Breaking News
light_mode

Di Yudisium UNU Pasuruan, Kiai Karim Akan Ijazahi Calon Wisudawan

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
  • visibility 498
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan memberikan Ijazah Amalan kepada calon wisudawan. Ijazah Kurbo itu menjadi rangkaian kegiatan Yudisium yang dilaksanakan di Aula KH Achmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Jumat (28/11/2025).

Masyayikh yang memberikan Ijazah Amalan kali ini adalah KH Abd Karim Djasim, Pengasuh Pondok Pesantren Darumafatihil Ulum (DMU) Pondokaton, Desa Bayeman, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Kiai Karim juga menjadi Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan.

Ijazah Amalan yang pertama dengan membaca Surat Al-Fatihah 70 kali.

Tata caranya dimulai dengan bertawassul. Yakni kepada Kanjeng Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasalam, Kanjeng Khalilullah Nabi Ibrahim Aalaihissalam, Kanjeng Sulthonul Auliya Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Para Wali Songo, dan Muassis Nahdlatul Ulama. Kemudian membaca Surat Al-Fatihah 70 kali. Di pembacaan Surat Al-Fatihah terakhir, di ayat ke 5, iyyaka na‘budu wa iyyaka nasta‘in, dibaca 11 kali. Ditutup doa dengan membaca Shalawat Ibrahimiyah (Teks Sholawat dapat dibaca di NU Online).

Ijazah yang pertama ini dapat diamalkan di waktu kapan pun dan yang penting dilaksanakan secara istiqamah. Namun yang lebih utama menurut Kiai Karim dibaca di atas pukul 00.00 WIB atau jam dua belas malam dan secara istiqamah. Amalan ini dapat memudahkan rezeki, disegerakan mampu menunaikan ibadah haji, dan hajat pribadi lainnya bagi pembacanya.

Kemudian Ijazah Amalan yang kedua dengan membaca Lafal Basmalah (Bismillahirrahmanirrahim) 55 kali. Ijazah ini dapat dibaca ketika hendak mengikuti ujian atau wawancara kerja atau menghadap pimpinan. Dengan harapan pertemuan tersebut dapat membuahkan hasil yang terbaik dan maksimal.

Sedangkan Ijazah Amalan yang terakhir dengan membaca Surat Al-Insyirah 11 kali dengan menggunakan media air putih dan dibaca di tempat terbuka. Sehingga tidak ada penghalang antara media air dengan langit. Diamalkan setiap sore (Setelah Sholat Ashar hingga sebelum matahari tenggelam) di Hari Kamis.

Air itu diminumkan kepada anak yang mengalami kesulitan atau rewel/tidak mudah ketika hendak mengaji dan/atau bersekolah. Ijazah ini lebih utama dibaca oleh ibu.

Urutan membacanya dimulai dengan bertawassul. Yakni kepada Kanjeng Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasalam dan Kanjeng Sulthonul Auliya Syekh Abdul Qadir Al-Jailani. Kemudian membaca Surat Al-Fatihah yang ditujukan untuk anak yang dimaksudkan. Misalnya “Al-Fatihah untuk Fulan (Nama Anak yang hendak didoakan)”.

Pemberian Ijazah Kubro secara khusus untuk calon wisudawan sebagai bekal dalam menjalani kehidupan dan mengabdi di masyarakat. Secara umum, siapa pun dapat mengamalkannya. Kiai Karim berpesan yang penting istiqamah diamalkan.

“Damel sinten mawon ingkang kerso. Seng penting Istiqamah,” pungkas Kiai Karim Djasim kepada NU Pasuruan, Kamis (27/11/2025).

Untuk diketahui, Ijazah Kubro menjadi ciri khas dari pelaksanaan Yudisium di kampus STAI Salahuddin dan UNU Pasuruan.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hukum Iuran Desa Untuk Agustusan : Berikut Penjelasan LBMNU Pasuruan

    Hukum Iuran Desa Untuk Agustusan : Berikut Penjelasan LBMNU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • visibility 2.346
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 80, masyarakat di salah satu desa kembali dihadapkan pada kewajiban membayar iuran sebesar Rp100.000 per kepala keluarga.Iuran tersebut dicicil selama lima bulan dan diperuntukkan bagi seluruh rangkaian kegiatan Agustusan di desa. Adapun susunan kegiatan diantaranya pertama khataman Al-Qur’an di balai desa, kedua jalan […]

  • LPBINU Pasuruan Mendampingi Penyusunan SOP Bencana di Rumah Sakit

    LPBINU Pasuruan Mendampingi Penyusunan SOP Bencana di Rumah Sakit

    • calendar_month Rab, 25 Jan 2023
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan mendorong dan mendampingi peningkatan kapasitas dan implementasi Hospital Disaster Plan di Rumah Sakit (RS) setempat. Kegiatan itu bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan. Rabu kemarin (11/1/2023), kegiatan dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara, Kecamatan Gempol. “Dimulai […]

  • Cinta Alam, IPNU-IPPNU Kab. Pasuruan Tanam Pohon di MT. Suwati Tutur

    Cinta Alam, IPNU-IPPNU Kab. Pasuruan Tanam Pohon di MT. Suwati Tutur

    • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) Kabupaten Pasuruan bersama dengan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Yudharta Pasuruan mengadakan penanaman 100 pohon, Jumat (01/01/2021). Penanaman 100 pohon ini di adakan di atas puncak MT. Suwati yang […]

  • Status Keabsahan Konsep KHGT Dalam Pandangan Fikih

    Status Keabsahan Konsep KHGT Dalam Pandangan Fikih

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang meniadakan ru’yatul hilal sebagai dasar penetapan awal bulan Hijriah dan menjadikan hisab sebagai satu-satunya landasan penetapan awal bulan tidak dapat diterima menurut pendapat mu‘tamad dalam fikih Syafi’iyyah. Sebab, penetapan awal bulan Hijriah secara syar‘i dilakukan melalui ru’yatul hilal atau istikmal (menyempurnakan bulan menjadi 30 hari). Selain itu, pelaksanaan […]

  • Cegah Banjir, Banser, Santri & Warga Kecamatan Winongan Bersihkan Sungai

    Cegah Banjir, Banser, Santri & Warga Kecamatan Winongan Bersihkan Sungai

    • calendar_month Jum, 19 Mar 2021
    • visibility 928
    • 0Komentar

    Winongan, NU Kabupaten PasuruanAntisipasi sungai meluap, Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kecamatan Winongan bersama warga dan santri Pondok Pesantren Ar-Roudloh Desa Tambak Rejo Kecamatan Pasrepan membersihkan sungai utama yang berada di wilayahnya. Kegiatan dimulai pukul tujuh pagi hingga empat sore dan diikuti lebih dari 100 orang. “Kegiatan bersih-bersih sungai ini untuk meminimalisir […]

  • Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Wilayah Pasuruan

    Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Wilayah Pasuruan

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • visibility 5.861
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Dalam rangka menyambut dan menjalankan ibadah puasa Ramadhan, masyarakat muslim di wilayah Pasuruan diimbau untuk memperhatikan jadwal imsakiyah ramadhan 2026 atau 1447 H sebagai pedoman waktu sahur, shalat, serta berbuka puasa berdasarkan data dari Lembaga Falaqiah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan. Jadwal imsakiyah memuat informasi waktu imsak, Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca