Breaking News
light_mode

Stapa Center Ingatkan “Tanggung Jawab Para Juara” Dewi Youth Fest

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
  • visibility 1.171
  • comment 0 komentar

Bangil, NU Pasuruan

Lengkap sudah tahapan gelaran Festival Desa Wisata kerjasama antara Stapa Center, Dinas pariwisata, Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Forkompokdarwis kabupaten Pasuruan dari 8 hingga 16 Juni 2023.

Malam Anugerah Apresiasi Pasuruan Maslahat menjadi puncak dari gelaran ini. 3 perwakilan desa wisata menaiki panggung dan menerima trophy juara yang diserahkan oleh Bupati Pasuruan Dr. HM. Irsyad Yusuf, SE., M.MA bersama wakil Bupati KH. Mujib Imron, SH., MH. Kegiatan dipusatkan di Graha Maslahat, Kompleks Perkantoran Pemkab setempat, Kecamatan Bangil, Jumat (16/6/2023).

3 Desa penerima apresiasi ini adalah Desa Wisata Sukolelo dengan katagore Swadaya, Desa Wisata Cendono pada katagori Kolaboratif dan Desa Wisata Wonosunyo dengan katagori Digital Inovatif.

Sebenarnya ada 3 desa lain yang mendapatkan apresiasi dengan predikat terbaik kedua, namun apresiasi tidak dapat disampaikan di panggung karena keterbatasan waktu. 3 Desa terbaik kedua tersebut adalah desa Gerbo kecamatan Purwodadi, desa Tambaksari kecamatan Purwosari dan desa Pleret kecamatan Pohjentrek.

Ditemui di sela acara Jauharul Lutfi, Wakil Direktur Stapa Center menyampaikan selamat kepada para juara namun juga mengingatkan bahwa gelar juara dan apresiasi ini memiliki tanggung jawab.

“Desa Wisata yang mendapatkan apresiasi harus mampu mempertahankan dan meningkatkan kulitas desa wisata yang mereka kelola, baik daya tarik wisatanya, sarana pendukung dan terutama SDM pengelolanya, jika tidak ya akan terjadi down grade atau penurunan kualitas”, terang Lutfi

Ketua Asosiasi Pegiat Desa Indonesia (APDI) Kabupaten Pasuruan, M Rochim menjelaskan, bahwa pilihan 3 katagori dalam festival Desa Wisata ini menarik. Katagori swadaya, kolaboratif dan digital inovatif ini sejauh saya tahu baru pertama kali ini dikompetisikan.

“3 katagori tersebut menurut saya merupakan ruhnya desa wisata, sebagai mana kita tahu bahwa desa wisata ini memiliki landasan konsep Community Based Tourism (CBT) atau wisata yang dilandasi oleh partisipasi masyarakat, karena demikian maka keswadayaan, kolaborasi dan inovasi tidak bisa ditinggalkan,” tandas salah satu juri Festival Desa Wisata itu.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Imron Mutamakkin: Shalat Tidak Boleh Ditinggalkan,Dalam Kondisi Apapun.

    KH Imron Mutamakkin: Shalat Tidak Boleh Ditinggalkan,Dalam Kondisi Apapun.

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa shalat merupakan sarana utama seorang hamba berinteraksi dengan Allah SWT, sekaligus menjadi pengingat agar manusia senantiasa bergantung dan memohon pertolongan kepadanya. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Ngaji Tafsir Ayatul Ahkam Minal Qur’an di Pondok Pesantren Besuk, Kabupaten Pasuruan, Rabu […]

  • Cak Lim Wafat, Gus Ipong: Jasa-jasa Almagfurlah Tidak Hilang

    Cak Lim Wafat, Gus Ipong: Jasa-jasa Almagfurlah Tidak Hilang

    • calendar_month Sab, 24 Okt 2026
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan merasa kehilangan atas wafatnya H Muslim Mustajab. Cak Lim tercatat menjadi A’wan 2016-2026 dan Wakil Ketua PCNU 2006-2016. Meski telah meninggal dunia, jasa dan perjuangannya bagi masyarakat akan tetap dikenang. Hal tersebut disampaikan Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin saat memberikan sambutan jelang proses […]

  • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Edukasi Warga Ubah Jelantah Jadi Sabun dan Lilin

    Mahasiswa ITSNU Pasuruan Edukasi Warga Ubah Jelantah Jadi Sabun dan Lilin

    • calendar_month Rab, 23 Feb 2022
    • visibility 1.080
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) memberikan edukasi kepada masyarakat dalam mengolah jelantah di Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Ketua Kelompok 4 Muhammad Mujiono menjelaskan, tentang kegiatan ‘Workshop Pembuatan Sabun dan Lilin dari Minyak Jelantah’ di Balai Desa Lemahbang, […]

  • Pelantikan Ansor, Diwarnai  MoU Kuliah Gratis Dengan Perguruan Tinggi di Pasuruan 

    Pelantikan Ansor, Diwarnai  MoU Kuliah Gratis Dengan Perguruan Tinggi di Pasuruan 

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • visibility 1.561
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan masa khidmah 2024-2028 resmi dilantik di halaman perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (23/02/2025). Dalam pelantikan tersebut PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) Bersama Universitas Nahdlatul Ulama UNU Pasuruan dan Universitas Yudartha Pasuruan  Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan Abdul […]

  • Jadi Ketua PC IPPNU Pasuruan, Dita Febrianti Bakal Fokus 3 Hal

    Jadi Ketua PC IPPNU Pasuruan, Dita Febrianti Bakal Fokus 3 Hal

    • calendar_month Sel, 28 Mar 2023
    • visibility 1.114
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanDita Febrianti terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan masa khidmat 2023-2025. Dirinya terpilih dalam Konferensi Cabang IPPNU ke XIX di Auditorium Mpu Sindok, Graha Maslahat, Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pasuruan, Sabtu (18/3/2023). Dita, sapaan akrabnya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Allah […]

  • Makesta III PKPT IPNU-IPPNU Universitas Yudharta usung tema “Kader Bestari, Untuk NU Masa Depan”

    Makesta III PKPT IPNU-IPPNU Universitas Yudharta usung tema “Kader Bestari, Untuk NU Masa Depan”

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 1.015
    • 0Komentar

    Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) merupakan tahap kaderisasi tingkat pertama dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU). Artinya, untuk menjadi kader dari organisasi ini harus mengikuti kegiatan Makesta yang diadakan oleh pengurus IPNU-IPPNU. Dalam perjalanannya, pada tahun 2020 ini. PKPT IPNU IPPNU Universitas Yudharta Pasuruan, mengadakan kegiatan Makesta ke-3. Kegiatan tersebut berlangsung […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca