Breaking News
light_mode

Panduan Sholat Jumát di Masa PPKM Darurat Covid-19

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
  • visibility 1.060
  • comment 0 komentar

Pasuruan, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerbitkan surat imbauan pelaksanaan Shalat Jumat di masa Pemberlakuan Pembantasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 di Jawa Timur.

Surat tersebut mengacu pada terbitnya surat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur bernomor 952/PW/A.II/L/VI/2021 serta surat Edaran Bupati Pasuruan nomor 100/45/COVID-19/VII/2021.

“Menyadari itu, PCNU Kabupaten Pasuruan mengeluarkan surat imbauan kepada Pengutus MWCNU dan Ranting serta Takmir Masjid se Kabupaten Pasuruan,” ujar Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan KH Saiful Anam Chalim kepada NU Online Jatim, Ahad (04/07/2021).

Ia menjelaskan bahwa PCNU sedang membuat panduan Khutbah Jumat khusus masa PPKM Darurat Covid-19. Sehingga Khutbah yang disampaikan berdurasi maksimal lima menit.

“Naskah sedang edit terakhir. Segera kami sebarkan melalui website dan LTMNU,” imbuh alumni Pondok Pesantren Tebuireng Jombang itu.

Berikut ini tata laksana Shalat Jumat di masa PPKM Darurat Covid-19 yang dikeluarkan PCNU Kabupaten Pasuruan:

1. Khutbah Jumat hanya dibaca yang wajib/rukun saja dan dilakukan sesingkat mungkin. Paling lama lima menit. PCNU membuat panduan teks Jumat singkat.

2. Shalat Jumat dua rakaat membaca surat yang pendek saja, dilaksanakan maksimal lima menit.

3. Shaf jamaah direnggangkan, minimal satu meter (physical distancing).

4. Jamaah Shalat Jumat dipecah menjadi beberapa tempat dan dilaksanakan pada mushala-mushala sehingga konsentrasi massa tidak terpusat pada satu tempat yang menyebabkan kerumunan.

5. Shalat Jumat dilaksanakan dengan minimal 12 orang dan maksimal 20 orang.

6. Untuk menghindari kerumunan, jamaah diimbau untuk melaksanakan wudlu di rumah masing-masing.

7. Selesai Shalat Jumat langsung pulang.

8. Usai Shalat Jumat tidak bersalam-salaman.

9. Karpet masjid digulung dan jamaah diimbau membawa sajadah sendiri.

Sumber: https://jatim.nu.or.id/read/shalat-jumat-di-masa-ppkm-darurat–ini-imbauan-nu-pasuruan

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembangkan Produk Berbasis Potensi Desa, Mahasiswa ITSNU Pasuruan Buat Jamu Daun Mimba

    Kembangkan Produk Berbasis Potensi Desa, Mahasiswa ITSNU Pasuruan Buat Jamu Daun Mimba

    • calendar_month Sen, 7 Feb 2022
    • visibility 1.167
    • 0Komentar

    Kelompok 6 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan berhasil mengembangkan inovasi produk berbasis potensi desa di Desa Jatirejo Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Yakni membuat ‘Jamu Instan Intaran’ yang terbuat dari Daun Mimba. Koordinator Tim Pembuatan Jamu Hasanah menyampaikan, potensi Pohon Mimba di Desa Jatirejo belum secara maksimal dimanfaatkan. […]

  • Muharram, NU Pasuruan Gelar Seminar Edukasi Bahaya Narkoba

    Muharram, NU Pasuruan Gelar Seminar Edukasi Bahaya Narkoba

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2024
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar seminar  edukasi bahaya narkoba di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/07/2024). KH Imron Mutamakkin menghimbau kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk tidak mengkonsumsi narkoba atau obat obatan terlarang karena dapat merusak otak dan pikiran. ” Dulu sasaran narkoba adalah orang orang pekerja keras namun […]

  • Jaga Kualitas Ibadah Ramadhan & Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Bagi 13.363 Masker

    Jaga Kualitas Ibadah Ramadhan & Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Bagi 13.363 Masker

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2020
    • visibility 954
    • 0Komentar

    Pandemi covid-19 yang belum jelas kapan berakhirnya, mengakibatkan dampak yang sangat signifikan dalam kehidupan masyarakat. Baik dalam bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan bahkan kegiatan keagamaan. Terutama kegiatan keagamaan dalam bulan suci Ramadhan. Demi mendukung kekhusukan dengan tetap adanya upaya pencegahan Covid-19 di Wilayah PCNU Kabupaten Pasuruan, selain sudah mengeluarkan pedoman beribadah di bulan ramadhan di tengah […]

  • Resmi Dilantik, Pergunu Pasuruan Diminta Jadi Teladan dan Perjuangkan Hak Guru

    Resmi Dilantik, Pergunu Pasuruan Diminta Jadi Teladan dan Perjuangkan Hak Guru

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • visibility 901
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Pasuruan masa khidmat 2021-2026 resmi dilantik di Aula KH Ahmad Jufri Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Jl Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Senin (28/02/2022). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyampaikan, selamat dan sukses untuk pengurus Pergunu. Ia juga mengingatkan, bahwa peran […]

  • Gerakan Santri Menanam, Kolaborasi Pemerintah dengan PCNU Kab. Pasuruan dan Bangil

    Gerakan Santri Menanam, Kolaborasi Pemerintah dengan PCNU Kab. Pasuruan dan Bangil

    • calendar_month Jum, 31 Des 2021
    • visibility 667
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPemerintah Kabupaten Pasuruan berkolaborasi dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan dan Bangil untuk ‘Gerakan Santri Menanam’. Kegiatan itu dilaunching di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Budidaya Ternak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, Kamis (30/12/2021). Bupati Pasuruan H Irsyad Yusuf, merasa yakin gerakan itu akan sukses. Musabbabnya, berkolaborasi […]

  • Isra’ Mi’raj & Ekspresi Iman Imam al-Bushiriy

    Isra’ Mi’raj & Ekspresi Iman Imam al-Bushiriy

    • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
    • visibility 797
    • 0Komentar

    14 Abad yang lalu, Rasulullah pernah melakukan perjalanan yang dahsyat, yang secara logika berpikir tidak masuk akal, yakni perjalanan dari Masjid al-Haram di Mekah menuju Masjid al-Aqsha di Palestina, tidak lebih dari satu kedipan mata. Padahal, dengan transportasi yang ada saat itu, menunggang Unta misalnya, diperlukan waktu selama 40 hari. Bahkan hingga saat ini, pun […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca