Breaking News
light_mode

Membaca Penanganan Covid-19 di Wuhan & United Kingdom, ITSNU-STAIS Pasuruan Gelar Webinar Bertajuk Pandemi & Agama

  • account_circle Fahrizal Yusuf
  • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
  • visibility 680
  • comment 0 komentar

ITSNU-STAIS Pasuruan bersama TV9 menggelar seminar online internasional dengan tema “Pandemic, Religion, and Issues Around It”, Rabu (13/05/2020). Seminar ini dilakukan via Google Meet dengan peserta sebanyak 250 orang dari berbagai daerah di Indonesia dan 2 Narasumber. Ahmad Syaifuddin Zuhri sebagai narasumber pertama adalah Dewan Pembina PPI Tiongkok yang saat ini sedang menempuh pendidikan Ph.D Hubungan Internasional di Central China Normal University (CCNU), Wuhan dan merupakan Wakil Rois Syuriah PCINU Tiongkok. Narasumber kedua adalah Munawir Aziz yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama United Kingdom dan Koordinator Jaringan Media PCINU Sedunia

Ketua penyelenggara sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, Eka Rini Widya Astuti, menyatakan bahwa pemilihan kedua narasumber ini bertujuan agar mereka dapat berbagi pengalaman di daerah tempat tinggal mereka saat ini mengenai pandemi COVID-19 terutama hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan, penanganan kesehatan,bahkan isu-isu agama yang menyertainya.

“Dengan mengangkat topik ini, kami berharap para peserta webinar bisa belajar tentang bagaimana pemerintah dan masyarakat UK danTiongkok mengatasi dampak yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 ini. Apalagi isu yang berkaitan dengan agama yang merupakan topik sensitif untuk dibahas di Indonesia,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, adanya pandemi Covid-19 ini memberikan efek yang cukup signifikan terhadap ruang gerak masyarakat untuk beribadah di luar rumah. Di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia, banyak tempat ibadah ditutup. Namun seperti yang dikutip dari artikel terbitan New York Times berjudul In Pandemic, Religion Can Be A Balm and a Risk, keberadaan pandemi ini membagi masyarakat dalam dua kelompok besar. Kelompok pertama adalah masyarakat yang mengikut protokol kesehatan yang telah ditetapkan dengan membatasi kegiatan di luar rumah termasuk pelaksanaan ibadah itu sendiri demi memerangi penyebaran virus, sedangkan kelompok kedua adalah orang-orang yang memiliki semangat keagamaan yang tinggi dan namun cenderung mengabaikan sains. Orang-orang di kelompok ini sebagian besar tetap mendatangi tempat-tempat suci atau melakukan ritual yang justru dapat meningkatkan risiko infeksi.

“Sudah waktunya masyarakat memiliki pemikiran bahwa agama mendorong sains untuk menyelesaikan permasalahan. Ajaran dalam Islam mendukung sains dan pemikiran rasional serta logis sehingga pandemi ini bukanlah ajang untuk memperdebatkan sains dan agama,” ujar Munawir Aziz.

Peneliti Jewish Communities di Parkes Institute, Southampton ini juga menyatakan bahwa pandemi Covid -19 ini memicu adanya konspirasi global dimana penggunaan isu agama untuk kepentingan politik cenderung meningkatkan arus kebencian terhadap penganut agama minoritas. Peran para pemuka agama menjadi sangat penting untuk mengontrol masyarakat agar tetap menciptakan kedamaian serta meningkatkan solidaritas tanpa memandang isu SARA.

Selain melalui pemuka agama, menurut Ahmad Syaifuddin Zuhri, pemberitaan di media juga sangat berpengaruh terhadap mentalitas yang terbentuk di masyarakat. Pemberitaan yang penuh dengan optimisme seperti yang dilakukan Pemerintah Tiongkok terbukti dapat meredam kepanikan masyarakat dalam menghadapi pandemi. Hal tersebut mendorong mereka untuk berpikir secara logis sehingga tidak mudah terpicu dengan hal-hal yang bersifat provokatif.

“Pertentangan agama dan sains hendaknya harus segera diakhiri, ini adalah waktunya untuk mensinergikan keduanya di tengah kondisi dunia seperti saat ini,” ucap Abu Amar Bustomi, selaku Rektor ITSNU-STAIS Pasuruan saat menutup acara webinar tersebut.

Kontributor: Listiyana C Dewi

Editor: M. Fahrizal Yusuf

  • Penulis: Fahrizal Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Siswa Jadi Kader NU, LDKS MAN 2 Pasuruan Gandeng IPNU-IPPNU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 14 Sep 2018
    • visibility 326
    • 1Komentar

    Madrasah Aliyah Negeri 2 Pasuruan gandeng Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) kabupaten Pasuruan selenggarakan Latihan Dasar Kepimpinan (LDK), Kamis-Jum’at, 13-14 September 2018 di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kraton. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) masa khidmat 2018-2019. Hadir sebagai narasumber Sya’dulloh […]

  • Ratusan Nahdiyin Ikuti Apel Kader PCNU Pasuruan

    Ratusan Nahdiyin Ikuti Apel Kader PCNU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar apel kader di area Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Rabu (29/01/2024). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya saat ini NU sudah memasuki tahun ke 102 secara bulan masehi dan memasuki tahun ke 99 dalam hitungan Hijriyah. Oleh karena itu mari bersama sama […]

  • Sepeda Listrik Tenaga Surya Jadi Kado ITSNU Pasuruan untuk 1 Abad NU

    Sepeda Listrik Tenaga Surya Jadi Kado ITSNU Pasuruan untuk 1 Abad NU

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • visibility 1.048
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanBagi Nahdliyin, dapat menyambut Satu Abad Nahdlatul Ulama (1 Abad NU) adalah momen spesial. Untuk itu, Dosen Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan, Mahendra Satria Hadiningrat, bersyukur dapat memberi kado spesial. “Inovasi sepeda listrik ini merupakan bentuk kepedulian ITSNU untuk mendorong kemandirian bagi penyandang disabilitas, khususnya tunadaksa di bagian kaki,” imbuhnya […]

  • Safari Ramadhan ke-8: KH. Imron Mutamakkin Ajak Warga Bersama-Sama Memberantas Narkoba

    • calendar_month Kam, 31 Mei 2018
    • visibility 731
    • 0Komentar

    Terjadinya aksi teror akhir-akhir ini hingga masifnya peredaran Narkoba, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengajak semua warga Nahdliyin untuk saling berkoordinasi mulai dari Pengurus ditingkatan Ranting dan MWC (Majelis Wakil Cabang) NU untuk menjaga keamanan, ketentraman, hingga dalam upaya memberantas peredaran Narkoba.

  • Management Event, Cara  IPNU IPPNU Universitas Yudharta Gerakan Kader

    Management Event, Cara IPNU IPPNU Universitas Yudharta Gerakan Kader

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • visibility 1.108
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Pasuruan Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Yudharta Pasuruan menggelar Rencana Tindak Lanjut dengan tema ‘management event’, di Universitas Yudharta Pasuruan, Ahad (19/01/2024) Ketua Pelaksana Dzaki mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih kader, agar terus bergerak maju dalam berorganisasi dan terus mempunyai […]

  • PMM UNU-STAIS Pasuruan Edukasi Anak-anak Soal Etika Hormat kepada Orang Tua dan Guru

    PMM UNU-STAIS Pasuruan Edukasi Anak-anak Soal Etika Hormat kepada Orang Tua dan Guru

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama – STAI Salahuddin Pasuruan menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Bijak Beretika: Dampak Positif Hormat kepada Orang Tua dan Guru” , di Dusun Kebonsawah dan Dusun Kisik, Sabtu (19/07/2025). Ketua Kelompok PMM UNU STAI Salahuddin Pasuruan Dinda Trisnani, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca