Breaking News
light_mode

LBINU Pasuruan Dirikan Dapur Umum Untuk Warga Terdampak Banjir

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 28 Feb 2024
  • visibility 397
  • comment 0 komentar

Winongan, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan mendirikan dapur umum untuk warga yang terdampak banjir akibat hujan deras di Pasuruan, Senin (26/02/2023).

Wakil Ketua LPBINU Kabupaten Pasuruan Aris Felani mengatakan, dapur umum menjadi salah satu penyuplai makanan siap konsumsi bagi warga yang terdampak banjir di Pasuruan. Dapur umum yang didirikan oleh Banom NU Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan itu menyiapkan masakan dengan menu bervariasi, mulai nasi telur, mie hingga tongkol.

“Kami LPBINU membentu menyuplai bahan makanan pokok dan menolong warga yang terdampak banjir khusunya di Kecamatan Winongan,” ujarnya.

Mantan Sekertaris Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan tersebut mengatakan, pendirian dapur umum hanya di lakukan di Kecamatan Winongan karena di situlah yang paling parah sehingga membutuhkan suplai makanan.

“Selain Kecamatan Winongan ada sebagian daerah yang terdampak banjir diantaranya Kecamatan Grati namun tidak terlalu parah dan sudah kami sediakan prau,” ujarnya.

Jumlah nasi yang di bagaikan adalah seribu bungkus kepada warga yang terdampak banjir di Kecamatan Winongan sementara di Kecamatan Grati, Dusun Kebruan kita beri dua ratus bingkisan kepada warga yang terdampak banjir.

“Jika banjir di Kecamatan Winongan sudah surut dapur umum akan di operasikan selama satu hari jika tidak bisa lebih dari itu,” tambahnya.

Dirinya bersyukur karena dalam banjir kali ini tidak ada korban jiwa dan warga yang mengungsi atau yang sakit sakit-sakitan Oleh karena itu dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan selalu waspada.

“Karena musim penghujan warga harus siap siaga khusunya informasi dari hulu, terutama alat alat berharga bisa di kondisikan ke tempat yang aman,” tendasnya.

Dirinya juga berharap kepada para donatur dapat berdonasi untuk meringankan warga terdampak banjir. Donasi dapat diserahkan di Kantor PCNU Pasuruan atau bisa juga ditransfer ke nomor rekening Bank BRI 006501001656565 a/n LAZISNU Kabupaten Pasuruan atau nomer rekening Bank Syariah Indonesia 1061599815 a/n LAZISNU Kabupaten Pasuruan.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Pesan PCNU Kabupaten Pasuruan dalam Istighosah Rutin Jumat Legi di Tutur

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Kegiatan rutin istighosah jumat legi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan di awal bulan muharram 1441 H dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas Andonosari Kecamatan Tutur, jumat (14/9/2019). KH. Imron Mutamakkin, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pasuruan, menyampaikan pesan tentang makna kebahagiaan yang sempurna. “Mboten di anggep seneng seng sempurna, onok ane uwong sehingga senang nang wong […]

  • HSN 2018: Santri Pasuruan Bersama LPBI NU Belajar Wast Water Manajemen

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2018 Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU (LPBI NU) Kabupaten Pasuruan bekerjasama LPBI NU Pusat mengadakan kegiatan Bimtek Pengelolaan Lingkungan melalui konservasi air. Program yang bertajuk “Dari Pesantren Selamatkan Bumi” ini terfokus pada pada peningkatan kapasitas komunitas pesantren salam mengelola air di lingkungannya. Kegiatan yang diikuti oleh 30 […]

  • Puisi “KIYAI ABDURAHMAN” oleh Gus Haidar Hafeez

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2020
    • visibility 373
    • 0Komentar

      KIYAI ABDURAHMAN (Haidar Hafeez) . Tangis kehilangan mewarnai pemakamanmu Seluruh yang hadir berduyun duyun mengenang kembali baikmu Kau wajah teduh itu Wajah takziyin basah kuyup kehilanganmu Jagat raya menyaksikan engkau adalah sang penyabar Dan sabar benar terlahir dari istikamah Istikamah cara tuhan memaksa sabar pada manusia Dengan zuhur ashar magrib isya subuh Sebab sabar […]

  • Antisipasi, LPBINU Pasuruan Lakukan Asesmen Pasca Bencana

    Antisipasi, LPBINU Pasuruan Lakukan Asesmen Pasca Bencana

    • calendar_month Rab, 14 Apr 2021
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanKetua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariadi, menyampaikan turut berduka atas kerusakan yang terjadi di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan akibat gempa bumi yang terjadi di laut Malang Selatan, Sabtu (10/4/2021). Ia juga mengajak para relawan LPBINU yang ada di Tutur dan sekitarnya untuk membantu melakukan asesmen […]

  • 200 Pendekar Pagar Nusa Ikuti Latgab di Pantai Wisata Karang Hitam Lekok

    200 Pendekar Pagar Nusa Ikuti Latgab di Pantai Wisata Karang Hitam Lekok

    • calendar_month Sab, 17 Okt 2020
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Pagar Nahdlatul Ulama dan Bangsa (Pagar Nusa) merupakan Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) yang bertugas membentengi Kader dan kyai-kyai Nahdlatul Ulama (NU) serta Bangsa Indonesia dari segala bentuk yang merongrong kedaulatan Republik Indonesia dengan keterampilan khusus berupa pencak silat. Adapun pencak silat yang dipelajari tersebut merupakan hasil pengembangkan dan pelestarikan pencak silat warisan wali […]

  • Bahtsul Masail : Hewan Terjangkit PMK, Haram Sebagai Qurban

    Bahtsul Masail : Hewan Terjangkit PMK, Haram Sebagai Qurban

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Dikutip dari laman resmi MUI, mui.or.id, Komisi Fatwa MUI menetapkan bahwa hewan yang terkena Foot and Mouth Disease atau Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) gejala klinis kategori berat tidak sah untuk dijadikan hewan kurban. Hal itu disampaikan Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, saat memberikan paparan dalam konferensi pers Fatwa Nomor 32 Tahun […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca