Breaking News
light_mode

Memasuki Abad Kedua, LWP PBNU Minta PCNU Serius Mengelola Wakaf Uang

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 7 Feb 2023
  • visibility 1.134
  • comment 0 komentar

Purworejo, NU Pasuruan
Ketua Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Syaiful Munir menyebutkan, menuju abad kedua NU Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) diminta untuk memaksimalkan pengelolaan wakaf uang di daerahnya masing-masing.

“Peran strategis itu (pengelolaan wakaf uang) banyak dimanfaatkan oleh kelompok di luar NU,” imbuhnya dalam kegiatan Seminar Literasi Wakaf di Aula PCNU Kota Pasuruan, Sabtu (4/1/2023).

Dirinya juga menyampaikan, hasil dan pembahasan Rapat Kerja Nasional LWP PBNU. Terdapat beberapa kesalahan dalam pengelolaan wakaf.

“Banyak dana yang diterima dari wakaf, dipotong secara berjenjang sehingga yang tersalurkan hanya 55%. Itu tidak benar. Bertentangan dengan hukum ulama salaf,” jelasnya.

Selain itu, masih terjadi kesenjangan antara potensi dan realisasi wakaf di Indonesia. Hal itu disebabkan masih rendahnya literasi wakaf di masyarakat dan lembaga pengelola wakaf.

“Studi yang dilakukan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Kementerian Agama tahun 2020, skor indeks literasi wakaf masih kategori rendah. Masih 50,48,” paparnya.

Untuk itu, LWP PBNU berfokus pada tiga konsep dalam penguatan literasi. Yakni literasi tentang harta objek wakaf, literasi tentang peruntukan harta benda wakaf, dan literasi kelembagaan wakaf.

“Literasi wakaf ini menjadi rangkaian acara menuju Puncak Resepsi 1 Abad NU. Sehingga digelar secara maraton di Pasuruan, Tulungagung, Probolinggo, Lamongan, dan Malang,” tandasnya.

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pasuruan, Waladi Imaduddin merasa bersyukur dan bangga terpilih menjadi salah satu tuan rumah Seminar Literasi Wakaf oleh LWP PBNU.

“Gelaran acara ini bagian dari mandat PBNU ke Panitia satu Abad NU Kota Pasuruan dan ini adalah kebanggaan PCNU Kota Pasuruan karena titik wilayah NU tapal kuda di percayakan NU Kota Pasuruan,” imbuh mantan Ketua Umum Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan itu.

Kegiatan dihadiri 150 peserta perwakilan dari PCNU Kota Pasuruan, PCNU Kabupaten Pasuruan, dan PCNU Bangil.

Penulis: Zulkarnain
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendangkalan Sungai, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan dan Warga Gelar Bersih-bersih

    Pendangkalan Sungai, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan dan Warga Gelar Bersih-bersih

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2023
    • visibility 1.110
    • 0Komentar

    Gempol, NU PasuruanMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan bersama warga di Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, membersihkan Sungai Bekacak, Ahad (30/7/2023). “Ini bagian dari mitigasi bencana. Karena sejumlah sungai di sini mengalami sedimentasi hingga pendangkalan. Salah satu faktornya adalah arus air yang deras […]

  • Akhmad Syauqi Muabbad dan Ning Nikma Nahkoda Baru IPNU-IPPNU Grati

    Akhmad Syauqi Muabbad dan Ning Nikma Nahkoda Baru IPNU-IPPNU Grati

    • calendar_month Sen, 22 Mar 2021
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Grati, NU Kabupaten Pasuruan.Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Grati sukses menggelar Konfrensi Anak Cabang (Konferancab) ke V yang di laksanakan di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Grati di Desa Triwung, Minggu (21/3/2021). Berdasarkan penjelasan M. Nur Fathan, selaku ketua pelaksana, kader yang […]

  • Peluang Bagi Dosen PTNU, LPT PBNU dan LPDP Sepakati Kolaborasi Pendanaan Rp7,5 Miliar

    Peluang Bagi Dosen PTNU, LPT PBNU dan LPDP Sepakati Kolaborasi Pendanaan Rp7,5 Miliar

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
    • visibility 147
    • 0Komentar

    NU Pasuruan Lembaga Pendidikan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT PBNU) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memperkuat pengembangan pendidikan tinggi, riset, dan inovasi di lingkungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU). Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Yogyakarta, Selasa (8/9/2026). […]

  • Berbekal Pesan Kiai Abdur Rahman Syakur, Gus Bupati Mampu Membangun Pasuruan

    Berbekal Pesan Kiai Abdur Rahman Syakur, Gus Bupati Mampu Membangun Pasuruan

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2023
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengelar silaturhami bersama Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan di Aula KH Ahmad Jufri Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Jl Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Rabu (13/09/2023). Bupati Pasuruan H Irsyad Yusuf mengatakan, sumber inspirasi dari visi misi Kabupaten Pasuruan adalah gagasan dari KH Abdur Rahman Syakur yakni […]

  • Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Keluarkan Ijazah dari KH. Nawawi Abd. Jalil Sidogiri

    Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Keluarkan Ijazah dari KH. Nawawi Abd. Jalil Sidogiri

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • visibility 1.194
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, selain terus melakukan ikhtiar lahir dan ikhtiar batin dalam pencegahan covid-19, kali ini PCNU menebitkan surat edaran resmi bernomor 1650/PC/A.I/L.27/IV/2020 yang dikeluarkan pada 1 April 2020 terkait Ijazah KH. Nawawi Abd. Jalil, Mustasyar PCNU Kabupaten Pasuruan, terkait menolak tho’un dan bala’, seperti covid-19 tersebut. Surat tersebut ditujukan kepada […]

  • KH. Nukman Abd. Majid: Berkhidmad di NU, Jalan Menjadi Santri Muassis NU

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2019
    • visibility 1.411
    • 0Komentar

    KH. Nukman Abd. Majid, Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gondangwetan, menjelaskan bahwa untuk menjadi santri para muassis atau pendiri NU adalah dengan berkhidmad kepada Nahdlatul Ulama. “Kita berharap dengan kita khidmah kepada NU menjadikan sebab kita dikenal oleh para muassis NU, kita diakui santri kyai- kyai NU dan di akhirat dikumpulkan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca