Breaking News
light_mode

Kiai Imron Ulas Dua Aktifitas yang Berpotensi Membatalkan Puasa

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
  • visibility 459
  • comment 1 komentar

Kraton, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin ulas aktivitas yang dapat membatalkan puasa namun, jarang diketahui oleh masyarakat diantaranya mandi dan istinjak pada saat buang air besar dan buang air kecil.

Hal itu diungkapkan pada saat Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Barmawi, Kecamatan Kraton Sabtu (16/02/2023).

“Jika kita kurang hati-hati pada saat mandi atau cebok air bisa masuk diantara tujuh lobang yang ada pada diri kita,” ujarnya.

Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan, pada saat mandi lubang dubur (lubang bagian bawah) berpotensi kemasukan air maka dari itu harus hati hati. Hal itu dapat membatalkan puasa, oleh karena itu sunnahnya mandi orang puasa adalah diwaktu malam kecuali mandi jum’at.

“Jika kita mandi jangan sampai air masuk di telinga hidung, mulut, qubul dan dubur karena dapat membatalkan puasa,” paparnya.

Jika kita mandi dalam keadaan junub sebab mimpi basah (ihtilam) basuhan pertama adalah wajib sedangkan kedua dan ketiga adalah sunnah sementara yang keempat makruh.

“Ketika kita mandi harus hati-hati karena jarang orang menyadari dan mengetahui sebab sebab batalnya puasa,” tambahnya.

Dirinya menegaskan hal aktivitas ke kedua yang bisa membatalkan puasa adalah intinjak khususnya kepada orang perempuan karena jika jarinya masuk sedikit, maka dapat membatalkan puasa maka dari itu harus pelan pelan.

“Jika istinjak menggunakan sower tidak tidak perlu di semprot cukup di basuh pelan pelan sampai bersih tanpa memasukkan jari sedikitpun ke lobang,” tendasnya.

Disisi lain Pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan tersebut mengingatkan kepada nahdiyin untuk tetap memperhatikan sunnah sunnah shalat di dalam bulan Ramadhan diantaranya membaca iftitah ketika shalat tarawih.

“Kebanyakan di Indonesia khususnya Pasuruan imam shalat tarawih tidak pernah membaca doa iftitah sehingga berdampak kepada makmum padahal itu sunnah,” terangnya.

Oleh karena itu mari kita bersama sama untuk terus beribadah kepada Allah tanpa meninggalkan kesunahan ibadah, meskipun berat karena sudah menjadi tradisi silahkan dijalankan sedikit demi sedikit.

“Prinsipnya ialah al-muhafadhotu ā€˜ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah, yakni memelihara yang
lama yang baik dan mengambil yang baru yang lebih baik,” tutupnya.

Penulis Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • LPBINU Pasuruan Edukasi Relawan Tentang Menejemen Kebencanaan

      LPBINU Pasuruan Edukasi Relawan Tentang Menejemen Kebencanaan

      • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
      • visibility 667
      • 0Komentar

      Rejoso, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Manajemen Bencana di Aida Resto, Rejoso, Kamis (15/05/ 2025). Ketua LPBINU Kabupaten Pasuruan, HM Sugeng Hariyadi menyampaikan apresiasi atas soliditas dan pengabdian para relawan yang sudah mau dan mempu bertahan hingga saat ini. […]

    • PAC IPNU-IPPNU Sukorejo Sukses Gelar Diklatama di Lapangan Bonsari Master

      • calendar_month Sen, 4 Feb 2019
      • visibility 947
      • 0Komentar

      Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama & Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU-IPPNU) Kecamatan Sukorejo, melalui DKAC (Dewan Koordinator Anak Cabang) CBP (Corp Brigade Pembangunan) & KPP (Korp Pelajar Putri) gelar Diklatama (Pendidikan Latihan Pertama), Jumat-Ahad (1-3/2/2019). Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Bonsari Master Kecamatan Sukorejo tersebut berlangsung lancar dan tertib. Kegiatan diawali […]

    • Senja Hari Ini, Cak Mad dan Ning Sheila Bahas Cita, Cinta, dan Muru’ah di NU Pasuruan

      Senja Hari Ini, Cak Mad dan Ning Sheila Bahas Cita, Cinta, dan Muru’ah di NU Pasuruan

      • calendar_month Rab, 16 Sep 2026
      • visibility 191
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan bersama Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan akan menggelar Talk Show Interaktif bersama Cak Mad dan Ning Sheila. Kegiatan yang menjadi penutup Maorinta (Masa Orientasi dan Ta’aruf Mahasiswa) UNU Pasuruan itu mengangkat tema ā€œCita, Cinta, dan Muru’ahā€, akan mengajak mahasiswa dan calon mahasiswa […]

    • Gelar Rakor, NU Peduli Siaga Bencana di Kabupaten Pasuruan

      Gelar Rakor, NU Peduli Siaga Bencana di Kabupaten Pasuruan

      • calendar_month Kam, 22 Agu 2024
      • visibility 478
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) bersama NU Peduli di ruang rapat PCNU Kabupaten Pasuruan, (21/08/2024). Dalam rakor tersebut NU Peduli akan mengedukasi dan membantu warga yang terdampak bencana kekeringan lima kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, peran NU bukan hanya […]

    • ISNU Pasuruan Tutup Rutinan Manaqib Syah Abdul Qodir Al Jaelani Sekaligus Resmikan Musolla Gus Dur

      ISNU Pasuruan Tutup Rutinan Manaqib Syah Abdul Qodir Al Jaelani Sekaligus Resmikan Musolla Gus Dur

      • calendar_month Sel, 27 Feb 2024
      • visibility 1.167
      • 0Komentar

      Gondangwetan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar penutupan manaqib rutin syekh Abdul Qadir Al Jailani di mushola Gus Dur, Desa Wonojati, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (20/2/2024). Ketua ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adip Muhdi mengatakan bahwasanya tugas ISNU bukan hanya memperhatikan persoalan kesarjanaan dan cendikiawan tetapi memperhatikan jama’ah […]

    • Bagikan 200 Paket Sembako, Kepala Muspika Pasrepan: Terima Kasih PCNU Kab. Pasuruan

      Bagikan 200 Paket Sembako, Kepala Muspika Pasrepan: Terima Kasih PCNU Kab. Pasuruan

      • calendar_month Jum, 25 Mei 2018
      • visibility 1.004
      • 0Komentar

      Pemberian paket sembako dalam rangkaian acara Rutinan Safari Ramadhan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Tim I yang bertempat di Masjid Darul Abror Ampelbanjar Ampelsari, mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari Kepala Muspika Kecamatan Pasrepan, Rabu malam (23/5/2018).

    expand_less

    Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca