Breaking News
light_mode

Yuk Semangat Tarawih! Fadilahnya Dosa Diampuni Hingga Dibangunkan Rumah di Surga

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 25 Mar 2023
  • visibility 427
  • comment 0 komentar

Sukorejo, NU Pasuruan

Keberkahan Bulan Ramadhan telah kita rasakan bersama. Sudah tiga hari kita berpuasa, menahan nafsu lahir dan nafsu batin. Berkumpul bersama keluarga, berbuka dan bersahur bersama. Setiap malamnya, kita sholat tarawih berjamaah dan bertadarrus di Musholla dan Masjid. Meskipun, ada beberapa saudara kita yang tidak dapat merasakan Bulan Ramadhan sebagaimana pernyataan di atas. Bagaimana pun keadaannya, kita tetap patut bersyukur. Alhamdulillah.

Hari pertama di Bulan Ramadhan, hampir seluruh Musholla dan Masjid dipenuhi jamaah. Dipenuhi jamaah Sholat Tarawih. Biasanya, semakin hari menuju pertengahan Bulan Ramadhan, para jamaah berkurang satu per satu. Hingga mendekati akhir Bulan Ramadhan, Sholat Tarawih akan kembali dipenuhi jamaah. Semoga kita semuanya diberikan kekuatan untuk terus Sholat Tarawih berjamaah. Aamiin.

Sebagai upaya agar kita bersemangat untuk jamaah Sholat Tarawih, mari bersama-sama membaca Keutamaan Shalat Tarawih. Sebagaimana dijelaskan di dalam Kitab Durratun Nasihin, terdapat keutamaan-keutamaan tertentu di setiap malam Sholat Tarawih.

Malam ke-1: Dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.

Malam ke-2: Orang yang shalat Tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.

Malam ke-3: Malaikat di bawah Arasy berseru: mulailah melakukan amal kebaikan, maka Allah akan mengampuni dosamu yang telah lalu.

Malam ke-4: Dia (yang melakukan tarawih) mendapatkan pahala sebagaimana pahala seseorang yang membaca kitab Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur’an.

Malam ke-5: Allah memberikan pahala seperti pahala seseorang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.

Malam ke-6: Allah memberikan pahala seperti pahala malaikat yang tawaf di Baitul Makmur dan setiap batu dan tanahpun memintakan ampunan untuknya.

Malam ke-7: (Mendapatkan pahala) Seakan-akan menemui zaman Nabi Musa AS dan menolongnya dari serangan Fir’aun dan Haman.

Malam ke-8: Allah memberi anugerah sebagaimana anugerah yang  telah diberikan kepada Nabi Ibrahim.

Malam ke-9: (Mendapatkan pahala) Seakan-akan beribadah kepada Allah sebagaimana ibadahnya para Nabi.

Malam ke-10: Allah akan memberikan kebaikan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.

Malam ke-11: Kelak Ia akan meninggal dunia seperti keadaan dimana ia baru dilahirkan dari perut ibunya.

Malam ke-12: Pada saat hari kiamat wajahnya bersinar bagaikan bulan di malam purnama.

Malam ke-13: Pada saat hari kiamat ia akan selamat dari segala macam keburukan.

Malam ke-14: Malaikat menjadi saksi bahwa ia melakukan shalat tarawih. Maka Allah tidak akan menghisabnya kelak di hari kiamat.

Malam ke-15: Para malaikat, malaikat penyangga Arsy dan para malaikat penjaga kursi kerajaan langit akan memintakan ampunan untuknya.

Malam ke-16: Allah mencatat kebebasan selamat dari neraka dan kebebasan masuk surga baginya.

Malam ke-17: (Yang melakukan tarawih) Akan diberi pahala sebagaimana pahala para Nabi.

Malam ke-18: Malaikat berkata: wahai hamba Allah, sesungguhnya Allah telah meridhaimu dan kedua orang tuamu.

Malam ke-19: Allah akan mengangkat derajatnya di surga.

Malam ke-20: (Yang melakukan tarawih) Akan diberi pahala seperti pahala orang yang mati syahid dan orang-orang shalih.

Malam ke-21: Allah akan membangun rumah di surga yang terbuat dari cahaya untuknya.

Malam ke-22: Jika hari kiamat tiba, maka Ia akan selamat dari segala macam kesusahan dan kebingungan.

Malam ke-23: Allah akan membangun kota di dalam surga untuknya.

Malam ke-24: (Yang melakukan tarawih) Akan memperoleh dua puluh empat doa yang mustajab.

Malam ke-25: Allah akan menghilangkan siksa kubur darinya.

Malam ke-26: Allah akan meningkatkan pahalanya selama empat puluh tahun.

Malam ke-27: Di hari kiamat, Ia melewati jembatan Shirathal Mustaqim secepat sambaran kilat.

Malam ke-28: Allah akan mengangkat seribu derajat baginya di surga.

Malam ke-29: Allah akan memberikan pahala seribu ibadah haji yang diterima.

Malam ke-30: Allah berkata: Makanlah buah-buahan surga, mandilah dengan air salsabil, dan minumlah di telaga kautsar. Sesungguhnya aku adalah Tuhanmu dan engkau adalah hambaku.

Meski keterangan dari kitab Durratun Nasihin itu tidak berasal dari hadits, tetap bisa dijadikan sebagai motivasi untuk selalu mendirikan Sholat Tarawih. Lebih-lebih dilakukan dengan berjamaah.

Semoga kita semuanya diberikan kekuatan untuk selalu bertaqwa kepada Allah SWT. Dengan demikian, semoga kita dapat mendapatkan ridha Allah SWT. Aamiin.

Penyusun: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi Dilantik, PC PMII Pasuruan Akan Fokus Respon Isu Lokal dan Nasional

    Resmi Dilantik, PC PMII Pasuruan Akan Fokus Respon Isu Lokal dan Nasional

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • visibility 1.510
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan resmi dilantik periode 2024-2025 di pendopo Nyawiji Ngesthi Wenganing Gusthi Kabupaten Pasuruan, Ahad (22/12/2024). Ketua pelaksana Salman Alfarizi mengatakan,pelantikan ini mengusung tema ‘Transfigurasi Gerakan Merawat Peradaban’ yang mana kepengurusan kedepan akan berfokus pada isu-isu lokal. “Salah satu visi misi PC PMII Pasuruan adalah […]

  • Dina Madaniah, Nahkoda Baru PC IPPNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sen, 18 Feb 2019
    • visibility 791
    • 0Komentar

    Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XVII Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Pasuruan sukses digelar pada hari Sabtu-Minggu,16-17 Februari 2019 di Pendopo Nyaweji Ngesti Wenganing Gusti kabupaten Pasuruan. Dengan tema “Optimalisasi Nilai Keteladanan Santri guna Menyongsong Indonesia Emas 2045”, forum musyawarah tersebut memiliki catatan menarik. Pasalnya dalam Konfercab ke-XVII, kandidat calon Ketua berkesempatan […]

  • Resmi dilantik, Pengurus MWC NU Sidogiri Periode 2018-2023

    • calendar_month Sen, 6 Agu 2018
    • visibility 988
    • 0Komentar

    Resmi dilantik, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdaltul Ulama (MWC NU) Sidogiri periode 2018-2023 di Masjid Sabilillah Jetis Dhompo Kraton Pasuruan, Ahad (5/8/2018). Kegiatan Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan PCNU tentang Pengesahan Pengurus MWC NU Sidogiri yang dibacakan oleh Sekretaris PCNU, H. Saiful Anam Chalim, M.Pd.I. Adapun yang melantik adalah Rois Syuriah PCNU, KH. Muzakki […]

  • Tanamkan Kepedulian Sejak Dini, Siswa RA Muslimat NU Gondangwetan Berbagi Takjil

    Tanamkan Kepedulian Sejak Dini, Siswa RA Muslimat NU Gondangwetan Berbagi Takjil

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • visibility 772
    • 0Komentar

    Langit sore tampak cerah di Kecamatan Gondangwetan, Pasuruan di depan halaman kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gondangwetan, sebanyak 100 siswa KB/RA Muslimat NU 130 An Naba’ berkumpul dengan penuh semangat. Mereka bersiap membagikan 200 paket takjil kepada masyarakat pengguna jalan. Kepala KB/RA Muslimat NU 130 An Naba Susi Andriani, mengatakan bahwa kegiatan berbagi […]

  • Malam Idul Fitri, Karang Taruna Purwosari Gelar Takbir Keliling

    • calendar_month Rab, 5 Jun 2019
    • visibility 764
    • 0Komentar

    Dalam rangka menyambut hari kemenangan umat Muslim, Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, pemuda pemudi yang tergabung dalam wadah Karang Taruna kelurahan Purwosari kecamatan Purwosari kabupaten Pasuruan sukses gelar Takbir Keliling, Selasa (4/5) di Kantor Kelurahan Purwosari. Menurut informasi yang diterima, penyelenggara kegiatan ini adalah gabungan antara Karang Taruna Rt 04 yang bernama Praja Kinarya […]

  • Kiai Muhib Kuliah di Perguruan Tinggi NU Niatkan Khidmah, Raih Ilmu

    Kiai Muhib Kuliah di Perguruan Tinggi NU Niatkan Khidmah, Raih Ilmu

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • visibility 1.461
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhibul Aman Aly mengatakan menempuh pendidikan di perguruan tinggi, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), bukan sekadar mencari gelar akademik. Lebih dari itu, ada dua niat utama yang seharusnya menjadi landasan setiap mahasiswa. Hal itu diungkapkan pada saat UNU Pasuruan bersholawat di halaman perkantoran […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca