Breaking News
light_mode

Kiai Imron Ulas Dua Aktifitas yang Berpotensi Membatalkan Puasa

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
  • visibility 389
  • comment 1 komentar

Kraton, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin ulas aktivitas yang dapat membatalkan puasa namun, jarang diketahui oleh masyarakat diantaranya mandi dan istinjak pada saat buang air besar dan buang air kecil.

Hal itu diungkapkan pada saat Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Barmawi, Kecamatan Kraton Sabtu (16/02/2023).

“Jika kita kurang hati-hati pada saat mandi atau cebok air bisa masuk diantara tujuh lobang yang ada pada diri kita,” ujarnya.

Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan, pada saat mandi lubang dubur (lubang bagian bawah) berpotensi kemasukan air maka dari itu harus hati hati. Hal itu dapat membatalkan puasa, oleh karena itu sunnahnya mandi orang puasa adalah diwaktu malam kecuali mandi jum’at.

“Jika kita mandi jangan sampai air masuk di telinga hidung, mulut, qubul dan dubur karena dapat membatalkan puasa,” paparnya.

Jika kita mandi dalam keadaan junub sebab mimpi basah (ihtilam) basuhan pertama adalah wajib sedangkan kedua dan ketiga adalah sunnah sementara yang keempat makruh.

“Ketika kita mandi harus hati-hati karena jarang orang menyadari dan mengetahui sebab sebab batalnya puasa,” tambahnya.

Dirinya menegaskan hal aktivitas ke kedua yang bisa membatalkan puasa adalah intinjak khususnya kepada orang perempuan karena jika jarinya masuk sedikit, maka dapat membatalkan puasa maka dari itu harus pelan pelan.

“Jika istinjak menggunakan sower tidak tidak perlu di semprot cukup di basuh pelan pelan sampai bersih tanpa memasukkan jari sedikitpun ke lobang,” tendasnya.

Disisi lain Pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan tersebut mengingatkan kepada nahdiyin untuk tetap memperhatikan sunnah sunnah shalat di dalam bulan Ramadhan diantaranya membaca iftitah ketika shalat tarawih.

“Kebanyakan di Indonesia khususnya Pasuruan imam shalat tarawih tidak pernah membaca doa iftitah sehingga berdampak kepada makmum padahal itu sunnah,” terangnya.

Oleh karena itu mari kita bersama sama untuk terus beribadah kepada Allah tanpa meninggalkan kesunahan ibadah, meskipun berat karena sudah menjadi tradisi silahkan dijalankan sedikit demi sedikit.

“Prinsipnya ialah al-muhafadhotu ‘ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah, yakni memelihara yang
lama yang baik dan mengambil yang baru yang lebih baik,” tutupnya.

Penulis Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Kolaborasi Kelola Donasi Konsumen, NU CARE LAZISNU Teken MoU dengan Kopontren Al-Yasini

      Kolaborasi Kelola Donasi Konsumen, NU CARE LAZISNU Teken MoU dengan Kopontren Al-Yasini

      • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
      • visibility 839
      • 0Komentar

      Memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun kesejahteraan masyarakat, Kopontren Alyasini melakukan MoU dengan NU CARE LAZISNU Kabupaten Pasuruan, Rabu (1/7/2020). “Kerjasama ini merupakan ikhtiyar kami untuk NU, dan kami membuka lebar bagi pelaku usaha dan warga NU untuk bermitra dengan kami, baik di kopontren atau pun di Lembaga Keuangan Syariah Al-Yasini, yang mana nantinya dari […]

    • Gelar Rakor, NU Peduli Siaga Bencana di Kabupaten Pasuruan

      Gelar Rakor, NU Peduli Siaga Bencana di Kabupaten Pasuruan

      • calendar_month Kam, 22 Agu 2024
      • visibility 423
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) bersama NU Peduli di ruang rapat PCNU Kabupaten Pasuruan, (21/08/2024). Dalam rakor tersebut NU Peduli akan mengedukasi dan membantu warga yang terdampak bencana kekeringan lima kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, peran NU bukan hanya […]

    • MWCNU Rejoso Peringati Maulid dengan Lomba Festival Banjari

      MWCNU Rejoso Peringati Maulid dengan Lomba Festival Banjari

      • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
      • visibility 287
      • 0Komentar

      Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Rejoso menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri 2021dengan Lomba Hadrah Banjari. Perlombaan yang di ikuti seluruh Ranting NU ini digelar Gedung serbaguna Eka Yuda Desa Pandanrejo Kecamatan Rejoso (17/10/2021). Seluruh ranting antusias mengikuti lomba tersebut. Sejak pagi peserta sudah memadati area perlombaan tersebut. Menurut ketua MWCNU Rejoso, […]

    • Momen Harlah ke-99 NU, Banser Sidogiri Ziarah Muassis NU di Pasuruan Hingga Bangkalan

      Momen Harlah ke-99 NU, Banser Sidogiri Ziarah Muassis NU di Pasuruan Hingga Bangkalan

      • calendar_month Rab, 23 Feb 2022
      • visibility 836
      • 0Komentar

      Kraton, NU PasuruanSatuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser (Barisan Ansor Serbaguna Sidogiri menggelar Ziarah Muassis Nahdlatul Ulama. Mulai dari Maqbarah Masyayikh Sidogiri Pasuruan hingga ke Syaikhona Kholil di Bangkalan, Senin (21/2/2022). Kepala Satuan Rayon (Kasatkoryon) Banser Sidogiri H Ahmad Nawawi Abdulloh menyebutkan, rute dalam ziarah tersebut. Meliputi Maqbarah Masyayikh Pondok Pesantren Sidogiri. Lalu ke KH Abdul […]

    • Peringati Harlah ke 99 NU Saat Pandemi, NU Pasuruan Gelar Gowes Tangguh

      Peringati Harlah ke 99 NU Saat Pandemi, NU Pasuruan Gelar Gowes Tangguh

      • calendar_month Ming, 20 Feb 2022
      • visibility 594
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU PasuruanDalam masa pandemi gelombang 3, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan peringati Hari Lahir (Harlah) ke-99 NU dengan kegiatan ‘Gowes Tangguh’, Sabtu (19/02/2022). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menjelaskan, beberapa rangkaian peringatan harlah. Mulai dari Istighotsah hingga gowes. “Gowes agar imunitas kita terjaga,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Ahad (20/02/2022). Ia […]

    • Agar Beternak Secara Praktis & Ramah Lingkungan, LPPNU Pasuruan Lakukan Pembinaan

      Agar Beternak Secara Praktis & Ramah Lingkungan, LPPNU Pasuruan Lakukan Pembinaan

      • calendar_month Sen, 27 Des 2021
      • visibility 414
      • 0Komentar

      Kraton, NU PasuruanLembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melakukan pembinaan kepada peternak kambing dan sapi di Desa Mulyorejo Kecamatan Kraton, Ahad (26/12/2021). Kegiatan itu bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Ketua LPPNU PCNU Kabupaten Pasuruan Syamsul Maarif, menjelaskan fokus pembinaan terkait penggunaan pakan […]

    expand_less

    Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca