Breaking News
light_mode

Memasuki Abad Kedua, LWP PBNU Minta PCNU Serius Mengelola Wakaf Uang

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 7 Feb 2023
  • visibility 1.110
  • comment 0 komentar

Purworejo, NU Pasuruan
Ketua Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Syaiful Munir menyebutkan, menuju abad kedua NU Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) diminta untuk memaksimalkan pengelolaan wakaf uang di daerahnya masing-masing.

“Peran strategis itu (pengelolaan wakaf uang) banyak dimanfaatkan oleh kelompok di luar NU,” imbuhnya dalam kegiatan Seminar Literasi Wakaf di Aula PCNU Kota Pasuruan, Sabtu (4/1/2023).

Dirinya juga menyampaikan, hasil dan pembahasan Rapat Kerja Nasional LWP PBNU. Terdapat beberapa kesalahan dalam pengelolaan wakaf.

“Banyak dana yang diterima dari wakaf, dipotong secara berjenjang sehingga yang tersalurkan hanya 55%. Itu tidak benar. Bertentangan dengan hukum ulama salaf,” jelasnya.

Selain itu, masih terjadi kesenjangan antara potensi dan realisasi wakaf di Indonesia. Hal itu disebabkan masih rendahnya literasi wakaf di masyarakat dan lembaga pengelola wakaf.

“Studi yang dilakukan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Kementerian Agama tahun 2020, skor indeks literasi wakaf masih kategori rendah. Masih 50,48,” paparnya.

Untuk itu, LWP PBNU berfokus pada tiga konsep dalam penguatan literasi. Yakni literasi tentang harta objek wakaf, literasi tentang peruntukan harta benda wakaf, dan literasi kelembagaan wakaf.

“Literasi wakaf ini menjadi rangkaian acara menuju Puncak Resepsi 1 Abad NU. Sehingga digelar secara maraton di Pasuruan, Tulungagung, Probolinggo, Lamongan, dan Malang,” tandasnya.

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pasuruan, Waladi Imaduddin merasa bersyukur dan bangga terpilih menjadi salah satu tuan rumah Seminar Literasi Wakaf oleh LWP PBNU.

“Gelaran acara ini bagian dari mandat PBNU ke Panitia satu Abad NU Kota Pasuruan dan ini adalah kebanggaan PCNU Kota Pasuruan karena titik wilayah NU tapal kuda di percayakan NU Kota Pasuruan,” imbuh mantan Ketua Umum Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan itu.

Kegiatan dihadiri 150 peserta perwakilan dari PCNU Kota Pasuruan, PCNU Kabupaten Pasuruan, dan PCNU Bangil.

Penulis: Zulkarnain
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Kabupaten Pasuruan Beri Penguatan Organisasi dan Ideologi Pengurus MWCNU

    PCNU Kabupaten Pasuruan Beri Penguatan Organisasi dan Ideologi Pengurus MWCNU

    • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar pembinaan pengurus di seluruh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) setempat, Sabtu-Ahad (14-15/1/2023). Kegiatan itu dipusatkan di Arjuna Agro Tecno Park (AATP), Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Saiful Anam Chalim menyampaikan, pembinaan berfokus kepada penguatan ke-syuriyah-an, mandat organisasi dan […]

  • Bersama Tokoh Agama, Bawaslu Kabupaten Pasuruan Optimalisasi Pengawasan Partisipatif

    Bersama Tokoh Agama, Bawaslu Kabupaten Pasuruan Optimalisasi Pengawasan Partisipatif

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Prigen, NU PasuruanBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan menggelar “Workshop Materi Penyusunan Materi Pengawasan Pemilu Partisipatif Berbasis Agama pada Pemilu Serentak Tahun 2024”, Rabu-Kamis (16-17/11/2022). Kegiatan itu dipusatkan di Royal Senyiur Hotel Prigen, Jl. Putuk Truno No. 208 Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Workshop diikuti oleh perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangil dan Kabupaten […]

  • Meriahnya Peringatan Hari Santri 2024 MWCNU Sukorejo

    Meriahnya Peringatan Hari Santri 2024 MWCNU Sukorejo

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • visibility 1.211
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo menggelar peringatan Hari Santri 2024 di Halaman Perkantoran MWCNU Sukorejo, Senin-Selasa (21-22/10/2024). Ketua MWCNU Sukoejo H. Anjumil Azhari Ubaidillah mengatakan, seorang santri harus memperbaiki kualitas agar mampu meneruskan tongkat estafet para masyayikh yang berjuang dalam resolusi jihad. “Tugas kita sekarang tidak memanggul bambu runcing, tetapi […]

  • PC GP Ansor & Lesbumi PCNU Kab. Pasuruan Gelar Gebyar Majelis Sholawat di Purwosari

    • calendar_month Sab, 9 Nov 2019
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Maulid Nabi merupakan sebuah peringatan yang sakral, sebab memperingati hari lahirnya junjungan umat Islam seluruh Dunia, yakni Banginda Rasulullah Muhammad SAW. Kali ini, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1441 Hijriyah, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) bersama LESBUMI (Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan Gebyar Majelis Sholawat. Kegiatan […]

  • Jaga Tradisi & Identitas Masjid NU, LTM PCNU Kab. Pasuruan dan Bangil Siapkan 1700 Piagam

    Jaga Tradisi & Identitas Masjid NU, LTM PCNU Kab. Pasuruan dan Bangil Siapkan 1700 Piagam

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2020
    • visibility 975
    • 0Komentar

    Dalam upaya memberikan apresiasi dan memperkuat identitas Masjid Nahdliyin, Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan melaunching Piagam Masjid Nahdliyin. Sebanyak 1200 Piagam untuk wilayah LTM PCNU Kabupaten Pasuruan dan 500 Piagam untuk wilayah LTM PCNU Bangil telah disiapkan. “Sebagai penguat identitas lembaga yang selama ini dengan istiqoma dan konsisten mengamalkan, melestarikan […]

  • Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
    • visibility 1.342
    • 1Komentar

    Nu Pasuruan Ada sebagian orang orientalis mengeluarkan sedikit statement yang menggelitik, bahwa Nabi Muhammad SAW bukanlah seorang nabi karena masih perlu didoakan (disholawati) oleh ummatnya. Mereka juga beranggapan bukankah nabi itu ma’shum dan sudah pasti masuk surga? Untuk apalagi nabi didoakan?. Sementara dalam Al-Qur’an umat islam diminta untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana Allah […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca