Breaking News
light_mode

Terwujudnya Mimpi 25 Tahun Silam Miliki Graha Pergerakan, Kader & Alumni PMII Pasuruan Gelar Tasyakuran

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
  • visibility 1.197
  • comment 0 komentar

Rembang, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama Ikatan Alumni PMII (IKA-PMII) Pasuruan menggelar Halal Bihalal dan Tasyakuran untuk menempati Graha Pergerakan PMII Pasuruan, Dusun Pekebo, Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang, Jum’at (17/05/2022).

“Alhamdulillah. Acara bisa terlaksana dengan lancar dan dihadiri ratusan alumni dan kader PMII se- Pasuruan Raya. Acara ini digelar atas semangat bersama membangun solidaritas, keharmonisan serta penguatan sinergi antara alumni dan kader guna terciptanya kejayaan PMII Pasuruan,” imbuh Abdul Qodir Barik, selaku Ketua Pelaksana kepada NU Pasuruan.

Ia juga menyampaikan, terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Alumni, Kader, dan stake holder lainnya yang telah mensukseskan terbangunnya Graha Pergerakan. Pasalnya, mimpi memiliki kantor sejak sekitar 25 tahun silam dapat terwujud di tahun 2022 ini.

“Kami berharap Graha Pergerakan PMII Pasuruan bisa di tempati dengan baik dan menjadi sentral gerakan dan pelatihan kader-kader PMII Pasuruan,” pungkas Ketua IKA-PMII Pasuruan itu.

Sementara itu, Ketua Umum PC PMII Pasuruan Ilyas Maulana Zidani, mengucapkan terima kasih kepada pengurus dan kader PMII yang terlibat dalam mensukseskan rangkaian kegiatan Halal Bihalal dan Tasyakuran.

“Sangat antusias sekali sahabat-sahabat kader PMII se-Pasuruan Raya bertatap muka dengan para mantan ketua umum, ketua komisariat dan para alumni keder yang lainnya sehingga yang awalnya tidak tahu menjadi tahu yang awalnya tidak kenal menjadi kenal,” imbuh Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan itu.

Turut hadir ketua Majelis Pertimbangan IKA-PMII Pasuruan H Sudiono Fauzan (Mas Dion), Ketua IKA-PMII Pasuruan Suaji Anwar, Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PC PMII Pasuruan H Saad Muafi, dan jajaran pengurus IKA-PMII serta PC PMII Pasuruan.

Beberapa alumni PMII, diantaranya Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Karomah Gus Holili, Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Arifin Gus Khibti Ismail, Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangil Gus Ilyas Mu’thi, Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan Ustadz Subadar, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan Fatimatuz Zahro, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan Titin Yulinarwati, Ketua Asosiasi Pendamping Desa Indonesia (ABDI) Kabupaten Pasuruan M Rochim, dan lain-lain.

Penulis: Pandu Hendra

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
    • visibility 1.297
    • 1Komentar

    Nu Pasuruan Ada sebagian orang orientalis mengeluarkan sedikit statement yang menggelitik, bahwa Nabi Muhammad SAW bukanlah seorang nabi karena masih perlu didoakan (disholawati) oleh ummatnya. Mereka juga beranggapan bukankah nabi itu ma’shum dan sudah pasti masuk surga? Untuk apalagi nabi didoakan?. Sementara dalam Al-Qur’an umat islam diminta untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana Allah […]

  • Tingkatkan Kualitas & Kuantitas Pengusaha Tempe, LPNU Pasuruan Gelar Ngaos Bisnis

    • calendar_month Sen, 3 Sep 2018
    • visibility 968
    • 1Komentar

    Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Pasuruan sukses gelar Ngaos Bisnis tentang Pelatihan Pembuatan Tempe dan Succes Story Pengusaha Tempe, Jum’at (31/8) di SDIC Al-Yasini Kraton Pasuruan. Kegiatan yang dilaksanakan siang hari tersebut, dihadiri oleh 63 peserta dan juga 2 (dua) narasumber Ibu Fadhilah dan H. Munif yang merupakan pengusaha tempe berpengalaman asal Pacar Keling […]

  • Peringati Muharroman & Kemerdekaan, Banser Rejoso Gelar Gedruk Bumi Hubbul Wathan Minal Iman

    Peringati Muharroman & Kemerdekaan, Banser Rejoso Gelar Gedruk Bumi Hubbul Wathan Minal Iman

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2020
    • visibility 998
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati tahun baru Islam dan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-75, Satkoryon Banser Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan gelar Gedruk Bumi, Tasyakuran dalam semangat Hubbulwaton Minal Iman, bertempat di Desa Kawisrejo Kecamatan Rejoso Kabuapten Pasuruan, Minggu Malam (22/08/20). Acara yang digelar dalam nuansa bersholawat bersama tersebut, juga dalam rangka bermunajat dan memohon agar pandemi segera […]

  • PCNU Kab. Pasuruan Bagi 300 Sembako dalam Pembukaan Safari Ramadhan 2019

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2019
    • visibility 728
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) kabupaten Pasuruan bersama Baznas Kabupaten Pasuruan bagikan 300 paket sembako kepada dhua’afa dalam Pembukaan Kegiatan Safari Ramadhan 2019 di Masjid Baitur Rohman Desa Tebas wilayah MWCNU Gondangwetan, Kamis 9 Mei 2019/5 Ramadhan 1440. Lokasi tersebut untuk tim II. Sedangkan untuk tim I bertempat di Masjid Nurul Anwar Gendol Desa Prodo […]

  • Tiga Kecamatan Banjir, NU Peduli Kab. Pasuruan Penuhi Kebutuhan 8 Dapur Umum

    Tiga Kecamatan Banjir, NU Peduli Kab. Pasuruan Penuhi Kebutuhan 8 Dapur Umum

    • calendar_month Sel, 15 Des 2020
    • visibility 705
    • 0Komentar

    Terjadi peningkatan intensitas hujan di kabupaten Pasuruan, sehingga membuat beberapa daerah di kawasan hilir sungai Rejoso dilanda Banjir. Pada Senin, 14 Desember 2020, tiga kecamatan terdampak banjir, yakni kecamatan Winongan, kecamatan Grati dan Kecamatan Rejoso. Dari data yang diperoleh Tim Satgas NU Peduli Kabupaten Pasuruan, banjir terjadi di 8 titik dan telah didirikan 8 dapur […]

  • MANDIRMATHO Hanya Gunakan Kitab Kuning sebagai Literasinya

    • calendar_month Ming, 16 Des 2018
    • visibility 1.120
    • 0Komentar

    KH. Abd. Syakur, Wakil Ketua Bidang Madin PC LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa sebutan Hududul Funun mulai tahun pelajaran 1440 hijriyah diubah menjadi Manhaj Al Dirosah Madin Wustho yang disingkat MANDIRMATHO. “Mulai tahun pelajaran 1440 hijriyah, hududul funun diubah menjadi manhaj al dirosah dan tinggal merefleksikan 5 (lima) tahun ke depan,” tuturnya dalam […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca