Breaking News
light_mode

Yuk Semangat Tarawih! Fadilahnya Dosa Diampuni Hingga Dibangunkan Rumah di Surga

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 25 Mar 2023
  • visibility 429
  • comment 0 komentar

Sukorejo, NU Pasuruan

Keberkahan Bulan Ramadhan telah kita rasakan bersama. Sudah tiga hari kita berpuasa, menahan nafsu lahir dan nafsu batin. Berkumpul bersama keluarga, berbuka dan bersahur bersama. Setiap malamnya, kita sholat tarawih berjamaah dan bertadarrus di Musholla dan Masjid. Meskipun, ada beberapa saudara kita yang tidak dapat merasakan Bulan Ramadhan sebagaimana pernyataan di atas. Bagaimana pun keadaannya, kita tetap patut bersyukur. Alhamdulillah.

Hari pertama di Bulan Ramadhan, hampir seluruh Musholla dan Masjid dipenuhi jamaah. Dipenuhi jamaah Sholat Tarawih. Biasanya, semakin hari menuju pertengahan Bulan Ramadhan, para jamaah berkurang satu per satu. Hingga mendekati akhir Bulan Ramadhan, Sholat Tarawih akan kembali dipenuhi jamaah. Semoga kita semuanya diberikan kekuatan untuk terus Sholat Tarawih berjamaah. Aamiin.

Sebagai upaya agar kita bersemangat untuk jamaah Sholat Tarawih, mari bersama-sama membaca Keutamaan Shalat Tarawih. Sebagaimana dijelaskan di dalam Kitab Durratun Nasihin, terdapat keutamaan-keutamaan tertentu di setiap malam Sholat Tarawih.

Malam ke-1: Dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.

Malam ke-2: Orang yang shalat Tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.

Malam ke-3: Malaikat di bawah Arasy berseru: mulailah melakukan amal kebaikan, maka Allah akan mengampuni dosamu yang telah lalu.

Malam ke-4: Dia (yang melakukan tarawih) mendapatkan pahala sebagaimana pahala seseorang yang membaca kitab Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur’an.

Malam ke-5: Allah memberikan pahala seperti pahala seseorang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.

Malam ke-6: Allah memberikan pahala seperti pahala malaikat yang tawaf di Baitul Makmur dan setiap batu dan tanahpun memintakan ampunan untuknya.

Malam ke-7: (Mendapatkan pahala) Seakan-akan menemui zaman Nabi Musa AS dan menolongnya dari serangan Fir’aun dan Haman.

Malam ke-8: Allah memberi anugerah sebagaimana anugerah yang  telah diberikan kepada Nabi Ibrahim.

Malam ke-9: (Mendapatkan pahala) Seakan-akan beribadah kepada Allah sebagaimana ibadahnya para Nabi.

Malam ke-10: Allah akan memberikan kebaikan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.

Malam ke-11: Kelak Ia akan meninggal dunia seperti keadaan dimana ia baru dilahirkan dari perut ibunya.

Malam ke-12: Pada saat hari kiamat wajahnya bersinar bagaikan bulan di malam purnama.

Malam ke-13: Pada saat hari kiamat ia akan selamat dari segala macam keburukan.

Malam ke-14: Malaikat menjadi saksi bahwa ia melakukan shalat tarawih. Maka Allah tidak akan menghisabnya kelak di hari kiamat.

Malam ke-15: Para malaikat, malaikat penyangga Arsy dan para malaikat penjaga kursi kerajaan langit akan memintakan ampunan untuknya.

Malam ke-16: Allah mencatat kebebasan selamat dari neraka dan kebebasan masuk surga baginya.

Malam ke-17: (Yang melakukan tarawih) Akan diberi pahala sebagaimana pahala para Nabi.

Malam ke-18: Malaikat berkata: wahai hamba Allah, sesungguhnya Allah telah meridhaimu dan kedua orang tuamu.

Malam ke-19: Allah akan mengangkat derajatnya di surga.

Malam ke-20: (Yang melakukan tarawih) Akan diberi pahala seperti pahala orang yang mati syahid dan orang-orang shalih.

Malam ke-21: Allah akan membangun rumah di surga yang terbuat dari cahaya untuknya.

Malam ke-22: Jika hari kiamat tiba, maka Ia akan selamat dari segala macam kesusahan dan kebingungan.

Malam ke-23: Allah akan membangun kota di dalam surga untuknya.

Malam ke-24: (Yang melakukan tarawih) Akan memperoleh dua puluh empat doa yang mustajab.

Malam ke-25: Allah akan menghilangkan siksa kubur darinya.

Malam ke-26: Allah akan meningkatkan pahalanya selama empat puluh tahun.

Malam ke-27: Di hari kiamat, Ia melewati jembatan Shirathal Mustaqim secepat sambaran kilat.

Malam ke-28: Allah akan mengangkat seribu derajat baginya di surga.

Malam ke-29: Allah akan memberikan pahala seribu ibadah haji yang diterima.

Malam ke-30: Allah berkata: Makanlah buah-buahan surga, mandilah dengan air salsabil, dan minumlah di telaga kautsar. Sesungguhnya aku adalah Tuhanmu dan engkau adalah hambaku.

Meski keterangan dari kitab Durratun Nasihin itu tidak berasal dari hadits, tetap bisa dijadikan sebagai motivasi untuk selalu mendirikan Sholat Tarawih. Lebih-lebih dilakukan dengan berjamaah.

Semoga kita semuanya diberikan kekuatan untuk selalu bertaqwa kepada Allah SWT. Dengan demikian, semoga kita dapat mendapatkan ridha Allah SWT. Aamiin.

Penyusun: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSNU  Siap Beroperasi, KH Imron Mutamakkin Serukan Doa Bersama Lewat Surat Al-Waqi’ah

    RSNU Siap Beroperasi, KH Imron Mutamakkin Serukan Doa Bersama Lewat Surat Al-Waqi’ah

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • visibility 2.016
    • 0Komentar

    Kejayaan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menyampaikan bahwa Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kabupaten Pasuruan akan mulai beroperasi bulan depan. Ia pun meminta seluruh warga Nahdliyyin untuk turut mendoakan kelancaran operasional RSNU, khususnya dengan membaca Surat Al-Waqi’ah sebanyak 14 kali setiap selesai salat asar. Hal itu diungkapkan […]

  • Pesan KH Imron Mutamakkin Kepada Peserta Diklat Protokol

    Pesan KH Imron Mutamakkin Kepada Peserta Diklat Protokol

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
    • visibility 767
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya tujuan diadakannya Diklat protokol untuk meningkatkan kemampuan substansi keprotokolan khususnya dalam mengawal kegiatan jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU). “Mari  tunjukkan meskipun kita sarungan tetap mampu memiliki kemampuan keprotokolan yang baik,” ujarnya saat Diklat Protokol di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu […]

  • Melalui Arisan, Fatayat NU Sukorejo Perkuat Konsolidasi Organisasi

    Melalui Arisan, Fatayat NU Sukorejo Perkuat Konsolidasi Organisasi

    • calendar_month Sab, 4 Des 2021
    • visibility 1.134
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Sukorejo melaksanakan pertemuan kegiatan arisan di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Desa Glagahsari, Jumat (3/12/2021). Ketua PAC Fatayat NU Sukorejo Sri Kartini, menjelaskan bahwa tujuan arisan itu juga untuk konsolidasi dengan Pimpinan Ranting (PR) dan pelaksanaan program kerja. “Setiap bulan juga ada […]

  • Tepat Harlah IPNU ke-67, IPNU Kab. Pasuruan Resmi Dilantik

    Tepat Harlah IPNU ke-67, IPNU Kab. Pasuruan Resmi Dilantik

    • calendar_month Jum, 26 Feb 2021
    • visibility 670
    • 0Komentar

    Bertepatan dengan Hari Lahir (Harlah) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke-67 tahun, Pengurus Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pasuruan periode 2020 – 2021 Resmi dilantik. Rabu (24/2/2021). Dengan tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan Covid-19, pelantikan yang digelar di Aula KH. A. Jufri Graha PCNU Kabupaten Pasuruan dipimpin langsung oleh Ketua PW […]

  • Pesantren, Tempat Mencari dan Belajar Hidup Berkah

    Pesantren, Tempat Mencari dan Belajar Hidup Berkah

    • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
    • visibility 950
    • 0Komentar

    Salah satu nilai pendidikan yang dirasaakan masyarakat bumi nusantara sejak dahulu kala adalah nikmat mengetahui ajaran agama. Sistem pengajaran yang diawali dengan berkumpul di masjid, langgar dan pesantren ini merupakan sistem pendidikan yang telah lama berkembang hingga berabad-abad sebelum ada sistem klasikal seperti sekarang. Pendidikan Islam di nusantara digalakkan oleh para wali dengan membangun asrama […]

  • Bersama Hadapi Covid-19, LAZISNU Kab. Pasuruan Bantu Pekerja Loundry Sekitar Pondok Pesantren

    Bersama Hadapi Covid-19, LAZISNU Kab. Pasuruan Bantu Pekerja Loundry Sekitar Pondok Pesantren

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
    • visibility 747
    • 0Komentar

    Masa pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, membuat dampak yang signifikan dalam segala sektor kehidupan. Bukan hanya dampak pendidikan dan sosial, dalam segi ekonomi pun sangat terdampak. Hal ini juga yang dialami para pekerja laudry yang berada di sekitar Pondok Pesantren yang berada di Kabupaten Pasuruan. Tepatnya sudah hampir 3 bulan sejak para santri dipulangkan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca