Breaking News
light_mode

Pesantren, Tempat Mencari dan Belajar Hidup Berkah

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
  • visibility 939
  • comment 0 komentar

Salah satu nilai pendidikan yang dirasaakan masyarakat bumi nusantara sejak dahulu kala adalah nikmat mengetahui ajaran agama. Sistem pengajaran yang diawali dengan berkumpul di masjid, langgar dan pesantren ini merupakan sistem pendidikan yang telah lama berkembang hingga berabad-abad sebelum ada sistem klasikal seperti sekarang.

Pendidikan Islam di nusantara digalakkan oleh para wali dengan membangun asrama dan surau-surau. Seperti halnya Sunan Ampel telah mendirikan lembaga pendidikan Islam sebagai tempat ngelmu atau ngaos pemuda Islam. Diantara mereka ada Sunan Giri yang telah ngelmu kepada Sunan Ampel dan kemudian Sunan Giri mendirikan lembaga pendidikan Islam di Giri (Gresik).

Wali songo secara pelan-pelan merubah tata nilai yang ada di masyarakat dengan nilai-nilai Islam. Masyarakat pribumi yang sangat kental dengan kepercayaan paganisme, dengan proses akulturasi antara budaya dan agama Islam berhasil mengantarkan penyebaran Islam.

Pendidikan dari lembaga pesantren inilah menjadi bentuk penyebaran Islam di tanah Jawa. Pengajian dengan mengakomodasi tradisi dimasyarakat setempat menjadi strategi yang ampuh dalam penyebaran Islam. Itu tak lain karena di pesantren lah ada istilah barokah.

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُواْ وَاتَّقَواْ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ

Jikalau sekiranya penduduk desa / negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami anugerahkan kepada (kehidupan) mereka barokah dari langit dan bumi. (QS AI-A’rof ayat 96)

Kita patut bangga lantaran masih banyak pelajar yang berkenan untuk sekolah di pesantren. Tidak hanya ilmu pengetahuan yang diraih, juga selama di pesantren akan mendapat tempaan hidup dan berkah dari para ulama dan kiai. Hal ini disampaikan oleh Gus Mujib, sapaan akrabnya KH Mujib Imron saat memberikan ceramah dalam majelis pengajiannya.

Para wali santri harus bersyukur lantaran anak-anak mau sekolah sekaligus mondok di pesantren, karena tidak sedikit, anak-anak kita yang enggan mondok lantaran dianggap sebagai orang desa dan ketinggalan zaman. Padahal ini adalah peninggalan terbaik Wali Songo

Kendati demikian, tempaan selama di pesantren serta keberkahan dari para kiai, ulama dan ustadz pesantren tidak akan berguna kalau tidak diimbangi dengan kemauan yang tulus dari para pelajar. Hal ini sangat bergantung kepada santri, apakah mau berproses dengan baik dan berhidmah. “Pendidikan Khidmah atau pendidikan pengabdian Lebih maksimal hanya ada di Pondok Pesantren”. tambah Gus Mujib

Beliau menegaskan bahwa keberkahan itu hanya bisa diperoleh dengan khidmah / pengabdian, hal ini Sesuai dengan maqolah yang umum di pesantren

العلم بالتعلم والنفع بالرضى و البركة بالخدمة

Ilmu dapat diraih dengan belajar. Kemanfaatan dapat diraih dengan ridha guru, dan barokah dapat diraih dengan khidmah (mengabdi pada guru)

ثبات العلم بالمذاكرة وبركته بالخدمة ونفعه برضا الشيخ

Melekatnya ilmu dapat diperoleh dengan sering muthola’ah,dan Barokah nya dapat diraih dengan berkhidmah, sedangkan manfaat bisa di dapatkan dengan ridho sang guru

Maka bisa kita ambil hikmah dari penjelasan Gus Mujib bahwa dunia pendidikan haruslah ada yang namanya khidmah, yang mana pelajar, atau santri tidak cukup hanya belajar yang rajin. Akan tetapi harus berkhidmah kepada guru, ust dan kiai untuk bisa / dapat meraih keberkahan ilmu pengetahuan dan diberikan keselamatan didunia dan akhirat kelak.

Pesantren telah memberikan tempaan yang demikian serius agar para pelajar dan santri dapat beradaptasi dan berguna bagi masyarakat setempat. Sejumlah kegiatan dan keterampilan juga diajarkan oleh para pengurus dan pengasuh agar nanti para santri bisa berkiprah di masyarakat.

Tempaan selama di pesantren inilah yang akhirnya membuat para santri menjadi generasi unggul. Saat teman sebaya terjerumus dengan minuman keras, pergaulan bebas, kondisi lingkungan yang tidak mendukung dan perilaku negatif lainnya, santri semakin asyik dengan pendalaman agama dan keterampilan

Kita harus berus bersyukur betapa nikmatnya ditakdirkan bisa belajar di Pesantren, Ini semua tak lain karena Para Wali dahulu sudah menanam dasar-dasar nilai pendidikan Islam yang matang.

lahumul fatikhah.

Penulis: M Najich Syamsuddini, Alumni Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang dan tinggal di Pasuruan

Editor: Muhajirin Yusuf

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 7

    Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 7

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • visibility 1.154
    • 0Komentar

    E-Buletin An-Nahdliyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan edisi 7 di tahun 2023 mengambil tema “Tasyakuran Juara NU Award Jatim dan Ramadhan NU Pasuruan”. Daftar isi e-buletin edisi 7 di tahun 2023: E-Buletin An-Nahdliyah dikelola oleh Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) PCNU Kabupaten Pasuruan. Terima Kasih. M Fauzan Imron, Pemimpin Redaksi.

  • Isra’ Mi’raj: Mukjizat Agung dan Peneguhan Kewajiban Shalat

    Isra’ Mi’raj: Mukjizat Agung dan Peneguhan Kewajiban Shalat

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • visibility 638
    • 0Komentar

    Isra’ Mi’raj merupakan salah satu peristiwa besar dalam sejarah Islam yang wajib diyakini oleh setiap Muslim. Perjalanan agung ini membawa Nabi Muhammad saw dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina, kemudian dilanjutkan ke langit-langit tertinggi hingga mencapai Sidratul Muntaha dalam satu malam yang sama. Semuanya itu merupakan bukti kebesaran Allah swt dan […]

  • Kesadaran Masyarakat Menurun, Satgas NU Kab. Pasuruan Sosialisasi Prokes di Beberapa Pasar Tradisional

    Kesadaran Masyarakat Menurun, Satgas NU Kab. Pasuruan Sosialisasi Prokes di Beberapa Pasar Tradisional

    • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
    • visibility 923
    • 0Komentar

    Jelang tahun baru dan dalam situasi pandemi Covid-19, dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap disiplin protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Pasuruan, Tim Satgas NU peduli Covid 19 Kabupaten Pasuruan terus melakukan sosialisasi dengan Car of Covid 19 (COC) di beberapa Pasar di kabupaten Pasuruan. Kamis, 31 Desember 2020. Kali ini, 20 […]

  • Safari Ramadhan ke-6: KH. Imron Mutamakkin Ajak Ranting & MWC NU Lawan Radikalisme

    Safari Ramadhan ke-6: KH. Imron Mutamakkin Ajak Ranting & MWC NU Lawan Radikalisme

    • calendar_month Sel, 29 Mei 2018
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    Maraknya penyebaran faham Radikalisme, khususnya Radikalisme Agama yang merusak citra Islam, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengajak masyarakat, Pengurus Ranting, dan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU untuk mempersempit dan melawan penyebarannya dengan istiqomah menggadakan kegiatan-kegiatan Tradisi yang dimiliki oleh Nahdlatul Ulama.

  • GP Ansor NU Kabupaten Pasuruan Lestarikan Tradisi Sowan Kiai Saat Idul Fitri

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2019
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Pasuruan, lestarikan tradisi berkeliling untuk sowan untuk ngalap barakah kepada kiai-kiai sepuh dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan di bulan idul fitri, Jum’at (14/06/2019). Sekitar 8 mobil yang membawa rombongan ansor dan belasan lainnya menaiki motor. “Kita keliling agenda rutin setiap tahun dalam rangka […]

  • Melalui Istighosah Rutin Jum’at Legi, KH. Imron Mutamakkin Berpesan Agar Menggunakan Akhlak Ketika Mengkritik

    • calendar_month Ming, 9 Des 2018
    • visibility 755
    • 0Komentar

    Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin, berharap agar masyarakat dalam menyampaikan kritik yang bersifat membangun dan dalam menyampaikan kritik tersebut disertai dengan Akhlak. Mengkritik boleh, tapi kritik yang membangun. Dan disampaikan dengan Akhlakul Karimah”, disampaikan dalam Istighotsah Rutin Jum’at Legi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan di Masjid Baitul Muttaqin MWC NU […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca