Breaking News
light_mode

Tutup Rakornas 3 Lesbumi, Kiai Said Cerita Syair Pujian & Permintaan Maaf Kaab bin Zuhair

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
  • visibility 794
  • comment 0 komentar

KH Said Aqil Siradj, Ketua Tanfidziyah PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersyair, yakni saat menggali parit di tengah perang Khandaq.

“Dengan syair yang dibacakan nabi timbullah rasa semangat dan bangkit untuk mempertahankan kota madinah dari serangan musuh,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam penutupan Rakornas 3 LESBUMI PBNU yang digelar pada tanggal 3-5 Juli 2019 di Taman Candra Wilwatikta Kabupaten Pasuruan.

“Akhirnya, para sahabatpun berlomba-lomba untuk bersholawat memuji Nabi dengan syair yang sangat indah. Salah satunya yang terkenal adalah syair qasidah Kaab bin Zuhair bin Abi Salma,” imbuh sahabat Gus Dur tersebut.

Lebih lanjut, Kiai Said, sapaan akrabnya, juga menceritakan terkait proses pembuatan syair pujian dan permohonan maaf dari Kaab bin Zuhair bin Abi Salma. Kaab pernah menghina Nabi dengan syair-syairnya, sehingga beberapa sahabat merasa geram terhadapnya. Lama kelamaan Kaab pun mendengar bahwa dia menjadi incaran dan akan dibunuh. Karena ketakutan akhirnya dia pergi ke Madinah dengan sembunyi-sembunyi.

“Akhirnya dia menghadap Rasul dengan wajah ditutupi sorban merah. Dan Kaab berkata ‘Muhammad saya dengar kamu dicacaci maki oleh Kaab dan saya dengar para sahabat-sahabatmu mencarinya dan akan membunuhnya. Kalau misalkan dia datang kesini akankah kamu memaafkannya?’ ‘Ya’, jawab Muhammad. Lanjut Kaab bertanya ‘Terus kalau dia masuk islam akankah diterima?’ ‘Ya’, jawab lagi Muhammad. Tiba-tiba dibukalah sorbannya. Kaab berkata ‘saya Kaab Ya Muhammad, terserah diapakan saja diriku ini saya pasrah.’ Muhammad tersenyum. Akhirnya Kaab pun masuk Islam dan melantunkan sebuah syair pujian dan permohonan maaf yang sangat indah”, ujar Alumnus Universitas King Abdul Aziz Arab Saudi tersebut.

“Nabi Muhammad senang dipuji-puji oleh Kaab, malahan beliau memberi Kaab selimut lurik-lurik sebagai kenang-kenangan karena dia telah memuji nabi. Selimut lurik-lurik jika dibahasa arabkan yaitu burdah yang sekarang masih tersimpan utuh di Istanbul Turki. Inilah munculnya Qasidatul burdah, Qasidah untuk memuji-muji Nabi Muhammad. Qasidatul burdah yang terkenal ada azimahnya yaitu karangan syekh abu abdillah Muhammad Albusiry”, pungkas Guru Besar Ilmu Tasawwuf tersebut. (Fahri/Makhfud).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gali Potensi, IPNU Pasuruan Gelar Futsal Sarungan

    Gali Potensi, IPNU Pasuruan Gelar Futsal Sarungan

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2023
    • visibility 1.127
    • 0Komentar

    Perwosari, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan mengelar lomba futsal sarungan di Lapangan Bumdes Pucungsari, Kecamatan Perwosari Sabtu-Ahad (4-5/11/2023). Sekertaris PC IPNU Kabupaten Pasuruan Mokhamad Murthado mengatakan, lomba futsal sarungan digelar dalam rangka untuk meriahkan Hari Santri 2023 dan menggali potensi kader keder IPNU di setiap Pimpinan Anak Cabang […]

  • Mahasiswa UNU STAI Salahuddin dan PKK Randupitu Latih Warga Olah Cake Mocaf

    Mahasiswa UNU STAI Salahuddin dan PKK Randupitu Latih Warga Olah Cake Mocaf

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • visibility 741
    • 0Komentar

    Gempol, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan bersama Tim Penggerak (TP) PKK Desa Randupitu menggelar sosialisasi dan pelatihan pembuatan cake slice berbahan dasar tepung mocaf di Balai Desa Randupitu, Ahad (20/07/2025). Kegiatan ini mengangkat tema ‘Pemberdayaan UMKM Berbasis Pangan Lokal’. Koordinator pelaksanaan, Pipit Novita, menjelaskan bahwa kegiatan […]

  • Di Musykercab II, PCNU Kabupaten Pasuruan Menyusun Program Abad Kedua NU

    Di Musykercab II, PCNU Kabupaten Pasuruan Menyusun Program Abad Kedua NU

    • calendar_month Ming, 19 Feb 2023
    • visibility 1.148
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Musykercab) II di Aula KH Ahmad Djufri, Graha PCNU, Kecamatan Pohjentrek, Ahad (19/2/2023). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin menyebutkan, dari Daftar Program Tahunan (DKT) tahun 2023, 63% telaksana dengan maksimal. Selebihnya akan diselesaikan di tahun 2023. “Kegiatan di tahun 2022 […]

  • Dukung Pengembangan Ikan Asap, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bikin Inovasi Abon

    Dukung Pengembangan Ikan Asap, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bikin Inovasi Abon

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2023
    • visibility 775
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 10 membuat inovasi Abon Ikan Asap di Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Perwakilan kelompok Sagita Martha Triyani mengungkapkan, latar belakang munculnya ide Abon Ikan Asap. Dimulai dengan mengetahui hal ikhwal […]

  • Refleksi Perjuangan Ketua IPPNU Kabupaten Pasuruan dari Masa ke Masa

    Refleksi Perjuangan Ketua IPPNU Kabupaten Pasuruan dari Masa ke Masa

    • calendar_month Rab, 30 Mar 2022
    • visibility 806
    • 0Komentar

    Ketua memegang peranan sentral dengan menjadi kepala pada tubuh sebuah organisasi. Buku ini menceritakan kisah perjuangan para ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan dari masa ke masa. Di mana keputusan dan langkahnya dapat membawa kemajuan serta memperbaiki stigma negatif di masyarakat terkait dengan aktifis perempuan. Buku berjudul ‘The Journey […]

  • ISNU Pasuruan Targetkan Buku Karya Kader Terbit Jelang Konferensi

    ISNU Pasuruan Targetkan Buku Karya Kader Terbit Jelang Konferensi

    • calendar_month Sab, 10 Okt 2026
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan bekerja sama dengan Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah (DALWA) menggelar Workshop Menulis Buku bagi guru dan dosen muda. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Dalwa, Raci, Kabupaten Pasuruan, Jumat (9/10/2026). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Ahmad Adib Muhdi, menyampaikan bahwa ISNU berkomitmen mendukung […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca