Breaking News
light_mode

Tutup Rakornas 3 Lesbumi, Kiai Said Cerita Syair Pujian & Permintaan Maaf Kaab bin Zuhair

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
  • visibility 785
  • comment 0 komentar

KH Said Aqil Siradj, Ketua Tanfidziyah PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersyair, yakni saat menggali parit di tengah perang Khandaq.

“Dengan syair yang dibacakan nabi timbullah rasa semangat dan bangkit untuk mempertahankan kota madinah dari serangan musuh,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam penutupan Rakornas 3 LESBUMI PBNU yang digelar pada tanggal 3-5 Juli 2019 di Taman Candra Wilwatikta Kabupaten Pasuruan.

“Akhirnya, para sahabatpun berlomba-lomba untuk bersholawat memuji Nabi dengan syair yang sangat indah. Salah satunya yang terkenal adalah syair qasidah Kaab bin Zuhair bin Abi Salma,” imbuh sahabat Gus Dur tersebut.

Lebih lanjut, Kiai Said, sapaan akrabnya, juga menceritakan terkait proses pembuatan syair pujian dan permohonan maaf dari Kaab bin Zuhair bin Abi Salma. Kaab pernah menghina Nabi dengan syair-syairnya, sehingga beberapa sahabat merasa geram terhadapnya. Lama kelamaan Kaab pun mendengar bahwa dia menjadi incaran dan akan dibunuh. Karena ketakutan akhirnya dia pergi ke Madinah dengan sembunyi-sembunyi.

“Akhirnya dia menghadap Rasul dengan wajah ditutupi sorban merah. Dan Kaab berkata ‘Muhammad saya dengar kamu dicacaci maki oleh Kaab dan saya dengar para sahabat-sahabatmu mencarinya dan akan membunuhnya. Kalau misalkan dia datang kesini akankah kamu memaafkannya?’ ‘Ya’, jawab Muhammad. Lanjut Kaab bertanya ‘Terus kalau dia masuk islam akankah diterima?’ ‘Ya’, jawab lagi Muhammad. Tiba-tiba dibukalah sorbannya. Kaab berkata ‘saya Kaab Ya Muhammad, terserah diapakan saja diriku ini saya pasrah.’ Muhammad tersenyum. Akhirnya Kaab pun masuk Islam dan melantunkan sebuah syair pujian dan permohonan maaf yang sangat indah”, ujar Alumnus Universitas King Abdul Aziz Arab Saudi tersebut.

“Nabi Muhammad senang dipuji-puji oleh Kaab, malahan beliau memberi Kaab selimut lurik-lurik sebagai kenang-kenangan karena dia telah memuji nabi. Selimut lurik-lurik jika dibahasa arabkan yaitu burdah yang sekarang masih tersimpan utuh di Istanbul Turki. Inilah munculnya Qasidatul burdah, Qasidah untuk memuji-muji Nabi Muhammad. Qasidatul burdah yang terkenal ada azimahnya yaitu karangan syekh abu abdillah Muhammad Albusiry”, pungkas Guru Besar Ilmu Tasawwuf tersebut. (Fahri/Makhfud).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Istighosah Jum’at Legi,  Gus Nawawi Ajak Wujudkan Digdaya NU

    Melalui Istighosah Jum’at Legi, Gus Nawawi Ajak Wujudkan Digdaya NU

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar rutinan Istighosah Jum’at Legi di Masjid Al Mukhlisin, Kecamatan Sukorejo, Jumat (03/07/2026). Kegiatan yang menjadi agenda rutin bulanan itu dihadiri jajaran pengurus PCNU, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), badan otonom, serta ratusan warga Nahdliyin. Dalam sambutannya, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus M. […]

  • Dini Hari, Santri Pesantren Al Hidayah 2 Pasuruan Gerak Cepat Tolong Korban Kecelakaan Mobil

    Dini Hari, Santri Pesantren Al Hidayah 2 Pasuruan Gerak Cepat Tolong Korban Kecelakaan Mobil

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • visibility 628
    • 1Komentar

    Gambar ilustrasi dari Gemini AI.

  • NU Peduli Pasuruan Distribusikan Ribuan Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir

    NU Peduli Pasuruan Distribusikan Ribuan Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • visibility 891
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan NU Peduli Kabupaten Pasuruan relawan bagikan ribuan nasi bungkus kepada warga yang terdampak banjir, Jum’at (31/01/2024). Kordinator NU Peduli Kabupaten Pasuruan M Nawawi mengatakan bahawasannya dari hasil assesmen yang di dapatkan masih ada beberapa desa di Kecamatan Rejoso yang tergenang banjir hingga satu meter. “Dari data yang diperoleh sekitar 600 Kepala Keluarga […]

  • Melalui Pelantikan MWC NU Winongan, Gus Ipong Minta Warga Waspadai Fenomena La Lina

    Melalui Pelantikan MWC NU Winongan, Gus Ipong Minta Warga Waspadai Fenomena La Lina

    • calendar_month Sab, 28 Nov 2020
    • visibility 1.172
    • 0Komentar

    Dalam situasi pandemi Covid-19, Pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Winongan Periode 2020-2025 bertempat di Halaman Kecamatan Winongan dengan disiplin penerapan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan saat sebelum dan sesudah masuk area kegiatan, memakai masker serta saling menjaga jarak duduk antara satu dengan yang lainnya, Kamis (26/11/2020). Pelantikan pengurus Majelis Wakil Cabang […]

  • Produktif di Tengah Pandemi, IPNU-IPPNU Kraton Sukses Bentuk Ranting Baru

    Produktif di Tengah Pandemi, IPNU-IPPNU Kraton Sukses Bentuk Ranting Baru

    • calendar_month Sel, 22 Des 2020
    • visibility 814
    • 0Komentar

    Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU-IPPNU) Kecamatan Kraton berhasil menginisiasi terbentuknya ranting di Desa Bendungan Kecamatan Kraton untuk kali pertama. Peresmian ranting baru tersebut ditandai dengan pelantikan 22 pengurus IPNU serta 16 pengurus IPPNU masa bakti 2020-2022 oleh Pengurus Cabang yang bertempat di Mushollah Darus Suadah […]

  • Tanggap Bencana Banjir, PMII Pasuruan Galang Dana di 8 Titik

    • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Pasuruan kembali gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Banjir di Pasuruan, Senin (21/1) di 8 titik tempat jalan raya kabupaten dan kota Pasuruan. Dilaporkan kepada tim media nupasuruan.or.id, bahwa 8 (tujuh) titik tempat diantaranya adalah Alun-alun Bangil, Perempatan Taman Dayu Pandaan, Pertigaan Purwosari, Perempatan Semeru, Perempatan Krampyangan, Perempatan Penjara, Perempatan Kebonagung, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca