Breaking News
light_mode

Membaca Penanganan Covid-19 di Wuhan & United Kingdom, ITSNU-STAIS Pasuruan Gelar Webinar Bertajuk Pandemi & Agama

  • account_circle Fahrizal Yusuf
  • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
  • visibility 719
  • comment 0 komentar

ITSNU-STAIS Pasuruan bersama TV9 menggelar seminar online internasional dengan tema “Pandemic, Religion, and Issues Around It”, Rabu (13/05/2020). Seminar ini dilakukan via Google Meet dengan peserta sebanyak 250 orang dari berbagai daerah di Indonesia dan 2 Narasumber. Ahmad Syaifuddin Zuhri sebagai narasumber pertama adalah Dewan Pembina PPI Tiongkok yang saat ini sedang menempuh pendidikan Ph.D Hubungan Internasional di Central China Normal University (CCNU), Wuhan dan merupakan Wakil Rois Syuriah PCINU Tiongkok. Narasumber kedua adalah Munawir Aziz yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama United Kingdom dan Koordinator Jaringan Media PCINU Sedunia

Ketua penyelenggara sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, Eka Rini Widya Astuti, menyatakan bahwa pemilihan kedua narasumber ini bertujuan agar mereka dapat berbagi pengalaman di daerah tempat tinggal mereka saat ini mengenai pandemi COVID-19 terutama hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan, penanganan kesehatan,bahkan isu-isu agama yang menyertainya.

“Dengan mengangkat topik ini, kami berharap para peserta webinar bisa belajar tentang bagaimana pemerintah dan masyarakat UK danTiongkok mengatasi dampak yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 ini. Apalagi isu yang berkaitan dengan agama yang merupakan topik sensitif untuk dibahas di Indonesia,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, adanya pandemi Covid-19 ini memberikan efek yang cukup signifikan terhadap ruang gerak masyarakat untuk beribadah di luar rumah. Di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia, banyak tempat ibadah ditutup. Namun seperti yang dikutip dari artikel terbitan New York Times berjudul In Pandemic, Religion Can Be A Balm and a Risk, keberadaan pandemi ini membagi masyarakat dalam dua kelompok besar. Kelompok pertama adalah masyarakat yang mengikut protokol kesehatan yang telah ditetapkan dengan membatasi kegiatan di luar rumah termasuk pelaksanaan ibadah itu sendiri demi memerangi penyebaran virus, sedangkan kelompok kedua adalah orang-orang yang memiliki semangat keagamaan yang tinggi dan namun cenderung mengabaikan sains. Orang-orang di kelompok ini sebagian besar tetap mendatangi tempat-tempat suci atau melakukan ritual yang justru dapat meningkatkan risiko infeksi.

“Sudah waktunya masyarakat memiliki pemikiran bahwa agama mendorong sains untuk menyelesaikan permasalahan. Ajaran dalam Islam mendukung sains dan pemikiran rasional serta logis sehingga pandemi ini bukanlah ajang untuk memperdebatkan sains dan agama,” ujar Munawir Aziz.

Peneliti Jewish Communities di Parkes Institute, Southampton ini juga menyatakan bahwa pandemi Covid -19 ini memicu adanya konspirasi global dimana penggunaan isu agama untuk kepentingan politik cenderung meningkatkan arus kebencian terhadap penganut agama minoritas. Peran para pemuka agama menjadi sangat penting untuk mengontrol masyarakat agar tetap menciptakan kedamaian serta meningkatkan solidaritas tanpa memandang isu SARA.

Selain melalui pemuka agama, menurut Ahmad Syaifuddin Zuhri, pemberitaan di media juga sangat berpengaruh terhadap mentalitas yang terbentuk di masyarakat. Pemberitaan yang penuh dengan optimisme seperti yang dilakukan Pemerintah Tiongkok terbukti dapat meredam kepanikan masyarakat dalam menghadapi pandemi. Hal tersebut mendorong mereka untuk berpikir secara logis sehingga tidak mudah terpicu dengan hal-hal yang bersifat provokatif.

“Pertentangan agama dan sains hendaknya harus segera diakhiri, ini adalah waktunya untuk mensinergikan keduanya di tengah kondisi dunia seperti saat ini,” ucap Abu Amar Bustomi, selaku Rektor ITSNU-STAIS Pasuruan saat menutup acara webinar tersebut.

Kontributor: Listiyana C Dewi

Editor: M. Fahrizal Yusuf

  • Penulis: Fahrizal Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hingga ke Pulau Buru Maluku, Pesantren Al-Yasini Pasuruan Kirim Guru Tugas

    Hingga ke Pulau Buru Maluku, Pesantren Al-Yasini Pasuruan Kirim Guru Tugas

    • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
    • visibility 1.116
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA), Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan memberangkatkan Guru Tugas (GT) Madrasah Diniyah (Madin) Salafiyah Tingkat Ulya di Bulan Zulhijah. Lebih awal dari kebiasaan pesantren pada umumnya yang serentak di Bulan Syawal. Hal itu ditegaskan dalam Pemberangkatan Guru Tugas Madin Salafiyah Tingkat Ulya PPTA di Aula Kantor Yayasan Lantai 2, […]

  • Rebut Peluang Bisnis Tempe, LPNU Pasuruan Gelar Ngaos Bisnis

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar Program Ngaos Bisnis dengan bentuk kegiatan pelatihan tempe bertempat di Yayasan Al-Hasani Desa Lajuk Kecamatan Gondangwetan, Sabtu (3/8/2019). Kegiatan tersebut diikuti 55 peserta yang berasal dari warga setempat, wali murid yayasan Al-Hasani, serta fatayat dan muslimat desa Lajuk. Menurut Samsul Arifin, selain […]

  • Dino Warno Pimpin Ansor Plososari Grati

    Dino Warno Pimpin Ansor Plososari Grati

    • calendar_month Sab, 24 Apr 2021
    • visibility 768
    • 0Komentar

    Grati, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Grati sukses fasilitasi Rapat Anggota (Rapta) Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Plososari bertempat di Yayasan Mamba’ul Muttaqin Desa Plososari Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan, Jum’at (23/4/2021). Ketua PAC GP Ansor Grati Misbahul Munir menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini untuk regenerasi kepengurusan dan menjadi pembelajaran berdemokrasi dalam […]

  • Perkuat Perekonomian Anggota, ANSOR Sukorejo Dirikan KUAS

    Perkuat Perekonomian Anggota, ANSOR Sukorejo Dirikan KUAS

    • calendar_month Rab, 11 Nov 2020
    • visibility 696
    • 1Komentar

    Momentum Hari Pahlawan tidak disia-sakan oleh sahabat-sahabat Gerakan Pemuda Ansor (GP ANSOR) Sukorejo. Bertepatan dengan Peringatan Hari Pahlawan tahun 2020 ini, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP ANSOR) Sukorejo mengadakan Pelantikan Pengurus Masa Khidmah 2020 – 2022. Selasa, (10/11/2020). Acara yang dihadiri oleh seluruh kader Ansor se-PAC Sukorejo tersebut dilaksanakan secara khidmah di […]

  • SMA Maarif NU Pandaan Sumbangkan APD dan Masker Karya Siswa

    SMA Maarif NU Pandaan Sumbangkan APD dan Masker Karya Siswa

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • visibility 1.058
    • 0Komentar

    Penanganan virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Pasuruan terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari SMA Maarif NU Pandaan. Dukungan itu dalam bentuk bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa Hazmat sejumlah 36 buah, face shield 40 buah dan masker kain sebanyak 200 helai. Istimewanya, APD tersebut merupakan buah karya dari siswa SMA […]

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan, Gelar Pelatihan Budidaya Magot

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan, Gelar Pelatihan Budidaya Magot

    • calendar_month Kam, 21 Sep 2023
    • visibility 751
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Universitas Nahdaltul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan mengelar pelatihan budidaya magot di Balai Desa Kayukebek, Kabupaten Pasuruan Saptu (8/08/2023). Ketua kelompak 1 M Nabil Hafidz mengatakan, kegiatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan warga desa tentang pentingnya budidaya magot. “Warga kami tugaskan untuk memilah […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca