breaking News
light_mode

Lahir dari Musyawarah Kiai Lokal, NU Pasuruan Jadi Cabang Unik dalam Sejarah

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
  • visibility 406
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar tasyakuran satu abad NU Pasuruan di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (23/09/2025).

Faunder Komunitas Pegon Ayung Notonegoro mengatakan keunikan pendirian NU Pasuruan adalah berdasarkan keputusan atau musyawarah kiai kiai Pasuruan sendiri bukan dari PBNU.

“Dari 8 cabang yang berada di naungan PBNU hanya Pasuruan yang tidak dihadiri oleh Mbah Hasyim Asy’ari atau Mbah Wahab Hasbullah,” ujarnya.

Banyak pondok pesantren dan organisasi Islam di Pasuruan sangat mempengaruhi terbentuk NU sehingga tanpa HBHO atau PBNU kiai Pasuruan bisa musyawarah sendiri.

“Kalau tujuh cabang yang lainnya itu topdwon kalau NU Pasuruan itu bootom up,”. terangnya.

Daftar hadir mukatmar NU ke 2 di Surabaya merupakan bukti bahwa NU Pasuruan sudah ada adapun yang hadir pada waktu itu KH Nawawi Sidogiri, KH Abdullah bin Yasin yang sering menulis di suwara Nahdlatul baik pro maupun mengkonter fatwa fatwa pendapat NU.

“Salah satu pendapat KH Wahab Hasbullah pernah di konter oleh KH Abdullah bin Yasin diantaranya memperbolehkan seorang perempuan menulis,” jelasnya.

Yang tak kalah menariknya dari keberadaan Cabang NU Pasuruan, selain diinisiasi secara mandiri, adalah kehadirannya di Muktamar III NU di Surabaya (8-10 September 1928) secara kelembagaan.

” Dalam SNO, No. 3 Tahun II, disebutkan jika pemuka ulama Pasuruan yang hadir di muktamar tersebut adalah KH. Abdurrahman (Legi). Kemudian diikuti oleh sejumlah lembaga, termasuk Cabang NU yang berdiri,” tambahnya.

Dalam pemberitaan di SNO, No. 1 Tahun II, Muharram 1347 H, tertulis kabar pendek – dengan bahasa Jawa dan aksara Pegon – demikian:Jam’iyah Nahdlatul Ulama PasuruanHing nalikane malam Selasa, 2 Rabiul Tsani 1347 sampun dipun wontenaken musyawarah hing dalemipun Kiai Mas Musthofa Kebonagung.

Musyawarah hamutus netepi pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pasuruan kados ing ngandap punika:KH. Chuzaimi, Tambakan (Rais)Kiai Abdurrahman, Legi (Wakil Rais)Kiai Zainal Abidin, Gerogolan (Katib)Kiai Mas Musthofa, Kebonagung (Mustasyar)Insyaallah sanes dinten bade dipun wewontenaken majelis musyawarah kang kaping kalih, bade netepaken A’wan-ipun, saha bagian (lajnah Tanfidziyah).

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Tamimuddin Hamzah : Seimbangkan Urusan Dunia dan Akhirat

    KH Tamimuddin Hamzah : Seimbangkan Urusan Dunia dan Akhirat

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Wakil Katib Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH. Tamimuddin Hamzah, mengatakan bahwasanya hidup itu harus mempunyai pegangan dunia dan akhirat karena tidak selamanya kita kekal. Hal itu diungkapkan pada saat Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan, di Masjid Rahmat, Dusun Ngempit Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan Jum’at (7/04/2025). “Maksimal hidup enam […]

  • Manfaatkan Limbah Plastik, Fatayat NU Pohjentrek Gelar Pelatihan

    Manfaatkan Limbah Plastik, Fatayat NU Pohjentrek Gelar Pelatihan

    • calendar_month Ming, 21 Mar 2021
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Kabupaten PasuruanManfaatkan limbah plastik, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Pohjentrek menggelar kegiatan Pelatihan Pengelolahan Limbah Plastik di Balai Desa Sungi Wetan Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/3/2021). Kegiatan pelatihan diikuti oleh Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU yang ada di Kecamatan Pohjentrek. Lilik Yulidah, ketua PAC Fatayat NU Pohjentrek, selain menjelaskan bahwa […]

  • HSN 2018: Santri Pasuruan Bersama LPBI NU Belajar Wast Water Manajemen

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2018 Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU (LPBI NU) Kabupaten Pasuruan bekerjasama LPBI NU Pusat mengadakan kegiatan Bimtek Pengelolaan Lingkungan melalui konservasi air. Program yang bertajuk “Dari Pesantren Selamatkan Bumi” ini terfokus pada pada peningkatan kapasitas komunitas pesantren salam mengelola air di lingkungannya. Kegiatan yang diikuti oleh 30 […]

  • Hukum Berqurban

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Sahabat Zakat mengenai hukum berqurban para ulama terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok yang berpendapat bahwa qurban hukumnya wajib bagi orang yang berkemampuan untuk berqurban. Ulama yang berpendapat demikian adalah Rabi’ah (guru Imam Malik), Al-Auza’i, Imam Abu Hanifah, Imam Ahmad dalam salah satu pendapatnya, Laits bin Sa’ad serta sebagian ulama pengikut Imam Malik, […]

  • Mahasantri Mengabdi: Pelajar NU Yudharta Perkuat Toleransi di Bromo

    Mahasantri Mengabdi: Pelajar NU Yudharta Perkuat Toleransi di Bromo

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Tosari, NU Pasuruan Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Yudharta Pasuruan menggelar program Mahasantri Mengabdi dengan tema Pelajar NU Penggerak Sosial: Sarasehan Lintas Agama di Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, kawasan Bromo Tengger. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai Jumat hingga Selasa (21-25/3/2025). Ketua PK […]

  • NU Rejoso Bagi 2000 Masker & 600 Paket Sembako Kepada Warga Terdampak Covid-19

    NU Rejoso Bagi 2000 Masker & 600 Paket Sembako Kepada Warga Terdampak Covid-19

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2020
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Satgas Pencegahan Covid-19 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Rejoso beserta Banomnya menggelar pembagian masker dan sembako sebagai aksi kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak secara ekonomi di tengah pandemi covid-19. Sebanyak 2000 masker dan 600 paket sembako dibagikan dalam kegiatan tersebut. Meliputi tukang becak,pedagang kecil, dan lain-lain. Kegiatan tersebut juga didukung oleh berbagai pihak dan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca