Breaking News
light_mode

Terwujudnya Mimpi 25 Tahun Silam Miliki Graha Pergerakan, Kader & Alumni PMII Pasuruan Gelar Tasyakuran

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
  • visibility 1.192
  • comment 0 komentar

Rembang, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama Ikatan Alumni PMII (IKA-PMII) Pasuruan menggelar Halal Bihalal dan Tasyakuran untuk menempati Graha Pergerakan PMII Pasuruan, Dusun Pekebo, Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang, Jum’at (17/05/2022).

“Alhamdulillah. Acara bisa terlaksana dengan lancar dan dihadiri ratusan alumni dan kader PMII se- Pasuruan Raya. Acara ini digelar atas semangat bersama membangun solidaritas, keharmonisan serta penguatan sinergi antara alumni dan kader guna terciptanya kejayaan PMII Pasuruan,” imbuh Abdul Qodir Barik, selaku Ketua Pelaksana kepada NU Pasuruan.

Ia juga menyampaikan, terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Alumni, Kader, dan stake holder lainnya yang telah mensukseskan terbangunnya Graha Pergerakan. Pasalnya, mimpi memiliki kantor sejak sekitar 25 tahun silam dapat terwujud di tahun 2022 ini.

“Kami berharap Graha Pergerakan PMII Pasuruan bisa di tempati dengan baik dan menjadi sentral gerakan dan pelatihan kader-kader PMII Pasuruan,” pungkas Ketua IKA-PMII Pasuruan itu.

Sementara itu, Ketua Umum PC PMII Pasuruan Ilyas Maulana Zidani, mengucapkan terima kasih kepada pengurus dan kader PMII yang terlibat dalam mensukseskan rangkaian kegiatan Halal Bihalal dan Tasyakuran.

“Sangat antusias sekali sahabat-sahabat kader PMII se-Pasuruan Raya bertatap muka dengan para mantan ketua umum, ketua komisariat dan para alumni keder yang lainnya sehingga yang awalnya tidak tahu menjadi tahu yang awalnya tidak kenal menjadi kenal,” imbuh Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan itu.

Turut hadir ketua Majelis Pertimbangan IKA-PMII Pasuruan H Sudiono Fauzan (Mas Dion), Ketua IKA-PMII Pasuruan Suaji Anwar, Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PC PMII Pasuruan H Saad Muafi, dan jajaran pengurus IKA-PMII serta PC PMII Pasuruan.

Beberapa alumni PMII, diantaranya Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Karomah Gus Holili, Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Arifin Gus Khibti Ismail, Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangil Gus Ilyas Mu’thi, Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan Ustadz Subadar, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan Fatimatuz Zahro, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan Titin Yulinarwati, Ketua Asosiasi Pendamping Desa Indonesia (ABDI) Kabupaten Pasuruan M Rochim, dan lain-lain.

Penulis: Pandu Hendra

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raker Fatayat NU Rejoso: Rumuskan Program Adaptif untuk Pemberdayaan Perempuan

    Raker Fatayat NU Rejoso: Rumuskan Program Adaptif untuk Pemberdayaan Perempuan

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Rejoso menggelar Rapat Kerja (Raker) di Aula MWCNU Rejoso, Ahad (4/5/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun program kerja yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan muda di wilayah Rejoso. Ketua PAC Fatayat NU Rejoso, Dewi Alfiah, menyampaikan bahwa Raker ini menjadi […]

  • Bahtsul Masail Tanda Tradisi Diskusi NU Tetap Hidup

    Bahtsul Masail Tanda Tradisi Diskusi NU Tetap Hidup

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • visibility 640
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (PC LBMNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Bahtsul Masail di Desa Plososari, Kecamatan Grati, Ahad (21/12/2025). Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Grati, Ahmad Baihaqi, menegaskan bahwa Bahtsul Masail bukanlah tanda NU sedang menghadapi masalah. Menurutnya, forum ini justru menjadi bukti bahwa tradisi intelektual NU […]

  • Istiqomah! Yayasan Al-Karamah Purwosari Santuni Yatim Piatu di Bulan Muharram

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • visibility 701
    • 0Komentar

    Purwosari – Yayasan Al-Karomah Dusun Pandan Desa Sekarmojo Purwosari, istiqomah selama 22 tahun mengadakan santunan anak yatim. Menurut Muslim, kegiatan santunan Anak Yatim ke-22 tersebut, Selasa (10/9/2019), panitia berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp. 26.490.000.-, yang dibagikan kepada 42 keluarga anak yatim disekitar yayasan. “Alhamdulillah, pada santunan yatim ke-22 tahun ini berjalan lancar dengan diikuti puluhan […]

  • Kesadaran Masyarakat Menurun, Satgas NU Kab. Pasuruan Sosialisasi Prokes di Beberapa Pasar Tradisional

    Kesadaran Masyarakat Menurun, Satgas NU Kab. Pasuruan Sosialisasi Prokes di Beberapa Pasar Tradisional

    • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
    • visibility 948
    • 0Komentar

    Jelang tahun baru dan dalam situasi pandemi Covid-19, dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap disiplin protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Pasuruan, Tim Satgas NU peduli Covid 19 Kabupaten Pasuruan terus melakukan sosialisasi dengan Car of Covid 19 (COC) di beberapa Pasar di kabupaten Pasuruan. Kamis, 31 Desember 2020. Kali ini, 20 […]

  • Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • visibility 1.371
    • 0Komentar

    Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai […]

  • LPBH NU Kab. Pasuruan Beri Bantuan Hukum Konflik Masjid Hidayatullah

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2019
    • visibility 975
    • 0Komentar

    Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama’ (LPBHNU) Kabupaten Pasuruan diminta bantuan oleh PCNU Kota Pasuruan terkait konflik di Masjid Hidayatullah Kota Pasuruan. “Konflik bermula dari kejadian meninggalnya dr. Hendra Romadlon yang disholatkan jenazahnya di masjid hidayatullah, pun pihak keluarga meminta di bacakan yasin dan tahlil. Tetapi di tolak oleh kelompok wahabi salafi yang sudah […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca