Breaking News
light_mode

Membaca Tantangan Industri Pengolahan Masa Pandemi, ITSNU Pasuruan Gelar Webinar Inovasi Kopi

  • account_circle Fahrizal Yusuf
  • calendar_month Rab, 29 Jul 2020
  • visibility 822
  • comment 0 komentar

Dalam masa pandemi COVID-19, berbagai sektor bisnis mengalami kelumpuhan bahkan berhenti. Termasuk dalam hal industri pengolahan kopi, khususnya dari sisi hilir, yakni pemilik kedai kopi dan kafe. Meskipun di beberapa daerah menunjukkan sisi hulu juga terdampak. Menyadari itu, Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (Prodi THP) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan mengelar webinar nasional bertema “Strategi inovasi industri pengolahan kopi di era new normal.”

“Maka kita mengadakan webinar ini, dengan duduk bersama, antara pecinta kopi, pegiat kopi, dan ahli kopi, diharapkan dapat memberikan solusi dan pencerahan untuk meningkatkan industri pengolahan kopi di Indonesia. Setiap musibah pasti ada hikmah. Setiap permasalahan pasti dilengkapi dengan pemecahannya. Tetapi harus kita cari, kita ikhtiarkan, tidak akan muncul begitu saja,” ujar Anis Nurhayati, selaku Kaprodi THP ITSNU Pasuruan saat memberikan sambutan dan membuka acara webinar nasional tersebut, senin (28/7/2020).

Menjadi pembicara pertama, dengan sub tema kopi, agama, dan sains, Abu Amar Bustomi, selaku Rektor ITSNu Pasuruan, menjelaskan sejarah, budaya, dan religiusitas kopi. Artinya, para ulama, dalam pengalaman sufi khususnya, tidak pernah menyebutkan sisi negative dari kopi tersebut.

“Menurut al-Habib Ahmad bin Hasan Al-Atos, membuat kopi panas bisa mengusir jin. Ini bukan hadits, ini penyampaian seorang ulama sufi, ulama yang dekat dengan Allah. Ia katakan sesungguhnya rumah atau tempat yang tidak ditempati, kosong, sepi, maka jin akan menempati. Sedang di rumah atau tempat disitu bisa membuat hidangan kopi, maka para jin tidak akan bisa menempatinya dan tidak akan bisa mendekat atau menganggu,” ujar pria yang juga menjadi ketua LPTNU Kabupaten Pasuruan tersebut.

Selanjutnya, dalam pemaparan Hendy Firmanto dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Indonesian Coffe and Cocoa Research Institute) dengan membincang pengembangan dan Inovasi Komoditas Kopi, kaitannya dalam situasi pandemi, perlu memperhatikan minat konsumen kepada specialty coffe dan bagaimana memperkaya dalam pengembangan produk diversifikasi kopi.

“Untuk contoh pengembangan produk diversifikasi kopi dalam masa pandemi, bisa seperti Kopi Talua, asal sumatera barat. Kopi dengan komposisi kopi hitam, susu kental manis, kayumanis, dan kuning telur. Atau kopi herbal cair, kopi dengan campuran temulawak dan/atau jahe,” pungkas alumnus S2 Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tersebut.

Memperkuat itu, Faiqul Khair Al-Kudus, selaku Founder Tabularasa Coffe, Secangkir Kopi Sekental Rindu, menjelaskan langkah-langkah mengelola kedai di masa pandemi seperti menjalankan marketing dan branding yang kuat, melakukan inovasi produk menyesuaikan kondisi, seperti kopi botol, serta melibatkan jaringan pertemanan dan keluarga hingga manfaatkan media sosial.

“Lakukan yang terbaik sekaligus bersiap dengan kondisi yang terburuk, jangan menyerah,” ujar pria yang juga menjadi Koordinator GUSDURian Peduli Sumenep tersebut.

Sedangkan Abdul Karim, Ketua Asosiasi Petani Kopi Indonesia (APEKI) Pasuruan, selain menjelaskan tentang perjuangan APEKI dan petani kopi Pasuruan dalam memperkenalkan kopi Pasuruan dan inovasi kopi dalam masa pandemi, yakni kopi purwojek, juga berpesan kepada para paneliti, khususnya mahasiswa THP ITSNU Pasuruan untuk terus memajukan kopi Indonesia, khususnya kopi Pasuruan.

Kontributor: Makhfud

Editor: M. Fahrizal Yusuf

  • Penulis: Fahrizal Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rukyatul Hilal Penentuan Syawal di Pasuruan Tidak Terlihat

    Rukyatul Hilal Penentuan Syawal di Pasuruan Tidak Terlihat

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • visibility 1.448
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan  Pengurus Cabang PC Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menggelar rukyatul hilal  di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa) Bangil  Gedung Mabna Abuya Hasan Lantai 10, Sabtu (29/03/2025).Dalam pantauan hilal tidak terlihat Sekretaris Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan M Rusdi, suasana di lokasi Rukyatul hilal terpantau  berawan dan     […]

  • PCNU Pasuruan Berangkatkan Seratus Guru Tugas Safari Pesantren ke 50 Titik

    PCNU Pasuruan Berangkatkan Seratus Guru Tugas Safari Pesantren ke 50 Titik

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan resmi memberangkatkan guru tugas Safari Pesantren di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Senin (16/2/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan dakwah serta pengabdian santri di tengah masyarakat. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menyampaikan bahwa dakwah di masyarakat pada hakikatnya merupakan bentuk pengamalan ilmu […]

  • Lawan Ahlul Fitnah Waljamaah, LTM NU Deklarasi Anti Hoax & Radikalisasi

    • calendar_month Sen, 18 Feb 2019
    • visibility 833
    • 0Komentar

    Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menutup Rakor Kemasjidan & singkronisasi program tahun 2019 dengan deklarasi anti hoax dan radikalisasi, Minggu (17/2/2019) bertempat di rumah makan Pring Kuning, Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Ust. Mundir Muslih berharap agar masyarakat selektif dalam menerima informasi yang beredar, mengingat maraknya berita hoax hingga massifnya penyebaran […]

  • 58 Pemudik Pilih Mudik Balik Gratis Bareng NU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Ming, 16 Jun 2019
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    Sebanyak 58 pemudik memilih ikut Program Mudik Balik Gratis Bareng NU yang dikoordinir oleh Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Mudik balik dari Pasuruan ke Jakarta tersebut diberangkatkan pada hari Sabtu, 15 Juni 2019 bertempat di kantor PCNU Kabupaten Pasuruan. “Disamping Gratis biaya Transportasi, disiapkan konsumsi juga. Bahkan, disiapkan asuransi […]

  • KKN di Pesantren, Ini Cerita Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

    KKN di Pesantren, Ini Cerita Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 24 Sep 2023
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    Rembang, NU PasuruanKuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi antara Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan juga berlokasi di Pondok Pesantren (Ponpes). Yakni di Ponpes Al Ikhlas Kecamatan Rembang, Ponpes Miftahul Ulum Kecamatan Gondangwetan, dan Ponpes Bayt al Hikmah Kota Pasuruan. Perwakilan Kelompok 23 di Ponpes Al-Ikhlas Nur Aida Fitriana […]

  • Sukses, Makesta & Pelantikan PKPT IPNU-IPPNU ITS NU-STAIS Pasuruan Periode 2019-2020

    • calendar_month Rab, 16 Jan 2019
    • visibility 956
    • 0Komentar

    Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) dan Pelantikan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama-Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (PKPT ITS NU-STAIS) Pasuruan, sukses digelar pada hari Senin-Selasa, 14-15 Januari 2019 di Balai Diklat Nurul Qolbu Gondosuli, Puspo kabupaten Pasuruan. Disela-sela sambutan, Ketua Pimpinan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca