Breaking News
light_mode

Pesantren, Tempat Mencari dan Belajar Hidup Berkah

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
  • visibility 931
  • comment 0 komentar

Salah satu nilai pendidikan yang dirasaakan masyarakat bumi nusantara sejak dahulu kala adalah nikmat mengetahui ajaran agama. Sistem pengajaran yang diawali dengan berkumpul di masjid, langgar dan pesantren ini merupakan sistem pendidikan yang telah lama berkembang hingga berabad-abad sebelum ada sistem klasikal seperti sekarang.

Pendidikan Islam di nusantara digalakkan oleh para wali dengan membangun asrama dan surau-surau. Seperti halnya Sunan Ampel telah mendirikan lembaga pendidikan Islam sebagai tempat ngelmu atau ngaos pemuda Islam. Diantara mereka ada Sunan Giri yang telah ngelmu kepada Sunan Ampel dan kemudian Sunan Giri mendirikan lembaga pendidikan Islam di Giri (Gresik).

Wali songo secara pelan-pelan merubah tata nilai yang ada di masyarakat dengan nilai-nilai Islam. Masyarakat pribumi yang sangat kental dengan kepercayaan paganisme, dengan proses akulturasi antara budaya dan agama Islam berhasil mengantarkan penyebaran Islam.

Pendidikan dari lembaga pesantren inilah menjadi bentuk penyebaran Islam di tanah Jawa. Pengajian dengan mengakomodasi tradisi dimasyarakat setempat menjadi strategi yang ampuh dalam penyebaran Islam. Itu tak lain karena di pesantren lah ada istilah barokah.

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُواْ وَاتَّقَواْ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ

Jikalau sekiranya penduduk desa / negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami anugerahkan kepada (kehidupan) mereka barokah dari langit dan bumi. (QS AI-A’rof ayat 96)

Kita patut bangga lantaran masih banyak pelajar yang berkenan untuk sekolah di pesantren. Tidak hanya ilmu pengetahuan yang diraih, juga selama di pesantren akan mendapat tempaan hidup dan berkah dari para ulama dan kiai. Hal ini disampaikan oleh Gus Mujib, sapaan akrabnya KH Mujib Imron saat memberikan ceramah dalam majelis pengajiannya.

Para wali santri harus bersyukur lantaran anak-anak mau sekolah sekaligus mondok di pesantren, karena tidak sedikit, anak-anak kita yang enggan mondok lantaran dianggap sebagai orang desa dan ketinggalan zaman. Padahal ini adalah peninggalan terbaik Wali Songo

Kendati demikian, tempaan selama di pesantren serta keberkahan dari para kiai, ulama dan ustadz pesantren tidak akan berguna kalau tidak diimbangi dengan kemauan yang tulus dari para pelajar. Hal ini sangat bergantung kepada santri, apakah mau berproses dengan baik dan berhidmah. “Pendidikan Khidmah atau pendidikan pengabdian Lebih maksimal hanya ada di Pondok Pesantren”. tambah Gus Mujib

Beliau menegaskan bahwa keberkahan itu hanya bisa diperoleh dengan khidmah / pengabdian, hal ini Sesuai dengan maqolah yang umum di pesantren

العلم بالتعلم والنفع بالرضى و البركة بالخدمة

Ilmu dapat diraih dengan belajar. Kemanfaatan dapat diraih dengan ridha guru, dan barokah dapat diraih dengan khidmah (mengabdi pada guru)

ثبات العلم بالمذاكرة وبركته بالخدمة ونفعه برضا الشيخ

Melekatnya ilmu dapat diperoleh dengan sering muthola’ah,dan Barokah nya dapat diraih dengan berkhidmah, sedangkan manfaat bisa di dapatkan dengan ridho sang guru

Maka bisa kita ambil hikmah dari penjelasan Gus Mujib bahwa dunia pendidikan haruslah ada yang namanya khidmah, yang mana pelajar, atau santri tidak cukup hanya belajar yang rajin. Akan tetapi harus berkhidmah kepada guru, ust dan kiai untuk bisa / dapat meraih keberkahan ilmu pengetahuan dan diberikan keselamatan didunia dan akhirat kelak.

Pesantren telah memberikan tempaan yang demikian serius agar para pelajar dan santri dapat beradaptasi dan berguna bagi masyarakat setempat. Sejumlah kegiatan dan keterampilan juga diajarkan oleh para pengurus dan pengasuh agar nanti para santri bisa berkiprah di masyarakat.

Tempaan selama di pesantren inilah yang akhirnya membuat para santri menjadi generasi unggul. Saat teman sebaya terjerumus dengan minuman keras, pergaulan bebas, kondisi lingkungan yang tidak mendukung dan perilaku negatif lainnya, santri semakin asyik dengan pendalaman agama dan keterampilan

Kita harus berus bersyukur betapa nikmatnya ditakdirkan bisa belajar di Pesantren, Ini semua tak lain karena Para Wali dahulu sudah menanam dasar-dasar nilai pendidikan Islam yang matang.

lahumul fatikhah.

Penulis: M Najich Syamsuddini, Alumni Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang dan tinggal di Pasuruan

Editor: Muhajirin Yusuf

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harlah ke-75, Khidmat Muslimat untuk Indonesia Berdaulat dan Sejahtera

    Harlah ke-75, Khidmat Muslimat untuk Indonesia Berdaulat dan Sejahtera

    • calendar_month Kam, 1 Apr 2021
    • visibility 1.153
    • 0Komentar

    nupasuruan.or.id – Ketua Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Hj. Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan kiprah dan landasan perjuangan organisasi demi Khidmat Muslimat untuk Indonesia Berdaulat dan Sejahtera. “Semoga perjuangan mengabdi pada agama dan bangsa mendapat keberkahan dari Allah dan semoga mendapat keberkahan dari para Ulama. Allah SWT berfirman dalam surat At-Taubah ayat 41. Artinya, berangkatlah kamu, […]

  • KH. Muzakki Birrul Alim: Warga Nahdliyin Masuk Surga Bersama Mbah Hasyim

    KH. Muzakki Birrul Alim: Warga Nahdliyin Masuk Surga Bersama Mbah Hasyim

    • calendar_month Rab, 30 Mei 2018
    • visibility 700
    • 0Komentar

    Di Akhirat nanti, Rombongan Warga dan Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) akan didampingi seorang “lawyer” (baca: Pembela, Pengacara) yang hebat, sehingga warga Nahdliyin dapat memasuki Surga-Nya Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT).

  • KIYAI MAIMUN PANTAS PAGI INI KABAH DIGUYUR HUJAN, Doa & Puisi Gus Haidar Hafeez

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • visibility 998
    • 0Komentar

    KIYAI MAIMUN PANTAS PAGI INI KABAH DIGUYUR HUJAN (Haidar Hafeez) . . Hujan Kau kabarkan padaku Subuh ini telah berpulang Kiyai Maimun Zuber Labaik Allah Huma labaik Mbah Maimun Engkau hadir Penuhi panggilan tuhan Bukan hanya jiwa Tetapi ragamu juga hadir Penuhi panggilan tuhan Demi labaik Allah Mbah Mun Bukan hanya santri Dihadapan kabah Langit […]

  • Haralah ke 90 Ansor, Kiai Imron : Kader Ansor Harus Memberikan Contoh Kepada Anak

    Haralah ke 90 Ansor, Kiai Imron : Kader Ansor Harus Memberikan Contoh Kepada Anak

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • visibility 799
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pada momentum Hari Lahir (Harlah) ke 90 Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya kader kader Ansor harus bisa memberikan dan menjadi contoh karakter yang baik kepada anak anaknya. “Pendidikan dasar karekter anak anak kita adalah melihat keseharian orang tuanya,” ujarnya pada […]

  • RAPINWIL II IPNU Jatim, Gus Mujib Ajak Pelajar Jadi Kassyajarotin Thoyyibatin

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2019
    • visibility 908
    • 0Komentar

    Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Timur sukses gelar Rapat Pimpinan Wilayah (RAPINWIL) II pada hari Sabtu-Minggu, 11-12 Mei 2019 di Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini Pasuruan. Kegiatan yang bertajuk “Transformasi Pelajar Menyongsong Era Sociaty 5.0” ini dihadiri oleh tokoh-tokoh NU diantaranya Ketua Pimpinan Pusat IPNU rekan Aswandi Jailani, Dr. Mufarrihul Hazin Sekretaris […]

  • Tingkatkan Kapasitas, PCNU Pasuruan Gelar Diklat Protokol

    Tingkatkan Kapasitas, PCNU Pasuruan Gelar Diklat Protokol

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Diklat Protokol di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu- Ahad (5-6/10/2024). Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan M Subadar mengatakan tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) Nahdlatul Ulama (NU) agar lebih paham dalam menyusun acara, menjadi Master of Ceremony (MC), ajudan dan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca