Breaking News
light_mode

Pesantren, Tempat Mencari dan Belajar Hidup Berkah

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
  • visibility 988
  • comment 0 komentar

Salah satu nilai pendidikan yang dirasaakan masyarakat bumi nusantara sejak dahulu kala adalah nikmat mengetahui ajaran agama. Sistem pengajaran yang diawali dengan berkumpul di masjid, langgar dan pesantren ini merupakan sistem pendidikan yang telah lama berkembang hingga berabad-abad sebelum ada sistem klasikal seperti sekarang.

Pendidikan Islam di nusantara digalakkan oleh para wali dengan membangun asrama dan surau-surau. Seperti halnya Sunan Ampel telah mendirikan lembaga pendidikan Islam sebagai tempat ngelmu atau ngaos pemuda Islam. Diantara mereka ada Sunan Giri yang telah ngelmu kepada Sunan Ampel dan kemudian Sunan Giri mendirikan lembaga pendidikan Islam di Giri (Gresik).

Wali songo secara pelan-pelan merubah tata nilai yang ada di masyarakat dengan nilai-nilai Islam. Masyarakat pribumi yang sangat kental dengan kepercayaan paganisme, dengan proses akulturasi antara budaya dan agama Islam berhasil mengantarkan penyebaran Islam.

Pendidikan dari lembaga pesantren inilah menjadi bentuk penyebaran Islam di tanah Jawa. Pengajian dengan mengakomodasi tradisi dimasyarakat setempat menjadi strategi yang ampuh dalam penyebaran Islam. Itu tak lain karena di pesantren lah ada istilah barokah.

ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุฃูŽู†ูŽู‘ ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุฑูŽู‰ ุขู…ูŽู†ููˆุงู’ ูˆูŽุงุชูŽู‘ู‚ูŽูˆุงู’ ู„ูŽููŽุชูŽุญู’ู†ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู… ุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชู ู…ูู‘ู†ูŽ ุงู„ุณูŽู‘ู…ูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ุฃุฑู’ุถู

Jikalau sekiranya penduduk desa / negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami anugerahkan kepada (kehidupan) mereka barokah dari langit dan bumi. (QS AI-A’rof ayat 96)

Kita patut bangga lantaran masih banyak pelajar yang berkenan untuk sekolah di pesantren. Tidak hanya ilmu pengetahuan yang diraih, juga selama di pesantren akan mendapat tempaan hidup dan berkah dari para ulama dan kiai. Hal ini disampaikan oleh Gus Mujib, sapaan akrabnya KH Mujib Imron saat memberikan ceramah dalam majelis pengajiannya.

Para wali santri harus bersyukur lantaran anak-anak mau sekolah sekaligus mondok di pesantren, karena tidak sedikit, anak-anak kita yang enggan mondok lantaran dianggap sebagai orang desa dan ketinggalan zaman. Padahal ini adalah peninggalan terbaik Wali Songo

Kendati demikian, tempaan selama di pesantren serta keberkahan dari para kiai, ulama dan ustadz pesantren tidak akan berguna kalau tidak diimbangi dengan kemauan yang tulus dari para pelajar. Hal ini sangat bergantung kepada santri, apakah mau berproses dengan baik dan berhidmah. “Pendidikan Khidmah atau pendidikan pengabdian Lebih maksimal hanya ada di Pondok Pesantren”. tambah Gus Mujib

Beliau menegaskan bahwa keberkahan itu hanya bisa diperoleh dengan khidmah / pengabdian, hal ini Sesuai dengan maqolah yang umum di pesantren

ุงู„ุนู„ู… ุจุงู„ุชุนู„ู… ูˆุงู„ู†ูุน ุจุงู„ุฑุถู‰ ูˆ ุงู„ุจุฑูƒุฉ ุจุงู„ุฎุฏู…ุฉ

Ilmu dapat diraih dengan belajar. Kemanfaatan dapat diraih dengan ridha guru, dan barokah dapat diraih dengan khidmah (mengabdi pada guru)

ุซุจุงุช ุงู„ุนู„ู… ุจุงู„ู…ุฐุงูƒุฑุฉ ูˆุจุฑูƒุชู‡ ุจุงู„ุฎุฏู…ุฉ ูˆู†ูุนู‡ ุจุฑุถุง ุงู„ุดูŠุฎ

Melekatnya ilmu dapat diperoleh dengan sering muthola’ah,dan Barokah nya dapat diraih dengan berkhidmah, sedangkan manfaat bisa di dapatkan dengan ridho sang guru

Maka bisa kita ambil hikmah dari penjelasan Gus Mujib bahwa dunia pendidikan haruslah ada yang namanya khidmah, yang mana pelajar, atau santri tidak cukup hanya belajar yang rajin. Akan tetapi harus berkhidmah kepada guru, ust dan kiai untuk bisa / dapat meraih keberkahan ilmu pengetahuan dan diberikan keselamatan didunia dan akhirat kelak.

Pesantren telah memberikan tempaan yang demikian serius agar para pelajar dan santri dapat beradaptasi dan berguna bagi masyarakat setempat. Sejumlah kegiatan dan keterampilan juga diajarkan oleh para pengurus dan pengasuh agar nanti para santri bisa berkiprah di masyarakat.

Tempaan selama di pesantren inilah yang akhirnya membuat para santri menjadi generasi unggul. Saat teman sebaya terjerumus dengan minuman keras, pergaulan bebas, kondisi lingkungan yang tidak mendukung dan perilaku negatif lainnya, santri semakin asyik dengan pendalaman agama dan keterampilan

Kita harus berus bersyukur betapa nikmatnya ditakdirkan bisa belajar di Pesantren, Ini semua tak lain karena Para Wali dahulu sudah menanam dasar-dasar nilai pendidikan Islam yang matang.

lahumul fatikhah.

Penulis:ย M Najich Syamsuddini, Alumni Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang dan tinggal di Pasuruan

Editor: Muhajirin Yusuf

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Wasbang, LPBHNU Jelaskan Cara Menjadi Advokat

    Gelar Wasbang, LPBHNU Jelaskan Cara Menjadi Advokat

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2024
    • visibility 995
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Bantuan Penyuluhan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Kabupaten Pasuruan menggelar wawasan kebangsaan di MI Azzahra, Kelurahan Petahunan, Kota Pasuruan, Sabtu (4/05/2024). Sekertaris PC LPBHNU Kabupaten Pasuruan M Fathur Rozi mengatakan bahwasanya salah satu syarat menjadi advokat adalah mengikuti proses di organisasi salah satunya di LPBHNU. “Banyak sekali tahapan tahapan […]

  • Anggota Banser Rejoso Korban Kecelakaan saat Bertugas dapat Santunan Lazisnu

    Anggota Banser Rejoso Korban Kecelakaan saat Bertugas dapat Santunan Lazisnu

    • calendar_month Rab, 19 Mei 2021
    • visibility 1.201
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan memberikan santunan kepada anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang mengalami kecelakaan ketika bertugas mengamankan jalan saat lebaran, Sabtu (15/5/2021). Ketua PC LAZISNU Kabupaten Pasuruan Muhammad Nawawi, segera bergerak ketika mengetahui kabar duka itu untuk segera memberikan santunan. “Alhamdulillah, senin […]

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Sosialisasi Sertifikasi Halal

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Sosialisasi Sertifikasi Halal

    • calendar_month Rab, 20 Sep 2023
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Universitas Nahdaltul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin menggelar sosialisasi dan pelatihan sertifikasi halal di Aula SMA Syarif Hidayatullah, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (5/8/2023). Nurul Azimah selaku pemateri menjelaskan bahwa dengan adanya sertifikasi halal produk-produk yang dijual bisa meyakinkan konsumen sekaligus memperluas pasar. […]

  • MANDIRMATHO Hanya Gunakan Kitab Kuning sebagai Literasinya

    • calendar_month Ming, 16 Des 2018
    • visibility 1.261
    • 0Komentar

    KH. Abd. Syakur, Wakil Ketua Bidang Madin PC LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa sebutan Hududul Funun mulai tahun pelajaran 1440 hijriyah diubah menjadi Manhaj Al Dirosah Madin Wustho yang disingkat MANDIRMATHO. “Mulai tahun pelajaran 1440 hijriyah, hududul funun diubah menjadi manhaj al dirosah dan tinggal merefleksikan 5 (lima) tahun ke depan,” tuturnya dalam […]

  • Cegah Banjir, Banser Satkoryon Sidogiri & Wonorejo Bersihkan Sungai Selowongko

    • calendar_month Sen, 11 Feb 2019
    • visibility 926
    • 0Komentar

    Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) Sidogiri dan Wonorejo gelar Bakti Sosial Normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Selowongko, Minggu (10/2) di kompleks Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini Pasuruan. Berdasarkan data yang terhimpun, kegiatan tersebut diikuti oleh 60 Banser yang terbagi di beberapa titik tempat saluran air sungai. Pada pembukaan apel, Kepala Satuan Markas (Kasatma) […]

  • Safari Ramadhan ke-7: KH. Muzakki Birrul Alim Ungkap Keberkahan Jamiyyah Nahdlatul Ulama

    Safari Ramadhan ke-7: KH. Muzakki Birrul Alim Ungkap Keberkahan Jamiyyah Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Sel, 29 Mei 2018
    • visibility 861
    • 0Komentar

    Dalam upaya menguatkan khidmat terhadap Jamiyyah Nahdlatul Ulama (NU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menjelaskan keberkahan menjadi warga Nahdliyin dan menjadi Pengurus NU.

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca