Breaking News
light_mode

Puncak Satu Abad NU Pasuruan, KH Imron Mutamakkin Ajak Warga NU Jaga Kekompakan dan Warisan Perjuangan

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
  • visibility 144
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Puncak peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) Pasuruan berlangsung khidmat di area Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan bersama Majelis Syubanul Muslimin, dan dihadiri ribuan warga nahdliyin dari berbagai wilayah.


Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan kesolidan seluruh unsur NU dalam melanjutkan perjuangan para pendiri organisasi.


“NU lahir di Pasuruan sekitar tahun 1307 H atau 1928 M, dan hingga kini alhamdulillah tetap hadir di tengah masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan,” ujarnya.


Beliau menyampaikan rasa syukur atas peran aktif NU di berbagai sektor, terutama dalam bidang sosial dan pendampingan masyarakat.“Keterlibatan kita di tengah masyarakat adalah bentuk istikamah dalam menjalankan jalan yang telah ditetapkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tuturnya.


Lebih lanjut, Gus Ipong menjelaskan bahwa NU Pasuruan terus mengembangkan peran strategisnya, termasuk dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.


“Insyaallah dalam waktu dekat, operasional Rumah Sakit Nahdlatul Ulama akan segera berjalan. Dalam bidang ekonomi pun terus kita upayakan penguatan, meski masih ada beberapa kendala,” ungkapnya.


Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penguatan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) NU sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai persoalan umat.“Kita berharap NU ke depan terus bisa berdebar, hidup, dan hadir di tengah masyarakat,” tambahnya.


Dirinya juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam merawat dan membesarkan NU di Pasuruan.“Semua capaian ini berkat kekompakan para tokoh, pengurus, dan warga NU. Tanpa kekompakan, mustahil NU bisa hadir dan diterima di tengah masyarakat,” tegasnya.


Beliau kemudian mengingatkan agar semangat perjuangan dan kebesaran NU terus diwariskan kepada generasi penerus.


“Kita menerima warisan besar dari para pendahulu. Jangan sampai warisan itu hanya tinggal nama. NU tidak akan hilang, tidak akan lemah, kecuali kalau kita sendiri yang melemahkannya,” pesannya.
Di akhir sambutan, Gus ipong menengaskan menekankan pentingnya peran ilmu dan santri bagi masa depan bangsa.


“Peranan santri sudah nyata, baik dalam kehidupan bernegara maupun bermasyarakat. Untuk ke depan, semua itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.


Beliau menutup dengan doa agar peringatan satu abad NU membawa keberkahan dan rahmat bagi masyarakat Pasuruan.


“Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya sebagaimana hujan yang menyuburkan bumi, menghidupkan Aswaja, menguatkan NU, dan menyejahterakan masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan Ansor, Diwarnai  MoU Kuliah Gratis Dengan Perguruan Tinggi di Pasuruan 

    Pelantikan Ansor, Diwarnai  MoU Kuliah Gratis Dengan Perguruan Tinggi di Pasuruan 

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan masa khidmah 2024-2028 resmi dilantik di halaman perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (23/02/2025). Dalam pelantikan tersebut PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) Bersama Universitas Nahdlatul Ulama UNU Pasuruan dan Universitas Yudartha Pasuruan  Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan Abdul […]

  • Divisitasi, ITSNU Pasuruan Layak Menjadi UNU Pasuruan

    Divisitasi, ITSNU Pasuruan Layak Menjadi UNU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Perubahan Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan menjadi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). “Jumat-Sabtu lalu (7-8/7/2023), sudah dilaksanakan visitasi dan evaluasi secara luring. Alhamdulillah berjalan lancar,” ujar Muhammad Muhlis selaku Koordinator Tim Percepatan UNU Pasuruan kepada NU […]

  • Jaga Tradisi & Identitas Masjid NU, LTM PCNU Kab. Pasuruan dan Bangil Siapkan 1700 Piagam

    Jaga Tradisi & Identitas Masjid NU, LTM PCNU Kab. Pasuruan dan Bangil Siapkan 1700 Piagam

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2020
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Dalam upaya memberikan apresiasi dan memperkuat identitas Masjid Nahdliyin, Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan melaunching Piagam Masjid Nahdliyin. Sebanyak 1200 Piagam untuk wilayah LTM PCNU Kabupaten Pasuruan dan 500 Piagam untuk wilayah LTM PCNU Bangil telah disiapkan. “Sebagai penguat identitas lembaga yang selama ini dengan istiqoma dan konsisten mengamalkan, melestarikan […]

  • Ngaos Ramadhan : Kajian Puasa dan Zakat untuk Tingkatkan Ketakwaan

    Ngaos Ramadhan : Kajian Puasa dan Zakat untuk Tingkatkan Ketakwaan

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • visibility 656
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Badan Otonom (Banom) Perempuan Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan, yang terdiri dari PC Muslimat NU,Fatayat NU, dan IPPNU Kabupaten Pasuruan, menggelar kegiatan Ngaos Ramadhan Jilid 1 dengan tema ‘Kajian Puasa dan Zakat’. Sebanyak 255 peserta mengikuti acara ini dengan penuh antusiasme di Aula Banom Perempuan Kabupaten Pasuruan pada Ahad (9/04/2025). Dalam kajian tersebut, […]

  • Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Merespon viralnya sebuah video azan yang menyelipkan lafaz ‘hayya alal jihad’, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyatakan bahwa hal tersebut tidak dibenarkan dalam hukum agama Islam. “Rasulullah berkali-kali berjihad. Tidak pernah sekalipun ada riwayat, yang (menunjukkan Rasulullah) merubah hayya alas sholah menjadi hayya alal jihad,” tegas KH. Muhib Aman Aly, selaku Katib Syuriah, […]

  • 3 Nasihat Mbah Moen untuk Warga dan Pengurus Nahdlatul Ulama

    3 Nasihat Mbah Moen untuk Warga dan Pengurus Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Ming, 20 Des 2020
    • visibility 1.257
    • 0Komentar

    Melalui searching di google, cukup mudah untuk mencari kata mutiara atau nasihat dari KH Maimoen Zubaer di dunia maya. Hanya saja, belum ada yang menyajikan secara khusus nasihat-nasihat Mbah Moen kaitannya dengan Nahdlatul Ulama. Sehingga dalam tulisan ini, akan menampilkan beberapa pesan Mbah Moen untuk warga dan pengurus Nahdlatul Ulama (NU). Pesan Mbah Moen yang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca