Breaking News
light_mode

Kiai Imron Ulas Dua Aktifitas yang Berpotensi Membatalkan Puasa

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
  • visibility 458
  • comment 1 komentar

Kraton, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin ulas aktivitas yang dapat membatalkan puasa namun, jarang diketahui oleh masyarakat diantaranya mandi dan istinjak pada saat buang air besar dan buang air kecil.

Hal itu diungkapkan pada saat Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Barmawi, Kecamatan Kraton Sabtu (16/02/2023).

“Jika kita kurang hati-hati pada saat mandi atau cebok air bisa masuk diantara tujuh lobang yang ada pada diri kita,” ujarnya.

Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan, pada saat mandi lubang dubur (lubang bagian bawah) berpotensi kemasukan air maka dari itu harus hati hati. Hal itu dapat membatalkan puasa, oleh karena itu sunnahnya mandi orang puasa adalah diwaktu malam kecuali mandi jum’at.

“Jika kita mandi jangan sampai air masuk di telinga hidung, mulut, qubul dan dubur karena dapat membatalkan puasa,” paparnya.

Jika kita mandi dalam keadaan junub sebab mimpi basah (ihtilam) basuhan pertama adalah wajib sedangkan kedua dan ketiga adalah sunnah sementara yang keempat makruh.

“Ketika kita mandi harus hati-hati karena jarang orang menyadari dan mengetahui sebab sebab batalnya puasa,” tambahnya.

Dirinya menegaskan hal aktivitas ke kedua yang bisa membatalkan puasa adalah intinjak khususnya kepada orang perempuan karena jika jarinya masuk sedikit, maka dapat membatalkan puasa maka dari itu harus pelan pelan.

“Jika istinjak menggunakan sower tidak tidak perlu di semprot cukup di basuh pelan pelan sampai bersih tanpa memasukkan jari sedikitpun ke lobang,” tendasnya.

Disisi lain Pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan tersebut mengingatkan kepada nahdiyin untuk tetap memperhatikan sunnah sunnah shalat di dalam bulan Ramadhan diantaranya membaca iftitah ketika shalat tarawih.

“Kebanyakan di Indonesia khususnya Pasuruan imam shalat tarawih tidak pernah membaca doa iftitah sehingga berdampak kepada makmum padahal itu sunnah,” terangnya.

Oleh karena itu mari kita bersama sama untuk terus beribadah kepada Allah tanpa meninggalkan kesunahan ibadah, meskipun berat karena sudah menjadi tradisi silahkan dijalankan sedikit demi sedikit.

“Prinsipnya ialah al-muhafadhotu ‘ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah, yakni memelihara yang
lama yang baik dan mengambil yang baru yang lebih baik,” tutupnya.

Penulis Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Gus Kikin : Urunan Sarana Meningkatkan Ukhuwah Nahdliyah Pengurus dan Anggota

      Gus Kikin : Urunan Sarana Meningkatkan Ukhuwah Nahdliyah Pengurus dan Anggota

      • calendar_month Ming, 12 Mei 2024
      • visibility 1.810
      • 0Komentar

      Kejayan, NU Pasuruan Penjabat (Pj) Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin bahwasanya urunan merupakan sarana meningkatkan ukhuwah nahdliyah sekaligus mengukur ketaatan dan kecintaan pengurus maupun anggota pada NU. “Cara iuran atau urunan ini, memang sudah menjadi ciri khas warga NU dengan demikian kegiatan organisasi akan berjalan,” […]

    • Jambore Santri, CBP Pasuruan Tanamkan Kepemimpinan Hingga Peningkatan Skill

      Jambore Santri, CBP Pasuruan Tanamkan Kepemimpinan Hingga Peningkatan Skill

      • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
      • visibility 837
      • 0Komentar

      Prigen, NU Pasuruan Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Corps Brigade Pembangunan (CBP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan mengelar Jambore Santri di Pintu langit, Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan, Jum’at -Ahad (10-12/11/2023). Dalam acara tersebut raut wajah sumringah tampak dari ratusan pelajar Kabupaten Pasuruan total 150 dari berbagai sekolah negeri atau swasta mengikuti Jambore Santri 2023 […]

    • Link Download Jadwal Imsak, Sahur, dan Berbuka Puasa Ramadhan 1445 H/2024 M

      Link Download Jadwal Imsak, Sahur, dan Berbuka Puasa Ramadhan 1445 H/2024 M

      • calendar_month Sab, 9 Mar 2024
      • visibility 2.268
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU PasuruanKetua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengingatkan, untuk berhenti melakukan hal-hal yang membatalkan puasa ketika memasuki waktu imsak. Seperti makan dan minum. “Sehingga 10 menit sebelum adzan subuh, itu sudah masuk imsak. Maka hendaknya kita sudah tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa,” tuturnya dalam Hikayat Ramadhan (Hikam) 1 […]

    • Konfercab IPNU Pasuruan Berjalan Khidmat dan Lancar

      Konfercab IPNU Pasuruan Berjalan Khidmat dan Lancar

      • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
      • visibility 482
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke XX di dengan tema ‘ Sinergi Pelajar Untuk Bersatu, Bangkit dan Tumbuh’ di Aula KH Ahmad Djufri, Rabu-Kamis (23-24/10/2024). Ketua Pelaksana Konfercab M Sodikin mengatakan, pada hari pertama peserta akan mengikuti sidang tatib dan komisi yang dilakukan […]

    • Lagi, NU Peduli Pasuruan Salurkan Air Bersih di Kecamatan Lumbang

      Lagi, NU Peduli Pasuruan Salurkan Air Bersih di Kecamatan Lumbang

      • calendar_month Sab, 19 Okt 2024
      • visibility 1.343
      • 0Komentar

      Lumbang, NU Pasuruan NU Peduli Kabupaten Pasuruan distribusikan air bersih di desa Bulu Kandang dan Karang Jati, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Kamis (17/10/2024). Kordinator NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gus M Nawawi mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan sosial untuk kemaslahatan umat yang terdampak kekeringan khusus di daerah Kecamatan Lumbang. “Alhamdulillah banyak masyarakat yang menerima bantuan air […]

    • LFNU Pasuruan Berhasil Melihat Hilal Idul Fitri 1445 H

      LFNU Pasuruan Berhasil Melihat Hilal Idul Fitri 1445 H

      • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
      • visibility 869
      • 0Komentar

      Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rukyatul Hilal penentuan Bulan Syawal di Pondok Pesantren Dalwa, Gedung Mabna Abuya Hasan Lantai 10, Selasa (9/04/2024). Dalam acara tersebut Pengurus LFNU Ustad Ma’sum melihat hilal secara langsung dalam penentuan syawal 1445 H. “Saya bersumpah melihat hilal selama lima detik secara langsung tanpa menggunakan […]

    expand_less

    Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca