Breaking News
light_mode

Memasuki Abad Kedua, LWP PBNU Minta PCNU Serius Mengelola Wakaf Uang

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 7 Feb 2023
  • visibility 1.082
  • comment 0 komentar

Purworejo, NU Pasuruan
Ketua Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Syaiful Munir menyebutkan, menuju abad kedua NU Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) diminta untuk memaksimalkan pengelolaan wakaf uang di daerahnya masing-masing.

“Peran strategis itu (pengelolaan wakaf uang) banyak dimanfaatkan oleh kelompok di luar NU,” imbuhnya dalam kegiatan Seminar Literasi Wakaf di Aula PCNU Kota Pasuruan, Sabtu (4/1/2023).

Dirinya juga menyampaikan, hasil dan pembahasan Rapat Kerja Nasional LWP PBNU. Terdapat beberapa kesalahan dalam pengelolaan wakaf.

“Banyak dana yang diterima dari wakaf, dipotong secara berjenjang sehingga yang tersalurkan hanya 55%. Itu tidak benar. Bertentangan dengan hukum ulama salaf,” jelasnya.

Selain itu, masih terjadi kesenjangan antara potensi dan realisasi wakaf di Indonesia. Hal itu disebabkan masih rendahnya literasi wakaf di masyarakat dan lembaga pengelola wakaf.

“Studi yang dilakukan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Kementerian Agama tahun 2020, skor indeks literasi wakaf masih kategori rendah. Masih 50,48,” paparnya.

Untuk itu, LWP PBNU berfokus pada tiga konsep dalam penguatan literasi. Yakni literasi tentang harta objek wakaf, literasi tentang peruntukan harta benda wakaf, dan literasi kelembagaan wakaf.

“Literasi wakaf ini menjadi rangkaian acara menuju Puncak Resepsi 1 Abad NU. Sehingga digelar secara maraton di Pasuruan, Tulungagung, Probolinggo, Lamongan, dan Malang,” tandasnya.

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pasuruan, Waladi Imaduddin merasa bersyukur dan bangga terpilih menjadi salah satu tuan rumah Seminar Literasi Wakaf oleh LWP PBNU.

“Gelaran acara ini bagian dari mandat PBNU ke Panitia satu Abad NU Kota Pasuruan dan ini adalah kebanggaan PCNU Kota Pasuruan karena titik wilayah NU tapal kuda di percayakan NU Kota Pasuruan,” imbuh mantan Ketua Umum Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan itu.

Kegiatan dihadiri 150 peserta perwakilan dari PCNU Kota Pasuruan, PCNU Kabupaten Pasuruan, dan PCNU Bangil.

Penulis: Zulkarnain
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LTM NU Pasuruan Beri Bekal Takmir Tentang Tradisi Kurban di Masjid

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • visibility 816
    • 0Komentar

    Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar Halaqoh Diniyah dengan tema “Menata Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid Secara Fiqih” bertempat di Aula Gedung Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/08/2019). Adapun pembicaranya adalah KH. Muhib Aman Aly, katib syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan dan KH. Sya’roni dari MUI Kabupaten Pasuruan. Menurut […]

  • Mahasiswa UNU STAI Pasuruan Gerakkan Edukasi Lingkungan, Literasi Digital, dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

    Mahasiswa UNU STAI Pasuruan Gerakkan Edukasi Lingkungan, Literasi Digital, dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • visibility 605
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuran Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) STAI Salahudin Pasuruan terus aktif melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di berbagai wilayah Kabupaten Pasuruan. Beragam kegiatan edukasi, pelatihan, dan pendampingan digelar untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, literasi digital, serta keterampilan ekonomi warga. E Ecobrick di SDN Jatirejo Sementara […]

  • Grati & Rejoso Banjir, NU Pasuruan Kembali Salurkan Bantuan Logistik

    Grati & Rejoso Banjir, NU Pasuruan Kembali Salurkan Bantuan Logistik

    • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Grati, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) melalui Tim NU Peduli Kabupaten Pasuruan gerak cepat menyalurkan bantuan untuk korban banjir, Ahad (13/02/2022). Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak mencapai 2196 di Kecamatan Rejoso dan 1236 KK di Kecamatan Grati. Sekretaris Lembaga Penangulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan R Didik Subihandoko menjelaskan, […]

  • Tim KOIN NU Maslahat Rejoso Peduli Korban Angin Puting Beliung

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2020
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Tim KOIN NU Maslahat Rejoso terdiri dari Fatayat, Muslimat, dan MWCNU Rejoso, kali ini menyalurkan bantuan kepada korban angin puting beliung, Kamis, 12 Maret 2020. Neng Laily Qomariah, ketua Fatayat NU Rejoso, menjelaskan bahwa tim KOIN NU Maslahat Rejoso yang selama istiqomah sejak 2017 membantu korban banjir masyarakat rejoso, kali ini juga membantu korban angin […]

  • Pesan KH Imron Mutamakkin di Istighosah Jum’at Legi PCNU Pasuruan

    Pesan KH Imron Mutamakkin di Istighosah Jum’at Legi PCNU Pasuruan

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
    • visibility 1.199
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar istighosah rutin, di aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Jum’at (18/11/2024). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron  Mutamakkin mengatakan, momentum hari santri merupakan kesatuan dari hari pahlawan tepatnya berawal dari 22 Oktober resolusi jihad yang kemudian menjadi peperangan di 10 November. “Salah satu dari meletusnya perang […]

  • Ramadlan, Iklan Sirup dan Kapitalisasi Agama

    Ramadlan, Iklan Sirup dan Kapitalisasi Agama

    • calendar_month Jum, 23 Apr 2021
    • visibility 565
    • 0Komentar

    Hampir bisa dipastikan. Jika iklan sirup sudah berkali-kali ditayangkan di televisi, itu berarti Ramadlan sebentar lagi menjelang. Jika televisi mulai berlomba-lomba menayangkan program pengajian dan produk apapun dihubung-hubungkan dengan ibadah, fix Ramadlan telah menjelang. Menjalankan ibadah Ramadhan di negeri ini, bisa jadi godaannya lebih gawat daripada di negara minoritas Muslim, sekali pun. Mengapa? Karena konseptor […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca