Breaking News
light_mode

Membaca Tantangan Industri Pengolahan Masa Pandemi, ITSNU Pasuruan Gelar Webinar Inovasi Kopi

  • account_circle Fahrizal Yusuf
  • calendar_month Rab, 29 Jul 2020
  • visibility 788
  • comment 0 komentar

Dalam masa pandemi COVID-19, berbagai sektor bisnis mengalami kelumpuhan bahkan berhenti. Termasuk dalam hal industri pengolahan kopi, khususnya dari sisi hilir, yakni pemilik kedai kopi dan kafe. Meskipun di beberapa daerah menunjukkan sisi hulu juga terdampak. Menyadari itu, Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (Prodi THP) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan mengelar webinar nasional bertema “Strategi inovasi industri pengolahan kopi di era new normal.”

“Maka kita mengadakan webinar ini, dengan duduk bersama, antara pecinta kopi, pegiat kopi, dan ahli kopi, diharapkan dapat memberikan solusi dan pencerahan untuk meningkatkan industri pengolahan kopi di Indonesia. Setiap musibah pasti ada hikmah. Setiap permasalahan pasti dilengkapi dengan pemecahannya. Tetapi harus kita cari, kita ikhtiarkan, tidak akan muncul begitu saja,” ujar Anis Nurhayati, selaku Kaprodi THP ITSNU Pasuruan saat memberikan sambutan dan membuka acara webinar nasional tersebut, senin (28/7/2020).

Menjadi pembicara pertama, dengan sub tema kopi, agama, dan sains, Abu Amar Bustomi, selaku Rektor ITSNu Pasuruan, menjelaskan sejarah, budaya, dan religiusitas kopi. Artinya, para ulama, dalam pengalaman sufi khususnya, tidak pernah menyebutkan sisi negative dari kopi tersebut.

“Menurut al-Habib Ahmad bin Hasan Al-Atos, membuat kopi panas bisa mengusir jin. Ini bukan hadits, ini penyampaian seorang ulama sufi, ulama yang dekat dengan Allah. Ia katakan sesungguhnya rumah atau tempat yang tidak ditempati, kosong, sepi, maka jin akan menempati. Sedang di rumah atau tempat disitu bisa membuat hidangan kopi, maka para jin tidak akan bisa menempatinya dan tidak akan bisa mendekat atau menganggu,” ujar pria yang juga menjadi ketua LPTNU Kabupaten Pasuruan tersebut.

Selanjutnya, dalam pemaparan Hendy Firmanto dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Indonesian Coffe and Cocoa Research Institute) dengan membincang pengembangan dan Inovasi Komoditas Kopi, kaitannya dalam situasi pandemi, perlu memperhatikan minat konsumen kepada specialty coffe dan bagaimana memperkaya dalam pengembangan produk diversifikasi kopi.

“Untuk contoh pengembangan produk diversifikasi kopi dalam masa pandemi, bisa seperti Kopi Talua, asal sumatera barat. Kopi dengan komposisi kopi hitam, susu kental manis, kayumanis, dan kuning telur. Atau kopi herbal cair, kopi dengan campuran temulawak dan/atau jahe,” pungkas alumnus S2 Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tersebut.

Memperkuat itu, Faiqul Khair Al-Kudus, selaku Founder Tabularasa Coffe, Secangkir Kopi Sekental Rindu, menjelaskan langkah-langkah mengelola kedai di masa pandemi seperti menjalankan marketing dan branding yang kuat, melakukan inovasi produk menyesuaikan kondisi, seperti kopi botol, serta melibatkan jaringan pertemanan dan keluarga hingga manfaatkan media sosial.

“Lakukan yang terbaik sekaligus bersiap dengan kondisi yang terburuk, jangan menyerah,” ujar pria yang juga menjadi Koordinator GUSDURian Peduli Sumenep tersebut.

Sedangkan Abdul Karim, Ketua Asosiasi Petani Kopi Indonesia (APEKI) Pasuruan, selain menjelaskan tentang perjuangan APEKI dan petani kopi Pasuruan dalam memperkenalkan kopi Pasuruan dan inovasi kopi dalam masa pandemi, yakni kopi purwojek, juga berpesan kepada para paneliti, khususnya mahasiswa THP ITSNU Pasuruan untuk terus memajukan kopi Indonesia, khususnya kopi Pasuruan.

Kontributor: Makhfud

Editor: M. Fahrizal Yusuf

  • Penulis: Fahrizal Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diklat Pagar Nusa Al-Yasini Diisi Sistem Ketabiban Hingga Keorganisasian

    Diklat Pagar Nusa Al-Yasini Diisi Sistem Ketabiban Hingga Keorganisasian

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • visibility 810
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPimpinan Rayon (PR) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PS NU) Pagar Nusa Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA) Kabupaten Pasuruan, melaksanakan kaderisasi dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat). Kegiatan dipusatkan di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Yasini, Dusun Areng-areng, Desa Sambisirah, Kec. Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Jumat (7/7/2023). Ketua Panitia M Faizin Syauki Hikami menyampaikan, diklat diikuti […]

  • Apresiasi Pengembangan Madin Berkualitas di Pasuruan, Ma’arif NU Gelar Seleksi Madin Unggulan

    • calendar_month Ming, 16 Des 2018
    • visibility 295
    • 1Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lembaga Pendidikan Maarif NU Kabupaten Pasuruan mengadakan Sosialisasi kegiatan Seleksi Madin Ula Unggulan Tingkat Kabupaten di Rumah Inovasi Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Jumat (14/12/2018). Untuk peserta dalam kegiatan tersebut adalah Ketua & Sekretaris DPAC FKDT kecamatan, serta Ketua MWC Maarif NU Kabupaten Pasuruan. Menurut M. Mahmud, kegiatan tersebut sebagai pemberian […]

  • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Manfaatkan Limbah Cangkang Kerang Jadi Bahan Paving Block

    Mahasiswa ITSNU Pasuruan Manfaatkan Limbah Cangkang Kerang Jadi Bahan Paving Block

    • calendar_month Sen, 21 Feb 2022
    • visibility 1.148
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 14 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) membuat Paving Block berbahan limbah cangkang kerang di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Penanggung Jawab Kegiatan Rudi Kurniawan menjelaskan, limbah cangkang kerang di desa Kalirejo belum dimanfaatkan secara maksimal. Biasanya hanya dijadikan bahan […]

  • Pendak Kiai Halim, Pesantren Roudlotun Nursalim Tabarukan Dzikir Pesantren Al Falah Ploso

    Pendak Kiai Halim, Pesantren Roudlotun Nursalim Tabarukan Dzikir Pesantren Al Falah Ploso

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2023
    • visibility 1.187
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotun Nursalim menggelar Gema Dzikir menyambut Pendak Satu Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim di halaman ponpes setempat, Dusun Podokaton, Desa Bayeman, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, Ahad (17/9/2023). Gus Muh Mubarridul Fuadi mengatakan, Gema Dzikir merupakan salah satu rangkaian acara Pendak Satu Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim. Salah satu […]

  • ANSOR Tutur Resmi Dilantik, Sahabat Abdul Karim Sampaikan Pentingnya Literasi Digital

    ANSOR Tutur Resmi Dilantik, Sahabat Abdul Karim Sampaikan Pentingnya Literasi Digital

    • calendar_month Sen, 21 Sep 2020
    • visibility 961
    • 0Komentar

    Sebagai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) tidak boleh berhenti bergerak dalam melaksanakan setiap tugas yang diembankan terhadap setiap kader Nahdlatul Ulama (NU) serta Badan Otonom (Banom) di bawah naungannya. Maka, untuk menjaga eksistensi gerakan perlu adanya penyegaran dalam melanjutkan estafet kepengurusan sebuah organisasi. Pada tahun 2020 ini, Pimpinan Cabang Gerakan […]

  • Dampak gempa malang di pasuruan

    NU Tutur Pasuruan Bantu Data Bangunan Rusak karena Gempa

    • calendar_month Ming, 11 Apr 2021
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Nu Pasuruan – Dampak gempa 6,1 skala richter yang berpusat di Kabupaten Malang merambat ke daerah lain. di Kabupaten Pasuruan, sejumlah bangunan rusak karena getaran gempa. Salah satunya di Kecamatan Tutur. Sekretaris Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tutur Sholekan menyebutkan ada kerusakan bangunan di daerahnya. Misalnya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca