Breaking News
light_mode

Stapa Center Ingatkan “Tanggung Jawab Para Juara” Dewi Youth Fest

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
  • visibility 1.045
  • comment 0 komentar

Bangil, NU Pasuruan

Lengkap sudah tahapan gelaran Festival Desa Wisata kerjasama antara Stapa Center, Dinas pariwisata, Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Forkompokdarwis kabupaten Pasuruan dari 8 hingga 16 Juni 2023.

Malam Anugerah Apresiasi Pasuruan Maslahat menjadi puncak dari gelaran ini. 3 perwakilan desa wisata menaiki panggung dan menerima trophy juara yang diserahkan oleh Bupati Pasuruan Dr. HM. Irsyad Yusuf, SE., M.MA bersama wakil Bupati KH. Mujib Imron, SH., MH. Kegiatan dipusatkan di Graha Maslahat, Kompleks Perkantoran Pemkab setempat, Kecamatan Bangil, Jumat (16/6/2023).

3 Desa penerima apresiasi ini adalah Desa Wisata Sukolelo dengan katagore Swadaya, Desa Wisata Cendono pada katagori Kolaboratif dan Desa Wisata Wonosunyo dengan katagori Digital Inovatif.

Sebenarnya ada 3 desa lain yang mendapatkan apresiasi dengan predikat terbaik kedua, namun apresiasi tidak dapat disampaikan di panggung karena keterbatasan waktu. 3 Desa terbaik kedua tersebut adalah desa Gerbo kecamatan Purwodadi, desa Tambaksari kecamatan Purwosari dan desa Pleret kecamatan Pohjentrek.

Ditemui di sela acara Jauharul Lutfi, Wakil Direktur Stapa Center menyampaikan selamat kepada para juara namun juga mengingatkan bahwa gelar juara dan apresiasi ini memiliki tanggung jawab.

“Desa Wisata yang mendapatkan apresiasi harus mampu mempertahankan dan meningkatkan kulitas desa wisata yang mereka kelola, baik daya tarik wisatanya, sarana pendukung dan terutama SDM pengelolanya, jika tidak ya akan terjadi down grade atau penurunan kualitas”, terang Lutfi

Ketua Asosiasi Pegiat Desa Indonesia (APDI) Kabupaten Pasuruan, M Rochim menjelaskan, bahwa pilihan 3 katagori dalam festival Desa Wisata ini menarik. Katagori swadaya, kolaboratif dan digital inovatif ini sejauh saya tahu baru pertama kali ini dikompetisikan.

“3 katagori tersebut menurut saya merupakan ruhnya desa wisata, sebagai mana kita tahu bahwa desa wisata ini memiliki landasan konsep Community Based Tourism (CBT) atau wisata yang dilandasi oleh partisipasi masyarakat, karena demikian maka keswadayaan, kolaborasi dan inovasi tidak bisa ditinggalkan,” tandas salah satu juri Festival Desa Wisata itu.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Nawawi: Galakkan Koin NU untuk Pembangunan RSNU

    Gus Nawawi: Galakkan Koin NU untuk Pembangunan RSNU

    • calendar_month Sel, 20 Apr 2021
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Winongan, NU PasuruanSafari Ramadlan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan memasuki malam ketiga, Minggu (18/4/2021). Kegiatan yang bertempat di wilayah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) tersebut, dilakukan secara terbatas dan menerapkan protokol kesehatan. Rangkaian acara diawali dengan sholat isya’, tarawih berjamaah, mauizah hasanah, dan ramah tamah. Muhammad Nawawi, menghimbau kepada warga Nahdliyin untuk […]

  • Manut Kiai, PAC IPNU-IPPNU Sukorejo Ikhtiar Lahir Batin Cegah Covid-19

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2020
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Dewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Sukorejo, terlibat aktif dalam upaya pencegahan covid-19, baik dalam usaha lahir dan batin. Pertama, dimulai pada tanggal 28 Maret 2020 dengan titik awal penyemprotan disinfektan dari Pondok Pesantren […]

  • PAC IPNU-IPPNU Sukorejo Sukses Gelar Diklatama di Lapangan Bonsari Master

    • calendar_month Sen, 4 Feb 2019
    • visibility 934
    • 0Komentar

    Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama & Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU-IPPNU) Kecamatan Sukorejo, melalui DKAC (Dewan Koordinator Anak Cabang) CBP (Corp Brigade Pembangunan) & KPP (Korp Pelajar Putri) gelar Diklatama (Pendidikan Latihan Pertama), Jumat-Ahad (1-3/2/2019). Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Bonsari Master Kecamatan Sukorejo tersebut berlangsung lancar dan tertib. Kegiatan diawali […]

  • Dipercaya Pemerintah, NU Peduli Pasuruan Terima Kapal Karet dan Logistik Dapur Umum

    Dipercaya Pemerintah, NU Peduli Pasuruan Terima Kapal Karet dan Logistik Dapur Umum

    • calendar_month Sen, 27 Feb 2023
    • visibility 432
    • 4Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerima bantuan Perahu Karet dan alat masak untuk Dapur Umum Bencana dari Bupati Pasuruan, Selasa (14/2/2022). Penyerahan bantuan dilaksanakan di Posko NU Peduli Bencana Banjir Pasuruan di Gedung Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Al Baka, Kecamatan Rejoso. Ketua PCNU, KH Imron Mutamakkin menyampaikan terima […]

  • Peduli Lingkungan, LTMNU Pasuruan Minta Takmir Tanam Pohon di Area Masjid

    Peduli Lingkungan, LTMNU Pasuruan Minta Takmir Tanam Pohon di Area Masjid

    • calendar_month Sen, 11 Mar 2024
    • visibility 1.222
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan berkolaborasi dengan Yayasan Peduli Lingkungan Pasuruan Indonesia (YPLPI) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mendeklarasikan Gerakan NU Peduli Lingkungan dengan penanaman  pohon di area masjid. Pantauan NU Pasuruan, penanaman telah dilaksanakan di dua area masjid di Kecamatan Tutur. Yakni di Masjid Ar Rohman […]

  • Habaib dan Cerminan Kemuliaan Akhlak Rasulullah

    Habaib dan Cerminan Kemuliaan Akhlak Rasulullah

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Dalam sebuah riwayat, diceritakan bahwa ada seorang Raja, yang ketika akan berbelanja untuk kebutuhan dalam 1 bulan, akan dikawal oleh beberapa prajurit khusus yang bertugas untuk membawa barang yang dibeli tersebut, karena jumlah barangnya sangat banyak. Di tengah perjalanan, Raja dan rombongan beristirahat di sebuah tempat. Para prajurit duduk santai di luar sebuah bangunan, sedangkan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca