Breaking News
light_mode

Membaca Penanganan Covid-19 di Wuhan & United Kingdom, ITSNU-STAIS Pasuruan Gelar Webinar Bertajuk Pandemi & Agama

  • account_circle Fahrizal Yusuf
  • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
  • visibility 714
  • comment 0 komentar

ITSNU-STAIS Pasuruan bersama TV9 menggelar seminar online internasional dengan tema “Pandemic, Religion, and Issues Around It”, Rabu (13/05/2020). Seminar ini dilakukan via Google Meet dengan peserta sebanyak 250 orang dari berbagai daerah di Indonesia dan 2 Narasumber. Ahmad Syaifuddin Zuhri sebagai narasumber pertama adalah Dewan Pembina PPI Tiongkok yang saat ini sedang menempuh pendidikan Ph.D Hubungan Internasional di Central China Normal University (CCNU), Wuhan dan merupakan Wakil Rois Syuriah PCINU Tiongkok. Narasumber kedua adalah Munawir Aziz yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama United Kingdom dan Koordinator Jaringan Media PCINU Sedunia

Ketua penyelenggara sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, Eka Rini Widya Astuti, menyatakan bahwa pemilihan kedua narasumber ini bertujuan agar mereka dapat berbagi pengalaman di daerah tempat tinggal mereka saat ini mengenai pandemi COVID-19 terutama hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan, penanganan kesehatan,bahkan isu-isu agama yang menyertainya.

“Dengan mengangkat topik ini, kami berharap para peserta webinar bisa belajar tentang bagaimana pemerintah dan masyarakat UK danTiongkok mengatasi dampak yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 ini. Apalagi isu yang berkaitan dengan agama yang merupakan topik sensitif untuk dibahas di Indonesia,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, adanya pandemi Covid-19 ini memberikan efek yang cukup signifikan terhadap ruang gerak masyarakat untuk beribadah di luar rumah. Di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia, banyak tempat ibadah ditutup. Namun seperti yang dikutip dari artikel terbitan New York Times berjudul In Pandemic, Religion Can Be A Balm and a Risk, keberadaan pandemi ini membagi masyarakat dalam dua kelompok besar. Kelompok pertama adalah masyarakat yang mengikut protokol kesehatan yang telah ditetapkan dengan membatasi kegiatan di luar rumah termasuk pelaksanaan ibadah itu sendiri demi memerangi penyebaran virus, sedangkan kelompok kedua adalah orang-orang yang memiliki semangat keagamaan yang tinggi dan namun cenderung mengabaikan sains. Orang-orang di kelompok ini sebagian besar tetap mendatangi tempat-tempat suci atau melakukan ritual yang justru dapat meningkatkan risiko infeksi.

“Sudah waktunya masyarakat memiliki pemikiran bahwa agama mendorong sains untuk menyelesaikan permasalahan. Ajaran dalam Islam mendukung sains dan pemikiran rasional serta logis sehingga pandemi ini bukanlah ajang untuk memperdebatkan sains dan agama,” ujar Munawir Aziz.

Peneliti Jewish Communities di Parkes Institute, Southampton ini juga menyatakan bahwa pandemi Covid -19 ini memicu adanya konspirasi global dimana penggunaan isu agama untuk kepentingan politik cenderung meningkatkan arus kebencian terhadap penganut agama minoritas. Peran para pemuka agama menjadi sangat penting untuk mengontrol masyarakat agar tetap menciptakan kedamaian serta meningkatkan solidaritas tanpa memandang isu SARA.

Selain melalui pemuka agama, menurut Ahmad Syaifuddin Zuhri, pemberitaan di media juga sangat berpengaruh terhadap mentalitas yang terbentuk di masyarakat. Pemberitaan yang penuh dengan optimisme seperti yang dilakukan Pemerintah Tiongkok terbukti dapat meredam kepanikan masyarakat dalam menghadapi pandemi. Hal tersebut mendorong mereka untuk berpikir secara logis sehingga tidak mudah terpicu dengan hal-hal yang bersifat provokatif.

“Pertentangan agama dan sains hendaknya harus segera diakhiri, ini adalah waktunya untuk mensinergikan keduanya di tengah kondisi dunia seperti saat ini,” ucap Abu Amar Bustomi, selaku Rektor ITSNU-STAIS Pasuruan saat menutup acara webinar tersebut.

Kontributor: Listiyana C Dewi

Editor: M. Fahrizal Yusuf

  • Penulis: Fahrizal Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 8: Air Mata untuk Sang Murobbi dan Jejak Spiritual Satu Abad NU

    E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 8: Air Mata untuk Sang Murobbi dan Jejak Spiritual Satu Abad NU

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ada yang berbeda, sekaligus terasa mendalam pada lembaran digital E-Buletin An-Nahdliyah edisi ke-8 yang terbit Januari 2026 ini. PCNU Kabupaten Pasuruan tidak hanya menyuguhkan literasi keislaman rutin, namun juga mempersembahkan sebuah monumen ingatan yang emosional. Edisi ini menjadi saksi duka sekaligus cinta para santri dan umat kepada sosok panutan mereka, Al-Maghfurlah KH. […]

  • Ansor Purwosari & Karang Taruna Bima Sakti Bagi 1000 Takjil

    Ansor Purwosari & Karang Taruna Bima Sakti Bagi 1000 Takjil

    • calendar_month Sel, 11 Mei 2021
    • visibility 721
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Purwosari bersama Karang Taruna Bima Sakti melaksanakan kegiatan Berbagi 1000 Takjil Gratis untuk pengguna jalan di area Kelurahan, Senin (10/5/21). Kegiatan yang tepat di perempatan Area PT. Trisakti Purwosari Makmur itu, diikuti oleh 200 Anggota dari PR GP ANSOR dan Karang Taruna dengan tetap menerapkan protokol […]

  • Asnuter Pasuruan Perkuat Pemahaman Aswaja Pelajar Lewat Lomba Cerdas Cermat

    Asnuter Pasuruan Perkuat Pemahaman Aswaja Pelajar Lewat Lomba Cerdas Cermat

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Aswaja NU Center (Asnuter) Kabupaten Pasuruan menggelar Lomba Cerdas Cermat Ahlussunnah wal Jamaah di Pondok Pesantren Assholach, Kejeron, Kecamatan Gondangwetan, Ahad (19/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh pelajar dan santri se-Pasuruan Raya dengan semangat memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah di kalangan generasi muda. Ketua PC Aswaja NU Center Kabupaten […]

  • ISNU Pasuruan Bekali Calon PAC Tentang Organisasi Hingga Kepemimpinan

    ISNU Pasuruan Bekali Calon PAC Tentang Organisasi Hingga Kepemimpinan

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2023
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan memastikan calon pengurus di tingkatan kecamatan memiliki pengetahuan dan pemahaman yang mendalam tentang kepemimpinan dan pengelolaan organisasi. Hal itu ditegaskan dalam acara Pembekalan Calon Pengurus Pimpinan  Anak Cabang (PAC) ISNU se Kabupaten Pasuruan yang digelar di Rest Area Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Ahad […]

  • Program Konservasi Air Berbasis Pesantren, Jadi Kado Harlah NU ke-96 di Pasuruan

    • calendar_month Kam, 21 Mar 2019
    • visibility 803
    • 0Komentar

    Peresmian Program Pelestarian Lingkungan melalui Konservasi Air, Rabu, 20 Maret 2019 bertempat di Pondok Pesantren Al-Yasini Wonorejo Pasuruan, jadi kado spesial dalam rangkaian Haflah NU ke-96 di Pasuruan. Kegiatan ini merupakan kegiatan terakhir dari tindak lanjut program pada bulan November 2018, yakni mulai dari bimtek konservasi air, praktek bertanam dan budidaya ikan melalui media Aquaponik, […]

  • Innalillahi, KH Muzayyin Zahri Mustasyar MWCNU Purwosari Wafat

    Innalillahi, KH Muzayyin Zahri Mustasyar MWCNU Purwosari Wafat

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • visibility 1.403
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanInnalillahi wa inna ilaihi rajiun. Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Purwosari, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan berduka. Pasalnya, KH Muzayyin Zahri selaku Mustasyar MWCNU Purwosari wafat, Selasa (21/05/2024). Kabar wafatnya Gus Yin, Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Mustarsyidin, Dusun Tegalan, Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari itu tersebar luas di media sosial. Dari flayer […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca